Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Gibran Si Genius Yang Tersembunyi
Bab 8


__ADS_3

Setelah Sam pulang ,Milla ingin berbicara dengan Gibran , ini pasti ada sesuatu antara Dam dengan Gibran, dan kenapa Gibran tidak pernah cerita padanya kalau dia melakukan tes DNA.


TOK....TOK...


"Gib..boleh umi masuk..?"


" Gibran membuka pintu, ada apa umi ?" tanya Gibran. umi duduk di kasur Gibran.


" Duduk sini nak, umi ingin bicara !!". Milla dengan suara lembut meminta anaknya duduk di sampingnya.


" Gibran kapan tahu kalau Sam adalah abi ?"


" Maaf umi, Gibran tidak pernah cerita, tapi Gibran tahu Uncle Sam itu ayah Gibran pada saat kita bertemu pertama kali di bandara Soeta Jakarta, pada saat umi dapet telepon, abi nabrak Gibran, dan saat Gibran liat mukanya, itu sangat mirip dengan Gibran karena itu Gibran minta teleponnya, dan abi ngasih kartu nama , yang tertulis nama Samuel Adelard, dari situ Gibran teleponan sama abi, abi juga ngerasa aneh liat kemiripan Gibran sama abi, terus pas Gibran bacain surat dari abi buat umi , abi kaget dan semakin yakin kalau aku anak abi." Gibran melihat uminya yang hanya diam mendengarkan..


" Tapi Gibran minta tes DNA supaya bisa meyakinkan semua orang bukan cuma abi atau umi. Dan kita tes di jakarta, pas kita baru sampe Bali hasil tesnya keluar........."


Gibran menceritakan semua yang terjadi ,sampai akhirnya abi berani mengatakan pada uminya.


" Apakah kamu bahagia sekarang, sebab jika kau bahagia maka umi juga bahagia." Gibran mengangguk semangat.


" Aku bahagia umi, aku punya abi dan umi kita akan bersama selamanya , hidup Gibran sudah lengkap sekarang. Terima kasih umi." Gibran memeluk uminya dengan erat.


" Ya sudah , sekarang kamu tidur besok kamu sekolah dan jangan lupa beri surat ijin ke wali jelas kamu ya lusa kita ke London dan besok pulanng sekolah kita beli perlengkapan untuk ke London."


" Iya..umi , selamat malam, " Gibran membaringkan tubuhnya dan Milla menyelimutinya.


" Malam sayang ..jangan lupa berdo'a." Milla mencium kening Gibran dan mematikan lampu lalu menutup pintu.


...----------------...


Hari ini adalah hari dimana, Sam , Milla dan Gibran akan berangkat ke London, dengan menggunakan pesawat pribadi milik Sam.


Gibran merasa senang akan bertemu dengan oma dan opanya


"kita berangkat sekarang ayo"


Sam menjemput Milla dan Gibran mereka ke bandara tapi mereka akan menggunakan pesawat pribadi. Pukul 9 pesawat mereka mengudara. Sam sudah mengabari kepada kedua orang tuanya bahwa dia akan pulang ke London. Ibunya merasa senang tapi ibunya tidak tahu bahwa Sam datang bersama Milla dan Gibran .


Ibunya juga mengabari pada seseorang bahwa Samuel akan pulang . Sam mempunyai seorang adik laki-laki bernama Kingston Adelard. mereka berbeda 2 tahun, dan kini King sedang berkumpul bersama di rumah Calvin Adelard ayah mereka . Kingston sudah menikah saat berumur 25 tahun dengan Julia Adelard dan sudah mempunyai 2 anak laki-laki kembar berumur 5 tahun lebih tahun bernama Aston Adelard dan Adam adelard.

__ADS_1


" Mam..apakah Sam bilang ada apa dia pulang, tidak biasanya di suruh pulang aja susah ." kata King.


" no, dia gak bilang apa-apa. dia cuma bilang dia akan pulang hari ini dan kita semua di suruh kumpul." kata Samantha mami king dan Sam.


" Mungkin dia mau ada sesuatu yang ingin di sampaikan dan sepertinya penting sampai Sam harus pulang dan tidak mengatakan lewat telepon aja," kata Julia istri king sambil memasukkan adonan dalam loyang.


Samantha dan Julia sedang berada di dapur membuat masakan untuk menyambut Sam, dan King sebagai tukang rusuh yang selalu mengganggu Julia.


"Papi kak Adam nakal , lego aku dirusak padahal sebentar lagi mau jadi Aston kan nyusunnya udah 1 jam papi." Aston datang dan mengrluh pada King.


" King..kamu temani anak-anak main sana Julia aman sama mami, kamu tuh ya ngintilin istri mulu...sana !!" kata Samantha, dirumah mereka memang selalu berbicara bahasa Indonesia, sebab Samantha keturunan Indonesia dari ayahnya dan Samantha lahir dan besar di Indonesia, sampai dia menikah diboyong suaminya ke London , dia sering pulang ke Indonesia untuk menjenguk ayahnya karena ibunya sudah meninggal.


Dan Julia istri King juga orang Indonesia . King dan Julia tinggal di London tapi berbeda mantion dengan orang tuanya , King memegang perusahaan Adelard di sana.


" jam berapa Sam berangkat dari Indonesia mam, kok belum sampai atau mungkin dia ke apartemen dulu." kata Julia . King sudah pergi menemani anak- anaknya.


" Gak tahu mami juga, bilangnya jam 9 kemarin berarti harusnya udah sampe tadi dini hari , itu anak kan memang betah di apartemen gak pernah mau pulang atau pergi ke luar negri berbulan-bulan dengan alasan pekerjaan, gak tahu mamj dua seperti menghindar.." kata Samantha.


" Sudah selesai sekarang kita mandi biar nanti yang beresin mereka aja."


" Susi tolong dibereskan dan tata makanannya di meja ya !!" terimakasih."


" Iya nyonya."


Suara klakson mobil mencuri perhatian si kembar , mereka berlari keluar dan melihat uncle Sam keluar dari mobil bersama seorang anak dan wanita.


" UNCLE ...si kembar berlari dan teriak memanggil Sam ."


" Hai twins kalian sudah di sini, ayo masuk nanti Uncle kenalkan dengan mereka ya," Sam berjalan sambil memegang tangan Milla dan Gibran.


" Assalam'alaikun.." Salam mereka bertiga pada penghuni rumah.


"Wa'alaimumsalam.." Jawab semua orang yang ada di dalam.


" Sam mami rindu kamu, kenapa kamu jarang pulang?" kata Samantha lalu memeluk Sam.


"Maafkan Sam Mam, Sam terlalu sibuk...., " jawab Sam.


" Ini siapa Sam.?" Tanya Dady Sam, melihat Milla.

__ADS_1


" Semuanya kenalkan ini Dariya Camilla panggil aja Milla, dan ini anak Milla Gibran."


" Sayang , kenapa Gibran wajahnya seperti Sam saat masih kecil ya." kata Daddy Sam pada Samanth.


"iya...mirip sekali!!".


"Itu karena Gibran memang anakku dan Milla." Sam mengakui depan sekuruh keluarganya.


"Apa..?" jawab semua kompak.


" Karena itu aku datang kemari untuk membahas ini. Dan aku mohon pada mami dan papi untuk merestui kami dan melamarkan Milla untukku."


" Sini sayang siapa nama kamu,?" kata Samantha pada Gibran .


" Gibran..oma.." jawab Gibran .


" Nah..Gibran yang baik, ikut sama twins ya, Di sana banyak mainan."


" Iya..oma" Gibran pergi bersama twins.


" Jelaskan apa maksudmu dan bagaimana tiba-tiba kau punya seorang anak sebesar Gibran !"


Gibran menghela nafas dan memceritakan semua kejadian dari awal dia bertemu Milla, dia juga memberikan hasil tes DNA pada kelurganya.


" Jadi mi ,Sam mohon restui kami karena kami ingin menikah dan membina rumah tangga apalagi sudah ada Gibran diantara kami."


" Mami tidak setuju.." Semua terkejut mendengar ucapan Samantha terutama Milla ia sudah menduga akan seperti ini.


..." Tapi kenapa Mam ? " tanya Gibran...


" Mami bahagia punya cucu darimu, Gibran adalah cucu mami dia sangat mirip denganmu dan dia adalah keturunan keluarga Adelard. Tapi kau tidak harus menikahi Milla, kau bisa mengasuh dan membesarkannya, memberikan kasih sayang tanpa harus menikahi ibunya." kata mami


" Mami benar, kau tidak bisa menikahi Milla karena kau sudah bertunangan dengan vanessa dan besok dia akan kesini dengan orang tuanya untuk membicarakan pernikahanmu." ucap Papi .


" Kau berkewajiban mencintai dan merawat anakmu tapi kau tidak wajib menikahi Milla Sam, mengertilah, "lanjut mami.


Hati Milla berdenyut nyeri .


"Milla papi harap kamu mengijinkan Gibran untuk tinggal di sini agar Gibran dekat dengan ayahnya dan juga ibu sambungnya karena Gibran akan segera menikah. Biarkan Gibran diasuh oleh Sam ." kata papi .

__ADS_1


Milla tersentak, permintaan konyol apa ini ,mana mungkin dia memberikan Gibran hanya Gibran yang dia punya , dia pun tidak pernah menuntut untuk dinikahi oleh Sam dia melakukannya untuk anaknya.


...****************...


__ADS_2