Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Kekuatan Besar Dinasti Zhufu


__ADS_3

Pasukan istana tiba-tiba muncul.disekeliling arena bersiap menyerang yang dipimpin oleh para perwakilan bangsawan beladiri. Penasihat istana muncul berikut dengan ketua paviliun Tianji. Mereka melayang di udara. Munculnya air misterius dari berbagai retakan tanah membuat semua orang saling pandang. Ratu Xi Shi tengah memegang pedangnya berjalan melewati gerbang utama. Suara getaran di tanah mengalihkan atensi mereka. Seluruh istana bahkan kota Tianqi telah terkepung oleh pasukan yang dipimpin oleh ratu Xi Shi. Mereka adalah pasukan gabungan negara Xi dan Nan.


"Serang!! " ucap ratu Xi Shi.


Seluruh pasukan memasuki istana dan berperang melawan prajurit istana. Kelima pengawal pangeran Shang Feng bersama dengan ratu Xi Shi berperang melawan para bangsawan dan pasukan istana. Leluhur Feng Gui melesat ke arah Wei Rong. Mereka benar-benar bertarung dengan niat membunuh.


Pangeran Shang Feng menghadapi ketua Shi Jun dan penasihat istana. Pedang angin salju muncul di tangannya. Udara membeku bahkan turun salju. Ketua Shi Jun melambaikan tangannya membuat domainnya sendiri.


"Domain bintang tak berujung! " ucapnya.


Seketika sekeliling pangeran Shang Feng berubah menjadi galaksi dengan bintang-bintang disekelilingnya.


"Aku melawanmu disini, " ucap ketua Shi Jun.


"Domain bintang tak berujung? Sepertinya ketua Shi Jun tak pernah mendengar apa itu domain Kaisar, " ucap pangeran Shang Feng melambaikan tangannya membuat sekelilingnya sebagian berubah menjadi es membeku.


"Ternyata kau telah menyatukan jiwa pedang angin salju dengan dirimu," ucap penasihat istana.


"Benar. Hari ini aku harus menang apapun yang terjadi,"ucap pangeran Shang disusul dengan ia melangkah muncul di balik mereka berdua meninju satu per satu.


Mereka berdua mundur. Ketua Shi Jun mengeluarkan gulungan yang melayang perlahan-lahan terbuka. Dia membuat segel tangan hingga berbagai wujud spiritual hewan keluar dari dalam menyerang pangeran Shang Feng.


"Peta bintang? Aku takut dengan ranah ketua Shi Jun saat ini tak mungkin bisa mengerahkan semuanya, " ucap pangeran Shang Feng nengayunkan pedangnya membuat wujud spiritual tersebut hancur.


Penasihat istana datang mengepalkan tangannya.


"Bangg!! "


Pukulannya di tahan oleh pedang angin salju perlahan-lahan hawa dingin mengalir ke dalam tubuhnya memaksanya untuk mundur.


"Kau tidak akan bisa menahan serangan ini! " ucap ketua Shi Jun membuat segel tangan mengalirkan kekuatannya pada peta bintang membuat wujud spiritual seseorang keluar dari dalamnya. Penasihat istana menyatukan kedua telapak tangannya dan bola-bola energi muncul dibelakangnya.

__ADS_1


"Kau akan mati dibawah wujud spiritual Dewa Bintang!"ucap ketua Shi Jun.


"Dewa Bintang? Sepertinya kau salah. Itu hanyalah proyeksi Kaisar Zhang Yusheng, " ucap pangeran Shang Feng mengangkat pedangnya disusul dengan hawa dingin menyebar ke segala arah. Wujud spiritual Kaisar Xue Kai muncul memegang pedang angin salju.


"Bukan hanya kau saja yang bisa menggunakan wujud spiritual dari harta tak terhingga, " ucap pangeran Shang Feng.


"Aku ingin lihat seberapa kuat kau menahan serangan gabungan! " ucap ketua Shi Jun.


Proyeksi Kaisar Zhang Yusheng dari peta bintang menyerang. Pangeran Shang Feng memegang erat pedang angin salju.


"Tebas! " ucapnya mengayunkan pedangnya. Bilah pedang raksasa menghancurkan bola-bola energi penasihat istana membuatnya terluka parah. Proyeksi Kaisar Zhang Yusheng terluka hingga membuatnya mundur. Ketua Shi Jun mengalirkan kekuatan penuhnya pada peta bintang mempertahankan proyeksi Kaisar Zhang Yusheng.


"Tanpa kesadaran spiritual, kau tak akan bisa mengerahkan kekuatannya secara penuh! " ucap pangeran Shang Feng melayang di udara. Pedang angin salju berada di depan dadanya. Ia membuat segel tangan.


"Teknik Kaisar Es: Pembekuan Abadi! " ucap pangeran Shang Feng.


Seluruh domain bintang membeku akibat hawa dingin yang kian menusuk. Penasihat istana ketakutan hingga tubuhnya membeku.


"Teknik ribuan bintang jatuh! " ucap ketua Shi Jun.


"Tebas! " ucap pangeran Shang Feng mengayunkan pedangnya. Bilah pedang raksasa melesat menghancurkan bintang-bintang jatuh tersebut membuat ribuan ledakan hingga bilah melesat ke arah ketua Shi Jun.


"Krakk! " suara peta bintang robek disudutnya.


Domain bintang retak tak lama kemudian hancur. Ketua Shu Jun terpental keluar jatuh ke tanah dengan luka. Pangeran Shang Feng melihat rekan-rekannya tengah bertarung sesuai dengan kondisi yang dapat dikendalikan.


"Siapa yang berani melukai muridku! " ucap seseorang datang disertai dengan aura penekanan kuat.


Kelompok pangeran Shang Feng mundur. Seorang pria paruh baya dengan janggut putihnya menatap tajam pangeran Shang Feng yang menghilangkan aura tekananannya. Kedua Kaisar terluka hingga tak bisa bertarung lagi. Hui Li mendongak ke langit ketika mendengar suara tersebut.


"Guru, " ucap ketua Shi Jun lemah.

__ADS_1


Peta bintang melesat berada dalam genggamannya. Melihat robekan pada sudut peta bintang, pria tua tersebut menahan amarahnya.


"Pendiri paviliun Tianji. Shi Rong, " ucap Wei Rong.


Seseorang datang dengan kecepatan luar biasa dengan niat membunuh kuat berdiri di samping Shi Rong. Dia melihat sekelilingnya sebelum pandangannya teralihkan pada ketua Shi Jun.


"Pendiri paviliun kebebasan. Shi Jian, " ucap Wei Rong.


Leluhur Feng Gui mundur bergabung bersama kedua orang tersebut.


"Siapa yang membunuh Shi Jintian! " marah Shi Jian.


Tidak ada yang berbicara satupun dari pihak pangeran Shang Feng bahkan Wei Rong sendiri.


"Dua pendiri kekuatan besar dinasti Zhufu bahkan keluar? Sepertinya pemuda yang bernama Shang Feng mampu memporak-porandakan dunia beladiri, " ucap Hui Li.


"Kau masih hidup? Sepertinya kau memang tak bisa diremehkan, " balas Shi Jian.


"Jika Hui Li saja hidup hingga sekarang, bukankah aku juga, " balas Zhi Nan melayang di udara. Mereka berdua berdiri dibelakang Wei Rong. Hui Li perlahan-lahan melepas kain yang menutupi kedua matanya. Tak lama kemudian matanya terbuka lebar. Bola mata yang aneh terlihat jelas dimana ia memiliki pola rune.


"Sepertinya aku harus bertarung dengan serius hari ini,"ucap Hui Li.


"Suku Mingyun!" ucap Shi Jian dan Shi Rong serempak dengan terkejut.


Ledakan energi kuat seketika keluar dari tubuh keduanya. Alam dewa bumi puncak tingkat lima. Mereka berdua adalah monster sebenarnya dari dinasti Zhufu. Pedang muncul dari kekosongan ditarik oleh Shi Jian.


"Aku melatih auraku membunuhku hingga kultivasiku meningkat pesat selama ini. Kau akan kalah meskipun kau berasal dari suku Mingyun, " ucap Shi Jian.


Sebuah pedang melesat menyerang Shi Jian disusul dengan pedang-pedang lain. Pelindung seketika muncul mengelilinginya.


"Pedang Gubai, Pedang Qihei, Pedang Jiangyin, Pedang Xiyu, Pedang Leiyu. Lima pedang beladiri, Liu Mengyao!"ucap Shi Rong.

__ADS_1


Seseorang datang membawa kotak kayu dipunggungnya. Angin berhembus. Dia berdiri di atap istana menurunkan kotak kayu miliknya.


"Shi Rong... Shi Jian... Kalian bahkan muncul hingga membuat Hui Li melanggar sumpahnya, " ucap Liu Mengyao.


__ADS_2