Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Pedang dewa Kaisar Cai Jin


__ADS_3

"Jutaan tahun yang lalu pada saat daratan kuno, Kaisar Xue Kai memimpin sebuah kekaisaran dan menjadi seorang Kaisar disegani dengan pedang dewa angin salju. Konon wilayah kekuasaannya dikait-kaitkan dengan pulau dimana gunung Kunlun berada, " ucap Kaisar Ren Cai.


"Aku akan mengalahkanmu dan menebas takdir baikmu itu! Tak akan aku biarkan kau menang! " ucap Feng Ming.


"Tergantung kemauanku, " balas pangeran Shang Feng melesat bertarung langsung dengan Feng Ming.


Mereka bertarung dengan saling serang satu sama lain. Kekuatan mereka tak pernah bersatu layaknya bumi dan langit. Leluhur Feng Gui dan Wei Rong saling menatap satu sama lain. Pangeran Shang Feng dan Feng Ming mundur. Api membara pada pedang karma Feng Ming hingga membuat langit bergemuruh karenanya. Dia melayang di udara memegang pedang tersebut dan terciptalah api berkobar di langit. Pelindung telah pecah akibat serangan keduanya. Feng Ming mengangkat pedang dan mengayunkannya membuat bilah pedang raksasa yang mampu menghancurkan segalanya melesat ke arah pangeran Shang Feng.


Pedang pendek ia ayunkan membuat bilah raksasa melesat menghantam serangan Feng Ming. Ledakan dahsyat keduanya membuat angin berhembus kencang hingga para penguasa membuat perlindungan di arena penonton.


"Boooommmm!! "


Ledakan dahsyat terjadi. Seteguk darah dikeluarkan oleh Feng Ming. Leluhur Feng Gui meremas ujung kursi ketika melihatnya.


"Menggunakan pedang dewa terlalu menguras energi. Aku menebas karma burukku membuat kekuatanku menurun, " ucap Feng Ming.


"Aku akan membantumu. Bertarung melawannya menbuatku teringat akan pertarunganku dengan Xue Kai. Kau tak cocok dengan pedang karmaku," ucap suara misterius yang terdengar oleh Feng Ming.


"Siapa! " ucap Feng Ming.


"Aku Kaisar Ding Feng. Pemilik pedang karma ini," jawab suara tersebut.


Keterkejutan muncul di hati Feng Ming. Pedang karma bergetar dan seketika api membara menguar dari tubuh Feng Ming. Suhu panas meningkat layaknya matahari seakan turun ke bumi. Perlahan-lahan bayangan raksasa Kaisar Ding Feng memegang pedang muncul di belakang Feng Ming yang hanya dilihat oleh orang-orang tertentu. Leluhur Feng Gui berdiri ketika melihat Feng Ming dalam kondisi seperti itu. Seutas senyuman muncul di wajah pangeran Shang Feng.


" Kaisar Ding Feng mengenaliku? "tanya pangeran Shang Feng.


" Aku melihat pedang angin salju Kaisar Es ditanganmu. Keluarlah! "ucap Feng Ming.


Pangeran Shang Feng tersenyum seketika udara dingin datang dari berbagai arah membekukan sebagian arena pertarungan. Kaisar Xue Kai muncul dengan wujud spiritual sisa jiwanya sembari memegang pedang angin salju.


" Tak kusangka pertarungan antara dua generasi terbaik harus membuatmu muncul , "ucap pangeran Shang Feng.


" Hahahaha. Bocah yang memegang pedangmu berada dalam tingkatan lebih dibandingkan dengan bocah ini. Jika aku tak muncul, takutnya dia akan mati, "ucap Feng Ming.


" Karena kau muncul, maka aku harus melakukan yang terbaik demi dirinya, "balas pangeran Shang Feng melesat ke arah Feng Ming.


Mereka berdua bertarung hingga menghancurkan beberapa bagian istana. Kekuatan mereka seakan setara. Kedua Kaisar hanya dibuat tercengah olehnya.


" Tebas! "ucap Feng Ming.


" Hancur! "balas pangeran Shang Feng.

__ADS_1


" Bommm!!! "


"Krakkk! "


Suara patahan tulang lengan kiri Feng Ming terdengar. Pangeran Shang Feng meninju Feng Ming dari atas membuatnya terjatuh.


"Srakkkk!!! "Suara ketika tubuh Feng Ming terseret beberapa meter dari kejauhan. Sudut bibirnya mengeluarkan darah. Dia beranjak berdiri menatap pangeran Shang Feng. Telapak tangan kirinya mengeluarkan api karma dan kemudian ia gabungkan dengan pedangnya. Api membara dan membuat semua orang merasakan tubuh mereka tak enak seperti sesuatu aneh.


" Sekali lagi! "ucap Feng Ming melesat mengayunkan pedangnya.


Pangeran Shang Feng meladeni serangan tersebut. Mereka beradu pedang hingga kekuatan fisik. Saling tukar serangan. Pukulan Feng Ming mengarah pada dagu namun dikunci oleh pangeran Shang Feng kemudian lututnya menendeng bagian alat kelamin Feng Ming.


" Duhhh!! "


Pangeran Shang Feng menampar Feng Ming membuatnya mundur. Tatapan tajam dan kemarahan muncul.


"Domain api karma! " ucap Feng Ming.


Sekelilingnya berubah menjadi tempat dimana daerah dengan api yang berkobar. Feng Ming mendarat di tanah.


"Sepertinya kau ingin bertarung tanpa diketahui, "ucap pangeran Shang Feng.


" Tentu saja aku bukan orang bodoh. Mereka hanya akan mengetahui hasilnya nanti, "balas Feng Ming.


" Karena aku hanya ingin menunjukkan padamu bahwa leluhur bocah ini sudah aku anggap sebagai saudaraku,"ucap pangeran Shang Feng.


" Maksudmu Kaisar Shang Yuan? "tanya Feng Ming.


Sesosok wujud spirutual memisah dari tubuh pangeran Shang Feng. Kulitnya putih bersih dengan pakaian senada. Dia tampak seperti wujud aslinya.


" Benar. Aku hanya membatunya, "ucap Kaisar Xue Kai.


Pangeran Shang Feng kembali memiliki kesadarannya.


" Kaisar Ding Feng. Aku harus membunuh pemilik pedangmu itu karena takhta yang ia duduki harus aku miliki, "ucap pangeran Shang Feng.


" Lakukan jika kau mampu, "balas Feng Ming.


Pedang takdir Kaisar Cai Jin muncul di genggaman pangeran Shang Feng.


" Pedang takdir Kaisar Cai Jin? Sepertinya kau menyiapkan dengan jelas pertarungan ini, "ucap Feng Ming.

__ADS_1


" Aku Shang Feng bersumpah mengambil kembali hakku!"ucap pangeran Shang Feng memegang pedangnya meledakkan kekuatan alam dewa bumi puncak tingkat lima. Pedang takdir melayang di depannya disusul dengan suara derit roda berputar dibelakangnya.


Pangeran Shang Feng membuka kedua matanya ketika roda takdir berhasil wujudkan dirinya secara spiritual.


" Teknik pedang roda takdir! "ucap pangeran Shang Feng mengayunkan pedangnya.


" Heh! Kau bahkan bisa menguasai teknik pedang Kaisar Cai Jin. Teknik pedang roda takdir, "ucap Feng Ming menyatukan kedua tangannya seketika bayangan Kaisar Ding Feng muncul.


" Tebas! "ucap Feng Ming mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


Tebasan pangeran Shang Feng berbentuk seperti roda berputar menghantam bilah pedang karma. Feng Ming terdorong ke belakang sembari memperhatankan serangannya.


" Pedang Karmaku mampu menebas langit!"ucap Feng Ming.


Ledakan terjadi begitu kuat hingga menghempaskan keduanya. Pangeran Shang Feng memegangi dadanya. Feng Ming memuntahkan seteguk darah segarnya. Kaisar Xue Kai menghilang dari tempatnya muncul di samping Feng Ming menendang bahunya bergeser.


"Arkhh!! "teriaknya kesakitan.


Kaisar Xue Kai mengangkat pedang angin salju seketika sekelilingnya membeku hingga puluhan kloningan pedang tercipta.


" Teknik ribuan pedang penusuk! "ucap Kaisar Xue Kai.


Feng Ming seketika berlari menghindari hujan pedang salju beku Kaissr Xue Kai.


" Kau ikut campur!! "teriak Feng Ming.


" Aku hanya membantu sebagai saudara bukan seorang Kaisar! "balas Xue Kai.


Pedang karma tertancap di tanah dan Feng Ming membuat segel tangan. Seketika pedang raksasa menghalau puluhan pedang Kaisar Es. Api berkobar melelehkannya. Domain api karma seakan-akan mengamuk.


" Aku menebas karma baik dan buruk. Apiku mampu menyaingi Huo Yelian dan aku adalah Kaisar Ding Feng pemilik pedang Karma! "ucap Feng Ming berteriak.


Pangeran Shang Feng melesat menendang pinggang Feng Ming membuatnya terpental jauh. Dia memegang pedang takdir dan bertarung secara langsung. Feng Ming menderita akan luka ditubuhnya.


" Teknik kobaran api karma! "ucap Feng Ming.


Pedang Karma berkobar. Nafas terengah-engah terlihat oleh pangeran Shang Feng ketika melihat Feng Ming yang hampir tak kuat menahan kekuatan besar yang merasuki tubuhnya.


"Teknik Tebasan Kebenaran! " teriak pangeran Shang Fenh disusul dengan sisa kesasaran Kaisar Cai Jin yang muncul memegang pedang takdir menebas bersamaan dengan gerakan tangan pangeran Shang Feng.


Kaisae Xue Kai melayang di udara. Dia menggunakan pedang salju kemudian mengalirkan hawa dingin yang ia miliki sebelum ia lemparkan bersamaan dengan bilah pedang raksasa dari pangeran Shang Feng. Domain api karma bergetar di buatnya.

__ADS_1


"Kau kalah! Hanya Kaisar Cai Jin yang mampu menahan serangan tebasan pedang karma milikmu, " ucap Kaisar Xue Kai.


__ADS_2