
“Maaf~” Gumam Niko, sambil menundukkan kepala.
“Niko, kamu kenapa?” Tanya seseorang yang barusan di tabrak, oleh Niko tersebut.
“Aku nggak apa-apa Sil!” Jawab Niko yang menyadari seseorang yang barusan di tabrak nya tersebut merupakan sosok seorang Prisil.
“Kenapa matamu berkaca-kaca?” Tanya Prisil lagi, sambil mengarahkan tangan kanannya, ke arah pipi kiri Niko.
Langsung saja secara refleks, Niko menampik tangan Prisil yang mau mendarat di pipinya.
Saat ini, tiba-tiba saja, Niko mempunyai perasaan yang nggak enak dengan Prisil, PERASAAN NGGAK ENAK ini, sama dengan perasaan waktu pertama kali dia liat Kak Arya mencium rambut Maya.
“Perasaan nggak enak apakah ini?” Batin Niko, kearah Prisil, sambil menggigiti bibir bawahnya.
Entah lah~ Ibu Niko pernah cerita kalau silsilah keluarganya merupakan keluarga Cenayang pada Zaman kerajaan Majapahit.
Ibu Niko yang menikah dengan ayahnya saja, bukan semata-mata faktor keberuntungan, akan tetapi salah satu faktornya adalah Ibu Niko mempunyai PERASAAN yang SANGAT ENAK kepada ayah kandungnya Niko saat ini. Dan terbukti memang, rezeky Ibu Niko sampai saat ini, terus mengalir bagaikan air.
“Ah~ mataku kena iritasi debu di jalan, paling nanti juga baikan.”
Jawab Niko, sambil tersenyum simpul. Tentu saja dia berbohong kepada Prisil, mana mungkin kan dia bilang matanya memerah karena cemburu dengan Arga dan Gladish?
Prisil pun memperhatikan sekelilingnya… “Disini ramai...” Gumamnya pelan.
Sementara Niko hanya mengerutkan alisnya, melihat tingkah Prisil.
Prisil pun lalu memegang tangan kiri Niko, dan menariknya….
“Eehh…???” Pekik Niko, mengikuti arah tarikan tangan Prisil, tersebut.
₩₩₩₩₩
#Niko POV
“Kita mau kemana?” Tanya Ku, sambil berusaha melepaskan tangan Prisil. Akan tetapi tidak bisa, tangan Prisil terlalu kuat menggenggam tangan Ku. Ya udah~ aku pasrah saja, anggap saja rezeky anak sholeh di pagi hari.
Prisil pun memberhentikan langkahnya ke arah belakang toilet yang terlihat sepi.
M*mpus, gua mau di bawa kemana?
Jangan-jangan gua mau di perkosa????
Gua sih sebagai lelaki lemah, lugu nan polos… pasrah-pasrah saja…
Cuma Gua belum siap nikah… Gua belum siap jadi ayah!!!
Tangannya masih setia menarik tangan Ku, untuk mengikuti langkahnya dari arah belakang.
Aku pun langsung melepaskan tangan Prisil dari tangan Ku. “Gila Loe, Sil! Mau ngapain Loe bawa Gua di tempat yang sepi kayak gini?!” Tanyaku, dengan nada protes, jaga image dikit lah... padahal aslinya pasrahan.
“Aku ingin membantumu!” Seru Prisil.
“Maksudnya?” Tanya Ku, tak mengerti.
Prisil pun langsung menjinjitkan kakinya, dan mensejajarkan wajahnya ke arah wajah Ku.
Doi mau cium Gua?
Tangannya membuka lebar kelopak mata kiri Ku…
Atau...
Doi mau nyolok mata Gua???
Dan…
“FUUUUU~ FUUUU~” Tiba-tiba saja, aku merasakan udara angin sepoi-sepoi yang bertiup di sekitar mataku.
Yah~ Prisil meniup-niupkan mata kiri Ku tersebut, dengan bibirnya yang imut.
__ADS_1
M*mpus!!! Merinding Disko Gua!!!
Ada yang berdiri tegak, tapi bukan keadilan!!!
“Sebelahnya lagi, yah!” Pandu Prisil, ke arah mata kanan Ku.
“BRAAAAAKKKKK~” Terdengar bunyi sebuah tembok, yang di pukul dengan kuat.
“NIKOOOOO…!!!” Teriak seseorang, yang suara seseorang itu, sudah tidak asing lagi oleh diriku.
Aku dan Prisil pun berbalik, mengikuti arah suara tersebut.
“BAMBANG!” Teriakku dan Prisil berbarengan. Sambil membulatkan mata kami lebar-lebar, ke arah Bambang.
₩₩₩₩₩
#Bambang POV
Ketika berjalan di lobi sekolah…
“BRUUUUUUKKKK!”
Nggak sengaja tubuhku bertabrakan dengan Pak Bagas, sang guru BK (Bimbingan Konseling)…
“Maaf Pak.” Ucapku sambil menundukkan kepalaku ke arahnya.
Tiba-tiba saja tanpa seizin ku… sebatang rokok yang ada di kantong saku seragamku, terjatuh ke lantai, dan bergelinding ke arah ujung sepatu Pak Bagas.
Aku pun membelalakkan kedua mataku, melihat hal tersebut.
Mengikuti arah mataku, Pak Bagas pun menunduk dan…
Tanpa izinku juga, mengambil batangan rokok milikku, yang ada di ujung sepatunya.
“Bambang, ini apa?” Tanyanya dengan nada yang tinggi, sambil membungkuk dan mengambil batangan rokokku yang barusan mendarat di ujung sepatunya.
M*AMPUS GUA!!!!
Tanpa menjawab… aku pun langsung berlari kabur, meninggalkan Pak Bagas sendirian, m*mpus aku, kalau-kalau tubuhku yang lemah dan tak berdaya ini, di dapati olehnya.
Aiiisss, apalagi Bapakku yang berprofesi sebagai TNI (Tentara Nasional Indonesia) bisa-bisa habis aku di rumah, di tampar oleh Bapakku. Yah~ karena pendidikan militer yang di tempuh oleh Bapakku sangat keras, Bapakku juga keras dalam mendidik anak-anaknya di rumah... termasuk aku.
Aku pun berlari mencari tempat sepi. “Sepertinya bersembunyi di belakang toilet, ide yang bagus nih!” Gumamku dalam hati, sambil mengarahkan tubuhku sendiri ke arah belakang toilet tersebut, yang selalu terlihat sepi.
Ketika aku ingin bersembunyi…
Tiba-tiba saja aku melihat sepasang siswa dan siswi sedang asik berciuman (?) di belakang toilet tersebut.
Yang Siswi menjinjitkan kakinya, untuk berusaha meraih wajah Siswa tersebut. Sementara yang Siswa, seakan pasrah menerima ciuman dari Siswi tersebut.
"Pasrah Bener!!!" Pekik Ku dalam hati.
Tapi di lihat dari ransel berwarna merah muda yang di pakai oleh siswi itu, sepertinya siswi itu…
Prisil???
Dan siswa yang di ciumnya siapa?
Benar-benar tak terlihat olehku…
Tapi kalau dari tinggi badan dan warna sepatu Pria tersebut... Sepertinya...
Teringat kembali moment saat aku berduaan dengan Prisil, di UKS…
……………………………
................
A a aku naksir Niko!” Ucap Prisil, dengan nada bergetar. “Bisakah kau membantuku?” Tanya Prisil sambil mengerutkan alisnya, dengan rona-rona kemerahan di pipinya. “Kamu tahu sendiri kan susah bagi seorang cewek, dalam mengungkapkan perasaannya duluan kepada seorang cowok yang di sukai-nya.”
.................
……………………………
Aku pun melepaskan tas ransel yang sedari tadi kupakai, dan…
__ADS_1
“BRAAAAAKKKKK~” Aku pun melemparkan tas tersebut ke arah tembok dengan kuat.
“NIKOOOOO…!!!” Teriak Ku, kencang, seakan protes dan tak terima dengan hal mesum yang mereka berdua di depan mataku.
Niko dan Prisil pun berbalik, mengikuti arah suara teriakan Ku tersebut.
“BAMBANG!” Teriak Niko dan Prisil berbarengan. Sambil membulatkan mata mereka lebar-lebar, ke arah Ku.
“DASAR PENGHIANAT!!!” Teriak Ku kepadanya, dengan nada sindiran, dan aku pun mengambil kembali tas ku, yang baru saja ku lempar, ke arah dinding.
Dan berlari dari arah mereka berdua…
Hatiku sakit…
Nafasku sesak…
Air mataku berontak ingin keluar... akan tetapi aku tahan sekuat tenaga, karena aku lelaki!!!
Aku pun teringat kembali, kata-kata Niko yang dulu menenangkan ku di kantin belakang, ketika dia bercerita tentang ciuman pertamanya yang tak sengaja di rebut oleh Prisil.
…………………………………
..................
“Sumpeeeehhh Lo, Ko!…. Elo beneran tercium sama Prisil?” Seru Rafi tak percaya, sambil menutup mulutnya dengan tangan kanannya.
“Waduuuhh, padahal Prisil itu cewek incaran Gua, dari kelas satu SMA loh, Ko… Nggak jadi udah gini caranya… terpaksa Gua mundur alon-alon…” Ucap Ku, dengan ekspresi air muka yang tampak kecewa, akan tetapi tetap berusaha untuk tersenyum renyah-untuk menutupi sakit hati Ku, sambil menepuk-tepuk bahu Niko “… Demi temen!” Lanjut Ku.
“Yah enggak gitu juga kali Mbang, Elu tanggapi Nya dewasa dikit dong!” Jelas Niko, sambil menyeruput Kopi Susu hangatnya. “Itu kan Gua sama Prisil cuma sebatas kecelakaan doank, nggak lebih!”
.....................
…………………………………
Tak bisa ku tahan lagi, akhirnya air mataku tumpah, tumpah membanjiri pipiku, tanpa bisa ku kendalikan lagi.
"Dasar Pembohong! Dasar Pembohong!" Batinku, tak henti-henti menyindirnya.
Langkahku pun berhenti, saat melihat sosok penampakan di depanku…
Penampakan yang saat ini memakai baju Dinas Waskat, dengan kumis tebal yang menawan di sekitar atas bibirnya.
“Pak Bagas!” Gumamku, sambil terisak.
Gawat, aku tercyiduukk!!!
“Mau kemana kau Bambang Gundang Gulindang!!!” Tanya Pak Bagas, di hadapanku, dengan senyum kemenangannya.
#To Be Continued
.
.
.
.
Hai hai pembaca kesayangan INTROVERT MELANKOLIS💜💜💜😍😍😍
Jangan lupa yah LIKE, KOMEN, SHARE, RATTING 5, VOTE-nya.
Jangan lupa tinggalkan VOTE biar INTROVERT MELANKOLIS yang Badung ini,, masuk ranking kelas🤣🤣🤣
Contohnya seperti di bawah ini 👇👇👇👇
Kamu pilih yang mana??? ~Jeng Jeng ~Jeng Jeng🕺🕺🕺
Arya dan Arga👇👇👇
BTW KALIAN NGEFANS SAMA COUPLE APA DI "INTROVERT MELANKOLIS" INI???
KOMENG YA DI KOLOM KOMENTAR😎😎😎👇👇👇
Bye-Bye
__ADS_1
💃💃💃
Makasih yah semuanya, sudah membaca dan mendukung INTROVERT MELANKOLIS selama ini.... Chalanghae 😍😘 assalamuallaikum🙋♀️🙋♀️🙋♀️