Holy Dynasty Emperor Throne

Holy Dynasty Emperor Throne
Membantai Lembah Hantu


__ADS_3

Lembah Hantu.


Qin Li telah sampai di lembah hantu dan mengawasi keadaan sekitarnya. 10 lantai pagoda merupakan bangunan termegah yang berada di lembah hantu.


"Formasi pembunuh dewa? Lembah hantu memang benar-benar tak sederhana, " gumam Qin Li.


Tubuhnya melayang di udara. Kedua pedangnya muncul berputar-putar sebelum kian membesar membentuk formasi Yin-Yang raksasa.


"Formasi pembalik dewa, buka! " ucap Qin Li.


Dua pedang raksasa menghantam formasi lembah hantu hingga membuatnya terguncang. Qin Li membuat gerakan tangan mengangkat jari telunjuknya segera dua pedang beraliran Yin dan Yang menerjang formasi. Guncangan hebat membuat orang-orang yang berada di lembah hantu keluar.


"Hancur!" ucapnya menekan pedangnya hingga membuat formasi lembah hantu pecah.


Beberapa orang dari pagoda datang menatap Qin Li sebagai penghancur formasi lembah hantu.


"Siapa kau! Beraninya menghancurkan formasi lembah hantu! " ucap Guang Xing sebagai raja kedelapan lembah hantu.


Qin Li menyipitkan matanya ketika melihat sembilan orang di depannya.


"Aku ingin membinasakan lembah hantu kembali!" ucap Qin Li.


"Lancang!" balas Guang Xing.


"Aku ingin lihat. Seberapa hebat kota Wushuang bahkan menantang lembah hantu sendirian, " ucap Xing Yun datang melayang di udara.


Pemimpin lembah hantu sekaligus raja pertama dari kesepuluh raja hantu saat ini.


"Perguruan pengkhianat dinasti harus segera diselesaikan! " ucap Qin Li.


"Yooo. Pengkhianat? Bukankah ini terlalu berlebihan. Lihatlah disekelilingmu, kau hanya sendirian dimari, "ucap Xing Yun.


Qin Li melihat sekelilingnya dimana para murid yang dipimpin ketua divisi masing-masing bersiap menyerang. Kedua pedang kembali ke tangan Qin Li. Ledakan kekuatan dahsyat keluar secara bersamaan menghempaskan 10 raja hantu.


"Hari ini aku akan membinasakan kalian meskipun nyawaku taruhannya. Pertaruhan antara siapa yang menjadi Kaisar selanjutnya, lembah hantu tak boleh ikut campur, " ucap Qin Li.


Tapak raksasa bewarna merah darah datang dari langit. Xing Yun memerintahkan raja yang lain mengepung Qin Li. Mereka membuat gerakan tangan hingga formasi besar menjulang tinggi mengelilingi Qin Li. Xing Yun mengangkat tangannya dan secara perlahan turun membuat telapak tangan raksasa kian mendekat turun. Qin Li menyipitkan matanya mengayunkan pedangnya dan bilah raksasa melesat menghantam telapak tangan raksasa tersebut hingga hancur.


Formasi dari sembilan raja hantu telah aktif. Hexagonal formasi berwarna merah mengelilingi Qin Li.

__ADS_1


"Formasi pembunuh bintang penjuru! " ucap mereka serempak.


Bintang-bintang jatuh melesat layaknya bola-bola di dalam formasi menyerang tak beraturan. Qin Li sesekali menangkis bintang jatuh tersebut dan menghindarinya layaknya bayangan dengan kecepatan tinggi. Xing Yun mengangkat tangannya ke atas dan terciptalah puluhan telapak tangan raksasa. Teknik tapak kematian raja hantu keempat terdahulu.


"Serang! " ucap Xing Yun.


Qin Li mendongak melihat puluhan tapak datang secara bersamaan telah bersiap mengerahkan kekuatan aslinya.


"Teknik tebasan malam! " ucapnya menghancurkan formasi pembunuh bintang penjuru.


Qin Li melesat mendekati telapak tangan raksasa tersebut berniat menebasnya secara langsung. Seseorang datang menyusul dengan energi spiritual berada di telapak tangannya melesat menghancurkan puluhan telapak kematian Xing Yun.


"Duarrrr!! "


Ledakan menghempaskan udara membuat semua orang mundur. Xing Yun menyipitkan matanya ketika melihat seseorang berhasil menangkis serangan tersebut.


"Kepala kasim, " ucap Qin Li.


Kepala kasim berdiri dengan wibawanya menatap Xing Yun.


"Kun Jiazhen, murid raja keempat lembah hantu datang berkunjung, " ucap kepala kasim.


Xing Yun bertepuk tangan setelah perkenalan kepala kasim.


"Hentikan ulahmu. Jangan ikut campur urusan istana, ini adalah batas toleransiku, " ucap kepala kasim.


"Kakak seperguruan memang perhatian, namun aku diperintahkan untuk tetap ikut campur di dalamnya,"balas Xing Yun.


Qin Li mendekat ketika melihat kode kepala kasim.


"Kau klan Ye, bisakah kau menggunakan teknik legendaris itu? Aku mungkin akan mati dimari, namun inilah penebusan dosa bagiku untuk lembah obat, " bisik kepala kasim.


"Tak perlu mati untuk melawannya, " balas Qin Li.


"Raja pertama lembah hantu adalah yang terkuat. Ilmu kematian tak berjejak adalah teknik tertinggi lembah hantu. Aku akan membuatnya terluka dan bunuh dia,"ucap kepala kasim.


"Tak ada yang mati hari ini selain mereka! " balas Qin Li.


Pedang Yin mengalirkan kekuatan hitam berikut dengan pedang Yang. Kekuatan kedua pedang sangat kuat. Xing Yun terkejut melihatnya.

__ADS_1


"Senjata penerus klan Ye!" ucapnya terhenyak.


"Benar! Hari ini kau lembah hantu akan hancur berkeping-keping! " ucap Qin Li.


"Terlalu lancang! " balas Xing Yu melesat menyerang Qin Li namun dicegah oleh kepala kasim. Mereka bertarung menjauh dan saling berhadapan satu sama lain.


"Hanya ada satu yang tersisa dari lembah hantu. Aku atau kau ataupun tidak sama sekali, " ucap kepala kasim.


"Kita lihat nanti siapa yang bertahan hingga akhir!" balas Xing Yun.


Mereka berdua bertarung menggunakan tangan kosong. Pertaruhan hidup dan mati telah dimulai. Ditempat lain, Qin Li menghadapi sembilan raja hantu sendirian. Pedang Yin dan Yang ia keluarkan.


"Serang!"


Mereka mengeroyok Qin Li dengan sekali serangan. Qin Li bertarung habis-habisan melawan mereka. Melodi kematian terdengar kembali mempengaruhi pikiran seseorang. Dia adalah raja keenam Weisheng yang memainkan seruling hitam kematian.


Qin Li mengingat dimana Hua Jing pernah berucap bahwa membuat melodi tak harus menggunakan alat. Qin Li bersiul secara alami melawan menggunakan nada pembalik kehidupan melawan raja Weisheng.


"Pedang darah kematian!" Ucap raja ketiga datang menyerang intens Qin Li dengan membabi-buta.


Qin Li mengamati pedang yang berada di tangan raja ketiga. Pedang Yin-Yang melayang di udara membelah dirinya menjadi ribuan disusul dengan Qin Li melayang di udara semakin tinggi. Dia menurunkan lengannya membuat ribuan pedang tersebut turun menghujami mereka. Murid-murid lembah hantu segera berlindung dari hujan pedang Yin-Yang.


Sembilan raja saling berpandangan menganggukkan kepalanya. Mereka membuat gerakan tangan yang sama hingga awan hitam perlahan terbentuk layaknya turun ke bumi. Pertarungan kepala kasim dan Xing Yun sesaat terhenti.


"Pusaka lembah hantu. Hanya ketika para raja menggabungkan kekuatan maka pedang neraka akan terpanggil turun, " ucap Xing Yun.


Kepala kasim hendak membantu Qin Li namun dicegat oleh Xing Yun.


"Kebangkitan ajaran Kunlun tak akan pernah berhasil!"ucap Xing Yun.


Energi murid-murid lembah hantu layaknya tersedot. Sembilan raja hantu tak cukup kekuatan untuk memanggil pusaka sakti tersebut hingga mengorbankan jiwa-jiwa muridnya. Qin Li melihat langit di atasnya bergemuruh dan petir merah saling bersahutan. Jarak diantara mereka cukup dekat.


"Benar-benar kejam, " ucap Qin Li.


Dia melepaskan pedang Yin dan Yang ke udara membiarkannya untuk bergabung menjadi satu. Qin Li mengangkat kedua tangannya ke udara seketika pedang-pedang terangkat melayang berputar mengelilingi pedang Yin-Yang.


"Serang! " perintah Qin Li.


Pedang Yin-Yang melesat beserta dengan pedang yang lain menghantam pedang raksasa tersebut. Pedang Yin-Yang berubah perlahan-lahan menjadi satu pedang. Qin Li membuat gerakan tangan hingga memperkuat pedang Yin-Yang.

__ADS_1


"Bommmm!!! "


Kedua senjata saling bertabrakan menghempaskan angin kuat. Pedang raksasa dengan aura kematian pekat menekan pedang Yin-Yang secara paksa.


__ADS_2