
Milla yang baru berjalan beberapa langkah terasa seakan melayang , rupanya Sam menggendongnya ala bridal style , Sam berjalan menaiki tangga ke kamarnya sedangkan kak Julia pergi ke dapur untuk minta dibuatkan minuman jahe pade chef Erwin.
Sam membawa Milla langsung ke kamar mandi, dan membuka pakaian Milla, Sam memandikan Milla dengan air hangat, setelah itu dia mengeringkan badan Milla dengan handuk dan memakaikannya bathrobe.
Sam melakukan semua dalam diam , sama sekali tidak berbicara sepatah pun. Milla merasa bingung dan takut jadi dia juga diam. Sam mengambil baju Mila yang kira-kira akan menghangatkannya.
Setelah berpakaian Sam menggendong Mila lagi dan merebahkannya ke tempat tidur.
Tok...tok..
" Maaf tuan minuman hangat untik nyonya Mila." Pelayan meminta ijin untuk memberikan minuman.
Sam membukakan pintu.
" Simpan di meja dan keluarlah." Sam masih dalam mode galaknya.
Pelayan itu menyimpan minuman dan makanan di atas meja dan keluar.
Sam mengambil minumannya dan mendekati Milla .
" Minumlah, biar tubuhmu hangat !" Sam mengatakannya dengan pelan dan dingin.
"kau ingin tubuhku hangat tapi sikapmu dingin ," batin Milla.
Milla meminum minuman itu sampai habis setengahnya kemudian diberikan lagi kepada Sam .
" ini makanlah " Sam memberikan semangkuk bubur kacang hijau yang masih hangat.
Milla memakannya dalam diam tak ada yang bersuara . Setelah bubur kacang habis Sam mengambilnya dari tangan Milla.
Tok..tok..
" Maaf tuan ada dokter Wina, tuan," Paul membawa dokter kandungan.
Sam membuka pintu, dan berjalan kembali mendekati Milla.
Paul dan dokter masuk.
" Silahk,an dokter, saya permisi." Paul ke luar dan menutup pintu dia menunggu di depan pintu.
" Baiklah nyonya Milla , kenalkan nama saya Wina Ariandi Saputra. Saya dokter kandungan. Ada keluhan apa nyonya ?"
" Dia tenggelam di kolam renang " kata Sam, melihat Milla yang diam saja, maka Sam yang menjawab.
__ADS_1
Dokter Wina lalu memeriksa Mila dan kandungannya . Ketika dia mendengarkan DJJ terdengar banyak suara DJJ , dokter mencurigai sesuatu tapi dia tidak bisa mengatakan sekarang harus ada pemeriksaan USG.
" Alhamdulillah, semua baik- baik saja djj (denyut jantung janin) juga kuat bagus." kata dokter Wina.
" Milla saya resepkan vitamin diminum ya, sekarang kamu istirahat , saya pulang dulu." pesan dokter Wina lalu berjalan keluar diantar oleh Sam.
" Tuan Sam saya ingin bicara dengan anda, coba bersikaplah lebih lembut pada nyonya Milla, dia sedang hamil muda sangat sensitif perasaannya dan dia seperti terlihat sedih dan bingung , saya takut dia tertekan dan berakibat pada janinnya. Saat ini keadaan fisiknya dan janin baik-baik saja tapi tidak dengan psikisnya, Jadi coba hibur dia dan selesaikan masalah kalian secepatnya jangan sampai berlarut-larut dan menambah beban pikirannya. Ini hanya saran saya tuan , dan kalau sudah merasa lebih baik secepatnya anda dan istri kontrol kandungan, baiklah saya pamit ..terima kasih." Dokter Wina pergi diantar oleh Paul.
" Apakah ada masalah hingga harus secepatnya kontrol kandungan?" tanya Sam pada dokter Wona yang belum jauh berjalan.
" Tidak ada apa-apa tuan hanya pemeriksaan rutin setiap bulan di USG agar mengetahui pertumbuhan janin dalam kandungan istri anda, pemeriksaan lebih menyeluruh, itu saja tuan, permisi." dokter Wina melanjutkan langkahnya.
Sam menatap kepergian dokter itu lalu membalikkan badan dan berjalan ke kamarnya.
Dia berdiri di depan pintu lalu membukanya tapi tidak melangkah masuk , ia hanya berdiri menatap istrinya yang sedang duduk bersandar di atas tempat tidur.
Pandangan istrinya terlihat kosong. Sam menghela nafas.
" Kau belum minum obatnya, minumlah !" Sam mengambilkan obat dan air lalu memberikan obat itu pada Milla dan memberinya air.
Setelah Milla minum obat Sam meletakkkan kembali airny.
" Maaf sayang, maafkan aku.. aku tidak marah padamu, aku hanya sedang berusaha mengendalikan rasa takutku, coba kau pegang." Sam mengambil tangan Milla dan meletakkannya di atas dadanya sebelah kiri. Milla merasakan detak jantung yang cepat dan tangan Sam yang dingin.
" Aku sangat takut .. Milla , aku takut kehilanganmu dan juga bayiku." Sam menangis sambil memeluk tangan Milla du dadanya.
" Aku hanya bingung Sam kau tiba -tiba datang dan menarikku , aku tidak tahu itu kau jadi aku berontak dan aku terpeleset jadi aku tenggelam , dan begitu aku sadar ternyata begitu banyak orang , apa yang terjadi sampai sekarang aku berpikir kenapa kau menarikku ?"
" Aku pikir kau tenggelam, jadi
aku menarikmu !". ujar Sam.
" Aku tidak tenggelam Sam, kau tahu hormon ibu hamil itu kadang aneh , kemauannya aneh-aneh , dan saat itu aku merasa sangat gerah dan begitu melihat kolam sepertinya terlihat segar dan menyenangkan kalau aku berendam di kolam . Jadi aku masuk berendam sekali-kali menyelam merendam semua tubuhku ,dan terasa sangat menyenangkan, sehingga aku terlalu larut dan asik sendiri sampai aku tidak mendengar apapun di dalam , maka itu ketika ada yang menarikku aku pikir orang jahat jadi aku berontak Sam." Milla menceritakan alasan dia berada di kolam renang .
" Jadi aku yang membuatmu tenggelam !" Sam menyalahkan dirinya.
" Tidak.. tidak sayang kau hanya reflek karena takut terjadi sesuatu padaku, itu bukan salahmu. Sudahlah Sam kita lupakan peristiwa tadi ya, aku sekarang ingin tidur dalam pelukanmu Sam , aku ngantuk !" pinta Milla.
Sam naik ke tempat tidur dan merebahkan dirinya di samping Milla serta memeluknya dan mengusap punggung Milla. terdengar suara nafas yang halus dan teratur , rupanya Milla sudah tertidur.
Sekitar satu jam kemudian Sam mencoba bangunnpelan-pelan agar tidak membangunkan Milla. Lalu dia berjalan perlahan dan membuka pintu .Sam menatap Milla kembali sebelum menutup pintu dan pergi halaman belakang di mana semua body guard dan art nya berkumpul saat ini.
Sam berdiri di hadapan mereka.
__ADS_1
" Kalian tahu kenapa saya kumpulkan di sini ?" tanua Sam pada mereka.
" Rose..Do you know why you are here?" Sam bertanya pada Rose yang berdiri paling depan dan menunduk .
" yes i know sir , i'm sorry , i'm beg you to forgive me sir !!" Rose berlutut dan memohon pada Sam untuk dimaafkan sambil menangis.
" No , for me there is no second chance , all of you are fired !!" teriak Sam menolak dan justru memecat semua pegawainya.
" No.. no one got fired, disband and get back to work all of you !!" Milla datang dan menentang keputusan Sam dia menyuruh mereka semua bubar dan kembali bekerja.
Tidak ada yang berani beranjak dari tempatnya.
" Aren't you guys listening to me, get back to work , come on ...go !!" Milla meninggikan suaranya .Paul yang berada di samping Sam di depan mereka memberi kode untuk bubar dan menuruti nyonya Milla.
" Assalamu'alaikum abi umi..kami pulang..!" Gibran datang dengan si kembar.
" Ada apa ini , kalian lagi latihan berbaris ya ?" tanya Adam.
" Iya sayang biar pada sehat " jawab Milla.
" Paul...!" Milla memanggil Paul , Paul mengerti dan membubarkan barisan. Semua akhirnya bubar dan pergi sebelumnya mereka membungkukan badan dan mengucapkan terima kasih.
" Yah..padahal Aston mau ikutan kayanya seru, kok malah bubar ," keluh Aston.
" Kalian ganti baju dulu gih, terus makan !" Kata Milla.
" Kami sudah makan umi , tadi sama uncle Bima." Gibran menjawab .
" Oh..pantas kalian baru pulang rupanya jalan-jalan dulu, ya sudah sekarang ganti baju cepat !" Milla tersenyum pada anak-anak. Mereka berlari ke kamar masing-masing.
" Sam...sayang , maafkan mereka ya , kasihan mereka , ini juga salahku yang tidak bilang bahwa aku ke kolam renang. .. sayang.."
Milla mencoba merayu Sam , lalu memeluk Sam yang hanya diam memperhatikan Milla , Milla menjadi salting di tatap seperti itu, akhirnya Milla mengecup bibir Sam dengan cepat .
" Kenapa cuma sebentar, kalau kau mau merayuku kau harusnya melakukan lebih dari itu nyonya Adelard." Sam menggoda Milla, dia sebenarnya tidak marah pada Milla cuma aura Milla yang tegas membuatnya bertambah cantik. Sam terpesona melihatnya.
"Kau ini selalu mesum Sam," Milla membelai pipi Sam lalu mendekatkan wajahnya dan berbisik ,
" tapi aku suka dan bayimu juga rindu padamu .." Milla menjauhkan wajahnya dan melihat Sam tersenyum .
Sam tentu saja tidak menyia-nyiakan kesempatan Sam menggendong Milla ala bridal Style dan melangkah ke kamar mereka , begitu sampai di kamar Milla mengunci pintu ,Sam langsung menyambar bibirnya dan selanjutnya biarlah mereka berdua saja yang tahu. ( jangan di bayangkan ya guys π)
...*********...
__ADS_1
Hai..terimakasih untuk semua readers yang membaca cerita saya . Terimakasih atas like , dan comentnya .Maaf masih banyak typonya. Semoga dapat menghibur kalian semua π
Cerita ini gak akan berarti tanpa kalian π love you allπ