
Rio yang telah membawa semua barang ke dalam Lobby Villa melangkah bersama Cinta dan menuju dimana tempat resepsionis Villa yang sedang bertugas sekarang.
" Ada yang bisa dibantu,?" Tanya resepsionis kepada Rio dan Cinta yang telah basah kuyup itu.
" Iya, Mbak kami mau pesan kamar," Bilang Cinta cepat, karena tubuhnya sudah sangat dingin sekali.
" Oke, baik,, atas nama siapa,?" Tanya resepsionis itu lagi sambil mencatat nama yang ingin menyewa kamar Villa nya itu.
" Dua ya Mbak,, Cinta dan Rio,," Bilang Cinta yang menginginkan dua kamar untuk dirinya dan juga untuk Rio.
" Oh, Maaf semua kamar sudah penuh, Mbak, kebetulan cuma tinggal satu lagi." Bilang resepsionis kepada Cinta.
" Hah! cuma satu." Tanya Cinta yang mulutnya menganga.
" Betul, Mbak, kalau mau silahkan di sewa." Jawab resepsionis sambil tersenyum.
" Baiklah, nggak apa-apa, daripada nggak dapat kamar,," Ucap Cinta yang menurut saja.
Sedangkan Rio tersenyum melihat ocehan Cinta yang sedikit kecewa itu. Lalu, Rio berinisiatif lebih baik Cinta tidur di kamar dan dirinya sendiri tidur di mobil setelah mandi nanti.
" Oke, Mbak, silahkan sebutkan namanya,," Bilang resepsionis pada Cinta.
" Cinta," Ucapan Cinta terhenti sesaat karena, ia mengingat bahwa dirinya sedang kabur, maka tidak mungkin ia menyebutkan nama itu.
Kebetulan resepsionis tidak mendengar ucapan Cinta yang menyebut namanya. Karena, faktor cuaca yang sedang hujan dan sangat deras sekali.
" Maaf, siapa Mbak,,?" Tanya resepsionis itu lagi.
" Caca, Mbak," Bilang Cinta yang membuat Rio saat itu mendengarnya mengulum dan menahan tawanya.
" Baik, Mbak Caca ini kuncinya, kalau Mbak membutuhkan sesuatu tinggal panggil melalui telepon di kamarnya." Bilang resepsionis yang tersenyum melihat Cinta dan Rio basah kuyup itu.
" Terima kasih,," Ucap Cinta yang segera menerima kuncinya.
Lalu, ada seorang petugas perempuan yang mengantar Cinta dan Rio menuju ke kamar Villa yang mereka sewa.
" Mari, Mbak, Mas silahkan." Ucap petugas perempuan tersebut.
Cinta dan Rio mengangguk mengikuti arah langkah dari petugas perempuan itu.
Tak lama dari arah langkah kaki mereka. Akhirnya Rio dan Cinta sampai juga di sebuah kamar Villa yang saat ini ditunjukkan oleh petugas tersebut.
" Ini Mbak, kamarnya, Permisi,," Bilang petugas Villa tersebut lalu melangkah pergi meninggalkan Cinta dan Rio.
" Terima kasih,," Jawab Cinta tersenyum mengangguk.
__ADS_1
Rio hanya tersenyum kepada petugas tersebut yang tersenyum-senyum melihat dirinya itu. Rio merasa bingung, kenapa petugas perempuan tersebut tersenyum-senyum sendiri padanya. Tapi, entahlah yang Rio tujukan sekarang adalah mandi dan beristirahat.
Supaya setelah menikah esok ia bisa melakukan perjalanan dengan santai dan sedikit mengurangi rasa penatnya.
" Ada apa, Kak,," Tanya Cinta yang membuat Rio kaget.
" Nggak apa-apa, dek,," Jawab Rio yang geleng-geleng kepala.
Hemm,, Gumam Cinta yang sedikit menundukkan kepalanya ke kiri sambil membuka kunci pintu kamar.
Setelah terbuka, Cinta melihat suasana kamar cukup menarik dengan view jendela menghadap arah danau. Cinta cukup tertarik melihat ke arah jendela, dan segera memeriksa kamar yang disewakannya itu.
Cinta merasa canggung di dalam kamar ini, saat Rio ikut masuk juga dan lebih canggung lagi di dalam kamar cuma ada satu kasur alias satu tempat tidur yang cukup luas. Dan, hanya memiliki satu sofa yang sangat kecil cukup untuk satu orang.
" Aduuuhhh,, kok tempat tidurnya cuma satu,," Bilang Cinta sambil mendengus nafasnya.
" Yang namanya juga kamar Villa, dek, ya cuma satu donk kamarnya." Ucap Rio yang segera mengeluarkan baju dan handuk di dalam tas yang telah dibeli Cinta itu.
" Biasanya, sering ada dua tempat tidurnya,," Bilang Cinta yang cemberut.
" Coba tanya, siapa tahu ada ruangan yang twin bed gitu,," Ucap Rio yang memberi akal pada Cinta.
" Masuk akal juga,, Cinta telepon dulu." Bilang Cinta yang segera melompat ke arah telepon yang berada di dekat sofa kecil di sudut kamar.
Rio hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Cinta, Sedangkan Cinta sendiri segera menelepon petugas untuk menanyakan apakah ada kasur lebih.
Dan Rio sama sekali tidak bisa mendengar ucapan petugas tersebut.
" Saya mau tanya, apakah ada ruangan kamar yang tempat tidurnya dua, maksudnya twin bed gitu,," Tanya Cinta kepada petugas.
" Nggak ada Mbak, udah di pesan semua,," Bilang Petugas di dalam telepon yang hanya di dengar oleh Cinta.
" Oohhh, gitu, ya udah, makasih ya Mbak,," Bilang Cinta yang menutup telepon dengan sangat lemas sekali.
Sedangkan, Rio yang sedari tadi tidak bisa mendengar ucapan Cinta hanya bisa bertanya penasaran pada Cinta sekarang.
Dan, sepertinya usaha Cinta menginginkan twin bed gagal, karena, terlihat dari raut wajahnya itu.
" Gimana dek,," Tanya Rio penasaran.
" Nggak ada udah di sewa semua,," Jawab Cinta.
" Hem,, ya udah, gini aja setelah Kakak mandi, Kakak akan tidur di mobil dan Dedek tidur di kamar, ya,," Bilang Rio yang mengungkapkan inisiatifnya tadi.
" Nggak, nggak, nggak, apa-apaan,, pokoknya kita berdua tidur di kamar ini, toh kasurnya gede dan muat untuk berdua. Lagian juga di mobil, kita sering berdua tidurnya.." Cerocos mulut Cinta yang membuat Rio hanya tersenyum melihat dirinya itu.
__ADS_1
" Oke, Baik, Ya udah kalo gitu, Dedek mandi gih,," Bilang Rio pada Cinta.
" Kakak aja yang duluan,," Tawar Cinta balik.
" Dedek aja yang duluan, nanti Dedek sakit kalo lama-lama menahan air hujan." Bilang Rio yang melihat kondisi Cinta basah juga sama seperti dirinya
" Iiihhh, Kakak tuh yang lebih parah lagi, Kakak aja deh yang duluan,," Bilang Cinta yang melihat memang kondisi Rio lebih basah daripada dirinya.
" Heemm,, Dek, nanti kamu sakit kalo lama-lama basah kayak gini,," Ucap Rio yang prihatin pada Cinta.
" Kakak juga basah kayak gitu,, kalo Cinta tenang aja, fit dan pastinya nggak akan sakit." Bilang Cinta yang tersenyum membanggakan dirinya sendiri.
" Yakin,, ya udah kalo gitu mandi berdua,," Bilang Rio spontan yang membuat Cinta kaget.
" Hah!! nggak, nggak, nggak, apa-apaan sih Kakak,, Iihhh nakal, Cinta duluan yang mandi,," Ucap Cinta yang menolak ajakan Rio sambil mencubit lengan Rio, lalu masuk ke dalam kamar mandi tanpa membawa apapun.
" Aawwww,," Suara Rio yang merasa sakit atas cubitan Cinta di lengannya.
Rio pun tersenyum melihat kelakuan Cinta yang saat ini sudah sangat akrab dengan dirinya.
Cinta yang telah di kamar mandi, membuka semua pakaiannya yang telah basah kecuali jerohan dalam 😁. Ia pun menghidupkan kran shower lalu berdiri di bawah pancuran air shower. Cinta sangat senang sekali saat mandi ini, merasa ketenangan yang ada di dalam tubuhnya. Semua penat di tubuhnya pun ia rasakan telah sedikit mengurang.
Setelah selesai mandi, Cinta membersihkan semua pakaian basahnya itu dan ingin mengambil handuk. Ternyata handuk di kamar mandi itu tidak ada membuat Cinta panik untuk keluar dari kamar mandi.
" Loh, kok handuknya nggak ada," Bilang Cinta yang mencari keberadaan handuk di kamar mandi itu.
Cinta baru teringat bahwa handuk sedang dipakai oleh Rio tadi.
" Akkhh,, Kak Rio. Masa aku berteriak memanggil Kak Rio hanya untuk meminta handuk." Bilang Cinta yang berpikir dua kali.
" Tapi, nggak apa-apa, daripada aku kayak gini keluar, nggak mungkin kan." Ucap Cinta.
" Kak Rio, Kak Rio," Suara Cinta yang memanggil Rio dari dalam kamar mandi dan terdengar oleh Rio.
Rio yang sedang duduk di sofa menunggu Cinta segera melangkah tepat di depan pintu kamar mandi.
" Tolong ambilkan handuk Cinta donk, Cinta lupa bawa handuk." Bilang Cinta dari dalam kamar mandi.
" Oh iya dek, baik,," Jawab Rio mengangguk lalu mengambil handuk dalam tas ransel Cinta.
Setelah mendapatkannya Rio segera mengetuk pintu kamar mandi, Dan Cinta yang mendengar dari dalam sedikit membukakan pintu dan hanya mengeluarkan sedikit tangannya untuk menerima handuk. Saat Cinta ingin menggapai handuk ternyata Cinta menekan tombol off lampu kamar mandi. Dan, menyebabkan lampu kamar mandi mati, sontak Cinta kaget dan berteriak ketakutan.
" Aakkkhh,," Teriakan Cinta yang terdengar oleh Rio.
Karena, kaget mendengar suara Cinta membuat Rio langsung melompat ke dalam kamar mandi. Dan melihat keadaan Cinta, kenapa Cinta spontan berteriak itu. Dan, Rio tidak sadar bahwa Cinta saat ini sedang tidak memakai apa-apa yang membungkus tubuhnya.
__ADS_1
****
🤗🤗🤗 Update lagi Readers ❤️❤️