
Bu Tanjung tengah bersantai bersama istri Adam. Keduanya sedang memegang ponsel masing-masing. Mereka berdua sibuk dengan membuka media sosial.
“Alex!” Ucap Bu Tanjung sembari mebulatkan matanya. Istri Adam yang mendengar hal itu langsung saja mengalihkan perhatiannya dan memandangi ibunya.
“Ada apa mak?” Tanya istri Adam. Dia tampak masih memegang ponselnya dengan posisi yang tadi hanya kepala saja yang menoleh.
“Ini Alex trending lagi, emak sudah buka FB sama IG banyak saja foto dia nongol lagi jalan di PI.” Sahut Bu Tanjung sembari melihatkan ponselnya kepada istri Adam. Anaknya itu pun terbelalak, nampaknya dia lebih kaget dari ibunya.
“Iya benar mak, itu Alex yang tadi pergi sama Bapak.” Ujarnya.
Lekas Bu Tanjung keluar rumah dan melihat ke rumah Alex, tidak ada mobil yang terparkir di depan rumah itu. Bu Tanjung kembali masuk kerumah, setelah masuk dua Langkah melewati pintu rumahnya, ponselnya berdering.
Titituutt…titituuttt.. suara panggilan di ponsel Bu Tanjung.
“Halo assalamualaikum” Jawab Bu Tanjung dalam panggilan telepon miliknya. Sekarang dia melanjutkan melangkah masuk dan kembali duduk di ruang tamu bersampingan dengan istri Adam.
“Walaikumsalam, apakah Alex sudah di rumah Bu?” Tanya seseorang perempuan yang tidak memiliki nama di panggilan suara itu.
“Iya sayang, belum sayang. Ini dari siapa ya?” Tanya Bu Tanjung lagi. Istri Adam meletakkan ponselnya di meja dan mulai menyimak pembicaraan ibunya.
Tut..tut..tuut… setelah mendengar keterangan Bu Tanjung perempuan itu langsung memutuskan panggilannya.
“Hussss! Dasar perempuan gaje, bilang aje kalau lu fans Alex.” Ujar Bu Tanjung kesal, dia berbicara sambil menunjuk-nunjuk ponselnya.
“Biarkan saja lah mak, itu orang entar dikasih hati minta jantung. Mak blok aja itu nomor telepon.” Perintah Istri Adam kepada ibunya. Berhubung memang Bu Tanjung memang lagi kesal langsung saja dia memblokir nomor baru itu lalu dia merasa senang begitu pun dengan anaknya.
Adam yang tengah bermain Mobile Legend ternyata bermain sambil memasang kuping. Dia mendengar celoteh istri dan ibu mertuanya.
“Kenapa harus diblokir? Siapa tahu nanti kita ada perlu.” Kata Adam berbicara yang masih memandangi ponselnya dan bermain game.
__ADS_1
“Halah engga kenal juga kita!” Sahut istri Adam. Adam hanya terdiam, tak ada gunanya melawan istrinya, karena memang pasal istri adalah selalu benar dan suami selalu salah.
Adam berdiri dan keluar ke teras rumah. Dia melanjutkan bermain game di teras rumah namun saat duduk dan ingin melanjutkan permainan Mobile Legend itu tiba-tiba dia melihat mobil Alex datang.
“Mak Alex dah balek itu sama Ayah.” Teriak Adam. Segera Bu Tanjung keluar rumah diikuti oleh istri Adam.
Dengan ponsel yang sudah membuka aplikasi Instagram dia mulai melakukan siaran langsung.
“Halo guys, sekarang saya berada di depan rumah. Kebetulan Alex baru saja pulang dari jalan-jalan bersama suami saya.” Bu Tanjung memulai siaran langsung itu dengan menyapa para followernya di IG. Berbicara di depan kamera handphone-nya seakan selfi bibirnya terlihat komat-kamit. Dia berdiri dan rumah Alex tepat berada di belakangnya hingga jelas terlihat Alex tengah berjalan masuk halaman bersama Abipraya dan Pak Didit.
Beberapa followernya yang notabene adalah fans Alex mulai bertanya.
“Alex dari mana ya bu?” Tanya seorang pengguna yang bernama @Nisanasution.
“Oh itu dia baru pulang weekend bersama anaknya dan bersama suami saya.” Jawab Bu Tanjung.
“MasyaAllah gantengnya mas Alex.” Komentar seorang lagi yang tak dijawab oleh Bu tanjung.
“Oh itu namanya Mas Abipraya, orang Bali asli loh!” Sahut Bu Tanjung sembari menaikkan kedua alisnya dan tersenyum seraya setuju dengan komentar itu.
“Eh itu siapa? Ada perempuan yang berjalan masuk ke halaman Alex.” Tanya penonton live streaming itu penasaran. Membaca komentar itu langsung saja Bu Tuti menghentikan live streaming di Instagram miliknya. Dia pun ikut penasaran siapa perempuan yang berjalan ke rumah Alex? Alex kan single parent alias Duda.
Istri dari Pak Didit itu meletakkan ponselnya di kantong baju daster yang ia kenakan. Dia berbalik badan sekarang, memperhatikan Alex dan yang lain dikejauhan. Kemudian dia disusul oleh anaknya.
“Siapa Mak?” Tanya istri Adam.
“Itu yang berlari sambil memegang tangan Andra namanya Mba Temble, dia salah satu tetangga baru kita juga.” Jelas Bu Tanjung kepada anaknya.
“Itu yang menggendong Hendra siapa?” Tanya istri Adam lagi.
__ADS_1
“Haduh itu Mba Aisyah, masak kamu tidak tahu? Dia itu bukan tetanggan baru. Dia sudah lama tinggal disini sama seperti Alex. Dia adiknya Bu Tuti.” Jelas Bu Tanjung kesal. Bagaimana bisa anak keduanya itu tidak kenal kepada tetangga. Mengingat dia sudah tinggal di komplek itu sejak kecil. Tapi sepertinya setelah dijelaskan oleh Bu Tanjung masih saja istri Adam itu belum mengerti.
“Yang mana ya mak? Bu Tuti itu yang mana.” Istri Adam bertanya lemot.
“Akh! Sudahlah! Diberi tahu juga kalau kamunya tidak memperhatikan sekitar rumah kita ya tidak tahu juga. Ya makanya bergaul jangan bermain Hape terus. Ini suami istri sama saja, kamu sama Adam Hape melulu yang dilihat.” Kata Bu Tuti kesal.
“Alah mamak kan juga main Hape terus!.” Jawab istri Adam sembari mengejek. Seketika Bu Tanjung menoleh.
“Apa kamu bilang?” Tanya Bu Tanjung yang pura-pura tidak mendengar perkataan putrinya itu. Sekarang dia bertanya sambil mengangkat tangan dengan sinyal untuk menjewer anaknya itu. Dengan sigap Istri Adam berlari masuk ke dalam rumah dan disusul oleh Bu Tanjung.
Sedangkan Adam? Angin berlalu sepoi seakan tidak ada yang terjadi. Game ML itu mengalihkan dunianya.
*
*
Perut Abipraya dan Pak Didit serasa tekocok habis. Bagaimana mungkin anak kelas lima yang masih duduk di bangku sekolah dasar bisa berkomentar secerdas itu. Andra yang mulutnya tertutup tangan Alex mencoba melepaskan tangan Ayahnya namun sayang tenaganya belum sanggup untuk melawan tenaga Alex.
“Permisi ya Mba Temble kita mau masuk dulu mau istirahat.” Ujar Alex dengan maksud mengusir halus Mba Temble.
“Jadi gini doang? Tidak ada kata terima kasih atau gimana? Ajak masuk kerumah kek.” Mba Temble bergumam dalam hati. Melihat wajah kecewa Mba Temble kini Abipraya mulai angkat bicara.
“Mba siapa tadi namanya ya? Hem… Mba Temble kan?” Tanya Abipraya. Tanpa berkata Mba Temble mengangguk memberi sinyal berkata iya.
“Begini Mba, hari ini kami mengalami banyak kejadian yang di luar dugaan dan membuat kami lelah. Izinkan kami masuk dan berisitirahat, terima kasih loh Mba Temble sudah menyelamatkan Andra tapi kami sungguh ingin masuk dan tidak banyak berbasa-basi disini.” Jelas Abipraya mencoba menjelaskan secara lembut kepada Mba Temble.
Mba Temble tersenyum malu, agaknya selain Alex dia mulai kepincut juga kepada pria manis yang satu ini.
“Sama-sama, baiklah kalau begitu saya pamit ya mas manis.” Ucap Mba Temble mencoba menggoda Abipraya. Seketika bulu kuduk Abipraya merinding melihat balasan dan tingkah dari Mba Temble. Dia seakan merasa melihat hantu genit sekarang. Seketika dia ilfeel dan berlari masuk rumah dibarengi dengan Mba Temble yang meninggalkan rumah Alex.
__ADS_1
Alex dan Pak Didit tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Abipraya yang berlari masuk.
“Hahahaha… saya sekarang merasa lega dan senang. Setelah repot-repot ngadepin fansnya Pak Alex sekarang disuguhkan momen lucu dari Mba genit itu (alias Mba Temble).