
3 hari sudah berlalu rumah kini terasa sepi , mentari tenggelam berganti tugas dengan rembulan senja menyapa menyambut malam. Banyak orang berlalu-lalang membereskan kursi dan tenda. Perhelatan baru saja selesai di gelar , acara pertama yang diadakan di rumah itu, syukuran rumah yang baru diadakan setelah sebulan lebih ditempati karena menunggu si triplets pulang agar acaranya disatukan dengan aqiqah triplets.
Keluarga Adelard , Aitken , Aldrich, Filbert dan juga Wijaya
sudah kembali ke London sejak 2 hari yang lalu, tapi tanpa anak-anak mereka semua masih di sini, kebetulan mereka libur sekolah.
Hanya tinggal Sam sekeluarga plus gank ANGKER dan Feli, semua pengawal dan art juga babysitter di rumah itu dikenalkan pada anak-anak itu agar mereka dapat menjaga dan melayani mereka dengan baik, mereka memiliki kamar masing-masing tapi twins tidak mau pisah kamar.
Mereka sedang berada di kamar Gibran.
" Kak Gibran Feli suka sama 3G gemesin banget deh !"
" Cuma 3G Fel gak 4G ?" tanya Alvin.
" Maksudnya ?" Tanya Feli.
" Iya 4G tambah Gibran."
" Oh..itu pasti dong, Feli kan suka sama kak Gibran ya Kak ,"
" Tapi Gibran yang gak suka sama kamu !" Aston meledek Feli.
" Masa, kamu tahu dari mana ?" Geli sedih mendengarnya.
" Gibran sendiri yang bilang ," Ucap Aston.
Feli berpikir itu benar dia ingin menangis , Feli lari keluar dia tak ingin Gibran melihatnya menangis dadynya bilang Feli jelek kalau menangis. Melihat Feli yang lari Gibran melotot pada Aston dan mengejar Feli. Semua yanh di kamar Gibran menatap Aston .
" Aku cuma bercanda gak tahu kalau Feli bakal nangis ," ucap Aston.
" Tapi gak gitu juga !".Adam marah pada Aston.
" Iya.. maaf ,"
Di kamar Feli duduk di tempat tidur memeluk lututnya,
"Fel, ..," Gibran mendekati Feli. Feli langsung memunggungi Gibran.
" Kamu marah sama kakak Fel, kan Aston yang bilang , bukan kakak !"
" Tapi kak Gibran diam aja berarti iya !"
" Tapi ini buktinya kakak ke sini, ngejar kamu, liat sini dong , kamu gak usah percaya sama Aston dia itu cuma jail aja sama kamu,"
" Jadi sebenernya kak Gibran suka gak sama Feli,"
" Gak..."
__ADS_1
" Tuh kan kak Gibran gak suka Feli ,"
" Kamu main potong aja, kakak belum selesai ngomongnya, liat sini Felicia !" Mendengar Gibran menyebut namanya dengan lengkap Feli berbalik badan .
" Kakak gak cuma suka sama Feli, tapi kakak sayang sama Feli seperti kakak sayang sama umi dan 3G , tapi kita masih kecil jangan ngomong sayang-sayang cukup Feli rasakan aja perhatian dan sayang kakak, " Gibran mengusap air mata Feli.
" Iya kak.. maaf,"
" Ayo kita keluar, gank angker pasti udah nungguin." Gibran membantu Feli turun dan mereka ke kamar Gibran tapi tidak ada siapapun.
" kok gak ada orang !" ucap Feli.
Gibran melihat ke arah dinding yang terbuka sedikit, dan masuk ke dalam .
" Kalian sedang apa?" tanya Gibran.
" Ini tempat apa Gib, kenapa ada ruang rahasia lagi ?" Max tidak menjawab pertanyaan Gibran dia penasaran dengan ruangan ini.
" Ini cuma kamuflase aja , di sini juga cuma ada tv sofa? meja, kursi. anggap aja ruang nonton." Jawab Gibran.
" oh... aku ngerti ,"
drt... drt...
Hp Gibran berbunyi, dilihatnya uncle Bima menelepon.
" iya uncle, ada apa?"
" Kalian jangan ke mana-mana jaga umi kamu tingkatkan keamanan di sana, King dan Julia kecelakaan ada yang menembaki mobil mereka dan bannya tertembak mereka menabrak mobil lain karena supir tidak bisa mengendalikan setirnya. Mereka sekarang di rawat di rumah sakit ," Mendengar itu Gibran sangat khawatir akan dia balas , dia tak perlu pakai otot cukup pakai otak untuk membalas mereka.
" Lantas sekarang bagaimana keadaan mereka uncle,"
" Mereka sedang di ruang operasi karena mereka terluka parah, jangan ada yang ke sini lebih aman kalian berada di sana, uncle juga mendapat kabar kalau mereka mencari Sam ke Indonesia kalian hati-hati. uncle tutup dulu teleponnya. Do'akan uncle King dan aunty Julia agar cepat sembuh."
" Iya uncle Gibran do'akan semoga kalian semua selamat, uncle kalau boleh Gibran kasih saran buang Hp uncle dan semua atau masukkan ke air tapi sebelumnya safe data yang terpenting dan no penting kalau untuk bisnis kasih no telp kantor jangan pribadi Gibran takutnya mereka melacak dan menyadap telepon, karena mereka mafia bisa saja ada mata-mata di rumah opa dan Grandpa hati-hati ada penyadap dan cctv di rumah ." ucap Gibran.
" Dari mana kamu tahu kalau mereka mafia, kenapa mafia ingin mencelakakan kita?"
" Clarissa dan ayahnya bekerja sama dengan mafia karena itu Milano bisa bebas ,"
" pantas saja, tapi dari mana kamu tahu,"
" uncle kepo, udah ya, salam buat semuanya, Assalamu'alaikum," Gibran menutup Hpnya.
" Ada apa Gib ?" tanya Max. Gibran tidak menjawab dia berjalan ke arah meja dan mengambil bermacam -macam kartu SIM seluler perdana bermacam provider .
" Mana Hp kalian , pindahkan semua file yang ingin kalian simpan dalam memory card tapi jangan Game atau aplikasi !" semua mengikuti instruksi Gibran.
__ADS_1
" Ini sebagai pencegahan mereka sudah mulai bergerak, kalau sudah keluarkan kartu memory cardnya lalu kemarikan semua hp nya." Satu persatu mereka menyimpan Hp di meja sementara Gibran ke kamar mandi dan mengisi bathtub .
Gibran mengambil hp itu dan memasukkannya ke dalam bathtub, semua orang bengong karena hp mereka bukan hp yang murah.
" Kak Gibran kenapa Hp Feli di masukin ke dalam air ?"
" Iya Gib kenapa Hp kita srmua di masukkan ke dalam air ?" tanya Alvin. Gibran keluar kamar mandi diikuti yang lain.
" Aku sudah memprediksi ini akan terjadi , ini untuk kalian ambil lah , aku sudah menyetingnya dan aku masukkan pelacak virus , aku juga pasang pengaman kalau ada yang ingin berusaha meretas hp kalian, akan langsung terdeteksi dan hp kalian akan langsung otomatis mati, dan ini sim card yang baru jangan kasih no ini pada siapapun ok.. siapapun !"
Gibran mengambil satu hp lalu dipasang sim card dan memori card , Gibran memberikan hp itu pada Feli . Feli mengambilnya dan dilihatnya dibelakang ada Casing bergambar love yang besar berwarna merah.
Feli tersenyum geli melihatnya.
" Sebenarnya ada apa Gib , sampai hp ku hadiah ultah dari papah dimasukkan ke dalam air?" tanya Adam.
Gibran duduk di sofa dan menarik Feli untuk duduk di sampingnya, yang lain ikutan duduk. Gibran menghela nafas.
" Sebenarnya telah terjadi sesuatu pada orang tuamu Twins , dan pelakunya adalah orang yang dipenjarakan oleh ayahmu dia bekerja sama dengan mafia, aku akan mencari tahu tentang mereka dan menghancurkan mereka ,"
" Orang tuaku kenapa Kak ?" Aston merasa khawatir.
" mobil mereka ditembak dan mereka menabrak mobil lain, mereka harus dioperasi, kita tunggu kabar dari uncle Bima bagaimana kondisinya sekarang." Gibran duduk didepan laptopnya . Dia akan mengirim email kepada uncle Bima dan memperingati kalau emailnya akan terhapus secara otomatis setelah 3 menit , isi email itu adalah no hp yang baru anggota Angker , umi dan abi.
" Tolong kasih ini ke abi dan umi lalu ambil hp lama mereka dan bawa ke sini, terima kasih. " pinta Gibran pada Adam dan memberikan 2 hp baru yang sudah terpasang sim card .
Gibran menelepon anak buahnya
" Bagaimana?"
"................."
" Bagus... mereka akan pergi satu persatu, kerja bagus terima kasih ," Gibran lalu menutup telepon.
"Kau telepon siapa Gib ?" Max bertanya .
" Ah.. tidak hanya bodyguard ," Jawab Gibran.
" Ini kak hp umi sama abi, mereka sedang sibuk bermain dengan 3G,"
" Terima kasih ." Gibran memeriksa hp abi , sekalian mau di cek apa ada hal yang aneh. Gibran mengecek kontak riwayat chat , foto dan video sosial media semua di periksa . Ada chat dari Clarissa mengajak bertemu, dan foto sexy Claris untunglah abi tidak pernah membuka pesan dari Claris kalau saja di baca Gibran akan lansung pergi dengan umi dan 3G.
Gibran mengecek hp umi dan memindahkan foto serta video lalu menyuruh Alvin membuang hp itu ke dalam bathtub.
Gibran mendapat chat dari anak buahnya yang lain
" mafia Tiger."
__ADS_1
...----------------...