Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Gibran Si Genius Yang Tersembunyi
Bab 43


__ADS_3

Sam kini berada di Bandung. Dua bulan sudah dia berada di bandung. Tiga bulan yang lalu dia datang ke Bali tapi Milla dan Gibran tidak ada , karyawannya juga tidak tahu di mana mereka bahkan mereka mengira kalau Milla berada di London.


Di Bali Sam tinggal selama sebulan setelah tidak ada hasil dia pindah ke Bandung, pertama Sam mendatangi panti tapi bunda panti tidak tahu dan bertanya apa yang terjadi sampai Milla pergi, tapi Sam tidak menjawabnya. Dia pamit dan mencari berkeliling Bandung.


Detektif yang disewanya juga tidak membuahkan hasil. Foto yang dijanjikan Bima tak kunjung dikirim. Bahkan Bima marah padanya setelah pertemuan itu Bima ke rumahnya dan menonjoknya.


Sam sudah terlalu lama berada di


Indonesia, dia harus kembali ke London sebentar untuk mengurus perusahaannya. Dan besok adalah hari kepulangannya ke London.


Clarissa masih terus mengganggunya, dia selalu nenelepon Sam, Sam tidak pernah mengangkatnya dia takut tergoda kembali oleh Clarissa.


...---------...


Gibran sedang berada di kamarnya jam menunjukkan pukul delapan malam, Gibran sudah sholat dan mengaji juga membuat pr , Gibran keluar kamar membawa laptop ke ruang tv menemani umi yang sedang menonton trans 7.


Gibran membuka laptopnya lalu menyalakannya.


" Umi hari ini masih pusing gak ?"


" udah gak sayang, cuma umi bosen di rumah terus. umi mau keluar boleh ya ?"


" Umi , liat perut umi ! udah besar ada tiga bayi di dalam perut umi nanti umi cape susah jalan , umi di rumah aja ya !" bujuk Gibran


"Gak mau, umi mau keluar yang dekat aja cuma jalan kaki sebentar." pinta umi


" Ya..udah kebetulan besok hari minggu , kita bisa jalan -jalan pagi." Gibran menyerah tak tega pada uminya lalu mengirim chat via Wa pada grup minta dua orang menemaninya jalan- jalan pagi di sekitar rumahnya. Grup itu di buat Gibran yang isinya bodyguard semua. ada sekitar lima orang bodyguardnya.


Gibran lalu mengetik laptopnya dia mengecek semua usaha uminya , hasilnya bagus , lalu Gibran mengetik lagi dan tampil di layar sebuah Grafik ternyata Gibran sedang main trading. umi hanya melihat saja .


Gibran mengambil bantal dan menyusunnya lalu menyuruh umi untuk bersandar agar nyaman dan kaki umi di naikkan ke atas agar tidak menggantung, dipijitnya kaki umi.

__ADS_1


Milla merasa bahagia, beruntung dirinya memiliki anak seperti Gibran , Milla tahu Gibran lah yang paling terluka dari kejadian ini. Bukan dia tidak mau menyelesaikannya dengan Sam tapi dia tidak ingin tertekan dan membahayakan janinnya jadi biarlah dia menepi dulu dari semua masalah agar pikiran dan hatinya tenang demi anak-anaknya.


" Udah sayang makasih.. kita tidur yuk , bunda udah ngantuk," ucap Milla sebenarnya dia belum ngantuk tapi Milla tahu Gibran tidak akan tidur kalau Milla belum tidur.


" Ayo umi, Gibran antar ke kamar umi !" Mereka pergi ke kamar Milla rumah ini hanya berlantai satu, ada 2 kamar ruang ramu dan ruang keluarga hanya dipisahkan oleh skat yang terbuat dari ukiran rotan yang bisa dipindahkan, tapi lumayan lega dapur juga luas bisa digunakan untuk ruang makan juga, dan setiap kamar ada kamar mandinya dan dibekakang area jemur yang asri banyak tanaman.


Setelah mengantar Milla dan memastikan Milla tidur dengan nyaman, Gibran pergi ke kamarnya.


Milla membuka matanya setelah mendengar pintu tertutup.


Kehamilannya baru 6 bulan lebih tapi perutnya besar seperti sudah 9 bulan, tidurnya sudah tidak nyaman rasanya sesak bila tiduran miring tidak bisa kadang Milla tidur dakam keadaan duduk bersandar pada ujung kasur.


Apalagi kalau mereka aktif rasanya itu dia tidak bisa jalan karena perut bawahnya terasa linu. Sebenarnya malam ini dia sangat ingin es krim sudah terbayang - bayang di lidah rasanya, tapi dia tidak mau merepotkan Gibran. Milla akan keluar sendiri. sekarang sudah jam 8, di sini susah mencari warung yang masih buka, tidak seperti di kota.


Tapi namanya orang ngidam dia ingin sekali eskrim. Milla bangun dan berusaha tidak bising agar Gibran tidak bangun , dia berjalan pelan. Milla keluar perlahan keluar dari rumah , Gibran tidak tidur di kamarnya dia sedang video call dengan Maxwell Twins dan Alvin lalu datang Felicia, si gadis manis, Gibran rindu padanya. di London baru jam 1 siang perbedaan London Indonesia sekitar 7 jam lebih dulu Indonesia..


Gibran tidak menyadari uminya keluar.


Begitu di luar Milla bingung mau cari ke mana, di luar terlihat sangar sepi dan gelap . Milla berjalan ke rumah mbok Darmi yang bekerja membersihkan rumahnya , kediaman mbok Darmi berjarak tiga rumah dari kediaman Milla.


Milla ingin mengetuk pintu tapi dia ragu karena takut mengganggu penghuni rumah, namun bayangan es krim menggodanya akhirnya Milla mengetuk pintu itu


Pintu terbuka tapi yang terlihat oleh Milla adalah wajah asing, seorang wanita cantik dan ayu .


" Assalamu'alaikum ," Salam Milla seraya tersenyum .


" Wa'alaikumsalam, " gadis itu bingung ada apa wanita cantik yang sedang hamil besar ini malam-malam ke sini, apakah dia mau lahiran, pikir hadis itu.


" Maaf apakah mbok Darminya ada? " tanya Milla.


" Ada, maaf dengan siapa ya ?" tanya gadis itu.

__ADS_1


" Oh..saya Milla ada perlu dengan mbok Darmi sebentar boleh?" tanya Milla sopan.


" Iya, tunggu sebentar ah iya ..silahkan masuk duduk di dalam !" Gadis itu mempersilahkan Milla untuk duduk.


" Iya, terimakasih." Milla lalu duduk pelan-pelan. Dia menunggu dengan sabar.


" Non Milla ! ada apa ya, tumben malam- malam ke sini apa ada sesuatu yang terjadi?" tanya Mbok Darmi.


" Tidak .... mbok Alhamdulillah semua baik-baik saja cuma saya ngidam mau eskrim jadi saya mau minta antar sama suami mbok Darmi untuk mencari es krim." Milla menerangkan.


" Oalah non, mbok pikir ada apa ngidam to , tunggu sebentar ya non kalau mau es krim gak perlu jauh-jauh kebetulan barusan bos anak saya bawa es krim . " Mbok Darmi masuk ke dalam.


" Ada siapa bu? tanya Suami mbok Darmi.


" itu loh pak , non Milla ke sini mau minta antar bapak mencari es krim , ngidam pak. Untung ada es krim di rumah jadi ndak perlu keluar. Boleh kan Le ibu minta es krim nya buat orang yang ngidam kasian." kata Mbok Darmi kepada anak bungsunya karena es krim dibawa memang untuk si bungsu dari kakaknya.


" boleh bu, silahkan biar Jono yang kasih bu!" ucap si bungsu Jono lalu mengambil satu es krim dalam wadah besar.


Jono menemui Milla di belakangnya mbok Darmi Surya anak sulung mbok Darmi dsn Arya bos Surya mengikuti ke ruang tamu.


Jono memberikan kepada Milla es krimnya, Milla awalnya menolak karena tak enak, setelah terus dibujuk mbok Darmi, akhirnya Milla menerima dengan senang hati.


Milla berkenalan dengan Surya anak sulung Mbok Darmi berumur 19 tahun.


Dan juga Milla berkenalan dengan Arya bos dari Surya,serta wanita cantik yang ternyata adik bos nya surya.


Milla makan dengan ceria, wajahnya tampak cantik bersinar. Arya terpesona melihatnya, kalau saja Milla belum hamil dia pasti akan jatuh cínta padanya.


Berbeda dengan Milla yang menikmati es krimnya, Gibran sedang panik mencari ibunya yang tiba-tiba hilang.


Gibran mencari di sekeliling rumahnya tapi tidak ada, ingin ditelepon tapi umi meninggalkan HP nya, hari semakin malam Gibran semakin khawatir

__ADS_1


kemana umi pergi?


...****************...


__ADS_2