
Milla dan Gibran sedang duduk di sofa tv, tempat ternyaman buat Milla yang sudah ditata oleh Gibran .
" Gib, sayang maaf umi minta tolong ambilkan coklat hangat, kamu keberatan?"
" enggak umi , Gibran dengan senang hati akan buatkan untuk umi tercinta, sebentar baginda Ratu !" Gibran segera ke dapur. mbok Darmi sudah pulang, nanti sekitar jam 5 mbok Darmi akan datang untuk memasak makan malam.
Gibran datang menghampiri Milla membawa segelas coklat hangat, dan sepiring singkong rebus .
" Wah ... ada bonus singkong rebus, cocok sama coklat hangat , terima kasih sayang ."
"iya umi sama-sama,"
" singkongnya enak siapa yang masak ?"
" Tentu saja mbo Darmi, tapi Gibran yang petik singkongnya ." ucap Gibran bangga.
" Petik di mana?"
" Itu di belakang rumah kita mi, ada kebun singkong pemilik rumah ini, katanya petik aja gak apa-apa , banyak loh mi, tapi Gibran petik cuma 3 pohon untuk mbo Darmi, kita dan pemilik rumah ." Jawab Gibran.
" anak pintar..!" kata umi tersenyum.
"Eh..kamu sudah sholat ashar belum?"
" maaf , belum umi, Gibran sholat sekarang." Gibran langsung berjalan ke kamarnya.
Milla sendiri di ruang tamu, dia menikmati hidangan singkong dan coklat hangatnya.Setelah coklat habis mata Milla sedikit mengantuk dan perlahan matanya terpejam.
Toni keluar, dia terbangun oleh suara air di kamar mandi . Toni hendak ke kamar mandi belakang karena dia sudah kebelet.
Toni sudah selesai urusan pembuangan, dia juga sudah wudhu, Toni melihat Milla yang sedang tiduran di sofa, Toni menghampiri Milla dan dilihatnya Milla sedang tertidur, Toni tak ingin mengganggu Milla , dia segera melangkah pelan ke kamar Gibran.
10 menit kemudian Gibran keluar dan menuju ruang tv , Gibran melihat umi sedang tidur, Gibran mundur perlahan tak ingin membangunkan uminya, Gibran tahu umi sangat susah untuk tidur , jadi ketika umi tertidur Gibran tak akan mengganggunya.
Gibran kembali ke kamarnya , dia melihat grandpa sudah selesai sholat, dan uncle Bima sedang di kamar mandi.
Gibran mengambil hp nya dan membuka grupnya, dia me ngechat sesuatu , bunyi notifikasi terdengar mereka saling membalas postingan.
" khem, Kamu lagi ngechat siapa? " Suara Bima membuat Gibran melihat ke arahnya. Grandpa tidak ada di kamar.
" sama teman Gibran ."jawab Gibran.
" oh..hem Gib ada yang mau uncle bicarakan ," Bima memberi tahu.
__ADS_1
" Bicara apa uncle ?" ucap Gibran , walau sebenarnya dia sudah tahu sejak kemaren, uncle nya ini akan bicara tentang abi yang mencarinya dan tentang pelakor itu yang sebenarnya juga sudah punya kekasih, uncle nya merasa ragu.
" ini tentang Abi.." Bima melihat reaksi Gibran yang biasa saja.
" terus...?"
" Abi kamu selama ini mencari kalian dia tinggal di Bali dan Bandung , dia juga sudah putus dengan Clarissa ternyata Clarissa juga sudah punya kekasih ," ujar Bima.
" Apakah abi tahu itu kalau Claris sudah punya kekasih ?"
" uncle tidak tahu abi kamu tahu atau tidak..." Bima mengeluarkan amplop coklat besar di berikannya pada Gibran. Gibran membukanya dan mengeluarkan isinya.
" uncle boleh Gibran simpan ini dan Gibran mohon jangan beri tahu abi ?"
" kenapa , bukankah lebih baik abi kamu tahu siapa Claris sebenarnya sehingga abi kamu akan menjauhinya dan kembali pada umi kamu.,"
" Karena itu jangan beri tahu abi !!" Gibran dan Bima saling tatap , Bima berusaha mencari alasan sikap Gibran.
" Oh.. bocah tengil gue tahu, lo gak mau abi balik ke umi lagi kan ?"
" Apa maksud uncle Gibran cuma gak mau abi aedih aja," jawab Gibran.
" Bohong, dari peristiwa ini yang paling sakit hatinya pasti kamu , yang paling kecewa dan merasa di khianati juga kamu, dan ini balas dendam kamu membiarkan hidup abi terpuruk, membiarkan abi dengan Claris yang sudah selingkuh biar abi kamu tahu gimana rasanya diselingkuhi, memang hidup Sam tragis sekali kembali sama istri gak bisa , kembali sama Claris jadi selingkuhan, Sam.. Sam .. lo bikin susah hidup lo sendiri."
" Jangan- jangan kamu sudah tahu ini sebelumnya !"
" Bisa di bilang begitu."
" Bagaimana?"
" uncle gak tahu teknologi kah? tentu saja dari media dan aku meretas Hp dan emailnya Claris sebenarnya aku ingin menghancurkannya tapi aku akan menunggu waktu yang tepat sehingga mereka akan hancur bersama, tunggu saja uncle, bom akan meledak pada waktunya ," Gibran tersenyum licik. Bima baru pertama kali melihat senyum itu , senyum iblis Bima menyebutnya, tersenyum tapi auranya menakutkan.
" Baiklah uncle mau bicara sama umi?"
" Silahkan uncle, buat Gibran gak masalah kalau umi tahu tentang ini. Biar umi bisa mengambil keputusan ."
" percuma uncle bicara sama kamu, kamu sudah tahu semua," Bima lalu beranjak pergi.
" Uncle tapi Gibran harap uncle membujuk umi untuk bercerai dengan abi, Gibran gak benci abi dia tetap abi Gibran. Gibran sayang sama abi tapi tidak harus menjadi suami umi, cukup sebagai abi Gibran aja ," ucap Gibran sebelum Bima membuka pintu. Bima terdiam tadinya dia akan membujuk Milla untuk memikirkan ulang tentang perceraiannya namun seolah Gibran dapat membaca pikirannya Gibran ingin sebaliknya.
" Ok.. uncle akan coba yang terbaik !" kata Bima.
" Terima kasih uncle !" lalu Gibran bermain hp lagi.
__ADS_1
Bima keluar, dia masih berpikir apakah Gibran bisa membaca pikiran? iya atau tidak , mulai sekarang dia akan berhati- hati dekat Gibran.
Bima ke ruang Tv di mana Milla berada, di sana sudah ada mamah dan papah bersama Milla.
" La, gimana.. kamu betah di sini ?" tanya Bima setelah duduk.
" Alhamdulillah betah kak, orangnya baik-baik, sejuk dan gak bising. hampir sama seperti di Bali, cuma kalau malam di sini sepi banget mau apa-apa kalau malam susah udah pada tutup." jawab Milla.
" Iya, sampe es krim aja kalau malam susah ya !". kata Bima Milla hanya terkekeh.
" Milla senang ada papah dan mamah juga kakak, Milla jadi gak kesepian." ucap Milla tersenyum dan menyenderkan kepalanya di bahu Anggun yang duduk di sampingnya, Anggun mengusap kepala Milla.
" Apa kamu gak kepikiran untuk memaafkan Sam dan kembali padanya ?" Tanya Bima.
" Kalau aku memikirkan Gibran sempat terlintas pikiran itu, tapi begitu mengingat tak ada cinta di hatinya dan betapa dia tak menghargai perasaanku , aku muak memikirkan itu !" Milla menjawab dengan mimik marah.
" Tapi La , Sam sudah berubah dia sudah putus dengan Claris dan dia mencarimu , dia tinggal di Bali selama 1 bulan terus pindah ke Bandung selama 2 bulan sampai pekerjaannya terlantar sekarang dia lagi di London mengurus pekerjaanya ." kata Bima.
" Terus..!! aku gak perduli ya kak dia masih sama Claris atau sudah putus bukan urusanku, dan buat apa dia mencariku ? aku kan sudah bilang aku melepaskan dia agar bisa hidup bersama wanita pilihannya aku gak akan memungut kembali sesuatu yang sudah ku lepaskan, katakan pada Sam lebih baik dia urus usahanya yang dia bangun dengan susah payah jangan pikirkan kami , jangan sampai dia benar -benar tepuruk karena usahanya bangkrut !!" Sarkas Milla.
" Iya jangan sampai Milla gak dapet, Clarisa gak jadi, Harta habis..sengsara sudah, jadi lebih baik Sam fokus bekerja saja !" sambung Anggun.
" Jadi kamu kekeh mau cerai dari Sam , tadinya kakak ingin kamu mempertimbangkan kembali untuk Gibran, kakak tidak sampai kamu menyesal ." ucap Bima.
" Gibran setuju dengan umi uncle , uncle tinggal mengusahakan perceraian segera di proses secepatnya !" ucap Gibran yang berada di belakang Bima.
" Baiklah bila itu keputusan kalian uncle akan usahakan tapi yang uncle takutkan Sam akan meminta hak asuh Gibran dengan alasan Milla tidak akan bisa merawat Gibran karena disibukkan tiga bayi kembar !" ucap Bima.
" Uncle tidak perlu khawatir jika itu terjadi maka bom nya akan meledak, uncle mengerti ?" Gibran tersenyum licik.
Bima mengerti maksud Gibran dan bagaimana nasib Sam nanti .
Bima sebenarnya ada sedikit rasa kasihan pada Sam karena mereka sudah bersahabat lama tapi ini semua akibat ulahnya sendiri , Bima tak bisa berbuat apa-apa , dia hanya berharap semoga Sam tidak gila.
...----------------...
Terima kasih sudah baca cerita author dan menjadikan cerita ini favorit semoga suka .π
Maaf typo masih bertebaran di mana-mana .
Terima kasih juga jempolnya, comentnya selalu author baca menjadi semangat buat author menulis, terima kasih .π
Terimakasih juga buat tipsnya dan vote nya .π
__ADS_1
πLove u allπ