
Di suatu pagi, di ruang makan minimalis yang bernuansa hijau dengan wallpaper bunga-bunga yang elegan.
“Arga, besok kamu ulang tahun yah?” Tanya Tante Lia, sambil sibuk mengoles beberapa roti tawar dengan selai coklat kesukaan kedua anak-anaknya.
“Uhuk-uhuk~” Arga yang sedang menyeruput susu vanilla hangatnya pun tersedak.
“Hahahahahahahaha… Ciee~ yang sebentar lagi Sweet Seven teen!” Sindir Arya, sambil mencomot satu roti yang baru dioleskan selai coklat kesukaannya. “Adikku yang satu ini, ternyata sudah ABG (Anak Baru gede) Euyyy~"
“Eh, kakak kan bagi Bunda juga masih ABG!” Sambung Tante Lia.
“Serius Bunda?” Tanya Arya, dengan mata berbinar.
“Anak Bau Gosong… Hahahahahahahaha.” Ucap Tante Lia, mencoba membuat sebuah lelucon receh.
Arga dan Arya pun sama-sama menyipitkan mata mereka, mendengar lelucon Bunda yang terdengar sangat nggak lucu tersebut.
“Bagaimana kalau kita merayakan ulang tahun Arga besok, yuk!” Usul Bunda kepada kedua anaknya. “Arga, besok malam, undang beberapa teman-temanmu yah ke rumah kita. Bunda akan masak makanan yang enak buat mereka!”
“Memangnya dia punya teman?” Sindir Arya, ke arah Arga.
Arga pun membayangkan wajah Rafi, Niko, dan Bambang, dan Ia pun mengangguk-angguk kepalanya. Tanpa mempedulikan sindiran Arya.
“Skip yah, besok aku nggak bisa hadir, aku mau balik ke Singapore!” Pekik Arya, nggak peduli dengan rencana pesta Adiknya
“Eh jangan gitu, teman-temannya Arga banyak yang cantik loh, pasti rugi deh kalau kamu nggak ikutan!” Jelas Tante Lia, memanasi Arya, agar menunda kepulangan anak sulungnya tersebut ke Singapore, Tante Lia tahu betul, kalau anak sulungnya tersebut sangat bersemangat kalau membahas tentang perempuan cantik.
“Memangnya dia punya teman cewek, paling temannya cowok semua?” Sindir Arya, ke arah Arga.
“Gleekk~” Arga pun meneguk air liurnya sendiri. Tepat dugaan Arya, dia benar-benar tidak punya teman berjenis kelamin perempuan, untuk saat ini.
Dia terbayang wajah Gladish…
Akan tetapi Pria Introvert itu sudah mengecewakannya, dengan tidak datang ketika Dinner, minggu malam kemarin. Bahkan dia dengan sadisnya mengibas tangan Gladish di sekolah, saat gadis itu sedang menuntut penjelasan darinya.
Dia terbayang wajah Maya…
Akan tetapi Pria Melankolis itu juga sudah mengecewakannya, dengan tidak menerima pernyataan cintanya di Perpus, dan meninggalkan gadis itu duduk sendirian.
Dia terbayang wajah perempuan-perempuan lain di kelasnya. Tapi dia bingung ingin memulai percakapan seperti apa dengan perempuan-perempuan tersebut, jujur saja Arga tidak bisa ngomong dengan perempuan, maksudnya disini, dia tidak terbiasa memulai percakapan duluan dengan kaum perempuan. Dia bahkan gemetaran sendiri, atau nggak, Ia berkeringat dingin, kalau dekat dengan kaum perempuan.
Dengan kaum pria, yang jelas-jelas TIDAK membuatnya GEMETARAN dan KERINGAT DINGIN saja, dia JARANG negur duluan, apalagi dengan kaum perempuan...
“Yah pasti lah Arga punya teman cewek, dia loh ganteng!” Bela Tante Lia, kepada anak bungsunya tersebut. “Iya kan Arga?”
“Glek~” Lagi-lagi Arga menelan Air liurnya. Memang sih untuk ukuran cowok sekelas Arga, pasti dia gampang banget di deketin kaum hawa, karena didukung dengan tampang yang memadai, tapi yah~ masalahnya, dia selalu refleks menghindar, minimal nolak, paling parahnya, dia bisa-bisa kabur kalau ada cewek yang terlalu agresif ke dia.
Kalian pasti menduga Arga terlalu berlebihan?!
__ADS_1
Tapi memang kenyataannya, Arga itu se kaku itu!
Dia juga bingung sama dirinya sendiri, yang tidak bisa se lues pria-pria lain, dalam mendekati kaum hawa. Bahkan dia iri pada Arya yang bisa nempel ke setiap wanita sana-sini, iri ke Niko yang bisa se lues itu gangguin Gladish.
“Arga loh Homo!” Sindir Arya lagi, dengan kata seenak udelnya.
Arga pun memelotot kan ke dua bola matanya ke arah Arya, sebagai wujud protesnya ke pada kakaknya, yang menurutnya sangat menyebalkan tersebut.
Arya pun tersenyum, melihat tingkah Arga yang saat ini sedang memelototi dirinya, dan dia pun mendekatkan wajahnya ke arah telinga Arga. “Buktinya dari dulu kamu nggak punya teman cewek kan?” Bisik Arya, sambil tersenyum simpul.
“A, Aku nggak homo, aku akan mengundang teman-teman cewekku dikelas!” Teriak Arga, sambil menjauhkan wajah Arya, dari hadapannya.
“Wah akhirnya!” Seru Bunda girang, sambil bertepuk tangan.
“Fix! Gua nunda keberangkatan gua ke Singapore demi ulang tahun Elu!” Ucap Arya, mengambil keputusan. “Awas Lo nggak datengin cewek-cewek cantik dari sekolah Lo, yah! Gua panggil Homo Lo seumur hidup!” Ancam lelaki Ekstrovert tersebut kepada adiknya. Seorang kakak yang tega menyumpahi adik kandungnya, hanya gara-gara menginginkan kaum wanita di sekelilingnya.
“CIIIIHHH~” Pekik Arga, sambil mengambil jatah roti cokelatnya, menggigitnya, dan berlalu dari ruang makan bernuansa asri, yang baginya sudah seperti neraka tersebut.
“Jangan lupa undang Gladish loh, Ga!” Teriak Tante Lia kepada Arga yang telah berlalu, akan tetapi masih berada dalam jangkauannya tersebut.
Arga pun hanya diam, dia pun mengambil tasnya yang sedari tadi terbaring di sofa, mengikat sepatunya, dan berniat mencari angkot untuk berangkat ke sekolah.
Sedangkan Planning Arya hari ini adalah Ia ingin mengajukan surat permohonan penelitian ke rumah sakit kecil di Bogor, yakni rumah sakit permata, tempat Melanie saat ini di rawat.
₩₩₩₩₩
Belum sempat Ia selesai mengetik nama Teddy di layarnya, layar Handphonenya kini sudah bertuliskan “KEVIN CALLING.”
“Halo Kevin!” Sapa Arya, kepada teman satu apartemennya yang ada di Singapore tersebut.
“Aku kangen kamu!” Ucap Kevin tiba-tiba.
“Glek~” Arya pun menelan air liurnya mendengar kata-kata Kevin tersebut, yang rasanya terdengar aneh.
Helo, biasanya yang menelpon dan bilang kangen-kangen itu, antara dua jenis kelamin yang berbeda yah? Antara pria dan wanita???
Tapi yah, mengingat temannya tersebut berkelakuan kalem dan melankolis, Arya pun memakluminya. “Hahahahahaa~ aku memang ngangenin kok!” Ucap Arya, akhirnya, menghindari kekakuan akibat kata ‘kangen’ tersebut.
“Kapan rencananya kamu kembali lagi ke Singapore?” Tanya suara dari sebrang sana.
“Rencananya sih besok, ta...”
Belum selesai Arya berbicara, Kevin pun langsung memotongnya. “Serius?” Tanya Kevin dengan suara yang berubah girang.
“Tapi sepertinya harus di undur besoknya lagi deh.” Sambung Arya dengan cepat.
__ADS_1
“Kenapa?” Suara Kevin pun berubah kecewa.
“Adikku Arga, Uang Tahun.”
“Baiklah, tapi tolong hubungin aku yah, kalau sudah sampai di Bandara!”
“Kenapa?”
“Aku, mau jemput kamu!”
“Nggak usah, aku minta pacarku Jennie, yang jemput aku saja, dengan mobil Sportnya!” Ucap Arya, sambil mengingat-ingat kekasih seksinya di Singapore, yang tajir melintir, dan bagaikan mesin ATM berjalan baginya.
“Yah~ sudahlah kalau gitu.” Gumam Kevin, lagi-lagi dengan nada kecewa. “Kalau gitu, aku akan memasak yang enak untukmu saja yah, bagaimana?!” Tawar Kevin lagi.
“Nggak usah, paling habis Jennie jemput aku, dia bakal Traktir aku makan-makanan Prancis favoritnya.” Jelas Arya, menolak perhatian-perhatian Kevin dengan cara yang halus.
Entahlah~ beberapa bulan ini dia sudah merasa nggak nyaman dengan perhatian-perhatian Kevin, yang dia rasa, sudah cukup terlalu berlebihan kepadanya.
Dia pun sempat berpikir tentang sesuatu yang konyol tentang Kevin. “Apakah pria berkulit putih, berkebangsaan Manado tersebut naksir dirinya?"
Tapi setiap pikiran konyol tersebut muncul, dia selalu menepisnya kuat-kuat. “Kevin loh normal… Arya, kamu jangan Su’uzon sama Kevin!” Yakinnya dalam hati, berusaha untuk berfikir positif kepada teman satu apartemennya tersebut.
#To Be Continued
Terimakasih sudah membaca yah reader... author ga akan nulis sejauh ini kalau nggak ada readers nya😭👍
Jangan lupa favorit (❤) biar ga ketinggalan Chapter selanjutnya.
Jangan lupa jempolnya, buat absen👍
Jangan lupa komen, kritik n sarannya, biar gereget👄💋
Jangan lupa ratting lima bintangnya biar ratting nya nggak 4,6 lagi 🤣
Jangan lupa sharenya, biar tambah rame 👭👭👬👬👫👫
Jangan lupa vote nya, biar ini novel abal-abal bisa lulus kontrak😃
BTW INI FOTO VISUAL NIKO, si cowok jahil blasteran onta Arab👇👇👇👇
eit, jangan liat visual si Niko sambil liat judul Chapternya yah😅
__ADS_1
Ayo yang mau request visual😘 komeng di bawah ini yak👇👇👇