
"siapa yang memberikan mu tugas ini?" tanya yang masih memperhatikan dengan seksama tugas angel.
"dosen baru, dia lebih killer dari dosen kita yang dulu."jawab angel yang duduk di samping Chaterine dan memperhatikan tugas yang di periksa oleh Chaterine.
"siapa nama nya."tanya Chaterine dengan penasaran.
"Ayumi Hamasaki, sepertinya."jawab angel, Chaterine yang mendengar nya tersenyum simpul.
"Ayumi Hamasaki, kamu yakin."ujar Chaterine, angel yang melihatnya menjadi heran saat melihat raut wajah Chaterine yang seperti nya sedang bahagia.
"eumm iya, dosen itu baru satu Minggu ini mengajar." Chaterine mengangguk kan kepalanya, sepertinya ia akan memberikan kejutan untuk nya nanti.
"cepat bantu aku, kenapa malah senyum-senyum tidak jelas begini sih." timpalnya dengan kesal, Chaterine memberikan arahan kepada angel dan mengajarkan nya, sedangkan yang memperhatikan mereka berdua.
bahkan Chaterine sangat sabar mengajari angel sampai bisa,
"astaga, benar-benar ya itu dosen killer mau di timpuk kayaknya."keluh angel sambil meregangkan otot-otot tangan nya, sampai-sampai ia tidak sadar jika waktunya sudah lewat satu detik.
angel buru-buru mengirimkan nya namun mendapatkan balasan jika tugasnya di tolak lantaran telat mengumpulkan nya.
"kenapa tuh muka."tanya Chaterine
"tugasku di tolak karena telat mengumpulkan nya."jawab angel dengan menaruh kepalanya di atas meja.
Chaterine yang mendengar nya mengambil laptop angel untuk menghubungi seseorang.
"halo."ujar seseorang dari sebrang telepon, angel yang seperti mendengar suara dosen killer nya mengangkat kepalanya dan menatap ke arah Chaterine.
"Ayumi beraninya kamu menolak tugas yang sudah di kumpulkan oleh sepupu ku, apa kamu tidak tahu ya aku mengajarinya sampai lelah."omel Chaterine pada Ayumi, angel yang mendengar nya melotot kearah Chaterine. bisa-bisanya sepupunya menelepon langsung dosen nya dan memarahi nya.
"siapa nama sepupu kamu, yang aku tolak ada lima mahasiswa."
"angel Gilles Villeneuve."jawab Chaterine
"kalau begitu aku akan menerima tugas nya." ujar Ayumi, angel yang mendengar nya tersenyum lebar, bagaimana bisa sepupunya mengenal dosen killer nya.
"kenapa tidak memberitahu ku jika datang ke negara A?" tanya Chaterine sambil melirik ke angel, ia menggeser sedikit laptop angel agar wajah sepupunya juga terlihat.
angel tersenyum kikuk melihat wajah dosennya dan bahkan cara bicaranya saat mengobrol dengan Chaterine juga tidak dingin dan ekspresi wajah juga tidak datar.
__ADS_1
"aku pikir kamu tidak ada di negara A, florist.
kamu harus mentraktirku makan besok."
"tidak masalah, oh iya apa ada mahasiswa yang namanya Monica dan Kayla yang kamu tolak."
"tidak, mereka berdua tadi mengirimkan nya tepat waktu. jika kamu yang mengajari sepupu mu, kenapa bisa sampai telat mengumpulkan nya?" ujar Ayumi, angel sendiri juga bingung. biasanya Chaterine akan sangat cepat menyelesaikan tugas nya tapi sekarang sedikit berbeda.
"aku memang sengaja melakukannya, agar bisa menelepon mu."jawaban Chaterine membuat angel menatap tajam ke arah nya dan ingin menelan nya hidup-hidup.
"kebiasaan."
Leon yang mendengar nya tidak tahan untuk tidak tertawa, istrinya ini paling bisa membuat angel darah tinggi.
"sudah dulu ya, besok kita sambung lagi."
"jangan lupa besok traktiran nya."ujar Ayumi mengingat kan kembali.
"tenang, mau makan apa besok aku yang traktir."
"aku ingin makan masakan mu."ujar Ayumi
"boleh, mau makan apa?"tanya Chaterine dengan tersenyum lebar, sudah lama mereka tidak mengobrol seperti ini. setelah mereka sibuk kembali dengan keluarga mereka masing-masing.
"oke, sampai jumpa besok."ujar Chaterine seraya mengakhiri panggilan telepon nya.
"kamu mengenal nya di mana?"tanya Angel dengan penasaran.
"teman sekolah, tapi aku sudah lama tidak bertemu dengan nya dan terakhir bertemu enam tahun yang lalu."jawab Chaterine dengan tersenyum lebar,
"tapi usianya seumuran dengan Juno kan?" tanya Angel dengan memastikan bahwa sepupunya tidak membohongi diri nya lagi.
"itu benar, aku bisa satu sekolah dengan nya karena loncat sekolah dan jangan lupa jika sepupu mu ini lulus kuliah sebelum waktunya." jawab Chaterine dengan mengedipkan sebelah matanya, angel yang mendengar memutar bola matanya.
"kamu ingin mentraktir makan besok, tapi bukannya kamu akan pergi bulan madu ya." Chaterine yang mendengar nya menepuk keningnya sendiri, bagaimana bisa dia melupakan tentang rencana besok.
"pesawat nya siang, jadi tidak masalah jika Chaterine ingin pergi sebentar."ujar papa Ludwig, Chaterine yang ingin memasak untuk Ayumi, dengan cepat ia berlari ke arah dapur untuk memastikan bahan-bahannya sudah ada belum.
setelah selesai memeriksa nya Chaterine kembali bergabung dengan mereka,
__ADS_1
"angel, ayo ikut aku sebentar!"seru Chaterine dengan menarik lengan angel.
"ikut kemana?"tanya Angel yang terpaksa berdiri karena tarikan dari Chaterine.
"belanja, bahan makanan yang ingin aku masak tidak ada."
"ya sudah cepat ambil tas kamu, aku tidak ingin membayar belanjaan kamu nanti."ujar angel,tentu saja dia tahu jika sepupunya belanja akan keblabasan seperti biasa.
"dasar pelit, giliran makan nomer satu."gerutu Chaterine.
"itu harus."
"sayang, ajak saja teman kamu makan di sini saja, sekalian makan bersama dengan keluarga yang lainnya juga."
"eumm itu artinya Dady juga akan datang ya pa." ujar Chaterine dengan antusias dan mendapatkan anggukan kepala dari papa Ludwig.
"memangnya mau masak apa besok?"tanya Angel
"rahasia."jawab Chaterine dengan berlari kecil menuju kamarnya.sedangkan angel mendengus kesal mendengar nya, ia kembali duduk sambil menunggu Chaterine turun kembali.
"kenapa kamu tidak mau membayar belanjaan sepupu kamu sayang?"tanya Dion dengan berpindah tempat duduknya agar bisa berdekatan dengan tunangannya.
"anak itu kalau sudah belanja tidak akan lihat banyak nya, terlebih belanjaan untuk bahan masakan nya, jangan tanya seberapa banyak dan mahalnya."ujar angel
"apa kalian tidak ingat saat dia membeli buku yang banyak waktu itu." tanya Angel dan segera mendapatkan anggukan kepala dari mereka.
"seperti itu dia akan belanja,"
"angel, ayo!"seru Chaterine yang baru turun dengan penampilan yang sudah berbeda lagi.
"eum, pastikan dompet kamu di bawa dan jangan lupa isinya jangan sampai ketinggalan."ujar angel seraya berdiri,
"ck, kalau ketinggalan tinggal kamu yang membayar nya apa susah nya sih."omel Chaterine dengan mencibir.
"Chaterine, dengar baik-baik ya. kalau belanjaan kamu hanya habis satu sampai dua juta tidak masalah aku yang bayar, tapi belanjaan kamu bisa habis hampir enam jutaan kau tahu itu hah."ujar angel dengan kesal dan menonyor kepala Chaterine.
"ck, baru enam juta kan. kalau sampai seratus juta baru ngeluh."
"gampang banget ya ngomongnya, enam juta itu uang jajan ku selama satu Minggu sedangkan kamu menghabiskan nya hanya dengan hitungan jam saja. kalau kamu sih enak dapat dari uncle, kakak dan kakak ipar kamu, bahkan teman-teman kamu juga memberikan nya."
__ADS_1
"tapi aku jarang ya pakai uang mereka, hanya sekali dua kali saja. maka nya punya otak itu buat kerja biar punya uang!, bukannya buat pacaran Mulu."ujar Chaterine dan membuat angel terdiam seketika.
angel meraih tas kecil milik Chaterine, ia ingin memastikan jika sepupunya membawa uang. bukannya pelit, untuk jaga-jaga saja.