
Alinski duduk melihat harimau-harimaunya yang berebut santapan.
anak buahnya yang lain semua menunduk. Al menatap mereka satu- persatu . Mereka tampak ketakutan sudah cukup memberi pelajaran pada mereka.
" Jika kalian masih berkhianat nasib kalian akan lebih dari ini, karena saya juga akan memasukkan keluarga kalian sebagai santapan harimau, kalian mengerti."
" yes ," semua kompak menjawab.
" sekarang semua kumpul di ruang utama akan ada perombakan total." Al pergi terlebih dahulu.
...----------------...
Sementara itu di Yogya Sam dan yang lainnya sedang berada di ruang keluarga, setelah mereka makan siang .3G diletakkan di kasur baby masing-masing. Feli yang paling senang melihat 3G.
" Ehm... ini bau apa ya , bau kentut.. Max kamu kentut ya,"
tanya Aston pada Max yang berada disebelahnya.
" Tidak...," kawab Max tegas.
" Auntyyy ..baby Gilang pup !" teriak Feli mengagetkan 3G hingga semua menangis.
" cup...cup... sayang , maaf ya kak Feli ngagetin kamu ya ," Gibran menggendong Giska.
" Eleh-eleh anak abi nangis kenceng amat mau jadi penyanyi ya, cup..cup..anak pinter ," Sam menggendong Gifar.
Milla sedang membersihkan pup Gilang. Setelah selesai dia cuci tangan dan memakai hand sanitazier biar tangannya wangi dan bersih. Lalu Milla menggendong Gilang .
" cup..sayang liat tuh malu dilihatin kakak-kakak , dah..cup ..cup.. ," Milla lalu bersenandung shalawat Nabi. 3G berhenti menangis dan tersenyum . Gibran duduk sambil menggendong Giska , Sam dan Milla pun duduk di samping Gibran mereka menonton Film kartun baby di Babytv.
Gibran tertawa bersama Giska. Max mendekati Gibran dan membisikkan sesuatu, Gibran membaringkan Giska di kasurnya.
Gibran pergi bersama Max ke taman belakang, Twins dan Alvin mengikuti.
" Lihat ini !" Max menunjukkan sesuatu yang dia temukan di tempat ini, sebuah kotak dari kayu berisi kertas dan foto.
" Kamu dapat dari mana?" tanya Gibran.
" Di sini ," Max menunjukkan tempat dia menemukan kotak itu ada sebuah galian tanah yang tidak terlalu dalam hanya 30 cm.
" Aku sedang iseng merekam video di sini sepertinya dari sini terlihat bagus tapi pas melihat tanah ini aku merasa ada yang aneh, kenapa ada gundukan tanah ? seperti ada sesuatu di dalamnya , begitu aku gali ini yang aku temukan." Max menerangkan asal dia menemukan Kotak itu.
" Ini foto-foto kita dan 3G juga ada ." ucap Gibran foto itu bergantian berpindah tangan.
" Ini sepertinya denah rumah ini dan jumlah penghuninya lengkap dengan bodyguardnya." Max membaca kertas itu.
Gibran melihatnya, bagaimana dia bisa kecolongan. Rupanya ada mata-mata di sini.
Gibran menelepon om Willy dan memberinya perintah tidak ada yang boleh keluar atau masuk ke rumah ini dengan alasan apapun dan semua harus berkumpul di taman belakang.
Gibran menelepon abi dan menyuruhnya untuk ke taman belakang sekarang.
__ADS_1
" Geng Angker aku butuh keahlian kalian sekarang !"
Sudah cukup dia harus bergerak cepat atau keluarganya akan terluka dia harus segera menghancurkan mafia itu.
" Ax , tolong ambil laptopku dan juga laptopmu. Kalian ambil hp kalia kita semua pura-pura bermain game agar tidak ada yang tahu kemampuan kita."
" Hey boys ada apa?" Sam datang ke belakang .
" Begini bi, Max menemukan ini." Sam mengambil kotak yang diberikan Gibran dan membukanya terdapat foto dan kertas.
" Ini kan foto kita , siapa yang udah memfoto kita dan ini denah rumah ini !"
" Iya abi, ada mata-mata di sini dan sepertinya ini akan di bawa keluar ketika situasi aman menurutnya, jika mereka menyusupkan mata-mata di sini berarti mereka tahu posisi kita dan dapat bergerak kapanpun.!"
" Kau betul Gibran, abi harus segera bertindak."
" Iya abi, sebentar lagi semua pegawai akan berkumpul di sini, abi absen mereka juga minta mereka untuk menaruh hpnya di meja ." Gibran lalu duduk dan bersama anak-anak yang lain, dan membuka laptopnya.
" Maaf tuan semua sudah berkumpul ," Willy datang.
" Absen dulu, yang dipanggil memisahkan diri ," titah Sam.
" Siap mengerti ," Willy mulai mengabssn mereka satu persatu.Yang dipanggil namanya memisahkan diri ke depan.
Ada satu orang tersisa dan ada satu nama yang tidak maju ketika dipanggil.
" Siapa namamu ? tanya Sam .
" e..e...Joni tuan , saya baru di sini." Sam terua menatap pria yang mengaku bernama Joni itu, Max dan Alvin juga menatapnya.
"Semua simpan hp kalian di meja sekarang !" Semua langsung mengeluarkan hp nya.
" Saya minta kalau ada kejadian yang mencurigakan kalian lapor pada saya ini juga menyangkut keselamatan kalian . Jangan abai pada hal kecil sekarang kalian boleh pergi !" Ssmua langsung membubarkan diri dan kembali bekerja.
" Abi pergi dulu kalian tunggu di sini," Sam pergi.
" Bagaimna kak Gibran ?"
" Dia pelakunya cuma dia aja yang lain gak ada ,"
" Ya.. aku melihatnya dia membunuh pelayan itu, lalu dia memakai pakaiannya untuk menyamar menjadi pelayan." Alvin mengatakan yang dilihatnya.
" Dia menyusup lewat sana ," Alvin menunjuk satu tempat.
" Begitu rupanya , sepertinya ada seseorang di luar menunggunya., ayo ikut aku!" Gibran pergi semua mengikutinya. Gibran menuju kamarnya.
Dia mengambil nyamuk buatannya.
" Kita intai di luar siapa yang menunggunya." Gibran mengeluarkan nyamuk itu dan menaruhnya di meja lalu dia menyalakan laptopnya.
Gibran mengetik sesuatu dan 2 ekor nyamuk itu terbang keluar.
__ADS_1
Terlihat setengah layar menampilkan keadaan di luar tembok rumah Sam. nyamuk itu terbang dikendalikan oleh Gibran.
" Kak Gib sambungkan ke Tv agar lebih jelas melihatnya. " Pinta Aston.
Gibran menyambungkan data dari laptop ke tv .
" Lihat ada mobil hitam , coba lebih dekat kak !" Gibran mengikuti pinta Adam dia mendekatkan nyamuk itu pada mobil hitam kebetulan jendelanya terbuka nyamuk itu masuk dan hinggap di dashboard . Terlihat wajah 2 orang di dalam mobil. Mereka sedang membicarakan hal yang tak penting. Gibran merekam semuanya.
Sementara Sam sedang melakukan Zoom dengan sahabat-sahabatnya.
" Ada apa Sam sampai kau ingin Zoom dengan kami?"
" Hai Alinski lama kita tidak bertemu?" ucap King dia masih di rawat di rumah sakit .
" Hai semua, rupanya ada peter juga ," Ucap Alinski.
" Ya.. lama tidak bertemu ,"
" Aku cuma rindu kalian aja sudah lama tidak bertemu,"
" Omong kosong Sam, cepatlah jangan berbasa basi , masih banyak pekerjaanku, aku harus rapat jam delapan nanti !" Ucap Al.
" Ini mengenai anak-anak mereka dalam bahaya, dengarkan dulu jangan di potong , ada penyusup ke rumahku dan nengamvil fotoku istriku dan semua anak-anak, tapi tenang aku sudah menangkapnya dan menginterogasinya dia suruhan Milano, dia membunuh pelayanku dan mengambil bajunya untuk penyamaran."
" Kalian tenang aku sudah membuat rencana akan menyerang markad tiger, juga mengenai Milano aku mendengar dia pergi ke Indonesia." ucap Alinski.
" Bagaimana kabar anakku Sam bisakah aku melihatnya?"
" Tentu sebentar ..aku sudah chat mereka sebentar lagi juga mereka ke sini ,"
" King bagaimana kabarmu dan istrimu?" tanya Sam.
" Alhamdulillah semua sudah lebih baik lusa kami sudah boleh pulang, tinggal fisio terapinya 3 hari sekali ke rumah sakit sekalian kontrol."
" Syukurlah, jika nanti semua masalah sudah usai kita pergi liburan bersama bagaimana ?"
" setuju ," Jawab semua kompak.
Tok...tok..
" Masuk... ! sepertinya anak-anak sudah datang."
" Abi ada apa ? Oh.. hai uncle semua." Sapa Gibran pada mereka semua.
" Dady .. Feli kangen ! , halo uncle semua ," Feli ikut menyapa dan dadah.
" Hai semua ," ucap twins , Max dan Alvin.
" Hello kids "
Mereka saling melepas rindu dan anak -anak bercerita tentang keseharian mereka kecuali misi mereka.
__ADS_1
" Ok..maaf tapi aku harus undur diri saatnya aku rapat ... bye ," Alinski mematikan sambungan.
mereka satu persatu pamit dan menitipkan anak mereka pada Sam. Mereka juga berpesan pada anak-anak untuk mendengarkan dan menurut ucapan Sam .