
hari-hari telah berlalu, dua hari lalu Elsya dan bunda Nadia pun sudah membeli perlengkapan untuk Elsya pakai di malam pertunangannya, dan sekarang Elsya dan Rayhan pun sudah tunangan dan memakai cincin yang sama, yang di hadiri oleh beberapa keluarga saja, setelah pertunangan selesai, Elsya pun pamit ingin pulang tapi tidak di izinkan oleh bunda Nadia
"bunda kan pertunangannya sudah selesai, Elsya pamit pulang dulu ya" ucap Elsya ingin menjabat tangan Nadia
"loh kok pulang sih, ini sudah hampir jauh malam nak, kamu nginap aja ya" ucap Nadia
"tapi Bun besok Elsya harus kuliah, dan ini, Elsya juga mau ganti pakaian, soalnya gerah kalau pakai baju ini" alasan Elsya
"iya besok pagi kamu tetap kuliah, biar di antar sama supir, terus kalau masalah baju nanti di antar sama bi ina, kalau mau istirahat, kamu masuk di kamar tamu saja yang di sana" kata Nadia menunjukkan kamar yang ada di atas
"ya udah bunda kalau begitu Elsya istirahat dulu" ucap Elsya dan berjalan masuk ke kamar itu dan ingin mengganti bajunya
Elsya pun langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai Elsya pun keluar dan hanya memakai handuk yang di dapat di dalam kamar mandi tadi, dan Elsya pun berjalan menuju sofa dekat tempat tidur untuk menunggu bi Ina membawakan pakaian ganti untuk nya dan saat Elsya ingin duduk tiba-tiba
__ADS_1
AAAaaa.....AAAaaa
teriak Elsya dan Rayhan bersamaan, Elsya pun langsung menarik selimut yang ada di atas tempat tidur dan menutup tubuhnya
"kenapa kamu ada di sini, kamu mau ngintip aku ya" ucap Elsya dengan nada yang tinggi
"yang harus nanya itu aku bukan kamu, ngapain kamu di kamar aku, jangan-jangan kamu..." ucap Rayhan menggantung dengan wajah yang kesal
"hey tadi bunda yang suruh aku masuk ke kamar ini, bunda bilang kalau ini kamar tamu" kata Elsya menjelaskan
"kamu saja yang keluar, apa kamu tidak lihat aku tidak pakai baju" ucap Elsya
"aku tidak peduli kamu mau pakai baju atau tidak, tapi sekarang kamu harus keluar dari kamar aku" jawab Rayhan
__ADS_1
"isst dasar si patung es, di luar pasti masih ada orang, kalau dia lihat aku seperti ini bagaimana'' kata Elsya dengan nada marah
"kalau itu bukan urusan aku" jawab Rayhan
"hey itu urusan kamu juga karena aku ini calon istrimu, kamu mau semua orang melihat tubuhku ini" ucap Elsya dan sebenarnya dia juga malu dengan kata-kata nya barusan dengan sebutan calon istri
"isst dasar gadis cerewet, cepat ganti pakaian terus keluar dari kamar ku, aku akan masuk kamar mandi setelah aku keluar nanti kamu harus sudah tidak ada lagi di kamar ini"
"enak aja, tadi bunda suruh aku kesini" jawab Elsya tidak mau kalah
"hey kamar tamu itu yang di sebelah bukan disini, jadi sekarang kamu keluar" ucap Rayhan dan berlalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri
"eh tunggu, sejak kapan si patung es itu disini, tadi waktu aku di bawah dia sudah tidak kelihatan, apa jangan-jangan dia melihat aku buka baju tadi, Aaaaa tidak, tapi sepertinya tadi dia tidur, ah sudah lah" gerutu Elsya
__ADS_1
dan langsung memakai pakaiannya yang di pakainya tadi dan keluar menuju kamar sebelah, dan benar saja di sana sudah ada baju ganti buat Elsya pakai yang di simpan di atas tempat tidurnya, Elsya pun kembali mengganti pakaian nya dengan baju yang di berikan oleh BI ina tadi, setelah selesai Elsya pun langsung tidur karena malam ini dia sangat lelah..