ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 94


__ADS_3

walau sudah di beritahu oleh Chaterine sebelumnya tapi tetap saja membuat nya tidak percaya, terlebih lagi tendangan yang di lakukan oleh Chaterine sangatlah mematikan.


"sejak kapan Chaterine bisa berkelahi?" batin Axel sepertinya ia melewatkan sesuatu tentang kehidupan Chaterine saat tinggal bersama dengan papa nya.


"tendangan Chaterine berakibat fatal pada mereka." batin Samuel, mereka terus memperhatikan gerak-gerik setiap gerakan gesit dari Chaterine, bahkan angel ternganga melihat nya.


bugh


bugh


bugh


bugh


Chaterine memukul mereka tanpa ampun dan bahkan tidak memberikan kesempatan bagi mereka untuk membalas setiap serangan dari Chaterine. tidak butuh waktu lama untuk Chaterine sudah bisa mengalahkan mereka.


"Dady dan mommy, baik-baik saja kan?" tanya Chaterine dengan menghampiri kedua orang tuanya dan melepaskan ikatan tali di tersebut.


"kami baik-baik saja sayang."jawab Axel dengan datar, kini ia merasa tidak tenang dengan apa yang ia lihat tadi. jika putri kecilnya bisa berkelahi, kemungkinan besar putri nya juga terjun ke dunia mafia.


"sejak kapan kamu bisa berkelahi Chaterine?"

__ADS_1


"sejak kecil Dady, bukannya kakek sudah memberitahu Dady ya! kalau Chaterine bisa bela diri."


"siapa yang mengajarkan mu?"


"tidak ada dad, Chaterine belajar dari video saja. sedangkan kakek hanya mengajari Chaterine menggunakan senjata saja." jawab Chaterine jujur, ia kembali fokus untuk membuka ikatan di tangan angel, tapi pandangan mereka tertuju pada cara Chaterine memegang pisau kecil itu.


cara Chaterine mengingatkan kepada sesosok xialong yang selalu memainkan pisau nya terlebih dahulu sebelum dia gunakan.


"kenapa gerakan tangan Chaterine saat memegang pisau sama dengan Xialong?"batin Leon, kini ia melirik ke arah Alvin dan memberikan sebuah kode kepada nya, Alvin yang mengerti maksud kode dari Leon mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Chaterine, apa kamu terjun ke dunia mafia?"tanya Samuel, setelah ini sepertinya mereka harus mencari informasi tentang Chaterine waktu kecil.


"memangnya kenapa kak?"


Dady tidak ingin kamu terluka."ujar Axel, kini pandangan nya tertuju pada pisau kecil yang berada di tangan Chaterine, Chaterine yang melihat arah pandang sang Dady segera menyembunyikan pisau itu kembali.


"Dady tidak ingin aku terluka, tapi kenapa Dady ingin menikahkan putri Dady ini pada ketua mafia dad? bukankah sama saja Chaterine masuk ke mafia dengan jalur dia dad." Chaterine bertanya seraya menunjuk ke arah Leon, Leon dengan yang lainnya terkejut saat Chaterine mengungkap jati dirinya.


"kamu tahu dari mana jika Leon ketua mafia?"


"bukan hanya dia saja, tapi kalian semua juga ketua mafia. lalu kenapa Chaterine tidak boleh? Kenapa Dady merahasiakan identitas Dady dari Chaterine? Chaterine putri Dady bukan musuh Dady, tidak bisakah Dady percaya dengan Chaterine."

__ADS_1


"kamu berbeda dengan mereka semua sayang."


"bedanya di mana kak, Chaterine sama seperti mereka semua, aku juga memiliki mimpi Chaterine sendiri. dan Chaterine berhak untuk menentukan jalan hidup Chaterine," Samuel yang mendengar perkataan dari sang adik sepertinya yang di katakan nya dari dalam hati nya.


"mimpi kamu selain menjadi mafia akan Dady dukung, kamu tahu itu kan." bentak Axel, demi apapun dia tidak akan menyetujui jika putri kecilnya menjadi mafia sepertinya dirinya dan keempat anaknya.


"Chaterine bukan anak kecil lagi dad, tapi Chaterine tahu jika Chaterine akan selalu menjadi anak kecil di mata kalian semua, termasuk kakek.


apa Dady tahu saat aku masih kecil, aku selalu bertanya-tanya kenapa aku harus tinggal bersama dengan kakek? dan kenapa tidak tinggal dengan kalian?" akhirnya Chaterine mengeluarkan isi pikiran nya yang selama ini ia pendam, Samuel menjadi bungkam saat mendengar perkataan Chaterine.


"di saat teman-teman Chaterine pergi ke sekolah,mereka semua selalu di antar dengan kedua orang tuanya, sedangkan Chaterine harus di antar dengan pelayan atau bodyguard saja. mereka semua selalu mengejek Chaterine jika Chaterine tidak punya orang tua,"


"saat liburan mereka selalu bercerita tentang liburan mereka dengan kedua orang tuanya, tapi Chaterine tidak memiliki kenangan apapun bersama dengan kalian waktu kecil.


Chaterine hanya bisa melihat Dady, mommy dan kakak, dari televisi saja."


"kalian memang selalu menelepon Chaterine dan menanyakan tentang keadaan Chaterine, tapi ada satu yang tidak kalian tanyakan kepada Chaterine saat itu, yaitu kebahagiaan Chaterine. aku kembali tinggal bersama dengan kalian saat kakak menikah dan sampai sekarang.


Chaterine akan tetap menjadi apa yang Chaterine inginkan, jika Dady ingin tahu aku mafia atau bukan. maka dengarlah baik-baik, aku Chaterine banedict seorang mafia dan itu adalah jalan hidup Chaterine dari kecil."


"Chaterine selalu berpikir, jika Dady dan mommy tidak menginginkan kehadiran Chaterine dulu,maka dari itu kalian semua membuang ku, kenapa Chaterine harus di lahir kan ke dunia ini jika kalian tidak mau merawat Chaterine."ujar Chaterine, pertanyaan yang selalu ia simpan di dalam lubuk hati nya, telah ia keluarkan malam ini. Chaterine mengusap air mata nya dengan kasar dan mengalihkan pandangan nya ke arah lain.

__ADS_1


"Dady melakukan semua itu juga untuk kebaikan mu sayang, jika saja Dady tidak punya banyak musuh, Dady akan merawat mu dari kecil."


"Chaterine tidak butuh uang atau status dad, Chaterine hanya ingin tinggal bersama dengan kalian. seperti anak-anak lainnya, pergi bersama dengan orang tua mereka dan menghabiskan waktu bersama, hanya itu ke inginan Chaterine dari kecil. jika waktu bisa di putar kembali, Chaterine lebih memilih pergi bersama dengan kakek," jawab Chaterine dengan berlari keluar rumah, ia butuh ketenangan untuk saat ini. Axel terduduk lemas mendengar perkataan dari putri nya, jika ia tahu akan seperti ini, ia tidak akan meninggalkan putri nya yang masih kecil untuk tinggal dengan papa nya.


__ADS_2