
#Arya POV
Hari ini aku akan pulang kembali ke Singapore, tentu saja saat ini aku di antar oleh Bunda dengan mobilnya, untuk menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang letaknya berada di Ibu Kota Jakarta.
Bunda kesayanganku ini, sangat sayang padaku, Ia sampai Izin beberapa jam dari tempat kerjanya, demi mengantarku pergi ke Bandara yang ada di ibu kota Jakarta.
Tapi…
Di sepanjang perjalanan, Bunda selalu memasang wajah kecut ke arah ku, dia terus mengomel, mengomel, dan mengomel… memarahi keputusanku... Yah~ Positif Thinking saja, Bunda memarahiku karena dia (nenek sihir) sangaaaaaatt sayang padaku.
“Kamu ini, tiga hari lagi kan, di rumah kita ada pesta pertunangan Bunda dan Om Hendra! Bisa-bisanya kau… dasar anak durhaka!!!” Pekik Bunda kesal, sambil menyumpahiku.
“Ampun Bunda, Ampun… Jangan kutuk Arya jadi batu! Ampuuuuunnn Bundaaaaaaa!!” Aku pun lalu meniru kalimat Dongeng Legenda ‘Malin Kundang’ yang berasal dari Sumatera Barat.
Bunda pun lalu mencubit pinggangku. “Dasar lebay!” Pekiknya.
“Yak! Aku keren Bunda, Bukan lebay! Tolong tarik kata-katamu kepada anakmu yang ganteng ini, Bunda!” Protesku.
“Kalau satu mobil sama kamu ramai yah~ coba kalau satu mobil sama Arga~” Ucap Bunda, mulai membandingkan ku dengan adikku, tapi aku suka, karena kali ini aku yang di puji. Hohohoohoo~
“Pasti langsung ada bunyi jangkring berjalan yah bunda, ~krik krik~ kriiiikk krrriiiiiiik~ sangking bisunya. Hahhahaaa.” Sindirku , mengibahi Arga sambil terkekeh.
“Tapi Arga pinter, nggak pernah habis-habiskan uang Bunda, kalau kamu…” Ucap Bunda dengan ekspresi kesal. Mulai deh, Doi mau bandingkan aku lagi sama Arga, tapi kali ini perasaanku nggak enak. Sepertinya kali ini Arga yang sedang di puji. Ngeselin kan???
“Dikit-dikit pulang ke Indonesia~ Dikit-dikit pergi lagi ke Singapore~ belum lagi belanja barang barang bermereknya!” Omel Bunda. “Beberapa hari yang lalu juga, dompet kamu kecurian, dan malam kemarin nabrak mobil mahal orang pula (Mobil Maya).” Sambung Bunda, sambil mengingat-ingat beberapa kesalahanku selama berada di kota hujan, Bogor. “Beberapa hari di Bogor, pengeluaranmu hampir setengah miliar. Hebat Arya! Kamu hebat!” Omel Bunda lagi ke arahku.
Kamu jangan terkecoh dengan kata HEBAT yang di lontarkan oleh Bunda ke arahku, karena kata-kata bunda saat ini, mengandung unsur majas Ironi. Yah~ Majas yang mengandung pujian, tapi sebenarnya digunakan untuk menghina Huhuhuuu~
“Tenang Bunda selama di Singapore nanti, Arya punya MESIN ATM berjalan kok!” Jelasku, untuk menenangkan hati Bunda. Sambil mengingat kembali wajah pacarkku yang ke, ke berapa yah?
Emm~ Pokoknya kekayaannya sekelas sultan lah~
Bunda pun langsung mengerutkan keningnya. “YAKKKKKK….!!” Pekik Bunda, dengan ekspresi kaget. “Memangnya Mesin ATM bisa berjalan yah? Baru tahu Bunda~” Ucap Bunda polos.
Mendengar hal tersebut, aku pun langsung memutar bola mataku…
Sudah ah diam saja, nanti Bunda ngomel lagi.
Tahu aku jadi playboy saja Doi pernah ngamuk…
Apalagi tahu, kalau anaknya juga merambat jadi cowok matre…
Bisa-bisa Bunda murka, dan mengembalikan lagi, tubuhku yang lemah, polos dan tak berdaya ini, ke dalam perutnya.
#Arya POV End
₩₩₩₩₩
Bandar Udara Internasional Changi Singapore… ada seorang wanita bertubuh Body Goal, dengan menggunakan pakaian dan aksesoris bermerk Chanel di sekujur tubuhnya, dari tubuh bagian atas, hingga tubuh bagian bawahnya.
__ADS_1
Sedang berjalan dengan dagu yang di angkat tinggi ke atas, dan pinggulnya yang sedikit bergoyang. Dia tampak mewah dan anggun…
Semua mata, baik mata pria, maupun wanita yang berada di Bandara tersebut, tak bisa memalingkan mata mereka dari wanita mewah tersebut.
Kaum pria yang kagum dengan wajah cantik dan lekukan tubuh wanita itu, karena wanita tersebut membalut tubuhnya dengan pakaian yang ketat. Meski pakaian yang di pakai wanita tersebut, saat ini masuk dalam kategori sopan.
“Ah~ dia sangat cantik dan seksi. Benar-benar tipe idealku!” Seru salah satu Pria yang ada di sekitar bandara tersebut.
Sedangkan, kaum wanita yang kagum dengan OOTD yang dikenakan wanita tersebut yang terlihat sangat anggun dan High Class, dengan pakaian, tas, sepatu, jam tangan, kaca mata dan perhiasan mahal yang membalut pada tubuh wanita tersebut.
“Ah~ dia seperti Chanel berjalan!” Seru salah satu wanita yang ada di sekitar bandara tersebut.
Dan WANITA MEWAH tersebut bernama Jennie…
Terlihat Jennie yang kini sedang menghentikan langkahnya, terlihat sepatu High Heels terbaru berwarna Gold dengan sisi ujungnya yang berwarna hitam.
Atasan putih lengan seperempat, yang sangat ketat, dengan rumbai hiasan di bagian dadanya.
Bawahan rok hitam, sampai atas perut, yang terdapat tiga kancing pada bagian perutnya, dan panjang rumbai roknya hampir selutut.
Stoking hitam panjang, yang menutupi area pahanya. Tas jinjing berwarna Gold yang senada dengan sepatunya.
Ia pun membuka kacamata hitamnya. Dan mengibaskan rambutnya yang panjang. Dan menyibakkan rambut lurus nan hitamnya tersebut, ke arah belakang dengan tangannya.
“Waaaahhhh, Ia cantik sekali~”
“Apakah Ia Artis?”
Puji beberapa pria dan wanita yang lewat disekelilingnya.
₩₩₩₩₩
Jennie melihat di sekelilingnya, mencari-cari keberadaan orang yang saat ini ingin di jemput nya.
Dia pun melirik jam tangan gold nya yang mewah. “Seharusnya dia sudah datang?” Gumam Jennie, sambil mengerutkan keningnya.
“Jennie!” Teriak seseorang dari arah kejauhan.
Mendengar suara teriakan itu, Jennie pun menolehkan wajahnya ke arah suara tersebut.
Di lihatnya seorang pria tinggi dengan dada bidang, dengan setelan Blazer hitam, kaos putih sebagai dalamnya, celana Jeans hitam, dengan kacamata hitam juga yang senada dengan setelannya (semuanya bermerk mahal). Sambil menarik sebuah koper abu-abu besar di tangan kanannya.
Sumpah pria itu, terlihat sangat keren.
Pria yang barusan menyapanya tersebut, langsung membuka kacamatanya, dan merentangkan tangannya. “Jennie!!” Teriaknya kembali.
Jennie pun menggariskan senyum yang manis dari arah wajahnya… “Aryaaaa!!!” Serunya. Sambil berlari, dan menenggelamkan tubuhnya ke arah lelaki keren tersebut.
Kedua insan yang terlihat keren, mewah dan modis itu pun berpelukan... dan menjadi pusat perhatian di sepanjang bandara tersebut.
__ADS_1
₩₩₩₩₩
(Adegan ini sebenarnya dalam Bahasa Inggris)
“Tiiitt… Tiiitt…” Jennie membunyikan alarm mobilnya.
“Hei, Mobilmu baru lagi?” Tanya Arya, kaget, sambil memelototkan matanya dan membuka mulutnya lebar-lebar, melihat mobil yang kini di bawa oleh Jennie, merupakan mobil merah mewah keluaran terbaru, bermerk Bugatti Chiron tersebut.
“Iya, kebetulan aku mendapatkan harga murah, langsung dari pusatnya!” Jawab Jennie santai, menggonta-ganti mobil mewah baginya seperti membeli makanan ringan baginya. Holang kaya~
Jennie membuka bagasi mobilnya dengan remote kunci, dan Arya pun memasukan kopernya ke dalam bagasi mobil tersebut.
Setelah selesai, Jennie menyerahkan kunci mobilnya ke arah Arya, guna menyuruh lelaki bertubuh bidang tersebut untuk menyupir mobilnya.
Arya tak henti-hentinya memelototkan matanya. masih kagum dengan isi dari mobil mewah tersebut.
“Jennie menikahlah denganku!!!” Seru Arya, dengan nada candaan. Dia begitu takjub dengan kemewahan yang dimiliki Jennie beserta mobil-mobil mewahnya.
Jennie pun menatap wajah Arya dalam-dalam, rupanya wanita dengan segala kemewahannya tersebut, mengganggap candaan Arya barusan, sebagai ajakan yang serius. “Ayo…. Kapan?” Tanya Jennie, dengan mata berbinar.
“Aku bercanda. Hehehe ” Jawab Arya, sambil terkekeh. Sambil sibuk memasang Safety Belt di pinggangnya.
Jennie pun tersenyum, dan menatap dalam ke arah wajah Arya lagi...
Jennie pun lalu memegang tangan kanan Arya, yang saat ini berada di stir mobilnya. “Aku serius, Arya!” Ucap Jennie, dengan sorot mata yang tajam.
“Eh…”
#To Be Continued
.
.
.
Hai hai pembaca kesayangan INTROVERT MELANKOLIS💜💜💜😍😍😍
Jangan lupa yah LIKE, KOMEN, SHARE, RATTING 5, VOTE-nya.
Jangan lupa tinggalkan VOTE biar INTROVERT MELANKOLIS yang Badung ini,, masuk ranking kelas🤣🤣🤣
Contohnya seperti di bawah ini 👇👇👇👇
BTW ini pemeran antagonis dalam kehidupan Arya di Singapore yah👇👇👇
__ADS_1
💃💃💃
Makasih cinta-cintaku semuanya, sudah membaca dan mendukung INTROVERT MELANKOLIS selama ini.... Chalanghae 😍😘