Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Gibran Si Genius Yang Tersembunyi
Bab 29


__ADS_3

King berangkat kerja bersama papi , Sam berangkat sendiri, anak-anak diantar Julia, mamah dan Bima pulang bersama tinggal mami dan Milla di rumah. Pintu ke kolam renang sudah di kunci.


Milla sedang duduk selonjoran bersama mami, di ruang keluarga, Milla sedang melakukan video call bersama Tika dan Adis perihal perkembangan usahanya , mereka juga senang Milla hamil kembar 3, Milla minta maaf karena belum bisa pulang mengingat kehamilannya. Mereka menitip salam untuk Gibran.


Milla mengingat kebab yang di makannya waktu itu , dia ingin kebab yang sama. Milla menelepon Sam dan meminta dibelikan kebab di restoran, dan Sam berjanji akan membelikannya dan seseorang akan mengantarnya karena Sam akan rapat sebentar lagi.


" Mami, mau kue lupis gak mam?" tanya Milla.


" kue lupis yang ada kelapa sama air gula ya ?"


" iya mi yang dari tepung ketan." kata Milla


" Mau.."


Milla langsung ke dapur dan meminta pada chef untuk membuatkan kue lupis.


Sejam Milla menunggu bersama mami akhirnya kue jadi mereka makan dengan lahap.


Bodyguard membawa masuk pesanan Milla Kebab Turki yang besar, mereka makan lagi tentu saja yang makan banyak adalah Milla mami cuma icip -icip aja.


Saat mami ke belakang Milla mendapat mms sebuah foto, foto Sam sedang bersama seorang wanita, Milla tahu Sam tidak mungkin seperti itu jika pun foto ini benar Sam pasti ada alasannya , dia tak ingin terhasut oleh satu foto yang akan membuat keluarganya berantakan. Tapi kenapa dia menangis mungkin hormon kehamilannya membuat dia seperti ini. Milla mencoba menelepon Sam.


Nada dering pertama tidak diangkat, dering ke dua tidak di angkat sampai 5x dering tidak diangkat malah di matiin, awas liat aja nanti kalau pulang.


Sementara itu di sekolah Gibran , sekarang sedang istirahat mereka sedang makan di kantin mereka memang mendapat makan siang dari sekolah . Gibran makan dengan si kembar, juga Felicia Aldrich di panggil Feli gadis umur 5 tahun yang memberi gambar pada Gibran. Dia selalu mengikuti Gibran jika di luar kelas. Selain mereka juga ada dua orang teman sekelas Gibran yaitu Maxwell Aitken dipanggil Max dan Alvin Filbert di panggil Alvin atau Al.


( mereka bicara pakai bahasa inggris tapi author langsung translate jadi bahasa Indonesia aja ya 😁)


" Gib.. Feli boleh ke main ke rumah kamu ?" tanya Felicia.


" Boleh banget umi pasti senang ketemu Feli ," Bukan Gibran yang menjawab tapi Aston.


" Siapa umi ? " tanya Feli .


" Ibunya Gibran ." kata Adam


" Oh.. beneran umi senang bertemu Feli ?" tanya Feli lagi.


" No ." Gibran menjawab.


" Ih..Gibran , kata Aston begitu, ya Aston?"


" Iya.." jawab Aston.


" Bener kan, nanti Fel... ugh..ugh."


Mendengar Feli batuk ,


Gibran langsung mengambil air minum di depannya dan memberikan pada Feli sambil menepuk- nepuk pungung Feli.


" Makasih .."


" Makanya kalau makan tuh diem jangan sambil ngomong, dah makan lagi !" ucap Gibran ketus.


" kamu marah karena khawatir ," ucap Max.


" Gak.. tapi karena dia berisik ," kata Gibran.


Semuanya tersenyum.


" Ah.. Gibran benarkah kau khawatir, baiklah aku akan diam ketika makan supaya kau tidak khawatir lagi." Feli makan dengan diam .


Tet...tet..


Bel..masuk berbunyi.


Mereka pun segera ke kelas


" Feli akan nunggu Gibran pulang ya !" kata Feli dan pergi ke kelasnya.

__ADS_1


" Dia menggemaskan " kata Avin.


Gibran langsung melotot ke arah Alvin.


" Santai..Gib, aku gak suka sama dia , cuma muji doang, tapi dia emang menggemaskan ." Alvin menggoda Gibran.


Gibran langsung pergi.


" Ax , sodara kamu lucu banget, bilang gak suka tapi kalau ada yang muji marah..." Max terkekeh.


Lalu mereka menyusul Gibran.


...----------------...


Di rumah keluarga Adelard.


" Mamih Milla bosan, Milla mau renang boleh ya?" Pinta Milla pada mami sebab setelah kejadian itu Milla tak boleh lagi berenang bahkan pintu ke kolam dikunci.


" Jangan Milla kamu habis makan. nanti aja ya !" bujuk mami.


" Mami kita keluar yuk ?" Ajak Milla.


" Gak kamu gak boleh keluar sampai melahirkan." Kata mami.


" berarti 6 bulan lagi dong , masih lama mami ."


" iya sabar aja, Gimana kalau kita ke taman belakang kita bakar bakar makanan." usul Samantha.


Milla menyutujuinya dan meminta pada chef dan asistennya untuk menyiapkan keperluan barbeque.


Milla pamit dulu ke atas untuk sholat, Samantha juga ke kamarnya untuk sholat.


Sementara di taman belakang semua persiapan telah lengkap, ada sosis, jagung ,steak, marshmallow juga bermacam-macam saus, chef juga menyiapkan racikan khusus untuk jagung bakar.


Milla dan mami sudah selesai sholat dan mulai membakar si bantu chef semua asisten dan bodyguard mendapat bagian.


Saat Milla sedang asik makan jagung bakar datang Julia dan anak-anak.


" Wa'alaikumsalam " jawab semuanya yanh ada di taman.


" Wah ..ada acara apa ini, wanginya sampai keluar, asyik Aston mau ..!" Aston langsung lari untuk mengambil sosis bakar.


" Eits.. ganti baju dulu terus cuci tangan dan kaki , cepet !" Julia mengingatkan anak-anak semua.


" Iya mah.." kata Gibran dan si kembar.


" Gib..ajak Max sama Al kasih baju kamu ya buat ganti !" kata Julia.


" iyah mah , ayo ke kamar aku !" Max dan Alvin mengikuti Gibran.


" Ini yang cantik siapa ?" tanya Milla.


" Ini teman Gibran tapi dia masih TK mau main ke rumah Gibran katanya... kayanya dia suka sama Gibran .. ," Julia mengenalkan Feli sambil terkekeh.


" Ya ampun, emang beda ya dulu sama sekarang mereka cepet puber umur segini udah tau suka-sukaan, tapi dia lucu ya menggemaskan." kata Milla dan tang sedang di bicarakan hanya tersenyum tidak mengerti.


" Dia tidak bisa bahasa Indonesia ," Julia memberi tahu.


" Hi.. Sweety, what's your name ?" tanya Milla.


[ Hai manis, siapa namamu ?]


" Hi.. aunty, My name is Felicia just call me Feli." Jawab Feli.


[Hai tante, nama saya Felicia panggil aja aku Feli ].


" Beautifull name , like the person ," kata Milla.


[ Nama yang cantik seperti orangnya.]

__ADS_1


" Thank you.. aunty ," Feli tersenyum malu-malu.


[ Terima kasih tante]


" Feli come here wash your hands first and then we eat barbeque.. ok, " Julia mengajak Feli mencuci tangan.


[Feli sini cuci tangan dulu, lalu kita makan barbekyu.]


Feli pergi ke dapur bersama Julia untuk mencuci tangan.


Gibran dan di kembar plus Max dan Alvin sudah turun dan mereka langsung mengambil piring dan memasukkan sosis di tambah saus dan mayonis di atasnya.


Datang Feli dan Milla lansung memberikan sosis pada Feli.


" Aunty , may i put some sauce by my self ?" tanya Feli.


[ Tante, bolehkah saya menaruh saus sendiri ?]


" Of course darling, that's why i only gave you a sausage.." kata Milla.


[ Tentu sayang, itulah sebabnya tante hanya memberimu sosis]


" Thank you aunty " Feli mengambil saos nya sendiri.


" Max ..Al , eat as much as you want !" kata Aston.


[ Max ...Al, makan sebanyak yang kau mau !]


Mereka makan dengan lahap semua pegawai juga kebagian.


setelah sore sekitar jam 4 , Max..Alvin dan Feli pamit pulang karena ditelepon orang tuanya.


Kini mereka sedang santai duduk di ruang keluarga sehabis mandi.


" Gib.. Feli gemesin ya umi seneng ngobrol sama dia , sering-sering ke ajak ke sini ya ." kata Milla.


" Tuh.. kak Gibran umj dah kadih lampu hijau tuh." kata Adam.


" Eits, masih kecil jangan suka-sukaan dulu ya sayang belum waktunya." nasehat Milla.


" Tuh dengerin belum waktunya...!" kata Gibran.


" Oh..berarti kak Gib emang suka tapi belum waktunya nanti kalau udah waktunya baru deh bilang iya suka...gitu ya !" ledek Adam dan semua tertawa.


" Assalamu 'alaikum.." Suara Sam memberi salam.


" Wa'alaikumsalam," jawab semua.


" Wah..lagi kumpul ya, kelihatannya lagi ngobrol seru ya, Sam ke atas dulu mau mandi dan ganti baju." Sam langsung ke atas tidak mencium Gibran atau Milla seperti biasanya .


Milla menyusul Sam.


Sam membuka baju dan menaruhnya di tempat baju kotor, Milla sebenarnya ingun menanyakan perihal foto itu tapi di tahannya melihat Sam yang seperti sedang lelah .


Sam ke kamar mandi. Milla menyiapkan baju salin di taruhnya di atas tempat tidur. Milla melirik ke tempat baju kotor lalu mendekatinya dan mengambil baju Sam tadi , diciumnya dan tercium parfum yang berbeda parfum wanita, di periksa sakunya kosong tidak ada apapun. Milla meletakjan kembali baju itu.


Sam selesai mandi dan memakai baju yang telah disiapkan Milla.


Sekilas Milla melihat bekas tanda merah ungu di bahu kiri Sam juga bekas cakaran di punggung Sam.


" .. aku tidak boleh berpikiran buruk aku harus percaya suamiku Sam lelaki setia, aku percaya suamiku, Sam baik..Sam baik ," itulah sugesti yang di tanamkan dalam pikirannya.


" Hei.. sayang kenapa ngelamun. ayo turun ke bawah temani aku makan , aku lapar tidak sempat makan siang." ujar Sam.


" Ayo.. " Milla tersenyum dan berjalan lebih dulu.


Sam menyusul Milla dan merangkul pinggangnya mereka berjalan bersama . Milla tak banyak bicara .


...**********...

__ADS_1


Hai..ketemu lagi di cerita author, maaf masih banyak typo , author juga mengucapkan banyak terimakasih sudah membaca cerita author , terimakasih like nya , dan coment nya dan menjadikan cerita author favorit. thank you very much 😙😙😙


💜Love you 💜


__ADS_2