Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Ramalan dan Kunjungan Raja Obat


__ADS_3

Paviliun Tianji.


Kaisar Feng Yu datang ke ruangan astronomi. Ketua paviliun Tianji, Ketua Shi Jun menyambutnya.


"Salam kepada Kaisar, " ucap Ketua Shi Jun.


Kaisar menganggukkan kepala dan duduk. Ketua Shi Jun menuangkan teh memberikannya kepada Kaisar.


"Gerangan apa Yang Mulia datang kemari? " tanya ketua Shi Jun


"Ingin berbincang-bincang dengan ketua paviliun," jawab Kaisar Feng Yu.


"Hahahaha. Yang Mulia terlalu berlebihan, " balas ketua Shi Jun.


"Aku ingin menanyakan sesuatu. Apakah klan kuno Tianwu masih tersisa? " Tanya Kaisar Feng Yu.


Ketua Shi Jun melihat bola armiler yang berputar kemudian melihat kembali Kaisar Feng Yu dengan helaan nafas panjang.


"Penebusan kesalahan puluhan tahun dilakukan bahkan menanggung karma dari langit. Orang yang ditakdirkan telah muncul dikota suci. Mengantarkan ke kota langit bersama dengan lima pengawalnya, " ucap ketua Shi Jun.


"Lima klan muncul? Bagaimana mungkin, " ucap Kaisar tak mempercayainya.


"Ketika sungai meluap dan kapal-kapal berlayar menuju timur maka lima ajaran kuno Kunlun akan kembali ke dunia beladiri disertai bencana beladiri yang telah ditakdirkan, " balas ketua Shi Jun.


Perasaan takut bahkan gelisah melanda hati Kaisar Feng Yu. Dia memang murid ketua sekte Tianmen namun dia telah lama meninggalkan sekte.


"Kau yakin? Bagaimana jika aku menentang takdir langit itu sendiri? " tanya Kaisar mengembalikan kewibawaannya.


"Maka Yang Mulia akan menanggung karma langit. Takhta Kaisar dinasti suci akan jatuh ke tangan pewarisnya. Tidak ada satu orangpun di dunia ini yang bisa menghentikannya. Lima pengawalnya akan berjuang untuk membawanya kembali bahkan jika mengorbankan nyawanya tanpa ragu bila diperlukan , " jawab ketua Shi Jun.


Kaisar beranjak berdiri pergi meninggalkan ruangan astronomi dengan amarah. Ketua Shi Jun hanya tersenyum melihat kepergian Kaisar.


Pengumuman siapa pemenang konferensi alkemis yang dilaksanakan di kota Wushuang telah diumumkan dan disebarkan diseluruh kota termasuk kota obat yang telah menerima kabar.


"Bagaimana mungkin aku bisa kalah! " ucap Nai Ye terkejut hingga ia beranjak berdiri dengan gelisah.


"Nona. Berita ini telah tersebar dan kedua Tuan Muda kemungkinan telah mendengarnya bahkan Tuan Walikota, " ucap pelayan dari Nai Ye.


Dua orang laki-laki muncul dan Nai Ye terkejut akan kedatangannya.


"Kakak pertama, kakak kedua? " ucap Nai Ye.

__ADS_1


"Katakan. Pil apa yang kau buat hingga bisa kalah? "tanya Wan An sebagai kakak pertama atau murid pertama raja obat


"Aku membuat pil ketenangan dunia. Tidak mungkin seseorang menandingi kota obat sebagai kota penghasil alkemis terbaik. Pil ketenangan dunia yang aku buat adalah salah satu daftar pil terbaik kota obat, " jawab Nai Ye.


"Ye'er membuat pil surgawi ketenangan dunia akan tetapi kalah yang berarti seseorang membuat pil surgawi lebih dari ini, " ucap Wang Fu sebagai kakak kedua atau murid kedua raja obat.


"Pil apa yang musuhmu buat? " tanya Wan An.


"Aku mendengar walikota Wushuang mengumumkan bahwa pil yang dibuat adalah pil pembersih jiwa fana, " jawab Nai Ye.


"Pantas kau kalah. Dua pil memiliki satu kesatuan. Pil ketenangan dunia melupakan segala hal dunia dan menelan pil pembersih jiwa membersihkan jiwa fana yang kotor digantikan dengan jiwa suci yang abadi, " balas raja obat Yao Chen.


Semua berbalik terkejut mendengar suara raja obat.


"Salam kepada guru, " ucap mereka serempak.


"Kau tetap di dalam kota, kalian berdua ikut aku pergi ke kota Wushuang, " ucap raja obat.


"Baik, " jawab mereka serempak.


Raja obat dan kedua muridnya pergi. Nai Ye mengepalkan tangannya memendam amarah.


"Berita tersebar dengan cepat. Aku tak mengira Kaisar begitu cepat mengumumakannya, " ucap walikota Shang Wen.


"Takk"


Qin Li meletakkan cangkir teh dimeja. Menatap gulungan yang berada di tangan walikota.


"Apakah dia datang kemari? Atau ke istana?"tanya Qin Li.


" Tentu saja kemari. Memberi wajah kepada Kaisar adalah hal penting, "jawab walikota Shang Wen.


Kereta kuda memasuki kota Wushuang. Orang-orang menyingkir ketika melihat siapa di dalam kereta. Dari kediaman walikota Shang Wen, kereta kuda raja obat dan muridnya terlihat. Qin Li menyunggingkan senyuman ketika melihatnya.


" Tamu telah datang, "ucap Qin Li.


Gerbang kediaman walikota Shang Wen terbuka. Kereta raja obat masuk ke dalam halaman kediaman. Kedua muridnya turun disusul dengan raja obat membuka selambu kereta. Walikota Shang Wen muncul menyambutnya.


" Gerangan apa hingga membuat raja obat datang kemari? "tanya walikota Shang Wen.


" Hanya ingin berbincang-bincang dengan walikota,"jawab raja obat.

__ADS_1


Walikota Shang Wen mempersilahkan raja obat masuk ke dalam rumah. Walikota Shang Wen menjamu raja obat secara langsung.


" Berita kemenangan kota Wushuang telah aku dengar. Pil pembersih jiwa fana telah kembali muncul. Siapakah alkemis kota Wushuang yang memenangkan konferensi alkemis? "ucap raja obat.


Walikota Shang Wen tersenyum sembari menuangkan teh ke dalam cangkir.


" Lian Xiang namanya. Memiliki keberuntungan menemukan buku kuno seni pengobatan. Aku hanya membimbingnya, "ucap walikota Shang Wen.


" Apa aku bisa bertemu dengannya? Aku ingin tahu resep pil yang dia buat. Kota obat menjamin kerahasiannya,"ucap raja obat.


" Lebih baik Anda pergi ke istana, kepala tabib memverifikasi dengan benar. Semua resep tidak akan luput dari penglihatannya, "balas walikota Shang Wen.


Raja obat meminum teh sebelum beranjak berdiri.


" Karena walikota berkata seperti itu, maka aku hanya bisa undur diri, "ucap raja obat.


Walikota Shang Wen mempersilahkan raja obat untuk pergi. Kedua muridnya mengikuti dari belakang.


" Mengapa guru tak memaksa? "tanya Wan An.


" Pil surgawi adalah hal istimewa begitupun resepnya. Selama ini hanya kota obat yang mengetahui seni medis. Melihat bakat muncul dikota Wushuang, mana mungkin walikota menyerahkan begitu saja? "jawab raja obat.


" Apakah guru akan pergi ke istana? "tanya Wang Fu.


" Aku akan pergi namun tidak sekarang. Kita akan menetap dikota Wushuang hingga sang alkemis muncul untuk perjalanannya ke kota Tianqi, "ucap raja obat.


Kedua muridnya menganggukkan kepalanya setuju. Kereta kuda raja obat meninggalkan kediaman walikota.


Qin Li muncul ketika raja obat dan kedua muridnya pergi. Walikota Shang Wen menoleh melihat sepintas.


" Kau sudah memberitahunya? "tanya walikota Shang Wen.


Qin Li menganggukkan kepalanya.


" Besok dia akan berangkat ke kota Tianqi. Aku harap kau melindunginya. Aku berubah pikiran untuk tak memaksanya menjadi kepala tabib. Cukup asistennya saja sudah cukup, "ucap walikota Shang Wen.


" Mengapa? "tanya Qin Li.


" Aku memiliki kecurigaan musnahnya lembah obat dan hubungan kota obat. Murid terakhir lembah obat adalah kepala tabib istana saat ini. Aku memandang lembah obat dan seharusnya klan Mu memiliki hubungan dengan lembah obat,"jawab walikota Shang Wen.


"Aku mengerti, " balas Qin Li.

__ADS_1


__ADS_2