Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Cerita


__ADS_3

"Maksud senior berkaitan dengan legenda kegelapan?"tanya Shang Feng.


"Benar. Alam iblis telah menyusup ke alam manusia dari dulu mencoba mencari entah apa, " jawab Kaisar Ding Feng.


Shang Feng mengeluarkan botol porselin menunjukkan kepada mereka.


"Jiwa iblis tersimpan di dalam botol porselen ini, namun aku menggunakan formasi di ujung barat dengan pemanggilan jiwa iblis menggunakan pedang iblis darah tak bisa mendeteksi keberadaan pedang iblis lainnya,"ucap Shang Feng.


"Tentu saja mereka berhati-hati. Pikirkanlan rencanamu ke benua Hanleng terlebih dahulu. Sedikit demi sedikit semuanya akan terbongkar, " ucap Kaisar Ding Feng.


"Mungkin benua Hanleng tak sebaik dulu. Jika beruntung maka kau bisa melihat gerbang suci gunung Kunlun,"ucap Kaisar Xue Kai.


"Keberuntunganku selalu bagus. Tapi tujuanku hanya bunga abadi, bukan gunung Kunlun karena aku merasa tak pantas untuk menginjakkan kakiku disana saat ini,"balas Shang Feng.


"Takdir memiliki jalannya sendiri. Entah bisa beruntung atau tidak kau tidak bisa menolak, " balas Kaisar Xue Kai.


Shang Feng menganggukkan kepalanya. Dia mengerti apa yang dimaksud Kaisar Xue Kai.


"Aku ingin mencoba mendalami jiwa-jiwa iblis ini dan mencari tahu alasan lahirnya kultivator iblis di alam manusia, " ucap Shang Feng.


"Aku tak masalah namun aku ingin membuat pengaturan sebelum kau melakukannya, " ucap Kaisar Cai Jin.


"Apa yang harus aku lakukan? " tanya Shang Feng.


"Balik badan dan buka bajumu, " balas Kaisar Cai Jin.


Shang Feng melakukan apa yang diperintahkan. Dia membuka bajunya menunjukkan otot kekarnya. Kaisar Cai Jin membuat gerakan segel tangan kemudian pola rune tercipta dipunggung Shang Feng.


"Itu akan membantumu menekan rasa amarahmu. Meskipun tubuh dewa, fisik surgawi dan sebagainya. Ingat! Kau terlahir sebagai manusia bukan dewa ataupun lainnya, " ucap Kaisar Cai Jin memberi nasehat.


Shang Feng mengenakan kembali pakaiannya berbalik menganggukkan kepalanya. Ketiga Kaisar menghilang.


"Gadis Mu! " panggil Shang Feng.


Lian Xiang datang menghadap. "Apakah Yang Mulia memerlukan sesuatu? "


"Aku akan memurnikan energi iblis ini lebih dalam. Jika ada sesuatu tolong jaga aku, " ucap Shang Feng mengeluarkan sesuatu dari pakaiannya menyodorkan kepada Lian Xiang.


"Ini? " tanya Lian Xiang.


"Wujud spiritual diriku. Ingatlah apa yang telah diajarkan guru Wei. Kau hanya bertugas melindungi Xie Hua,"jawab Shang Feng.


"Mengerti sesuai perintah! " balas Lian Xiang undur diri.

__ADS_1


Shang Feng menyilangkan kedua kakinya meletakkan kedua tangannya pada lutut dan dalam posisi meditasi.


"Menyelami roh mencari jati diri mengetahui apa itu diri sendiri, " gumam Shang Feng disusul dengan kedua matanya terpejam.


"Tolong...!!! "


"Selamatkan aku...!!! "


Teriakan-teriakan pertolongan membuat Shang Feng membuka matanya. Dia terkejut melihat sekelilingnya dimana para jiwa-jiwa tengah kesakitan entah karena apa. Dia kemudian melihat kepulan asap hitam melesat ke sana ke mari yang merupakan entitas gelap.


"Apakah ini jiwa dari mereka yang ditumbalkan untuk pedang iblis darah? " tanya Shang Feng pada dirinya sendiri.


Dia melangkah dan mengabaikan permintaan tolong tersebut karena dia merasakan bahwa permintaan tersebut tidak tulus. Sesuatu mengganjal di hatinya ketika ingin membantu. Shang Feng menghentikan langkahnya ketika melihat seseorang dibalik kabut merah berdiri sejajar dengannya.


"Siapa? " tanya Shang Feng.


Kabut merah menghilang menampilkan sosok laki-laki berwibawa mengenakan pakaian megah dengan sulaman sutra emas.


"Jubah Kaisar?" tanya Shang Feng. Tak lama kemudian orang tersebut menunjukkan wakahnya. Shang Feng terkejut. Dia mengingat perkaataan pamannya.


"Ayahanda! " panggil Shang Feng.


Laki-laki tersebut tak memiliki ekspresi hanya berjalan mendekati Shang Feng.


"Mengapa ada di dalam luatan iblis darah? " tanya Shang Feng.


"Tidak! Aku bisa menyelamatkan ayahanda! Aku memiliki energi suci! " balas Shang Feng.


Kaisar Sheng Jing menggelengkan kepalanya. Dia memegang pundak Shang Feng.


"Kau sama sepertiku, " ucap Kaisar Sheng Jing ambigu.


"Maksudnya? Putra ini tak mengerti maksud ayahanda..."balas Shang Feng.


"Kau memiliki iblis dalam dirimu, " ucap Kaisar Sheng Jing perlahan-lahan mundur ditelan oleh kabut merah.


Shang Feng berteriak memanggilnya untuk kembali.


"Aku bukan iblis!! " teriak Shang Feng.


Kabut menghilang secara tiba-tiba. Lautan berdarah bergelombang. Formasi besar tercipta dengan para jiwa iblis melong-long kesakitan sebelum berubah menjadi aliran energi. Mata iblis muncul di udara di tengah gejolan lautan darah.


"Ulahmu! " marah Shang Feng.

__ADS_1


"Benar! Ayahmu memang iblis dan kaupun sama. Semua manusia adalah iblis! " ucapnya disusul dengan tawa keras. Shang Feng berusaha mengendalikan emosi. Dia menghela nafas panjang setelah tenang.


"Aku kemari ingin mencari keberadaan pedang iblis lainnya. Tapi sepertinya tidak ada untuk saat ini. Aku ingin mengnonfirmasi sesuatu. Seluruh pedang iblis di wilayah selatan adalah milikmu? " tanya Shang Feng.


"Benar. Mereka adalah milikku. Alam manusia akan menjadi lautan darah dan aku menunggu kembali saat itu ketika samudera tak terbatas menjadi merah darah! "


"Aku tak akan membiarkan itu terjadi. Tunggulah ketika aku menemukan semua senjatamu maka aku murnikan langsung menggunakan darahku! " ucap Shang Feng tegas.


"Hahahahaha!! Aku tak sabar melihat bukti omonganmu!"


Pola rune yang berada di punggung Shang Feng berkedip melepaskan kekuatan emas menciptakan rantai mengikat pedang iblis darah dari segala arah.


"Penyegelan delapan penjuru semesta. Kekuatan dari peradaban kuno. Sepertinya kau telah bersiap"


"Kau akan melemah dengan rantai suci itu, " balas Shang Feng memejamkan matanya kembali ke dunia nyata.


Dia merasakan kapal bergoyang membuatnya heran. Shang Feng segera keluar dari ruangan. Kelima pengawalnya tengah bertarung melawan monster-monster laut. Samudera tak terbatas memiliki gejolak luar biasa. Shang Feng melayang di udara melihat serangan gelombang monster laut.


"Ini mutasi hewan-hewan laut, " ucap Shang Feng.


Xie Hua duduk memainkan guqin mengeluarkan gelombang suara spiritual mencoba membuat barier pelindung dan menenangkan monster laut.


"Senior Yu, senior Ying! " panggil Shang Feng melalui komunikasi transmisi suara jarak jauh.


"Ada apa! " ucap mereka serempak.


"Monster laut ini semua adalah hasil mutasi energi gelap. Junior tak tahu apakah ada sumber kegelapan di dasar laut? Mampu menghasilkan mutasi begitu ganas tentu saja bukan hal biasa, " ucap Shang Feng.


"Kau mengetahui legenda kegelapan? Itulah hasil dari aura gelap yang menguar mempengaruhi hewan-hewan laut, " ucap Ying Ke.


"Jadi, membunuh mereka tidak berguna sebelum memperkuat segel? " tanya Shang Feng.


"Hanya benua Shenyun yang tak bergerak kemanapun ketika terhantam gelombang ombak samudera tak terbatas. Benua Hanleng yang kau tuju terombang-ambing di samudera tak terbatas. Monster laut itu seharusnya memiliki Tuan yang kuat yang memiliki asal-usul dengan legenda kegelapan yang tak lain dari alam iblis, " jawab Long Yu.


"Baik! Aku akan mencari letak dimana sumber kegelapan disini. Seharusnya monster kuat itu adalah induknya,"balas Shang Feng.


"Gunakan pedang raja Dianli. Itu sangat berguna, " balas Long Yu.


"Benar! " seru Ying Ke.


Komunikasi terputus. Shang Feng berdiri rambutnya berkibar.


"Pedang datang! " perintahnya.

__ADS_1


Pedang sungai dan gunung datang berada dalam genggaman Shang Feng. Dia melayang mengayunkan pedangnya membuat gelombang air menghempaskan monster laut menjauhi barier pelindung.


"Xie Hua! " ucap Shang Feng.


__ADS_2