Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Rencana Besar Dinasti Daxue


__ADS_3

"Jika ingin menyerangnya, maka kalian 10 Kaisar sakti dinasti Daxue tak akan memiliki jejak kesadaran di alam manusia ini, " ucapnya dengan nada lembut namun tak meninggalkan jejak santai.


"Arrrkhhh!! " teriak Bao Chai kesakitan. Tubuhnya terlempar menabrak dinding aula.


"Brukkk!! "


Dengan lembut ia menjentikkan jarinya membuat sulur tanaman muncul menancap disetiap bilik para Kaisar.


"Silahkan kembali," ucapnya dengan lembut.


Para Kaisar sakte dinasti Daxue menghilang dalam sekejap. Wanita tersebut berbalik melihat Shang Feng dengan lembut.


"Dewi? " tanya Shang Feng.


"Benar. Dewi kehidupan istana Tianxian, Hai Ying," ucapnya memperkenalkan diri dengan lembut.


Shang Feng memberikan salam hormat setelahnya. Hai Ying berjalan semakin dekat dengan Shang Feng.


"Tanpa formasi 8 trigram jiwa suci, wujud spiritual pohon dewa duniawi tak akan bisa terwujud dan aku tak bisa muncul ke dunia ini lagi, " ucap Hai Ying.


"Junior tersanjung atas kehadiran Anda, " balas Shang Feng sopan.


"Baiklah! Karena aku hanya ingin berkunjung, aku akan kembali. Setiap kau mengaktifkan formasi 8 trigram suci, aku akan muncul, " ucap Hai Ying perlahan-lahan menghilang bersamaan dengan jiwa suci.


Shang Feng terdiam dibuatnya. Dia melihat danau leluhur.


"Dewi kehidupan istana Tianxian. Dewa pertama yang menemuiku, " ucap Shang Feng.


Shang Feng pergi meninggalkan tanah leluhur. Bao Chai menggertakkan giginya menahan amarah. Satu per satu mendiang Kaisar muncul kembali.


"Bao Chai... " panggil Kaisar Ketiga.


Bao Chai mendekat. Luka-lukanya telah disembuhkan.


"Dia bernama Shang Feng? " tanya Kaisar Ketiga.


"Benar. Dia murid akademi salju abadi, " jawab Bao Chai.


"Dia memiliki teknik dewa dari benua Shengming. Sebelumnya dia menggunakan beladiri spiritual kota suci. Dia terlalu rumit untuk diselidiki, tapi dinasti Daxue ku tak mudah disinggung. Aku yakin teknik formasi itu memiliki jangka waktu tak bisa digunakan seterusnya, " ucap Kaisar Kedua.


"Pohon dewa duniawi menurut legenda dikatakan sebagai lambang benua Shengming. Kaisar Cai Jin bermeditasi di bawahnya dan dikatakan bahwa roh pohon duniawi adalah guru spiritual Kaisar Cai Jin. Jika ingin menyentuh bocah itu, maka kita mempertaruhkan dinasti Daxue secara menyeluruh, " ucap Kaisar Pertama.


"Kakak! " sanggah Kaisar Kedua.

__ADS_1


"Siapa yang akan menjadi Kaisar selanjutnya? " tanya Kaisar Pertama mengabaikan ucapan adiknya.


"Putra mahkota dan pangeran ketujuh tengah bertarung secara terbuka memperebutkan suara dan pengaruh, " jawab Bao Chai.


"Pewarisan Jiwa Sakti akan aku lakukan! " ucap Kaisar Pertama.


"Kakak! Jiwamu akan musnah seketika, " ucap Kaisar Kedua.


"Jiwa kita semua akan hilang berikut dengan esensi danau leluhur. Kota Baoxue harus menjadi milik kekaisaran. Aku pertaruhkan! " ucap Kaisar Pertama dengan tegas.


Tak ada yang bisa menolak ataupun menyanggah ucapan Kaisar Pertama.


"Hamba melaksanakan dengan baik! " ucap Bao Chai pergi meninggalkan tanah leluhur.


Kaisar Pertama mengadahkan tangannya membuat danau leluhur terbelah dan sebuah segel giok melayang di udara.


"Segel Kekaisaran Guxue, " ucap Kaisar Pertama.


Segel Kekaisaran asli milik Kaisar Xue Kai. 10 Kaisar sakti dinasti Daxue mempertahankan jiwa mereka demi menjaga segel kekaisaran Guxue.


"Dengan ini, dinasti Daxue akan benar-benar menguasai benua Hanleng secara utuh! Aku akan tenang setelahnya," ucap Kaisar Pertama.


Para Kaisar menganggukkan kepalanya. Mereka setuju. Kunci kemenangan menguasai kota Baoxue berada di depan mata. Melakukan rencana dengan sempurna dengan menciptakan segel kekaisaran Guxue palsu yang dipegang putra mahkota saat ini.


"Sepertinya kau tengah memikirkan sesuatu? " tanya Kaisar Cai Jin.


"Siapa dewi Hai Ying? Dia mengatakan berasal dari istana Tianxian. Seorang dewa menemuiku untuk pertama kalinya, " ucap Shang Feng.


"Deggg!! "


Kaisar Cai Jin terkejut hingga tubuhnya tak bisa bergerak untuk sementara.


"Dia guru spiritualku. Roh dari pohon dewa duniawi, " jawab Kaisar Cai Jin.


"Ohhh... Apakah aku keturunan dewa? Aku memiliki tubuh dewa tertinggi dan bagaimana mungkin jika leluhurku sendiri adalah manusia biasa sedangkan aku memiliki tubuh dewa, " ucap Shang Feng menanyakan identitasnya. Dia mulai ragu.


"Kau memiliki takdir yang berbeda. Semua orang terlahir memiliki keistimewaan, " balas Kaisar Cai Jin.


"Baiklah! Apa yang kau temukan disana? " tanya Kaisar Ding Feng mengalihkan topik pembicaraan.


"Aku merasakan energi seperti milik Kaisar Xue Kai namun lebih murni seperti energi segel kekaisaran milik putra mahkota pada saat itu. Tanah leluhur dinasti Daxue memiliki 10 Kaisar sakti. Formasi yang diaktifkan oleh Bao Chai seperti formasi pelepasan segel. Terutama danau yang berada di tengah itu, "jawab Shang Feng.


"Segel kekaisaran yang asli ada di dalam danau itu, kunci kemenangan dinasti Daxue ada di depan mata dan dipertaruhkan pada saat itu juga," balas Kaisar Cai Jin.

__ADS_1


"Baiklah. Karena mereka ingin menang, tentu saja aku harus membuat jalannya, " ucap Shang Feng yang telah terpikirkan rencananya.


Kedua Kaisar menganggukkan kepala sebelum masuk ke dalam tubuh Shang Feng.


"Aku mulai mengerti mengapa leluhur begitu melindungiku. Dewa tak berhak ikut campur urusan manusia apapun yang terjadi sebab manusia mempunyai hak untuk menjadi pemimpinnya, " batin Shang Feng.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Istana Kekaisaran.


Kaisar Tu Lei tengah memikirkan cara melakukan gebrakan dan menentukan siapa penerusnya.


"Tapp! "


Seseorang datang yang tak lain adalah Bao Chai. Kaisar beranjak berdiri setelah melihatnya.


"Si Yingjie menyuruh bawahannya pergi ke tanah leluhur. Sepertinya dia mulai mengetahui rahasia segel kekaisaran lama, " ucap Bao Chai.


Kaisar Tu Lei menghela nafas panjang. Ia perlahan-lahan duduk kembali.


"Dia begitu menentang keputusanku menyerahkan segel kekaisaran kepada putra mahkota, " ucap Kaisar Tu Lei.


"Putra mahkota memiliki keluarga Nangong sebagai pendukungnya sedangkan pangeran ke tujuh memiliki Jendral Besar Jun Zhu pendukungnya. Seluruh dinasti Daxue dipertaruhkan, " balas Bao Chai


"Bangsawan Lin dan Fang gagal menangkap orang itu. Pelacakan dilakukan dan dipastikan bahwa mereka tak pernah keluar dari ibukota. Seluruh raja mengaktifkan fondasi formasi besar," ucap Kaisar Tu Lei.


"Gebrakan akademi salju benar-benar mengejutkanku. Tenang, aku dan lainnya tak akan diam saja jika bahaya besar mengancam. Cukup lihat bagaimana mereka berdua menjalin hubungan dengan dukungannya masing-masing. Terutama putra mahkota dengan keluarga Nangong, "balas Bao Chai pergi meninggalkan ruang kerja Kaisar.


" Mengerti, "ucap Kaisar Tu Lei.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kota Xinpin.


Putra mahkota berada di kediaman Nangong. Kunjungannya bersifat pribadi bukan atas nama kekaisaran. Kepala keluarga Nangong saat ini adalah Nangong Yuhang.


" Pangeran, "ucap Nangong Yuhang menyambut kedatangan putra mahkota di dalam balairung.


Putra mahkota menganggukkan kepalanya. Dia menerima salam penghormatan Nangong Yuhang.


" Aku datang untuk berbincang santai, "ucap Putra mahkota.


Nangong Yuhang menganggukkan kepala mempersilahkan putra mahkota untuk berjalan terlebih dahulu. Dia mengarahkan ke gubuk bambu dimana tempat paling nyaman di kediaman Nangong.

__ADS_1


__ADS_2