
“BRUUUUUUKKKK… BRUUUUUUKKKK… BRUUUUUUKKKK… BRUUUUUUKKKK!!!”
Di dalam kamarnya, Gladish sedang sibuk latihan silat sendiri, dengan samsak gantung kepunyaannya, dia berkali-kali memukul dan menendang samsak gantung berwarna biru tersebut, dengan tenaga yang sangat kuat.
Gladish pun akhirnya merasa sedikit lelah dan haus, dia pun duduk di ranjangnya sebentar, dan mengambil botol tumbler biru berukuran 2 liter, kepunyaannya.
“Ting Teng~” Tiba-tiba saja, Handphone Gladish berbunyi, sepertinya ada pesan WhatsApp yang masuk ke Handphone-nya. Ia pun mengambil Handphone hitamnya yang tergeletak di atas meja belajarnya.
Dan membuka pesan tersebut.
Ada Video Spam, yang di kirim oleh Niko…
Gladish pun menghela Nafas dalam-dalam, dan mengeluarkannya… “Huuuuuuuffffttt~”
Dia sudah menduga, pasti Niko mengirimi Ia pesan video, pasti bukan pesan video yang biasa, pasti video tersebut isinya akan membuat jantungnya langsung senam poco-poco. Untung saja Gladish nggak punya penyakit serangan jantung, pasti sudah dari dulu jantungnya sudah almarhum karena video-video dari Niko.
Anehnya, meski Gladish tau bakal di kerjain Niko, bakal tahu endingnya seperti apa.
Gladish tetap saja membuka video tersebut dan menontonnya.
Video yang berdurasi satu menit, yang menggambarkan 3 orang pemuda mabuk, yang sedang menggoda seorang wanita cantik dan seksi yang berjalan di depan mereka.
(Gladish pun jadi Nge-Flash Back kejadian beberapa hari yang lalu, saat Ia berada di angkot hijau dan di ganggu oleh tiga orang pria muda mesum dalam keadaan mabuk).
Mengikuti panggilan pemuda-pemuda tersebut, wanita yang berjalan dengan pakaian seksi tersebut pun, segera membalikan tubuhnya, betapa kagetnya diriku ketika wanita tersebut berbalik dan menampakan wajah seram dan menakutkan, wajah hancur dan penampakan belatung memenuhi area wajahnya.
“HUUUWAAAAAAAAAAAAAAAA~” Teriak Gladish, Ia pun kaget, melihat wajah menyeramkan dari hantu wanita tersebut.
Ia yang kesal dengan si pengirim pesan tersebut. Mulai mengetik beberapa kalimat sumpahan dan beberapa kalimat makian…
Tapi... ketika Ia akan mengirim beberapa kalimat sumpahan dan makian tersebut.
Ia tiba-tiba teringat kembali, kata-kata Prisil, yang gadis berpenampilan feminim tersebut telah lontarkan untuknya…
…………
Prisil pun lalu mengambil beberapa helai rambut Gladish yang berada di bagian depan. “Rambutmu barusan di cium yah sama Niko?”
“Gleek~” Mendengar hal itu, Gladish pun langsung menelan bulat-bulat makanannya, tanpa sempat terkunyah oleh giginya. “Uhuk~ Uhhhuuuuukkk~ Uhhhuuuuuukkkk~” Batuk Gladish, yang akhirnya tersedak oleh makanan yang barusan tertelan oleh tenggorokannya tersebut.
Dan Ia pun langsung mengambil Es Kelapa di gelasnya, dan langsung meneguknya dengan sangar. “Itu… dia bilang rambutku bau katanya… hehehe~” Ucap Gladish, akhirnya.
“Hahahaa~ kasihan sekali!” Ucap Prisil, sambil terkekeh. “Niko juga beberapa hari yang lalu, tiba-tiba mencium rambutku.”
“A Apa? Su suka?” Pekik Gladish, sambil memelototkan matanya.
“Iya suka.” Jawab Prisil, dengan sangat meyakinkan
……………
Mengingat kalimat yang tadi siang di lontarkan Prisil tersebut, Gladish segera menghapus dengan cepat beberapa kalimat sumpahan dan makian, yang akan dia tujukan pada Niko tersebut.
“Udahlah Gladish, nggak usah baperan sama Si Onta Dedemit itu!” Gumam Gladish dalam hati. Akan tetapi, air wajahnya kini tampak muram. Terlihat jelas saat ini Gladish mengalami kekecewaan yang cukup berarti.
Dengan perasaan kecewa, Gladish pun meletakan kembali Handphone hitamnya di atas meja belajarnya.
“Ting Teng~” Tiba-tiba saja, ada pesan WhatsApp masuk lagi, dari Handphone Gladish.
Gladish pun dengan lemas, mengambil Handphonenya lagi, yang barusan di letakkan nya di meja belajar tersebut.
Dan…
__ADS_1
“Oh My God!” Pekik Gladish, sambil memelototkan matanya. Terlihat satu pesan masuk atas nama Arga, terpampang jelas di layar Handphonenya tersebut.
Dengan cepat, jari-jemarinya menekan password Handphone-nya, dan Gladish pun langsung membuka pesan tersebut.
“Hai.” Sapa Arga singkat.
Gladish pun langsung tersenyum-senyum sendiri dengan sebuah pesan singkat, yang isinya benar-benar singkat tersebut.
“Hai Arga, apa kabar?” Ketik Gladish, lalu dikirimnya. Karena Gladish sudah hafal betul kalau seorang Arga, memerlukan waktu yang luamaaa pakeee buanggeeeettt (lama banget), membalas pesan WhatsApp-nya.
Karena takut capek menunggu belasan pesan Arga, seperti seperti hari-hari sebelumnya… Tanpa menunggu balasan Arga, Gladish berinisiatif mengetik lagi, sebuah pesan yang akan di tujukan untuk Arga…
“Kamu lagi apa?” Ketik Gladish kembali, lalu dikirimnya.
Penasaran…
Gladish pun mencoba mengirim SATU lagi, pesan untuk Arga. “Sudah makan belum?” Ketik Gladish, lalu dikirimnya.
Terasa kurang, Gladish pun berniat mengirim SATU lagi, pesan terakhir untuk Arga “Sudah mandi belum?” Ketik Gladish, lalu dikirimnya.
Ketagihan…
“Kau lagi dimana?” Ketik Gladish, dan dikirimnya.
“Bersama siapa?” Ketik Gladish, dan dikirimnya.
“Sedang berbuat apa?” Ketik Gladish, dan dikirimnya.
1 jam kemudian…
“Kamu masih hidup?” Ketik Gladish, dan dikirimnya.
₩₩₩₩₩
1 jam kemudian…
Di kamar bernuansa hijau, yakni kamar Niko…
Niko masih setia, menatap layar kaca Handphone-nya.
“Kok Gladish belum balas yah?” Gumamnya dalam hati. Melihat pesan videonya sudah 2 centang biru. Tapi tidak ada balasan apa pun.
“Kok Gladish setega itu sih, biasanya kan dia selalu kirim balasan sumpahan-sumpahan nggak jelas ke aku! Maki-makian yang nggak jelas ke aku!” Pekik Niko, Frustasi sambil mengacak-acak rambutnya.
“Gini yah rasanya, cuma di read doang, tapi nggak dibalas?” Lirih Niko, sambil mengingat beberapa pesan dari teman-teman cewek yang mengirimi-nya pesan WhatsApp, akan tetapi, sering sekali lelaki berparas Arab tersebut tidak membalas pesan-pesan dari mereka.
“Kok nggak dibalas?” Ketik Niko akhirnya, dan dikirimnya pesan tersebut ke Gladish.
“Ting Teng~” Tak lama kemudian, satu pesan baru muncul di Handphone Niko.
“Dasar Playboy!” Balas Gladish.
“What! Playboy???!!!” Pekik Niko, tak terima. Seumur hidup, baru kali ini ada seorang gadis yang menimpalinya dengan kata PLAYBOY.
“Hai, maksud Lo apa Dhis? Aku loh Jomblo dari bayi?!” Protes Niko, sambil mengetik kata-kata tersebut, dengan apa adanya Niko. Lalu mengirimkan pesan tersebut ke kontak Gladish.
“Iyalah, dari bayi jomblo, masa ada dari bayi sudah pacaran?” Balas Gladish lagi.
“Kalau gitu, kamu mau nggak jadi pacar aku?” Ketik Niko, dengan tangan bergetar, tapi langsung segera di hapus nya. Pantang baginya bagi seorang laki-laki yang menembak seorang gadis, hanya melalui pesan singkat atau pun telepon. Karena baginya, lelaki sejati itu harus menyatakan perasaan yang Ia rasakan, harus dengan secara langsung.
“Nanti aku akan buktikan kepada kamu!” Pesan Niko.
__ADS_1
“Buktikan apa?” Balasan Gladish.
“Kalau aku itu bukan cowok playboy!” Pesan Niko.
“Kapan?” Balasan Gladish.
“Tunggu aja!” Pesan Niko.
₩₩₩₩₩
“Kapan?” Pesan Gladish.
“Tunggu aja!” Balasan Niko.
“Kenapa aku bergetar yah saat WA-an sama Niko seperti ini?” Gumam Gladish, dengan rona wajah yang memerah, yang tentu saja tanpa disadarinya.
Tiba-tiba saja…
“Ting Teng~”
Satu pesan WhatsApp masuk ke Handphone Gladish, dan pesan WhatsApp tersebut datangnya dari seorang Arga.
Gladish pun tersenyum kecut, sudah biasa dia menerima perlakuan seperti ini. Perlakuan Arga yang selalu membalas pesan WhatsApp-nya dalam waktu yang lama.
Ketika Gladish membuka pesan dari Arga tersebut, ternyata lelaki dingin tersebut, tidak merespon satu pun, apa yang di tanyakan oleh Gladish dalam pesan WhatsApp-nya.
Arga cuma mengiriminya, satu pesan, dengan satu buah kalimat.
Akan tetapi, satu pesan dengan satu buah kalimat tersebut, sukses membuat senyum di pipi Gladish, mengembang dengan sempurna.
Isi dari pesan Arga tersebut adalah…
#To Be Continued
.
.
.
.
Hai hai pembaca kesayangan INTROVERT MELANKOLIS💜💜💜😍😍😍
Jangan lupa yah LIKE, KOMEN, SHARE, RATTING 5, VOTE-nya.
Jangan lupa tinggalkan VOTE biar INTROVERT MELANKOLIS yang Badung ini,, masuk ranking kelas🤣🤣🤣
Contohnya seperti di bawah ini 👇👇👇👇
BTW KALIAN NGEFANS SAMA COUPLE APA DI "INTROVERT MELANKOLIS" INI???
KOMENG YA DI KOLOM KOMENTAR😎😎😎👇👇👇
Bye-Bye
💃💃💃
Makasih yah semuanya, sudah membaca dan mendukung INTROVERT MELANKOLIS selama ini.... Chalanghae 😍😘 assalamuallaikum🙋♀️🙋♀️🙋♀️
__ADS_1