Driver My Hubby

Driver My Hubby
Bab 105 Ucapan Yang Menyakitkan


__ADS_3

Tentu saja, Maminya Rossa sedikit tercengang saat mendengar ucapan putrinya ini. Bahwa saat Rossa baru saja keluar dari mobilnya dan Rossa terdiam sejenak melihat mobil mewah yang berada di sebelah parkiran mobilnya itu. Hal itu membuat Mami Rossa kaget saat tahu bahwa mobilnya Rio sama persis dengan mobil yang sedang dijelaskan oleh Rossa saat ini.


" Apa !" Seru Maminya Rossa yang tercengang ketika mendengarkan ucapan penjelasan dari Rossa.


" Maksudmu apa Rossa ?" Tanya Mami Rossa lagi untuk meyakinkan ucapan putrinya itu.


" Iya Mi, tadi Mami lihat sendiri kan kenapa Rossa bengong saat keluar dari mobil,," Ucap Rossa yang mulai membukakan lagi pembicaraannya kepada Maminya itu.


Dan terlihat saat ini Maminya Rossa hanya bisa menganggukkan kepalanya sambil tetap fokus dengan penjelasan cerita dari anaknya itu.


" Karena, Rossa tadi mengira kalo mobil mewah yang ada di sampingnya mobil kita itu mobilnya Mas Rio, habis mobilnya itu mirip banget kayak mobilnya Mas Rio Mi,," Ucap Rossa lagi yang sengaja menyambungkan pembicaraannya itu.


" Jadi maksud kamu, hidupnya Rio sudah berubah itu karena, sekarang anak janda miskin itu sudah punya mobil seperti mobil yang terparkir di sebelah mobil kita ?" Tanya Mami Rossa lagi untuk memastikan pertanyaan dari perasaan penasaran yang ia miliki sejak beberapa hari yang lalu.


" Betul sekali Mami, makanya Rossa bilang kalo hidupnya Mas Rio saat ini sudah berubah dan tidak lagi jadi anak janda miskin yang baru saja Mami katakan itu,," Ungkap Rossa hingga membuat Maminya hanya mengangguk namun belum yakin akan rasa penasarannya itu jika ia belum lihat sendiri dengan mata kepalanya bahwa mobilnya Rio memang seperti itu saat ini.


" Ya, jika memang benar mobilnya seperti itu dan kehidupannya memang sudah berubah tidak lagi miskin seperti dulu, Mami izinkan kamu dengannya,," Ucap Mami Rossa secara langsung hingga membuat Rossa terbelalak kaget senang ketika mendengarkan ucapan persetujuan dari Maminya itu.


" Haahh beneran Mi ?" Tanya Rossa dengan ekspresi wajahnya yang terlihat begitu tercengang sekali.


" Tunggu dulu, jangan senang dulu,," Ucap Mami Rossa lagi ketika melihat ekspresi wajah putrinya ini spontan berubah menjadi bahagia sekali.


" Hehehehe iya, Rossa ngerti, Mami mau bilang, Mami mau lihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana keadaan Mas Rio sebenarnya saat ini kan,," Sambung Rossa menyahut pernyataan dari Maminya itu.


" Betul sekali, jika Mami belum melihat keadaan Rio yang sebenarnya sekarang, Mami tidak akan pernah setuju jika kamu suka dengan anak janda itu,," Ucap Mami Rossa yang memang sangat tidak menyukai orang tua Rio terutama ibunya Rio.


" Hiiihhh Mami, jika benar ucapan Rossa ini tentang keadaan Mas Rio, pasti Mami sendiri deh yang nyuruh Rossa untuk selalu nempelin Mas Rio,," Celetuk Rossa dengan ekspresi wajah sedikit berubah dari senang hingga kecut seperti saat ini.


" Heh,, jika benar Rio memang sudah kaya, pasti Mami izinin kamu untuk selalu menempel padanya hingga kau berhasil mendapatkan dirinya Rossa,," Ucap Mami Rossa lagi dengan tegas pada anaknya itu agar Rossa bisa mengerti apa yang dimaksudkan oleh Maminya itu.


" Hehehehe oke Mami,," Jawab Rossa sambil mencium sedikit pipi Maminya itu.


" Kalau ada maunya, nyosor sini nyosor sana,," Umpat Mami Rossa sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan putrinya itu.


" Hehehehe, demi apapun yang Rossa inginkan, Rossa harus mendapatkannya Mami,," Jawab Rossa sambil tersenyum licik di wajahnya itu.


Saat ini Mami Rossa dan juga Rossa telah sampai ke dalam restoran. Sebenarnya Mami Rossa sedang memilih sebuah tempat untuk mereka berdua, namun, ketika pandangan Mami Rossa sedang mengelilingi suasana restoran itu.


Pandangan Rossa sendiri juga ikut mengitari suasana restoran itu dan Rossa terperanjat tidak percaya atas penglihatannya bahwa di sebuah tempat Rossa melihat dengan jelas ada Rio yang sedang tertawa bersama seseorang wanita di tempat itu.


" Apa, itu Mas Rio,," Gumam Rossa seketika pandangan matanya menangkap sebuah tempat dimana tempat itu sedang ada Rio dan juga Cinta.


" Rossa bagaimana kalau kita makan disana saja,," Ucap Mami Rossa setelah mendapatkan sebuah tempat yang nyaman untuk mereka berdua.


Tapi, Rossa sama sekali tidak mendengarkan ucapan dari Maminya itu, yang Rossa sadari saat ini hanyalah pandangan matanya menangkap ke sebuah tempat dimana tempat itu merupakan tempatnya Rio dan juga Cinta sedang berdua makan siang.


Dan Rossa dengan segera melangkahkan kakinya menuju ke tempat dimana ia melihat pasti penuh keyakinan bahwa orang yang ada di sebuah tempat dekat pojokan restoran itu adalah Rio. Tanpa menghiraukan ucapan Maminya yang tengah sibuk bertanya dengannya itu Rossa langsung saja melangkah mengikuti alur pikirannya sendiri.


" Benar, itu Kak Rio,," Ucap Rossa lagi ketika ia sudah melangkah lebih dekat lagi pada tujuannya yaitu tempatnya Rio dan Cinta.


Saat ini Rossa sedang melangkahkan kakinya menuju ke tempat dimana Rio sedang berada, sedangkan Mami Rossa mengikuti langkah kaki Rossa yang terlihat seperti sedang menuju ke suatu tempat.

__ADS_1


" Eehhh, Rossa kamu mau kemana,," Panggil Mami Rossa saat melihat anaknya itu pergi meninggalkan dirinya.


" Rossa tunggu Mami dulu,," Seru Mami Rossa yang masih saja mengiringi langkah kaki anaknya yang sangat cepat sekali itu.


Dan akhirnya Rossa telah sampai di tempatnya Rio, karena, merasa begitu yakin dengan penglihatannya itu dengan segera Rossa langsung saja masuk ke dalam tempat yang sudah ditempati oleh Rio dan Cinta. Sehingga disaat Cinta masuk ke dalam tempatnya itu, hal itu membuat Cinta dan Rio sangat kaget saat melihat Rossa datang ke tempatnya itu.


" Mas Rio,," Seru Rossa saat masuk ke dalam tempat makan Cinta dan Rio.


" Loh, Rossa,," Gumam Rio dengan ekspresi wajah yang terlihat kaget.


" Iya Mas, ini Rossa, iiihhh kangen deh sama Mas Rossa," Ucap Rossa dengan segera langsung duduk dan menempeli Rio.


Namun, terlihat dari ekspresi wajah Rio tidak menyukai kelakuan Rossa yang begitu centil saat di dekatnya itu. Dengan segera Rio menepis tangannya Rossa saat Rossa ingin memeluknya, lalu, setelah berhasil melepaskan diri dari Rossa, Rio langsung beranjak bangun berpindah tempat mendekati Cinta.


" Maaf Rossa saya sudah pernah berkata bahwa saya sudah beristri,," Ucap Rio sambil menepis tangan Rossa yang seakan ingin langsung memeluknya itu.


" Iiihhhh Mas Rio, Rossa kangen tahu,," Gumam Rossa dengan wajah tidak tahu malu dan sama sekali tidak menghargai adanya Cinta di antara mereka.


Karena, terlihat saat ini Rossa sama sekali tidak menghargai adanya Cinta di tempat itu. Oleh sebab itu dengan gaya santai dan lembutnya Cinta menyapa Rossa sambil menanyakan dengan siapa dia datang kemari, karena, Cinta juga merasa sedikit khawatir akan mimpi yang baru saja terjadi pada dirinya siang ini.


" Selamat siang Rossa,," Sapa Cinta dengan wajah santainya menghadapi Rossa.


" Iya, siang,," Jawab Rossa dengan wajah masih cemberut karena, Rio sudah berada di dekat Cinta saat ini.


" Ngomong-ngomong datang kesini dengan siapa ?" Tanya Cinta lagi pada Rossa masih dengan ekspresi santainya.


" Dengan Mami,," Jawab Rossa santai juga ketika menjawab pertanyaan dari Cinta.


Namun, Rossa terlihat masih biasa saja karena, Maminya sendiri sudah mengetahui dimana keberadaan anaknya saat ini. Dan Rossa langsung memanggil Maminya untuk datang ke tempatnya itu.


" Kalian berdua pasti kaget bukan, kenapa aku bisa datang kesini dan tahu dimana kalian pergi,," Gumam Rossa seolah sedang menunjukkan kemampuannya yang telah berhasil menemukan kemana perginya Cinta dan Rio selama ini.


Ketika mendengarkan ucapan Rossa yang terlihat begitu membanggakan dirinya setelah berhasil mendapatkan dimana tempat keberadaan Cinta dan Rio selama beberapa hari ini. Dan dengan santainya Cinta tersenyum menanggapi ucapan Rossa yang memang memiliki sifat angkuhnya itu.


" Hehehe, jelas saja jika kamu bisa tahu dimana tempat keberadaan kami, Rossa,," Jawab Cinta dengan suara lembutnya.


" Karena, kami tidak pergi jauh dari jangkauan kediaman kami di kampung,," Sambung Cinta lagi sambil tersenyum menanggapi ucapan Rossa.


" Betul bukan Kak Rio ?" Tanya Cinta pada Rio untuk mendapatkan sebuah jawaban dari Rio juga.


" Betul sekali, istriku,," Sahut Rio langsung ketika melihat istrinya tersenyum menoleh ke arahnya itu.


" Heh !!" Umpat Rossa dengan suaranya yang terdengar kasar.


Tidak lama kemudian Mami Rossa telah sampai ke tempat dimana saat ini tempat berkumpulnya antara Cinta, Rio dan juga Rossa. Ketika masuk ke dalam tempat itu, betapa terbelalaknya mata Kamu Rossa saat melihat Rio ada di tempat itu serta duduk di dekat seorang wanita cantik.


" Rossa, kamu cepat sekali perginya,," Seru Mami Rossa saat masuk ke dalam tempat ruangan yang telah ditempatkan terlebih dahulu oleh Cinta dan Rio.


" Hehehehe maaf Mami,," Jawab Rossa sambil berdiri saat melihat Maminya masuk ke dalam ruangan itu.


Saat melihat Mami Rossa masuk ke dalam ruangan itu, tentu saja untuk memberikan sebuah rasa hormat kepada orang yang lebih tua darinya itu, Cinta dan Rio segera beranjak bangkit dari duduknya dan menyambut kedatangan Mami Rossa sambil menundukkan kepalanya memberi hormat.

__ADS_1


" Selamat siang Bu,," Ucap Rio sambil menundukkan kepalanya pada Mami Rossa itu.


" Siang,," Jawab Mami Rossa terhadap Rio.


" Loh, kamu Rio kan ?" Tanya Mami Rossa langsung pada Rio.


" Benar Bu, saya Rio putranya Gayatri,," Jawab Rio sambil tersenyum saat menjawab pertanyaan dari Maminya Rossa itu.


Rossa sungguh bahagia sekali ketika melihat wajah Maminya sekilas senang saat bertemu langsung dengan Rio. Dan dengan ekspresi wajah bahagianya itu, Rossa langsung saja menyela pembicaraan yang sedang dilakukan oleh Rio kepada Maminya itu.


" Rossa sudah bilang Mi, kalo di depan itu mobilnya Mas Rio, dan sekarang benar Mas Rio ada disini,," Ucap Rossa yang sengaja menyela pembicaraan antara Maminya dan Rio.


" Iya Rossa,," Jawab Mami Rossa sambil tersenyum melihat keadaan Rio saat ini dari atas kepala sampai ke bawah.


Karena, Rio merasa bahwa saat ini Maminya Rossa itu sedang menilai akan penampilan dirinya. Dengan segera Rio mengenalkan seorang wanita yang begitu ia cintai yaitu Cinta istri cantiknya itu kepada Maminya Rossa, supaya Maminya Rossa tahu bahwa Rio sendiri saat ini sudah memiliki istri.


" Oh ya Bu, perkenalkan ini istri Rio, Cinta,," Ucap Rio sambil memperkenalkan istrinya pada Maminya Rossa secara langsung.


" Istri !!" Seru Mami Rossa seketika terlihat kaget disaat Rio sedang mengenalkan Cinta padanya itu.


" Cinta,," Ucap Cinta sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya pada Maminya Rossa itu.


" Oh iya,," Jawab Mami Rossa seakan tidak mau menyambut tangan Cinta yang ingin menyalaminya itu.


Ketika, melihat Cinta yang telah mengulurkan tangannya untuk memperkenalkan dirinya sendiri itu, hal itu membuat Mami Rossa semakin besar tidak menyukai Rio. Karena, Rio saat ini sudah memiliki istri, sedangkan, saat ini putrinya sendiri sudah sangat tergila-gila dengan sosok pria seperti Rio ini.


Saat ini Mami Rossa memang terlihat cuek saat menanggapi perkenalan diri yang dilakukan oleh Cinta sendiri. Namun, Cinta sama sekali tidak menghiraukan perlakuan cuek yang dilakukan oleh Maminya Rossa itu. Karena, Cinta sendiri menganggap bahwa Maminya Rossa itu memang memiliki sifat yang terlihat begitu cuek akan siapapun orang baru baginya.


Oleh sebab itu, Cinta merasa hal itu biasa saja, dan bagi Cinta juga sikap cuek yang ditimbulkan oleh Maminya Rossa merupakan suatu hal yang sudah sering ia dapatkan. Karena, merasa Maminya Rossa juga memiliki usia yang sama seperti Mamanya, Rossa hanya bisa memberikan hormat kepada orang tua ini.


" Oh, jadi kamu sudah menikah ?" Tanya Mami Rossa dengan gaya cueknya pada Rio.


" Betul Bu, Rossa juga sudah lama tahu,," Jawab Rio sambil tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Ayo Rossa, kita pergi ke tempat lain, Mami sudah laper, Mami mau makan,," Ucap Mami Rossa dengan sengaja menarik tangan Rossa.


Dengan segera Maminya Rossa menarik tangan Rossa yang masih terpana menatap wajah tampan Rio. Namun, seketika Rossa kaget ketika ia merasakan bahwa Maminya itu menarik tangannya hingga membuat dirinya mau tidak mau harus melangkah pergi dari tempat itu.


" Aahhh, Mami kenapa menarik tangan Rossa ?" Tanya Rossa yang spontan baru saja tersadar dari matanya yang masih terbelalak menatap wajah tampan Rio.


" Mami sudah lapar, ayo kita cari tempat untuk makan,," Jawab Mami Rossa dengan singkat.


" Ya, tapi, kita bisa makan di tempat yang sama dengan Mas Rio,," Ucap Rossa seraya tidak mau mengikuti ajakan Maminya itu.


Karena, merasa saat ini bukan hanya Rossa sendiri yang datang ke tempatnya itu, dengan gaya sopannya Cinta langsung menawarkan sendiri tempatnya itu untuk mengajak Maminya Rossa agar bisa makan bersama dengan mereka berdua.


" Betul Tante, Tante bisa makan bersama dengan kami,," Sahut Cinta sambil tersenyum dengan ucapan yang membuat Rio terbelalak menatap kelakuan istrinya itu dengan tatapan kagum.


" Tidak, kami bisa mencari tempat lain dan tidak akan mau jika makan bersama dengan orang lain,," Jawab Mami Rossa dengan ucapan yang sangat kasar.


Saat ini tentu saja terdengar di telinga Rio dan juga Cinta bahwa ucapannya Mami Rossa itu cukup kasar dalam menolak ajakannya. Namun masih dengan sebuah senyuman Cinta menjawab ucapan kasar dari Mami Rossa itu hanya dengan sebuah jawaban yang lembut.

__ADS_1


****


__ADS_2