Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Negara Xi dan Proses Penyembuhan Kaisar


__ADS_3

Mereka dengan kecepatan tinggi akhirnya sampai di negara Xi. Pangeran Shang Feng langsung menuju istana utama.


"Lama tak bertemu, " ucap pangeran Shang Feng.


Sosok perempuan yang merupakan pemimpin negara Xi. Ratu Xi Shi yang disegani oleh kerajaan di bawah dinasti Zhufu sekarang. Ratu Xi Shi turun dari singgasananya menghampiri pangeran Shang Feng.


"Telah mengumpulkan lima klan mu kembali? " tanya ratu Xi Shi.


Pangeran Shang Feng menganggukkan kepalanya. Dia duduk berikut dengan ratu Xi Shi yang secara alami menuangkan teh untuk pangeran Shang Feng.


"Aku perlu bantuanmu, " ucap pangeran Shang Feng.


Ratu Xi Shi tersenyum menanggapi perkataan pangeran Shang Feng.


"Tak perlu sungkan. Jika orang lain mendengar keturunan Kaisar Shang Yuan meminta bantuan, mereka pasti akan mengangguk patuh, " ucap ratu Xi Shi yang beranjak berdiri mempersilahkan Huo Xiang dan Huang Enlai untuk duduk.


Pangeran Shang Feng meneguk teh dan leguhan kenikmatan terdengar lirih dari bibirnya.


"Kaisar Feng Yu telah kehilangan energi spiritual jiwanya. Istana pasti akan dalam kekacauan. Dua kubu sayap kanan dan kiri terpecah belah. Pangeran Feng Yuan mengambil murid ketiga raja obat sebagai dukungannya. Putra mahkota mengambil sisi militer secara penuh di dukung raja perang Ming Xing dan jendral Lei Zixin. Kota perang dan plakat Xuanwu berada di tangannya,"ucap pangeran Shang Feng.


"Konfrensi Qinglong mendatangkan Kaisar dua dinasti. Dinasti Tianyuan Kaisar Yin Ma dan juga dinasti Xingfu Kaisar Chao Ren. Tempat diadakannya adalah Kekaisaran Zhufu. Apakah kau berencana melakukannya pada saat itu? " tanya ratu Xi Shi.


Pangeran Shang Feng menganggukkan kepalanya.


"Aku ingin menantang mereka secara langsung, " ucap pangeran Shang Feng.


Huang Enlai dan Huo Xiang saling bertatapan ragu mendengar ucapan junjungannya.


"Apakah Yang Mulia begitu yakin? Dua dinasti sangat kuat hanya mengandalkan kita berlima tentu saja tak akan bisa menyerang mereka, " ucap Huang Enlai dengan lirih.


Pangeran Shang Feng tersenyum mendengar pertanyaan Huang Enlai. Dia beranjak berdiri.


"Asalkan kalian semua mencapai alam dewa bumi maka tak masalah. Ratakan dulu dinasti Zhufu dari dalam. Dukung putra mahkota maju menjadi Kaisar kelak dalam perebutan kali ini maka semuanya akan terkendali. Dengan bantuan ratu Xi Shi, aku menguasai keadaan di luar istana, " ucap pangeran Shang Feng.


"Jadi kau mendukung penasihat istana? " tanya ratu Xi Shi.


"Benar. Dia begitu waspada melindungi takhta Kaisar. Berani berkolusi dengan lembah hantu dan memecah kubu paviliun kebebasan demi mendukung putra mahkota. Sayangnya Permaisuri berada di negara Lu, aku takut reputasinya akan hancur, " jawab pangeran Shang Feng.

__ADS_1


"Kau memang selalu usil, " balas ratu Xi Shi.


"Oh iya! Aku lupa memperkenalkan siapa ratu Xi Shi kepada kalian. Dia adalah rekanku yang membantuku dalam mengawasi empat negara lainnya. Dialah yang membuat Kaisar Feng Yu harus membentuk pendekar suci dari tiga keluarga beladiri, " ucap pangeran Shang Feng kepada Huang Enlai dan Huo Xiang.


Ratu Xi Shi tersenyum sebagai sapaaan. Huang Enlai dan Huo Xiang membalasnya.


"Tujuanku kemari adalah memintamu mengawasi negara Lu dan lainnya. Aku ingin pada saat nanti para pangeran tak mendapat dukungan dari raja-raja di bawah dinasti Zhufu secara penuh dan aku mencoba meminimalisir kekacauan ketika berita meledak menghindari lima negara terpecah-belah" ucap pangeran Shang Feng.


"Peperanganku melawan tiga pendekar suci membuatku tak lagi bisa banyak mengatur kawasan perbatasan. Namun aku pastikan negara Lu tetap dalam jangkauanku, untuk negara Dong memiliki raja Ming Xing dan kota perang, aku tak berani berbuat banyak. Jendral Lei Zixin di kota Tianqi sebagai mata raja Ming Xing. Aku yakin Kaisar Feng Yuan sangat mengantisipasinya. Asalkan kau bisa membuat perselisihan antar tiga pendekar suci yang melindungi kota perang, aku yakin raja Ming Xing akan kehilangan satu bidaknya, "ucap ratu Xi Shi.


" Tiga pendekar suci melindungi kota perang?"tanya pangeran Shang Feng heran.


"Meskipun klan mereka bertempat di kota Tianqi, tapi dugaanku adalah Kaisar Feng Yu ingin menggunakan mereka untuk mengontrol dan memberikan tindakan kepada raja Ming Xing. Dia adalah raja kejam dengan otoriternya luar biasa, " jawab ratu Xi Shi.


"Dibandingkan dengan raja Sai Gong yang merupakan saudara angkat Kaisar Feng Yu, raja Ming Xing adalah saingan dan digadang-gadang menduduki takhta Kaisar saat ini. Tak heran jika Kaisar menempatkan pendekar suci dikota perang, " balas pangeran Shang Feng.


Pangeran Shang Feng menoleh ke arah Huang Enlai. Mengerti sesuatu mengenai tatapan tersebut.


"Gadis Mu? " ucap pangeran Shang Feng.


Huang Enlai memejamkan matanya mendengarkan angin berderu melewati telinganya. Dengan bantuan pangeran Shang Feng, dia melihat Lian Xiang.


Pangeran Shang Feng seketika beranjak berdiri mendengar ucapan Huang Enlai.


"Mereka akan mati! " ucap pangeran Shang Feng menaikkan nada bicaranya.


"Apa maksudmu?" tanya ratu Xi Shi.


"Kaisar pasti telah membuka kasus lama dan membuat Wei Rong kembali ke reruntuhan lembah obat. Kaisar memberitahu sesuatu kepada gadis Mu untuk pergi ke kota perang. Mereka semuanya akan mati sesuai rencana, " jawab pangeran Shang Feng.


"Kau bilang Kaisar tak akan hidup lebih lama, bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? " ucap ratu Xi Shi.


"Karena istana memiliki beberapa ahli beladiri tahap alam dewa selain ketua paviliun Tianji, " balas pangaran Shang Feng.


Istana Panjang Umur.


Kaisar duduk bersila berkonsentrasi serta menahan sakit luar biasa ketika aliran energi murni masuk ke dalam tubuhnya. Ketua paviliun Tianji Shi Jun, penasihat istana Shao Yi dan leluhur klan Feng mengalirkan energi murninya ke dalam tubuh Kaisar Feng Yu.

__ADS_1


Energi murni dari ranah alam dewa dapat meregenerasi sel-sel rusak hingga perlahan memperbaiki jiwa fana.


"Ada apa dengan leluhur? " tanya Kaisar Feng Yu.


"Seseorang memiliki kehendak mati untukmu, " jawab leluhur klan Feng. Feng Gui.


"Apa! " ucap Kaisar Feng Yu terkejut.


Mereka menoleh ke arah ketua Shi Jun yang tengah melihat kompas keberuntungan.


"Pintu kematian, " ucap ketua Shi Jun.


Penasihat Shao Yi hanya diam. Ranahnya paling rendah dibandingkan mereka. Alam dewa manusia tahap awal.


"Apakah dia? " gumamnya lirih mengingat Wei Rong masuk ke dalam ruangan kultivasi Kaisar Feng Yu.


"Jiwamu telah tersimpan hukuman surgawi dan tak akan pernah bisa dikeluarkan. Seseorang dengan kehendak langit menekanmu, " ucap leluhur Feng Gui.


"Seseorang yang mampu menutupi langit kemungkinan besar dia telah mencapai ranah alam dewa langit, " balas ketua Shi Jun.


"Apakah perlu kita mengirimkan surat ke sekte? " tanya penasihat istana.


"Tak perlu. Konfrensi Qinglong sebentar lagi akan digelar. Tak mungkin bagiku untuk pergi ke sana, " jawab Kaisar Feng Yu.


"Aku hanya bisa memelihara jiwamu untuk sementara,"ucap leluhur Feng Gui.


Kaisar menoleh ke arah ketua Shi Jun. Dia memiliki hubungan yang tak begitu akrab.


"Bagaimana kedua orang itu? " tanya Kaisar Feng Yu.


"Aku tak bisa mendeteksi gadis Mu. Seseorang menutupi penglihatanku. Dia lah yang melindunginya. Untuk Wei Rong, dia berada di reruntuhan lembah obat secara samar aku melihatnya, " jawab ketua Shi Jun.


"Gadis Mu? " tanya leluhur Feng Gui bingung ketika mendengar namanya.


"Ketika leluhur dalam pengasingan, aku menemukan jejak ajaran kuno kunlun dan menemukan sisa-sisa keturunan klan Mu hingga sekarang berada di bawah halaman tabib istana, " jawab Kaisar Feng Yu.


"Apa! " ucap leluhur Feng Gui terkejut hingga beranjak berdiri.

__ADS_1


"Leluhur tenang saja. Aku telah menyuruhnya pergi ke kota perang. Jika dia mati, maka aku bisa menghukum raja Ming Xing atas nama keadilan, " balas Kaisar Feng Yu.


__ADS_2