
Shang Feng dengan pengawalnya terbang di udara melewati kota Tianqi melihat betapa damainya warga mereka. Shang Feng tersenyum untuk sesaat.
"Yang Mulia, kemana kita akan pergi setelah kota Wushuang? " tanya Huo Xiang.
"Ujung barat benua Shenyun. Wilayah ajaran sesat berada, " jawab Shang Feng.
Huo Xiang menganggukkan kepalanya. Mereka menambah kecepatan menuju kota Wushuang.
"Takk! "
Suara cangkir di letakkan dimeja dengan keras. Walikota Shang Wen puas akan teh yang ia minum. Karena dosa yang telah ia perbuat, dia ingin tetap menjaga dunia beladiri benua Shenyun di luar tembok istana dan kota Tianqi.
"Paman! " panggil Shang Feng.
Walikota Shang Wen berdiri ketika mendengar suara tersebut. Dia melesat melayang di udara melihat kedatangan Shang Feng dan kelima pengawalnya.
"Kau datang diwaktu dengan tepat. Kau pasti telah melihat di alun-alun terdapat kapal terbang mewah,"ucap walikota Shang Wen.
"Paman memang terbaik dalam hal menyiapkan keperluan. Kapal terbang mewah dan kuat, " balas Shang Feng.
"Pergilah ke ujung barat menggunakan kapal itu. Aku menunggu kedatanganmu kembali sebagai orang kuat terkenal di wilayah selatan. Wujudkan mimpi ayahmu untuk menjelajahi kembali samudera tak terbatas menggabungkan wilayah selatan mendirikan Kekaisaran Selatan seperti yang dilakukan oleh leluhur, " ucap Walikota Shang Wen.
"Shang Feng mengerti dan akan semakin rumit perjalanan nanti. Aku harap paman baik-baik saja dan menjaga benua Shenyun bersama lainnya ketika aku pergi, " balas Shang Feng.
Walikota Shang Wen menganggukkan kepalanya. Shang Feng dan lainnya melesat ke alun-alun kota Wushuang. Walikota Shang Wen melihat kepergian mereka hanya termenung.
"Semoga engkau pulang dengan keadaan utuh dan hadiahku semoga engkau menyukainya, " gumam walikota Shang Wen.
Shang Feng dan pengawalnya berada di alun-alun kota Wushuang. Banyak pembeladiri berada di bawah kapal terbang. Mereka adalah orang-orang baru dunia persilatan yang memiliki tekad murni.
__ADS_1
"Shang Feng. Tidak! Kaisar Shang Feng, " ucap Hui Li datang.
Shang Feng terkejut melihat kedatangan Hui Li. Dia memperpendek jarak mereka. Selendang putih melekat pada kedua mata Hui Li. Dia memberikan tongkat bambu dan sebuah token tembaga kepada Shang Feng.
"Ini hadiahku untukmu. Pergilah sejauh mungkin dan kembalilah ketika ingin. Laksanakan takdirmu. Mataku telah buta untuk selamanya akibat melihat takdirmu. Ini murni kesalahanku, " ucap Hui Li.
"Senior! " ucap Shang Feng terkejut.
Hui Li tertawa ringan. "Tongkat bambu banyak ditempatku namun jangan remehkan itu karena pemberianku bukan benda biasa. Sedangkan token tembaga itu adalah token makam pedang benua Shenyun. Segala macam pedang dari para pembeladiri di masa kuno dijaga oleh suku Mengyun dari generasi ke generasi karena sejatinya bahan pedang yang berasal dari benua Shenyun akan langsung kembali ke makam pedang bila pemiliknya telah meninggal, "ucapnya sebelum melesat pergi meninggalkan kapal terbang.
" Kita berangkat sekarang! "perintah Shang Feng.
" Baik! "ucap mereka serempak.
Kapal terbang perlahan bergerak. Semua orang bersorak dibuatnya.
Kapal terbang bergerak di udara selama beberapa hari hingga melewati hutan bambu dimana tempat tinggal Hui Li berada dan tempat pertapaan penasihat istana.
"Yang Mulia, apakah kita akan langsung menyerang?"tanya Qin Li.
"Tergantung situasi. Wilayah barat benua Shenyun adalah yang tergelap. Ajaran kesesatan berpusat di kota mati. Setelah tewasnya Mo Guan, mereka semuanya binasa karena energi kehidupan mereka telau tergadaikan oleh pedang iblis darah. Sekarang aku ingin mengumpulkan jiwa iblis mereka dengan pemanggilan jiwa pedang iblis darah. Aku ingin mencari pedang iblis lain yang ada di wilayah selatan, "jawab Shang Feng.
" Anda ingin mencari sesuatu yang lebih besar? "tanya Qin Li.
" Tebakanmu benar. Aku ingin mencari apa itu awal dan akhir. Apakah berputar dan tak pernah berakhir atau akan berakhir sama seperti yang sebelumnya, "jawab Shang Feng.
" Bawahan ini tak mengerti dengan jelas namun bisa disimpulkan Anda ingin melihat masa depan manusia,"balas Qin Li.
Shang Feng menganggukkan kepalanya. Lian Xiang datang mengumumkan semuanya untuk makan. Shang Feng duduk dan lainnya berdiri membuatnya kebingungan.
__ADS_1
" Duduklah mengapa harus terpisah. Kita bukan berada di istana, "ucap Shang Feng.
Mereka saling pandang kemudian duduk satu per satu. Shang Feng mengambil sumpit dan makan membuat semua orang mengambil lauk-pauk setelahnya. Semua orang makan dengan nikmat hidangan yang disajikan. Shang Feng menghentikan aktivitas melemparkan salah satu sumpitnya melesat menabrak dinding tak terlihat hingga retakan terjadi.
" Krakkk!! "
Semua orang beranjak berdiri. Shang Feng berjalan melihat lebih dekat retakan yang dia buat.
"Formasi setipis ini dan menyatu dengan alam? " ucap Huang Enlai.
"Formasi alam ilusi, " jawab Shang Feng.
Lambaian tangan Shang Feng membuat retakan kian membesar hingga terdengar suara benda pecah. Seluruh keadaan yang mereka lihat hanyalah tandus dengan penuh energi jahat. Sebagian besar tumbuhan hidup telah terkonaminasi oleh energi jahat hingga layu menunggu ajal. Kapal terbang melaju secara perlahan.
"Energi jahat yang kuat bahkan tak menyisakan energi kehidupan sedikitpun, " ucap Lian Xiang.
Pedang iblis darah telah bergetar di ruang cincin kehampaan. Mereka melihat jiwa-jiwa yang tak bisa menuju alam selanjutnya. Hanya berjalan tak tahu arah dan memiliki sifat iblis.
"Kota hantu berada di depan. Itu adalah pusat ajaran sesat. Aku harap kalian berhati-hati, " ucap Shang Feng.
Semua orang menganggukkan kepalanya. Kapal terbang akhirnya sampai di kota hantu. Mereka melihat bangunan suram dimana-mana. Bangunan megah tak lagi memiliki aura wibawanya hanya perasaan menakutkan yang dapat dirasakan.
"Tunggu! Istana ini adalah pusat formasi peleburan darah menjadi qi. Sepanjang jalan melihat jiwa yang tersesat berkeliaran namun mereka seakan takut mendekati istana. Aku merasakan empat titik energi tergelap selain di mari. Aku akan mengaktifkan pemanggilan jiwa pedang iblis darah dimari. Kalian harus waspada. Aku ingin melihat kegunaannya, " ucap Shang Feng. Semuanya menuruti perintah. Shang Feng turun mendarat di tanah berjalan mendekati formasi tersebut.
"Pergilah, " ucapnya mengangkat lengannya membuat pedang iblis darah melesat ke tengah formasi. "Segel dewa, buka! " ucap Shang Feng membuat ledakan energi jahat menguar dengan cepat. Pedang iblis darah membuka matanya seketika jiwa-jiwa terpanggil terpaksa untuk masuk ke dalam istana yang kemudian tersedot ke dalam formasi. Empat titik cahaya muncul membentuk formasi besar dengan inti formasi berada di istana yakni pedang iblis darah.
"Mata iblis ini milik seseorang. Sepertinya dia mengincar sesuatu, " gumam Shang Feng.
Formasi besar menyedot energi kehidupan dalam beberapa mil serta menyedot paksa jiwa yang tersesat. Pedang iblis bergetar dibuatnya. Kekuatan iblis menguar dengan cepat
__ADS_1