Introvert Melankolis

Introvert Melankolis
Chapter 56: Kebohongan Sahabat


__ADS_3

Jangan pernah 100 % percaya kepada teman atau pun sahabatmu sendiri dalam bentuk apa pun, karena perasaan manusia itu… dalamnya seperti lautan, nggak bisa di ukur.


Kadang baik, kadang jahat…


Ada yang benar-benar peduli…


Ada yang pura-pura peduli…


Tapi, hanya untuk ingin tahu, hanya untuk menertawakanmu…


Ada juga yang sebenarnya diam-diam ingin menjebakmu, hanya untuk mengambil, mencapaian apa yang sudah engkau dapatkan saat ini.


Di kantin...


Gladish dan Prisil saat ini sedang menyantap makanan mereka di kantin… hari ini mereka sama-sama memesan nasi campur dan sama-sama di temanin minuman es kelapa muda. Mereka saat ini sedang duduk berhadap-hadapan.


Gladish pun tersenyum-senyum sendiri, menginggat kata-kata Niko beberapa jam yang lalu.


…………


……


“**KAMU MAUNYA APA, HAH?!” Bentak Gladish ke arah Niko, sambil membelalakan matanya.


“Aku maunya kamu!” Ucap Niko lirih.


“Ciihh~” Decak Gladish, kesal. “Pasti kamu mau jahili aku lagi, IYA KAN?!” Bentak Gladish lagi, dengan nada penuh penekanan.


“Iya… aku mau jahili kamu lagi… setiap hari, setiap saat, setiap waktu, setiap menit, setiap detik… aku selalu, maunya jahili kamu terus!” Ungkap Niko, dengan suara yang lemah, akan tetapi, tetap bisa terdengar jelas oleh telinga Gladish.


Gladish pun mengerutkan alisnya, tak mengerti apa maksud dari Niko tersebut. “Ma… maksudnya?”


“Aku suka kamu Gladish…” Lirih Niko, sambil mengerutkan alisnya**.


………


…………


“Kalau di perhatikan baik-baik, Niko anaknya manis juga yah~” Gumam Gladish dalam hati, sambil tersenyum simpul… “Nggak masalah sih kalo endingnya aku jadian sama dia..."


“HAHAHAHAHAHAAAA~” Tawa Gladish terbahak-bahak, mengingat kalau dia jadian sama Niko, setiap harinya bakal terjadi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Gladish mengingat-ingat rasanya hampir tiap hari, kalau nggak kena tendangan, Niko terkena tonjokannya, kalau nasibnya Niko baik, paling hanya berakhir kejar-kejaran saja seperti serial India.


“Kenapa kamu tersenyum-senyum sendiri? Tertawa-tawa sendiri?” Tanya Prisil dengan nada yang sinis…


Nada yang sinis?


“Nggak kok Sil, aku nggak apa-apa.” Jawab Gladish, tapi Gladish masih tidak bisa menyembunyikan sebuah senyuman, yang terpancar di raut wajahnya. Gladish sebenarnya ingin sekali menceritakan perasaan Niko yang baru saja diutarakan oleh lelaki tersebut kepadanya, tapi dia terlalu malu untuk itu. Dia juga harus menjaga perasaan sahabatnya Prisil, saat ini.


Seingatnya, saat ini Prisil sedang naksir Niko, bukan?


“Menyebalkan.” Pekik Prisil dalam hati, Prisil sedang menduga Gladish pasti kesenangan, karena rambutnya yang panjang tersebut, baru saja di cium oleh seorang Niko.


Prisil pun lalu mengambil beberapa helai rambut Gladish yang berada di bagian depan. “Rambutmu barusan di cium yah sama Niko?”


“Gleek~” Mendengar hal itu, Gladish pun langsung menelan bulat-bulat makanannya, tanpa sempat terkunyah oleh giginya. “Uhuk~ Uhhhuuuuukkk~ Uhhhuuuuuukkkk~” Batuk Gladish, yang akhirnya tersedak oleh makanan yang barusan tertelan oleh tenggorokannya tersebut.


Dan Ia pun langsung mengambil Es Kelapa di gelasnya, dan langsung meneguknya dengan sangar.

__ADS_1


Saat ini Ia merasa bagaikan pelakor yang ada di sinetron Ikan Terbang, yang ketahuan oleh sang istri, telah berselingkuh dengan suaminya.


“Itu… dia bilang rambutku bau katanya… hehehe~” Ucap Gladish, akhirnya. Faktanya, memang benar kan, kalau sebelumnya Niko sudah menghina rambutnya dengan kata BAU.


“Hahahaaa~ kasihan sekali!” Ucap Prisil, sambil terkekeh. “Niko juga beberapa hari yang lalu, tiba-tiba mencium rambutku.” Ucap Prisil dengan penuh kebohongan yang matang.


“A apa?” Pekik Gladish, seakan tak percaya dengan apa yang barusan di ucapkan oleh sahabat terdekatnya, Prisil.


“Iya, bahkan dia bilang… rambutku baunya wangi, enak, indah dan Ia suka!”


“A Apa? Su suka?” Pekik Gladish, sambil memelototkan matanya.


“Iya suka.” Jawab Prisil, dengan ekspresi yang sangat meyakinkan.


Gladish pun menghembuskan nafasnya dalam-dalam, teringat kembali si tengik Niko mengatakan padanya kalau rambutnya tersebut…


“Rambutmu… Baunya apek, enggak enak di hirup, baunya, melebihi sampah dan aku jamin nggak ada yang suka dengan rambutmu!”


Mengingat kata-kata Niko tersebut, Gladish lalu mengepalkan tangannya kuat-kuat.


₩₩₩₩₩


Di warung belakang tembok sekolah…


Saat ini Grub Teletubbies seperti biasa, sedang menyantap makanan mereka masing-masing. Kali ini mereka berempat memesan makanan yang berbeda rasa, akan tetapi memiliki bentuk yang sama


Rafi yang saat itu, sedang memesan Soto Lamongan, Arga memesan Coto Makasar, Niko yang memesan Kari Ayam, dan Bambang yang memesan Soto Banjar Limau Kuit. Yang tersedia dalam bentuk Indomie Kuah.


Tempat duduk mereka kali ini seperti biasanya, Niko yang bersebelahan dengan Bambang, dan Arga yang bersebelahan dengan Rafi. Bambang yang berhadapan dengan Rafi, dan Arga yang berhadapan dengan Niko.


Bisik Niko, sambil mendekatkan teman-teman Teletubbies nya ke arah wajahnya.


“Apa… apa…?” Tanya Bambang dan Rafi, penasaran. Sementara itu, Arga hanya diam saja, tapi tetap ingin tahu, jadi ikutan mendekat dengan wajah Niko.


“Sebenarnya, aku baru saja menyatakan SUKA sama Gladish.” Bisik Niko, ke arah teman-teman Teletubbies Nya.


“Huuuwaaaaaaaaaaaa~” Teriak Bambang dan Rafi, dengan ekspresi bahagia.


Sementara, Arga hanya diam saja, sambil memasang ekspresi kecut di wajahnya.


“Cieee~ Ciiieeee~” Olok Bambang, sambil mengelus-elus kasar rambut Niko yang saat ini duduk di sebelahnya.


Niko pun hanya terkekeh mendapatkan perlakuan tersebut.


“Kenapa wajahmu kecut Arga?” Tanya Rafi polos, yang duduk di sebelah Arga. Menyadari, hanya ekspresi Arga lah yang berbeda dari ekspresi teman-teman yang lainnya, yang saat ini memancarkan ekspresi rona bahagia karena merayakan keberanian Niko.


“Sebenarnya kata-kata Bundaku semalam merupakan kebenaran.” Ucap Arga, sambil menundukkan kepalanya.


“Maksudnya?” Tanya Bambang, Rafi dan Niko berbarengan, tak mengerti apa yang baru saja di ucapkan oleh Arga.


“Aku dan Gladish selama ini sudah ditunangkan.” Ucap Arga, masih sambil menundukkan kepala, dia sadar kalau aktingnya dalam berbohong, benar-benar sangat payah.


“APAAAAAAAAAAAA!!!” Pekik Bambang, Rafi dan Niko berbarengan.


₩₩₩₩₩


#Arya POV

__ADS_1


“Akh~ kepalaku masih sakit!” Batinku, Aku pun membuka kembali mataku, sepertinya aku baru saja terbangun dari tidurku.”


“Ini dimana?” Gumamku, saat ku melihat, di sekelilingku seperti sebuah ruangan kamar rumah sakit yang mewah.


“Arya kamu tidak apa-apa?” Tanya Jennie, khawatir, sepertinya gadis ini sedari tadi menjagaku di ruangan ini.


“Aku dimana?” Tanyaku, sambil mendudukkan tubuhku, dan astaga! Aku nggak menyangka sudah ada selang infus di tanganku.


“Ini kita lagi ada di rumah sakit.” Ucap Jennie, menjawab pertanyaan ku. “Kamu tadi habis pingsan di toilet Restoran Prancis, yang tadi kita kunjungi Arya.


“Astaga!” Gumamku, sambil melepaskan selang infus yang tertanam di tanganku. “Jam berapa ini?” Tanyaku lagi kepada Jennie.


“Ini sudah jam 8 malam, kamu nginap disini saja, karena aku sudah sewakan kamar VVIP ini, khusus buat kamu bermalam.


Aku pun langsung menarik tangan Jennie ke tubuhku, dan Jennie pun terjatuh di pangkuanku. Aku pun menatap matanya dalam-dalam, dan Jennie pun nggak mau kalah, Ia saat ini juga membalas tatapan mataku dalam-dalam, bagaikan magnet… wajah kami pun kini semakin dekat… semakin mendekat… aku pun memiringkan wajahku… sementara Jennie mulai menutupi matanya, untuk menerimaku… dan…


#To Be Continued


.


.


.


.


Hai hai pembaca kesayangan INTROVERT MELANKOLIS💜💜💜😍😍😍


Jangan lupa yah LIKE, KOMEN, SHARE, RATTING 5, VOTE-nya.


Jangan lupa tinggalkan VOTE biar INTROVERT MELANKOLIS yang Badung ini,, masuk ranking kelas🤣🤣🤣


Contohnya seperti di bawah ini 👇👇👇👇



Yang penasaran sama yang namanya grub teletubbies 👇👇👇👇



Tingki Wingki si Bambang:



Dipsi si Niko:



Lala si Rafi:



PO si Arga:



Makasih cinta-cintaku semuanya, sudah membaca dan mendukung INTROVERT MELANKOLIS selama ini.... Chalanghae 😍😘 assalamuallaikum🙋‍♀️🙋‍♀️🙋‍♀️

__ADS_1


__ADS_2