
Sambil tersenyum, Rio memakai kembali pakaian yang baru saja ditanggalkannya dan setelah itu barulah Rio melangkah mendekati tubuh Cinta yang sedang menghadap ke arah lemari, karena, Cinta tahu bahwa saat ini Rio sedang memakai kembali pakaiannya.
" Iya Kak, ini Cinta lagi ngadep sini, supaya Kak Rio bisa pake lagi bajunya,," Bilang Cinta sambil membalikkan badannya ke arah lemari dan sama sekali tidak mengetahui bahwa Rio saat ini sudah berada tepat di belakang tubuhnya.
" Hehehehe ternyata istriku ini masih begitu polos,," Gumam Rio dalam hatinya yang tersenyum melihat tingkah Cinta yang memang benar membalikkan tubuhnya menghadap ke arah lemari memberikan waktu luang untuk Rio menggunakan kembali pakaiannya.
Dengan langkah kaki begitu perlahan, sehingga sama sekali tidak menimbulkan suara, akhirnya Rio berhasil mencapai tubuhnya Cinta yang sengaja sedang membelakangi tubuhnya itu. Karena, memang Cinta telah sengaja memberikan waktu luang untuk Rio menggunakan kembali pakaiannya.
" Bagaimana ini, aku ingin sekali memeluk erat tubuhmu dek,," Gumam Rio sambil melangkah sedikit demi sedikit mendekati tubuh Cinta yang masih membelakangi tubuhnya itu.
" Baiklah, aku harus mencoba mendekati tubuh Dedek dan aku harus bisa untuk memeluknya,," Ucap Rio lagi yang masih tetap melangkah mendekati Cinta.
" Aku ingin tahu apakah Dedek akan marah padaku, jika aku memeluk tubuhnya dengan erat dari belakang seperti saat ini,," Gumam Rio lagi yang tubuhnya sudah mendekati tubuh Cinta.
Sambil menarik nafasnya dan sedikit memberanikan diri untuk mendekatkan tubuhnya pada tubuh Cinta, akhirnya Rio berhasil sedikit menempelkan bagian tubuh depannya pada bagian tubuh belakang Cinta. Dan di saat Rio sudah menempelkan tubuhnya pada tubuh Cinta pastinya Cinta sangat kaget dengan kehangatan yang menjalar tubuhnya.
" Aakkhh, Kak Rio,," Seru Cinta dengan suaranya yang terdengar cukup kecil, karena, kaget dengan adanya Rio tepat di belakang tubuhnya saat ini.
" Sshuuutt,, Kak Rio hanya ingin memeluk Dedek sebentar saja,," Gumam Rio sambil membentangkan tangannya dan dengan lembut memeluk tubuh Cinta dari belakang.
__ADS_1
Tentu saja tindakan yang dilakukan oleh Rio itu membuat Cinta sedikit terdiam dan tidak tahu mau berkata apa. Mulut Cinta terasa sulit untuk mengungkapkan kata-kata yang ingin diungkapkannya. Saat ini Rio terdiam sejenak memeluk erat tubuh Cinta yang hanya dibalut dengan handuk dan rambut tergerai indah serta masih terasa akan tetesan air dari rambutnya itu.
" Oh My God, apa yang sedang Kak Rio lakukan,," Seru Cinta dalam hati merasa kebingungan dengan kelakuan Rio yang sedang memeluk tubuhnya dalam keadaan dirinya yang hanya menggunakan handuk.
Masih tetap dengan posisinya yang sedang memeluk tubuh Cinta dalam diam dan memejamkan mata, sungguh terlihat jelas bahwa saat ini Rio sedang menikmati pelukan yang ia lakukan kepada istrinya itu. Dan Cinta sendiri terdiam saat dipeluk oleh Rio suaminya, tidak bisa melakukan suatu hal apapun lagi, karena, Cinta tidak tahu harus melakukan apa.
Jika menolak pelukan dari suaminya sendiri, itu tidak mungkin karena, memang Cinta sudah lama ingin dipeluk dan diperlakukan lembut oleh Rio. Tapi, jika Cinta terdiam membisu seperti ini, maka lama kelamaan hasrat dalam tubuhnya mulai muncul hingga membuat Cinta dan Rio akhirnya melakukan suatu hal yang memang sudah lama mereka ingin lakukan.
Jadi, saat ini Cinta hanya bisa menikmati dan merasakan apa yang telah dilakukan oleh Rio terhadap tubuhnya. Walaupun terdiam dalam sepi, Rio juga pastinya memberikan kehangatan kepada Istrinya itu. Sambil menutup matanya, Rio mencoba menghirup aroma tubuh Cinta yang baru saja selesai mandi, pastinya begitu segar sekali terasa oleh Rio yang sedang memeluk tubuh Istrinya itu.
" Sayang, apakah Dedek merasa terganggu dengan pelukan yang kakak lakukan ini ?" Tanya Rio pada Cinta dengan suaranya yang tidak terlalu besar hanya sekedar memberikan bisikan yang begitu lembut.
Betapa terkejutnya Cinta ketika mendengarkan pertanyaan Rio yang memberikan sebuah pertanyaan membuat hatinya merasa gugup, hingga membuat Cinta bingung untuk menjawab pertanyaan yang baru saja diajukan oleh suaminya itu. Jadi, saat ini Cinta hanya bisa memikirkan dalam hatinya bagaimana dirinya harus menanggapi perlakuan lembut dari suaminya.
" Kalo Cinta dikasih pertanyaan kayak gitu, gimana Cinta mau kasih jawaban,," Sambung Cinta lagi yang masih tetap bingung untuk memberikan jawaban apa kepada Rio untuk saat ini.
Sedang enak-enaknya Cinta melamun dan memikirkan apa yang akan dijawabkannya untuk pertanyaan dari Rio itu, Cinta dikagetkan kembali oleh suara Rio yang memberikan dirinya pertanyaan lagi. Dan kali ini pertanyaan dari Rio semakin membuat dada Cinta bertepuk dengan kencang dan berdebar.
" Dek, kenapa diam ?" Tanya Rio lagi pada Cinta, namun tidak terlalu terdengar oleh Cinta.
__ADS_1
" Sayang, kenapa diam ?" Tanya Rio kembali pada Cinta.
Karena, Cinta masih saja terdiam dalam pelukan lembut Rio, akhirnya hal itu membuat Rio untuk melakukan suatu hal yang membuat Cinta semakin kaget dengan perlakuannya itu. Dan perlakuan kali ini memang sudah disengaja oleh Rio agar Istrinya itu merasakan kehangatan serta kelembutan dari dirinya.
" Kenapa Dedek, diam ya ?" Tanya Rio dalam hati yang merasa heran dengan kelakuan Cinta diam membisu dalam pelukannya itu.
" Heemm lebih baik, aku kagetkan saja dengan memberikannya sentuhan,," Ucap Rio lagi dalam hatinya sambil tersenyum senang melihat kebisuan yang dilakukan oleh Cinta.
" Baiklah sayang, jika Dedek masih saja tetap diam dipeluk seperti ini, jangan salahkan kakak, jika kakak mengagetkan Dedek,," Ucap Rio lagi dalam hatinya sambil tersenyum senang.
Jelas sekali Rio merasa senang jika ingin mengganggu ataupun menggoda Cinta seperti apa yang akan dilakukannya, karena, awalnya memang Cinta yang begitu menginginkan kelembutan dari Rio, namun, hal itu malu untuk diungkapkannya secara langsung, serta Rio sendiri juga belum berani untuk mengungkapkan langsung keinginan serta perasaannya selama ini terhadap Cinta.
Mmmmuuuaaaccchh!!!
Dengan lembut Rio mencium bagian pundak Cinta yang masih terbuka dan tidak tertutup sedikitpun oleh apapun. Tentu saja hal itu mengagetkan Cinta hingga membuat Cinta dengan spontan membuka matanya.
" Apa !!" Seru Cinta dalam hatinya ketika Rio memberikan ciuman lembut tepat di puncak pundaknya.
" Kak Rio mencium pundakku,," Seru Cinta lagi yang memang kaget dengan perlakuan Rio terhadap dirinya.
__ADS_1
Dan kali ini dengan perlakuan lembutnya Rio membalikkan tubuh Cinta yang masih saja memikirkan untuk menjawab apa pertanyaan awal dari Rio. Sehingga perlakuan lembut Rio itu membuat Cinta sedikit terpengaruh dan tidak tahu jika tubuhnya itu sudah sengaja diputar oleh Rio sehingga menghadap langsung wajah Rio yang begitu lembut menatap tubuh halus Cinta.
****