Introvert Melankolis

Introvert Melankolis
Chapter 66 : Tentang Kevin


__ADS_3

Malam harinya, di sebuah Restoran Jepang di pusat kota Changi, Singapore…


 


(Percakapan ini aslinya memakai Bahasa Inggris)


“Hei sudah lama menunggu?” Tanya Kevin, sambil berlari. Menghampiri seorang gadis.


Gadis yang barusan di datangin oleh Kevin pun langsung mengerutkan alisnya.


“Kamu siapa?” Tanya gadis berparas blasteran antara Jepang dan Belanda tersebut, ke arah pria asing, yang baru saja berlari mendatangi meja makan, tempat duduknya.


“Kamu Kimmy kan?” Tanya Kevin, sambil mengatur nafasnya, sehabis berlari.


“Iya, aku Kimmy, kamu siapa?” Tanya balik, gadis yang bernama Kimmy tersebut kepada pemuda berdarah Manado, Indonesia tersebut.


 


“Perkenalkan, namaku Kevin.” Ucap Kevin, sambil menjulurkan tangan kanannya ke arah gadis yang bernama Kimmy tersebut.”


#Flashback


“Oke, gua akuin kalau Gua bodoh!” Ucap Arya, sambil menenangkan hatinya sendiri yang sekarang sedang terguncang. “Akan tetapi, bisa nggak kamu bantu aku malam ini?” Tanya Arya lagi, sambil menatap kedua mata Kevin, dalam-dalam.


 


Kevin pun melemah menerima tatapan mata yang dalam, dan tajam dari arah mata Arya, yang menurutnya sangat menggoda iman dan takwanya. “Ka Kamu mau mi minta bantuan apa Arya?” Tanya Kevin dengan nada suara yang super duper gugup.


 


“Bisakah kau membantuku untuk mengencani salah satu dari mereka?” Tanya Arya, dengan mata yang berkaca-kaca.


 


“WHAT?!” Seru Kevin kaget, mendengar apa yang baru saja terlontar dari mulut Arya, teman satu apartment-nya tersebut. “Gila Loe Ya, Loe suruh Gua kencan sama seorang cewek?”


“Iyalah, memang kenapa?” Tanya Arya balik,


“Gua belum pernah jalan sama seorang cewek Ya, kalau jalan sama saudara-saudara Gua yang cewek sih, pernah.” Jawab Kevin, yang menurutnya cewek itu menyebalkan.


 


♡♡♡♡


 


Kevin ialah anak bungsu dari lima bersaudara, dan ke empat kakaknya, berjenis kelamin Perempuan semua.


Menurut Kevin, makhluk yang bernama cewek itu egois, suka ngatur, cerewet, tukang ghibah dan bawel. Seperti tabiat dari ke empat kakak perempuannya tersebut.


 


Sedari kecil, Kevin selalu jadi bahan percobaan oleh ke empat kakak perempuannya. Mereka sering sekali melukis wajah Kevin dengan peralatan Make Up yang mereka miliki. Menurut mereka, wajah Kevin kecil terlihat sangat cantik dengan hiasan Make Up tersebut.


Awalnya, Kevin kecil merasa risih, dengan hiasan-hiasan make up yang di lakukan oleh ke empat kakak perempuannya tersebut, terhadap wajahnya. Akan tetapi, lama-kelamaan, Kevin kecil mulai menikmatinya.


 


Bahkan setelah dia beranjak dewasa, dan ke empat kakaknya sudah tidak ada lagi yang menghiasi wajahnya. Kevin selalu merindukan hiasan-hiasan make up tersebut.


 


Bahkan dia pernah ke Mall, berdalih ingin memberikan hadiah make up untuk kekasihnya kepada si Mba penjaga etalase Make Up. Padahal perlengkapan Make Up itu, sering Ia pakai sendiri sesekali waktu, ketika Ia mengunci pintu kamarnya, dan berkaca di depan cermin.


 

__ADS_1


Meski pun Kevin agak feminim. Di sekolah, Ia nggak suka nimbrung sama teman-teman ceweknya, dia sangat memanfaatkan jenis kelaminnya sebagai laki-laki, untuk bisa sekedar nimbrung, atau bahkan skinskip (sentuhan kulit) bareng sesama lelaki lain, apalagi nimbrung sama teman lelaki yang sangat di sukai-nya, tanpa perlu di curigai yang aneh-aneh sama teman-temannya yang lain... yah~ karena dia juga lelaki.


Akan tetapi, jangan bangga dulu, jika kamu memiliki hati seperti seorang Kevin. Karena kamu harus siap menghadapi patah hati berkali-kali, apabila seorang teman laki-laki yang kamu sukai tersebut... Naksir gadis lain, atau pacaran dengan gadis lain, karena mereka semua Normal... dan hanya kamu yang TIDAK.


Meski kamu memiliki wajah rupawan dan ganteng sekali pun. Memiliki perhatian yang berlebih, melebihi gadis manapun di dunia ini sekali pun... kamu tetap tidak akan bisa, sama sekali tidak bisa menyentuh hatinya. Karena, itu tadi.... karena mereka semua Normal... dan hanya kamu yang TIDAK.


 


Sungguh menyedihkan bukan?


♡♡♡♡


Ok, kembali ke Topik...


“Yah~ Anggap aja si Doi sodara-sodara Loe, apa susahnya sih?!” Protes Arya, dengan nada seolah-olah menuntut Kevin untuk mengikuti kemauannya.


Kevin pun menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan, mencoba menenangkan dirinya sendiri. “Jadi, kamu maunya aku menggantikan kencan mu dengan siapa?” Tanya Kevin, akhirnya. “Dengan Kimmy atau Jennie?”. Tanya Kevin lagi, berusaha untuk terlihat biasa saja. Padahal dalam hatinya, kini Ia merasakan rasa sakit yang luar biasa.


 


Membayangkan pujaan hatimu sedang jalan dengan wanita lain saja, sudah membuat hatimu sakit, bukan? Apalagi membantu percintaan pujaan hatimu yang sedang berselingkuh...


Sungguh terlalu kau Arya, sungguh terlalu!


 


“Yah~ tentu saja, Jennie lah, aku loh belum pernah merasakan nikmatnya kencan bersama Kimmy.” Ucap Arya dengan nada yang santai.


“Oh si Nenek Lampir itu?!” Tanya Kevin, dengan nada yang santai, lelaki berkepribadian kemayu itu, membayangkan bisa menjambak rambut panjang Jennie untuk kedua kalinya, dengan kedua tangannya.


 


“Nenek Lampir?” Pekik Arya, Ia teringat kembali perkelahian Kevin dan Jennie. Ketika Jennie mengajaknya untuk pindah dari Apartment ini.


Saat itu terjadi adegan jambak-jambakan antara Kevin dan Jennie, tentunya Kevin duluan yang memulainya. Kevin menjerit-jerit menahan kepergian Arya, dan menjambak rambut panjang Jennie, dengan kuat.


 


#Flashback End


₩₩₩₩₩


 


Malam itu sekitar pukul 19.45 WIB, tepatnya setelah sholat Isya, Gladish bersiap-siap dengan stelan baju putih-putih, dengan sabuk merah kebanggaannya. Ia pun mengikat kuat, rambut hitam panjangnya kebelakang, dan menjinjing tas selempang yang sudah Ia isi dengan barang-barang pentingnya seperti dompet, Handphone dan sebotol air mineral berukuran 2 liter.


“GLADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIISSSSHH!” Teriak Bapak Gladish, memanggil anak semata wayangnya. “OH~... GLADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIISSSSHH!~” Teriak Bapak Gladish, dengan nada mendayu-dayu, bagaikan sedang berdangdut.


Gladish pun membuka pintu kamarnya, dan berteriak di ujung pagar tangga atas.


“IYA PAK, ADA APA?!!” Teriak Gladish, menyauti panggilan Bapaknya tersebut. Mereka saling berteriak, karena bapaknya saat ini berada di bawah loteng.


 


“ADA OJEK ONLINE MU YANG SUDAH DATANG MENJEMPUT, SAYANG!!!” Jawab Bapak, sambil berteriak.


“WHAAAAAAAATTTT?!” Pekik Gladish terkejut, padahal Doi sama sekali BELUM memanggil Ojek Online dari Aplikasi Ojek Hijaunya. “SALAH ORANG KALI PAK!!” Teriak Gladish lagi, mengira Ojek Online tersebut, salah menjemput penumpang.


 


Bapak Gladish pun terdiam.


Dan beberapa menit kemudian...


“BAPAK UDAH BILANGIN KE OJEK NYA!!!” Teriak Bapak Galdish kembali. “TAPI DIA BILANG NGGAK SALAH PELANGGAN!!”

__ADS_1


“APAAAAAAAAAAAA!!!” Pekik Gladish, kembali kaget.


“COBA KAMU TURUN!!!” Suruh Bapak Gladish, akhirnya.


 


Gladish pun masuk kembali ke dalam kamarnya, mengambil sepatu Kets khusus olahraganya yang baru saja Ia beli, memakai dan mengikatnya. Dan Ia pun turun ke lantai bawah.


 


“Ojek Online-nya bikin kesel aja deh, udah di bilangin aku belum pesan Ojek Online, kok dia masih ngotot yah?” Ngedumel Gladish dalam hati, Gladish pun pamit dengan Bapaknya, sambil mencium tangan Bapaknya.


 


“Assalamuallaikum, Pak.” Pamit Gladish.


“Waalaikumsalam, hati-hati di jalan yah, Cah Ganteng...”


Gladish pun memicingkan mata, ke arah Bapaknya.


“Cah Ayu, maksudnya.” Ucap Bapak Gladish, sambil mencubit pipi anak gadisnya tersebut.


Ketika Gladish keluar dari rumahnya.


Ada sosok cowok dengan jaket hijau dan helm hijau, dengan lambang Aplikasi Ojek Online, Aplikasi yang sering di pakai Gladish. Akan tetapi, Ojek Online tersebut datang dengan motor besar berwarna metalik biru, yang tampaknya sudah tak asing lagi di matanya.


“Ni Niko???”


#To Be Continued


.


.


.


.


Hai hai pembaca kesayangan INTROVERT MELANKOLIS💜💜💜😍😍😍


Jangan lupa yah LIKE, KOMEN, SHARE, RATTING 5, VOTE-nya.


♡Jangan lupa tinggalkan VOTE biar INTROVERT MELANKOLIS Biar Author Nya tetap semangat 🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️


Contohnya seperti di bawah ini 👇👇👇👇



♡Jangan Lupa Ratting 5 nya ya, kalo kalian beneran suka sama Novel ini


Contohnya seperti di bawah ini 👇👇👇👇



Oia besok author mau liburan dulu,, tapi... tapi... tapi... Kalau yang komen 60 lebih,, author besok tetap up yah,,


🙈🙈🙈


Arga, Niko, Gladis👇👇👇



Bye-Bye 💃💃💃


Makasih yah semuanya, sudah membaca dan mendukung INTROVERT MELANKOLIS selama ini.... Chalanghae 😍😘

__ADS_1


assalamuallaikum🙋‍♀️🙋‍♀️🙋‍♀️


__ADS_2