Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Gibran Si Genius Yang Tersembunyi
Bab 42


__ADS_3

Sam baru saja selesai rapat yang kedua kalinya , dia tidak kembali ke ruangannya tapi langsung pergi ke kantor Bima.


Clarissa yang ke kantor Sam menunggu Sam dengan sabar , padahal sekretaris Sam sudah mengatakan kalau Sam sedang keluar dan tak tahu kapan kembali.


Sekretaris Sam tahu Clarissa adalah kolega bisnis Sam karena itu dia mengijinkan Clarissa menunggu di ruang tamu kantor Sam.


1 jam sudah dia menunggu namun Sam tak kunjung datang, Clarissa sudah mencoba menelepon Sam tapi no Sam mendadak tidak aktif.


Sekretaris Sam sudah mengatakan kalau Tuan Sam tidak akan kembali ke kantor .


Clarissa kesal , dia merasa Sam sedang menjauhinya. Clarissa akhirnya pulang tanpa bertemu Sam setelah menunggu lama.


Sam sendiri sekarang berada di kantor Bima. Dia menunggu Bima yang sedang ada klien di depan ruangannya


Lalu sekrataris Bima menghampirinya dan mengatakan kalau tamu tuan Bima sudah pulang dan tuan Bima sudah menunggunya di ruangan.


Sam pergi ke ruangan Bima. Bima yang sedang membaca berkas melihat ke pintu begitu pintu itu terbuka.


" Hallo..Bim, apa kabar ?" Sapa Sam.


" Hai Sam , baik ... silahkan duduk Sam !" Sam duduk tepat di depan meja kerja Bima.


" Ada apa Sam sampai kau ke kemari tanpa telepon lebih dulu ?"


" Aku hanya ingin mengajakmu makan siang , sudah lama kita tidak makan siang bersama." ucap Sam.


" Kebetulan aku memang belum makan siang, tapi kita makannya di sini saja , tidak masalah kan ?"


" Tidak apa-apa ," jawab Sam, Bima lalu menelepon sekretarisnya untuk minta dibelikan makan siang .


" Apa kau jadi ke Indonesia besok?" Tanya Bima.


" Ya " jawab Sam.


" Apa urusanmu sudah beres ?" tanya Bima.


" Iya.. sebagian sudah ku serahkan ke Paul." jawab Sam.


" Clarissa ?"


" Aku belum bertemu dengannya !" jawab Sam.


" Belum bertemu atau memang menghindar !" Sarkas Bima.


" Aku memang belum sempat bertemu dengannya , aku masih banyak kesibukan !" ucap Sam.


" Lalu kenapa ke sini saat kau ada waktu luang untuk bertemu dengan Clarissa ?" Tanya Bima lagi.

__ADS_1


" Karena bertemu kau lebih penting dari pada bertemu Clarissa , ada apa denganmu kenapa kau terus menyindirku untuk bertemu dengan Clarissa ?" Tanya Sam balik.


" Aku hanya ingin, sebelum kau berjuang untuk adikku, kau sudah tidak punya hubungan dengan siapa pun, agar tidak ada yang mengganjal hubungan kalian . Kalau kau menghindar dan tidak menyelesaikannya kau seolah-olah tidak ingin menuntaskan hubunganmu dengam Clarissa." Bima menjawab dengan tegas dan menatap tepat di mata Sam.


"Milla tak akan mau kembali padamu bila kau masih berhubungan dengannya, sia-sia saja perjuanganmu. Apa kau berat meninggalkannya? kau masih mencintainya ?" Sarkas Bima .


" Tidak .. bukan seperti itu ! aku memang belum sempat bertemu dengannya dan rencanaku nanti malam aku akan menemuinya ?"


" Oh.. nanti malam , agar tidak ada yang mengganggu kalian ," Sindir Bima.


" Sudahlah, kenapa kau berpikiran buruk tentangku , kau sahabatku dan kau lebih tahu bagaimana aku?"


" Gue pikir begitu, gue pikir gue mengenal lo tapi gue salah . Gue tidak mengenal pria bajingan seperti lo dan kita bukan lagi sahabat !"


" Bim.. gue minta maaf, gue menyesal , gue serius mau memperbaiki kesalahan dan memperjuangkan ade lo ," kata Sam.


Tok... Tok..


Percakapan mereka terhenti.


" Masuk...!" Teriak Bima.


Datang seorang ob membawa makan siang pesanan Bima dan Sam. Mereka pindah duduk di sofa.


Perdebatan mereka ditunda , mereka makan siang lebih dulu. Sam yang pertama menghabiskan makan siangnya .


" Begini saja Sam , sekarang gue sibuk banget jadi nanti sore gue minta lo temui Clarissa di tempat yang gue tunjuk dan lo harus telepon gue jangan matikan sambungan telepon saat lo bicara sama Clarissa !" ujar Bima.


" Gak masalah terserah lo aja, tapi gue ke sini mau minta tolong sama lo, kasih tahu gue di mana Clarissa , atau kalau gak bisa, tolong kirimin foto Milla dan Gibran setiap hari sebagai obat rindu gue.. please !" Pinta Sam.


" Ok.. gue bakal pikirin nanti , sekarang maaf tapi gue sedang sibuk , gue harus menemui klien." Ucap Bima . Sam mengerti dan pamit pulang.


Begitu Sam keluar pintu, Bima menelepon bodyguardnya dan menyuruhnya untuk mengikuti Sam.


Sementara Di sekolah si kembar Max, Aston, Adam dan Alvin menemui Felicia mereka memberikan titipan Gibran. Feli sedih mengetahui Gibran pergi dia membuka kotak yang diberikan Gibran. Isinya gelang dengan inisial nama FG . Feli bingung kenapa FG . G nya itu apa? . Kalau kata Aston G nya itu adalah Gibran jadi FG itu adalah Felicia Gibran. Feli tersenyum senang, Feli juga membaca kertas yang ada di kotak itu yang isinya agar Feli selalu mamakai gelangnya, gelang ini sebagai tanda pengikat Feli dan dirinya, Gibran juga bilang bahwa ini bukan perpisahan , mereka pasti akan bertemu lagi dan Gibran juga memperingatkan agar Feli tidak boleh terlalu dekat dengan lelaki manapun.


Feli tersenyum membacanya pipinya menjadi merah. Feli berterima kasih pada mereka lalu pulang membawa kotak itu.


...---------...


Jam menunjukkan pukul 13.10 WIB. Milla dan Gibran sedang dalam perjalanan ke Jogjakarta, mereka di jemput oleh Travel dari Jogja pesanan papah Toni.


Rasanya melelahkan walau di pesawat cuma duduk dan tidur. Dan tadi sebelum sampai bandara mereka sudah makan di pesawat jadi mereka bisa langsung berangkat ke Jogja.


William sendiri langsung ke hotel.


...----------------...

__ADS_1


Hari beranjak sore di London .di sebuah restoran terlihat Sam dan Clarissa yang baru datang duduk satu meja dengan Sam tak jauh dari mereka ada Bima mengawasi.


Sam yang tadi melihat Clarissa datang menelepon Bima dan menyimpannya di atas meja dalam keadaan terbalik.


" Hai Sayang, kamu ke mana aja sayang, aku meneleponmu dari tadi pagi tapi tidak kau angkat kemudian no kamu gak aktif, aku bahkan ke kantormu membawa makan siang , kau sibuk Sam?" tanya Clarissa.


" Iya.. aku sibuk, maaf Cla aku tidak sempat meneleponmu ."


" Tidak apa-apa aku ngerti Sam, kau bekerja keras untukku dan anak-anakmu. Oh ya bagaimana kabar Gibran, kapan kau kenalkan aku, katamu kau akan mendekatkan kami agar nanti setelah menikah Gibran mau tinggal bersama kita ?" Sam panik mendengar Clarissa , pasti Bima akan marah padanya karena saat ini Bima sedang mendengarkannya lewat telepon ya itu syarat Bima agar Sam mendapat foto Milla dan Gibran.


Sementara Bima mengepakan tangannya , mereka bahkan sudah merencanakan pernikahan dan apa tadi , Gibran tinggal bersama mereka .


" Itu tak ajan terjadi Sam, akan ku kabulkan keinginanmu bercerai dengan Milla secepatnya dan hak asuh Gibran akan jatuh pada Milla." batin Bima.


"khem..Clarissa mengenai masalah hubungan kita sepertinya ..maaf , tapi aku tidak mau melanjutkan lagi hubungan ini, aku mencintai istri dan anak-anakku aku tidak ingin berpisah dengan mereka dan menyakiti mereka, aku ingin hubungan ini di akhiri karena ternyata aku tidak mencintaimu, perasaan itu hanya penasaran saja, dulu aku mencintaimu tapi tak bisa bersama maka dari itu begitu bertemu kembali aku ingin tahu gimana rasanya dan aku sempat menikmati nostalgia kita tapi hanya itu saja lama-lama aku merasa hambar tidak seperti perasaanku pada istriku aku merindukan mereka setiap saat , aku takut kehilangan mereka tak bisa ku bayangkan tersiksa hidupku tanpa mereka." ucap Sam mengejutkan Clarissa.


" Apa maksudmu Sam, aku tidak mau mengakhiri hubungan ini !, kau berjanji akan menceraikannya setelah dia melahirkan, lalu menikahiku Sam !" Protes Clarissa tidak terima.


Bima benar- benar kesal mendengar Clarissa, wanita itu dasar pelakor aku kutuk kau tidak akan pernah mendapat pasangan yang setia, seumur hidup tak akan ada cinta untukmu.


" Maaf Cla tapi keputusanku sudah bulat, mulai sekarang aku tidak ada hubungan apapun denganmu, aku mengakhiri hubungan ini, dan aku harap kau jangan mendekati dan menggangguku lagi. hubungan bisnis kitapun berakhir aku akan membayar ganti ruginya. Itu saja yang ingin ku katakan ." Sam lalu pergi membawa Hp nya meninggalkan Clarissa yang menangis tak terima, walau tak tega dan berat dia harus mengakhiri hubungannya dan memperjuangkan Milla .


" Maaf Claris aku harus mengakhirinya, hubungan ini menyakiti banyak orang, akan kusimpan dalam hati perasaanku padamu, aku adalah seorang ayah prioritasku adalah anak-anakku . Kau pasti akan menemui kebahagiaanmu." Batin Sam, matanya sedikit berkaca-kaca . Sam terus melangkah tanpa melihat ke belakang.


Sam duduk termenung di dalam mobil, dia menghela nafas lalu dia melihat sesuatu di jok sampingnya , ini adalah sesuatu titipan Gibran. Sam membukanya dibacanya durat dari Gibran.


Hallo Abi.


Bagaimana kabar abi hari ini, semoga dalam keadaan sehat. Abi, Gibran harap abi dapat hidup dengan baik dan selalu bahagia dimanapun dan dengan siapapun.


Maafkan Gibran abi, jika karena keinginan Gibran hidup bersama abi dan umi membuat kalian menderita, abi harus disalahkan karena ingin bersama orang yang abi cintai, dan umi harus menderita karena tidak dicintai . Ini semua berawal dari Gibran yang membuat kalian menikah tanpa cinta. Sekarang Gibran akan kembalikan semua kehidupan abi seperti semula.Gibran sudah menghilangkan jejak umi dan Gibran ,agar abi tidak terganggu kenangan tentang kita. Berbahagialah dengan orang yang abi cintai ,biarlah Gibran yang menjaga umi dan adik-adik, mereka adalah tangung jawab Gibran . Abi tidak perlu khawatir, kami akan baik-baik saja . Ini juga Gibran kembalikan cincin pernikahan abi dan umi , berikan cincin ini pada cinta pertama abi. Terima kasih akan kasih sayang abi walau singkat tapi berkesan, Sekali lagi maafkan Gibran...


*Just M. Gibran*.


Sam menangis membacanya. perasaan siapa yang paling sakit di sini, Gibran anak itu terluka dia merasa bersalah pada uminya dan juga dia pasti merasa kalau Sam tidak mencintainya. Sampai dia menghilangkan nama belakangnya . Kesedihan dan kesakitan kita tidak sebanding dengan mereka Claris. Aku akan menyesalinya seumur hidup jika mereka menderita dan membenciku, batin Sam.


Sam lalu menjalankan mobilnya dia akan pulang dan menyiapkan keperluannya untuk besok.


...----------------...


Tiga bulan sudah Milla dan Gibran tinggal di Jogja, Gibran bersekolah di Sd negri kelas 1, Milla mengontrol usahanya dari Jogja tapi karyawan Milla tidak tahu kalau Milla ada di Jogja , dia juga ingin membuka uaaha di sini tapi Gibran tidak mengijinkan begitu juga dengan Bima , Toni dan Anggun. Milla tidak bisa berbuat apa-apa hanya pasrah menuruti keluarganya.


Milla tidak tahu kalau Gibran mempunyai bisnis dengan William dan juga bisnis lainnya.


Gibran menolak semua pemberian dari keluarga Sam maupun keluarga uminya. Dia yang akan membiayai uminya.


Kehamilan Milla sudah 6 bulan dan semua sehat Milla sering kontrol ke dokter dan dokter kandungannya ternyata dr.Wina yang dulu memeriksanya ketika di London.

__ADS_1


...**********...


__ADS_2