
Pangeran Shang Feng mengabaikan perkataan Kaisar Zhang Yusheng yang membuatnya marah. Seberkas energi bintang melesat ke arah pangeran Shang Feng.
"Boommm!! "
Ledakan terjadi disusul dengan suara raungan hewan. Kaisar Zhang Yusheng terkejut melihat tulang pangeran Shang Feng terbentuk ulang hingga zirah spiritual muncul di luarnya. Bayangan seekor kura-kura berkepala naga meraung terlihat jelas. Suara burung memekakkan telinga terdengar keluar dari dalam tubuh pangeran Shang Feng yang diselimuti oleh api. Desisan ular terdengar berikut dengan suara gelembung air.
"Empat hewan mistik! " ucap Kaisar Zhang Yusheng.
Pangeran Shang Feng melayang. Rasa sakit yang dia derita perlahan-lahan menghilang.
"Senior bahkan menyerang junior dengan kejam. Apakah Anda ingin saya mati? " tanya pangeran Shang Feng.
"Tentu saja! " balas Kaisar Zhang Yusheng.
Pangeran Shang Feng memiliki sayap api terbang keluar dari lingkaran formasi berhadapan dengan Kaisar Zhang Yusheng.
"Keluar! " marah Kaisar Zhang Yusheng.
"Keluar? Bukankah Anda sendiri seorang penyusup di mari? " tanya pangeran Shang Feng mengadahkan tangannya membuat rantai muncul mengikat Kaisar Zhang Yusheng.
"Beraninya kau! " marah Kaisar Zhang Yusheng.
"Junior tak ingin bertarung. Anda belum terbangun sepenuhnya karena tak ada orang yang bisa membangkitan pedang dewa bintang bukan? Kekaisaran Utara tak akan bisa berdiri kokoh tanpa bersatunya tiga benua, " ucap pangeran Shang Feng.
"Kau mengetahuinya! " balas Kaisar Zhang Yusheng terkejut.
"Benar. Kekaisaran Utara dan Kekaisaran Selatan adalah musuh abadi. Leluhurku menyatukan tiga benua di wilayah selatan dan menjadi Kaisar Kekaisaran Selatan,"ucap pangeran Shang Feng.
Rantai yang mengikat roh Kaisar Zhang Yusheng menegang ketika pangeran Shang Feng menyelesaikan ucapannya.
"Ternyata kau mengetahui sejarah lama ini, sepertinya pengetahuanmu tak dangkal sama sekali, " ucap Kaisar Zhang Yusheng.
Pangeran Shang Feng melayang di udara berjalan mendekati wajah Kaisar Zhang Yusheng.
__ADS_1
"Bukan hanya itu, tapi sejarah dimana benua ini terbentuk. Akupun mengetahuinya, " ucap pangeran Shang Feng lirih.
Sejenak tak ada tanggapan dari Kaisar Zhang Yusheng.
"Apakah benar seperti itu? " tanya Kaisar Zhang Yusheng.
Pangeran Shang Feng menganggukkan kepalanya.
"Tujuh benua, tujuh pedang, tujuh dinasti dan tujuh hewan mistik, " ucap pangeran Shang Feng berbalik pergi meninggalkan Kaisar Zhang Yusheng.
"Tidak! Kau hanya bocah bagaimana kau tahu asal-usul semuanya!! " teriak Kaisar Zhang Yusheng.
Pangeran Shang Feng tek menjawab pertanyaan Kaisar Zhang Yusheng. Ketiga Kaisar yang melihat dari balik cermin dua arah menyaksikan semuanya merasa terkejut.
"Apakah dia tak berbohong? " tanya Kaisar Ding Feng.
"Tidak. Dia benar. Kemungkinan dia telah melihat asal-usul benua selatan, " jawab Kaisar Cai Jin.
Rantai yang mengikat Kaisar Zhang Yusheng menegang hingga bergetar. Teriakan amarah keluar dari mulut Kaisar Zhang Yusheng.
"Kau memang bocah nakal tak tahu diri! " teriak Kaisar Zhang Yusheng melesat ke arah pangeran Shang Feng.
"Boommm!! "
Jari telunjuk Kaisar Zhang Yusheng tak bisa menyentuh tubuh pangeran Shang Feng seakan pelindung tipis menghalanginya.
"Senior tak akan bisa menyentuhku apapun terjadi sebab aku adalah keturunan penguasa Kekaisaran Selatan. Aku baru menyadari bahwa tubuh dewa memiliki banyak jenisnya," ucap pangeran Shang Feng berbalik menjentikkan jarinya membuat Kaisar Zhang Yusheng mundur.
"Mungkin jika jiwa senior yang berada dalam pedang dewa bintang telah terbangun, junior ini akan kerepotan karena energi tak terbatas dari alam semesta, " ucap pangeran Shang Feng disusul dengan energi murni menguar dari tubuhnya hingga wujud spiritual memadat menampilkan tubuh dewa berlengan delapan. Tiga pedang dewa dipegang oleh wujud spritual tubuh dewanya.
"Kau mengumpulkan tiga pedang dewa Kekaisaran Selatan! " ucap Kaisar Zhang Yusheng terkejut.
"Bagaimana? Apakah junior harus menghancurkan jiwa Anda sekarang atau menunggu pertarungan adil ketika Kekaisaran Selatan kembali berdiri? " tanya pangeran Shang Feng.
__ADS_1
"Aku.... " ucap Kaisar Zhang Yusheng ragu. Dia hanyalah secercah jiwa yang tersisa dari peta bintang yang merupakan harta berharga miliknya selain pedang dewa Bintang. Jiwa aslinya berada dalam pedang dewa yang belum terbangun.
"Maafkan junior ini karena peta bintang sangatlah menarik, " ucap pangeran Shang Feng membuka mata dewanya seketika cahaya bersinar terang menembus tubuh spiritual Kaisar Zhang Yusheng dan membakarnya.
"Arkkhhh!! " teriaknya kesakitan.
Roh Kaisar Zhang Yusheng menghilang. Pangeran Shang Feng kembali ke dalam wujud aslinya. Ketiga Kaisar menghampiri setelahnya.
"Apakah tubuh dewa dan mata ketiga adalah warisan dari Kaisar Shang Yuan? " tanya Kaisar Xue Kai.
"Benar. Tubuh dewa tertinggi serta mata ketiga adalah hal yang aku dapatkan. Aku telah menjadi abadi secara fisik namun dalam spiritual belum.
" Bagus. Kau setara dengan kami pada saat kami masih hidup, "ucap Kaisar Cai Jin.
" Bawahanmu telah mencapai ranah dewa bumi. Orang yang kau sebut guru besarmu itu menyatukan lautan spiritualmu dengan mereka namun efek sampingnya adalah ketika kau terluka parah mereka semua akan merasakan dampaknya, "ucap Kaisar Xue Kai.
" Peningkatanmu bagus, tubuh dewa tertinggi aku pernah mendengarnya. Jutaan tahun yang lalu dewa turun dan memberikan pengajaran kepada manusia yang kemudian manusia tersebut menjadi orang suci yang diberkati. Mereka memiliki tubuh dewa salah satunya adalah aku dan para Kaisar yang lainnya. Suku suci penghuni setiap benua tak memiliki tubuh dewa karena warisan darah mereka telah terlampau jauh dan hanya meninggalkan jejak bakat-bakat spesial. Beragam tubuh dewa tersebar dan keturunan orang suci tersebut mempertahankan warisan darah mereka salah satunya adalah sekte abadi Kunlun, sekte Xuanmen. Tubuh dewa tertinggi konon adalah turunan langsung dari Kaisar Surgawi yang digadang-gadang sebagai tubuh dewa terkuat yang sama halnya dengan tubuh dewa Kaisar Surgawi itu sendiri, "ucap Kaisar Cai Jin.
" Aku berjani akan memimpin Kekaisaran Selatan dan mengembalikan jiwa senior ke dalam tubuh masing-masing, "ucap pangeran Shang Feng
" Bukankah mustahil? "tanya Kaisar Ding Feng.
" Tidak. Sesuai dengan perkataan senior sebelumnya, Anda semua memiliki tubuh dewa yang dimana tak akan bisa hancur sebab Anda semua telah abadi secara fisik. Seluruh tubuh dewa mematuhi siapa yang lebih kuat dan tubuh dewaku adalah yang tertinggi dimana aku bisa membangkitkan tubuh dewa dibawahku, "jawab pangeran Shang Feng.
"Aku yakin kau akan memenangkan peperangan pada zaman ini sebagai Kaisar Kekaisaran Selatan, " ucap Kaisar Ding Feng.
"Kau merasakan pedang dewa bintang? " tanya Kaisar Xue Kai.
Kaisar Cai Jin menoleh ke arah pangeran Shang Feng menunggu jawaban.
"Benar. Kemungkinan berada di benua Shengzhou, " ucap pangeran Shang Feng.
"Tidak salah karena benua Shengzhou merupakan bekas kekaisaran Kaisar Zhang Yusheng. Sepertinya semenjak runtuhnya kekaisaran, benua Shengzhou dipimpin akademi Bintang Terang dengan sekte-sekte dibawahnya memimpin diberbagai di wilayah sudut benua Shengzhou, "ucap Kaisar Cai Jin.
__ADS_1