Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Gibran Si Genius Yang Tersembunyi
Bab 27


__ADS_3

" Milla kapan kamu cek kandungan ke rumah sakit ?" tanya Samantha .


" Gak tahu mi, nanti malam kalau dr Wina praktek aku mau cek !" jawab Milla.


" Oh.. mami ikut ya , mau liat si baby di USG !" pinta mami.


" aku juga ikut Mil !" Julia juga ingin ikut.


" Iya boleh, kayanya seru kita pergi rame-rame tar pulangnya kita makan di luar ya." Milla terlihat senang.


" Ok..." jawab mami dan Julia.


" Assalamu'alaikum " Anggun datang dengan Bima.


" Ada apa nih, seneng banget ?" kata Anggun.


" Alhamdulillah kebetulan jeng Anggun datang, nanti malam kita mau pergi cek kandungan Milla, terus pulangnya kita makan di luar , jeng Anggun ikut ya !" ajak Samantha.


Milla terkekeh mendengar mami bilang jeng pada mamah , terdengar lucu.


" Wah.. mau banget ini pertama kali aku ikut Milla periksa kandungan !" Anggun terlihat senang.


" Hai bro ? pa kabar kemana aja lo baru keliatan ?" Sapa King yang baru turun bersama Sam dan anak-anak.


" Kabar gue baik, gue lagi sibuk aja banyak kasus ," kata Bima.


" Sam kamu telepon dr Wina janji kontrol Milla." suruh mami.


" Iya mi, kamu mau kontrol yang ?" tanya Sam.


" Iya kan kata dr Wina secepatnya kontrol aku penasaran mau liat dia di USG ." jawab Milla.


" Ok.. " Sam mengambil handphone nya dan menelepon Paul.


"Paul buatkan janji malam ini untuk kontrol Milla dengan dr Wina !" Sam langsung menutup teleponnya.


Lima menit kemudian dia mendapat notifikasi pesan kalau jam 07.00 malam dr wina menunggu di rumah sakit.


Sam mengatakan pada seluruh keluarganya kalau jam 7 harus sudah di rumah sakit.


Karena waktu masih lama mereka akhirnya bercengkrama sambil memakan mpe-mpe yang Milla minta buatkan pada Chef.


Banyak cemilan khas Indonesia yang dibuat chef.


" Eh sudah mau jam 6 ayo siap-siap kita berangkat sekarang "


" nanti mi masih lama jarak rumah sakit dari sini paling cuma 15 menit." protes King.


" Ya gak apa-apa berangkat sekarang , belum antrinya, sebentar mami ganti baju dulu !" Samantha ke kamarnya .

__ADS_1


" Pah.. mamah ambil tas dulu ya !" Julia juga pergi ke kamarnya.


setelah hampir setengah jam menunggu mereka turun, dan berangkat ke rumah sakit.


15 menit kemudian mereka sampai di rumah sakit, tapi yang turun hanya Samantha ,Anggun Julia, Sam, dan tentu saja yang sedang hamil Milla.


Mereka masuk begitu nama Milla dipanggil .


" Wah ternyata yang mengantar ibu Milla banyak ya, " Seru dr Wina sambil tersenyum.


" Iya dokter maaf ya, saya penasaran mau liat, bolehkan dokter?" tanya Samantha.


" Tentu saja boleh bu, tidak apa-apa ," jawab dokter Wina.


Kemudian dokter bertanya keluhan Milla lalu setelah itu dokter menyuruh Milla untuk berbaring , di bukanya baju Milla sampai memperlihatkan perutnya kemudian perawat mengolesi gel di kulit perut Milla dokter menempelkan alat di perut Milla , Milla terasa geli dan dingin.


" Benar kecurigaan saya ternyata tidak hanya 1 tapi ada 3 , liat titik itu !" Perkataan dokter Wina membuat semua yang ada di situ terkejut dan hening untuk beberapa saat , pandangan mereka tertuju pada layar monitor.


" Ma..maksudnya kembar 3 dok?" Mami memastikan.


" Iya bu..kembar 3 ,"


" Alhamdulillah ..." Samantha dan Anggun berpelukan .


" Pantes sayang makan kamu banyak banget , gak tahunya kamu kasih makan untuk 4 orang" Sam tersenyum bahagia


" gak.. sayang, enggak ! " sanggah Sam cepat.


plak..


" Kamu itu kalau ngomong di pikir dulu, tahu yang hamil itu sensitif malah asal aja ngomongnya !" Mami memukul punggung Sam.


" iya..mi .. iya!" Sam pasrah saja.


Dokter Wina menjelaskan apa saja yang baik untuk dilakukan dan di konsumsi ibu hamil.


Mereka lalu pulang setelah Sam menebus obat yang diresepkan oleh dr Wina.


Mereka pergi ke Antalya Restoran yang menyajikan makanan khas Turki.


mereka memesan 2 meja besar untuk mereka dan semua bodyguard ( pengawal) yang ikut.


Milla memesan kebab yang besar.


Setelah makan mereka pulang sekitar jam 9 malam.


Milla merasa lelah jadi setelah masuk kamar dia lansung ke kamar mandi dan berganti baju kemudian istirahat.


Sam yang melihat Milla akan tidur langsung membangunkan Milla.

__ADS_1


" Loh sayang kok tidur..lemburnya gimana?" protes Sam.


" Besok aja yang aku ngantuk banget !" Milla memejamkan matanya.


" Eh..besok ya besok beda lagi, sekarang harus mana abi tadi makan daging kambing lagi!" Sam memaksa Milla.


" Apa hubungannya sama makan kambing ?" tanya Milla sambil tetap menutup mata.


" Ya ada lah, kambing itu menaikkan libido yang ," jelas Sam.


" Mitos..itu mah !" balas Milla.


" Kamu gak percaya , nih buktinya abi sekarang aja dah pengen banget ayolah yang ," Sam merayu Milla.


" Itumah emang kamu aja yang nafsuan, buktinya aku tadi makan kambing tapi biasa aja !" kata Milla.


" Ih..yang , dosa loh kalau nolak kemauan suami. Tadi siang kam kamu janji yang berarti dosanya 2 kali nolak suami sama ingkar janji." kata Sam.


Mendengar ucapan Sam yang membahas tadi siang Milla langsung membuka mata dan duduk sambil melotot.


Alarm bahaya Sam langsung berfungsi dia lompat ke bawah dari kasur tapi sebelum Sam bangun, Milla terlebih dahulu menarik kerah belakang Sam


" Aku lupa mau bicara penting sama kamu Sam !"


" Jangan bicara dengarkan aku !" sela Milla begitu melihat Sam akan berbicara.


" peraturan pertama, aku tidak suka ada orang asing masuk kamarku apapun alasannya, apalagi ketika aku tidur tidak pakai baju, kau bayangkan bagaimana kalau dia foto aku , namanya orang tidur gak sadar Sam, atau bagaimana kalau dia mengambil sesuatu atau memasukkan sesuatu menasang kamera , banyak hal yang bisa terjad Sam tanpa sepengetahuanku," Milla menjelaskan alasannya.


" Tunggu dulu apa maksud kamu, kamu pikir aku gila nyuruh orang masuk kamar saat kamu lagi tidur, dan siapa orang itu yang masuk kamar ?" Tanya Sam bingung seingatnya dia tidak pernah menyuruh orang untuk masuk kamar.


" Rose, ketika aku bangun aku terkejut ada dia sedang duduk di sofa, dia bilang dia disuruh kamu tungguin aku dan selalu nemenin aku ," Milla menceritakan kejadian tadi siang.


" Aku memang menyuruhnya untuk nungguin kamu tapi di depan pintu kamar dan bukan duduk masuk ke dalam !" Sam menjelaskan.


" Aku baru bangun Sam keadaanku tanpa busana dan dia duduk di sofa itu, aku gak tahu apa yang terjadi ketika aku tidur Sam banyak kemungkinan buruk yang melintas di pikiranku." Milla menjadi takut, setelah mengetahui bukan Sam yang menyuruhnya menunggu di dalam.


" Tunggu di sini, aku akan mencari Rose !, Willy tutup semua gerbang keluar tak boleh seorangpun keluar dari rumah ini dan cari Rose panggil dia suruh menghadap saya juga geledah kamarnya serta temukan hp nya serahkan pada saya !" Sam langsung menelepon Willy .


Sam keluar kamar dan menuju ruang kerjanya untuk melihat cctv yang tersembunyi, untung tadi sebelum dia keluar kamar dia sudah mengaktifkan kembali cctv yang sebelumnya dimatikan saat adegan panas tadi.


Terlihat Rose masuk dengan mengendap, lalu Rose berjalan pelan ke arah Milla yang tertidur tertutupi selimut sampai ketiaknya.


Rose terlihat mengusap rambut Milla . Kemudian dia mengambil kamera dan memfoto Milla, Dam membesarkan gambar dia memfokuskan pada kamera itu, setelah jelas Sam menormalkan kembali ukuran gambar dan meneruskan pemutaran.


Lalu Rose berjalan ke walking closet, Sam beralih ke layar sebelahnya , Milla mengambil pakaian dalam Milla dan juga kalung di tempat perhiasan.


Sam mengepalkan tangannya , sampai tangannya memutih dan juga rahangnya mengeras .


" Kau sudah menggali kuburanmu sendiri Rose , tunggulah eksekusi dariku !" Sam mematikan layar itu dan pergi keluar.

__ADS_1


__ADS_2