
Shang Feng bersama dengan pengawalnya memasuki kuil. Ruangan cukup luas dan nyaman.
"Harta yang dia maksud adalah selendang biru itu. Selendang milik Permaisuri Dai Yu. Ketika dia berjalan-jalan melewati berbagai tempat di benua Hanleng. Terbuat dari sutra nan halus serta memiliki fungsi pelindung dan tubuh tak kasat mata. Siapapun dapat terbang dengan menggunakan selendang itu, " ucap Kaisar Cai Jin.
Shang Feng segera mengambil selendang tersebut. Cahaya terang keluar dari atap kuil menyinari mereka semua.
"Ujian jiwa agung dimulai! " ucap suara misterius.
Semua orang menghilang. Shang Feng muncul di alam semesta raya.
"Senior! ... Senior!! " panggil Shang Feng.
Tak ada balasan dari kedua Kaisar. Shang Feng menghela nafas panjang. Cahaya terang menyilaukan membuatnya sedikit menutup mata.
"Shang Feng... " ucap suara misterius terdengar kembali.
"Siapa! " teriak Shang Feng melihat sekelilingnya.
"Kau tak seharusnya lahir berikut seluruh keturunan dinasti Tianwu"
"Aku dan leluhur mempunyai hak untuk lahir ke dunia ini dan tak ada satupun makhluk yang lahir tanpa alasan. Entah mati ataupun hidup demi memenuhi jalannya takdir! " balas Shang Feng.
"Kau akan membawa bencana di alam manusia. Siklus kekacuan akan terulang kembali"
Serangan energi melesat ke arah Shang Feng.
"Boommmm!!
Seseorang menangkis serangan tersebut menggunakan lengan dengan mudahnya. Pria paruh baya berwibawa layaknya seorang Kaisar.
" Leluhur! "ucap Shang Feng.
Kaisar Shang Yuan berdiri dengan lengan berada di belakang tubuhnya.
" Siapa yang mengatakan aku dan keturunanku tak berhak lahir di dunia ini, "ucap Kaisar Shang Yuan.
Cahaya tersebut menampilkan wujud seseorang dengan janggut panjangnya.
" Patriak keluarga Yin? "ucap Kaisar Shang Yuan.
__ADS_1
Yin Xiaodan patriak keluarga Yin kota suci leluhur dari keluarga Yin sekarang. Salah satu kekuatan utama kota suci sejak awal.
" Kaisar Shang Yuan... Bukankah kau terlalu munafik meminta keturunanmu memulai perang kembali? Walikota menghilang semenjak peperangan terjadi,"ucap Yin Xiaodan.
" Kau telah mati sama sepertiku. Jiwamu ada karena Song Jianguo membawa harta dari kota suci bukan? Sepertinya aku perlu memberitahu Kaisar Xue Kai mengenai kau bersembunyi di kuil ini, "balas Kaisar Shang Yuan.
" Peperangan belum menentukan pemenangnya. Sepertinya aku harus membantu pemenang sesungguhnya dengan membunuh keturunanmu ini,"ucap Yin Xiaodan.
" Bahkan aku setara dengan Kaisar Tian Gui ataupun Lan Shaoqing. Menghadapimu sungguh kecil bagiku! "ucap Kaisar Shang Yuan mengadahkan tangannya membuat pedang muncul. Dia mengusap pedang hingga ke ujungnya.
" Tebas! "
Kaisar Shang Yuan mengayunkan pedangnya membuat bilah raksasa pergi. Yin Xiaodan mengeluarkan payung besi menahan serangan Kaisar Shang Yuan. Ledakan terjadi begitu hebat.
"Pergilah ke kota suci dan tuntun keluarga Yin mu itu. Keturunanku akan datang suatu saat nanti, " ucap Kaisar Shang Yuan.
"Kaisar Shang Yuan.. Anda jangan serakah sebagai manusia dengan berani melawan keturunan dewa, " ucap Yin Xiaodan.
"Aku memang manusia dan akulah yang berhak takhta Kaisar alam manusia bukan mereka yang keturunan dewa, " balas Kaisar Shang Yuan melayangkan tatapan tajam kepada patriak Yin.
Shang Feng terdiam dan baru saja menyadari bahwa dia dibawa oleh patriak Yin ke dalam dimensinya. Pandangannya kagum kepada Kaisar Shang Yuan.
"Apakah ini tak sesederhana dengan melakukan peperangan? Kaisar umat manusia, bukankah sama saja memimpin seluruh manusia di alam ini? " gumam Shang Feng.
"Petir langit pengguncang bumi! " ucap Yin Xiaodan.
Payung besi mengumpulkan energi petir kuat dari langit. Kaisar Shang Yuan mengangkat lengannya ke atas. Token tembaga melesat keluar dari cincin kehampaan Shang Feng melayang di depan Kaisar Shang Yuan mengeluarkan ribuan pedang. Pedang Tungal menampakkan wujud spiritualnya berdiri di belakang Kaisar Shang Yuan.
"Pemujaan ribuan pedang benua suci Shenyun! " ucap Kaisar Shang Yuan.
Ribuan pedang terkenal dari benua Shenyun keluar dari dalam token tembaga bersiap di belakang Kaisar Shang Yuan.
"Pedang bumi penghancur milik ayahanda, pedang guntur samudera, pedang api membara, pedang setan kabut, pedang pendekar selatan Pedang terkenal pada zaman dahulu, " ucap Shang Feng.
"Melanggar hukum langit menentang surga menginjakkan kaki di bumi menerjang sungai Wujin. Aku Shang Yuan putra surga selatan memimpin ribuan pedang suci menebas langit! "ucap Kaisar Shang Yuan.
Ribuan pedang melesat secara bersamaan mengarah kepada Yin Xiaodan.
" Sembilan petir mengglegar! "
__ADS_1
Petir dahsyat mencoba menghentikan ribuan pedang suci. Yin Xiaodan menarik pedang bertarung menerjang ribuan pedang suci.
"Trangg... Trangg.... Tranggg... "
"Padatkan tubuh dewaku: Pemanggilan empat pedang dewa! " ucap Kaisar Shang Yuan.
Pedang takdir, pedang tunggal, pedang angin salju dan pedang karma muncul dalam bentuk wujud spiritual. Empat pedang tersebut berada diantara kedua telapak tangannya. Yin Xiaodan hampir mendekati Kaisar Shang Yuan. Empat pedang dewa melesat ke atas berbaris rapi
"Empat wujud Kaisar! "
Wujud spiritual empat Kaisar pemilik pedang dewa muncul memegang pedang masing-masing. Mereka mengangkat pedang menyatukan kekuatan hingga membentuk pedang raksasa.
"Pedang penakluk semesta! "
Payung besi Yin Xiaodan melebar menciptakan perlindungan. Tekanan kekuatan hebat dialami olehnya.
"Hancurkan! " perintah Kaisar Shang Yuan.
"Booommmm!!! "
Ledakan kuat terjadi hingga pedang menembus tubuh Yin Xiaodan.
"Arkhhhhhh!!! "
Yin Xiaodan hancur dalam sekejap. Kaisar Shang Yuan telah kembali ke dalam wujud semula.
"Leluhur, "panggil Shang Feng.
Kaisar Shang Yuan berbalik menatap Shang Feng.
" Tak ada satupun orang yang akan melukaimu bahkan kota suci sekalipun. Kau adalah keturunanku paling sesuai denganku, "ucap Kaisar Shang Yuan mengembalikan token tembaga kepada Shang Feng.
" Tapi Feng'er dalam lautan kebimbangan entah siapa yang benar, "ucap Shang Feng mengungkapkan isi hatinya.
" Salah atau benar aku tak berhak memutuskannya namun aku akan berada di depanmu jika mereka ingin membunuhmu. Yin Xiaodan patriak keluarga Yin kota suci. Dia telah tewas namun jiwanya tetap ada salah satunya adalah harta di bawah kuil dewi ini. Senjata yang digunakan olehnya sendiri. Payung besi hitam,"balas Kaisar Shang Yuan.
"Apakah alam manusia akan hancur jika Feng'er menjadi Kaisar Selatan? " tanya Shang Feng.
"Benar. Kehancuran akan tiba kembali dan kali ini adalah akhir dari segala kekacauan di alam manusia. Kau harus memutus rantai takdir buruk itu. Kau adalah manusia yang berhak memimpin umat manusia mencapai kesejahteraan tanpa ikit campur dewa, " jawab Kaisar Shang Yuan.
__ADS_1
"Mengerti, "balas Shang Feng.
" Kelima bangsawan akan menjalani ujian mereka masing-masing dan bertemu mereka. Harusnya kau tahu karena aku tak perlu menyembunyikannya darimu. Tes jiwa agung adalah tes pendalaman jiwa dengan Song Zhuang menyelami kesadaran jiwa para peserta tes,"ucap Kaisar Shang Yuan perlahan-lahan menghilang.