
"hallo dokter, masih ingatkah kamu tentang ku?."tanya Xia long dengan tersenyum miring, melihat dokter itu ketakutan.
"ba..ba... bagaimana mu...mungkin ka..kamu masih hidup?." bukannya menjawab justru dokter itu sangat ketakutan saat melihat siapa yang akan dia periksa.
"hahahah...... kenapa? apa kamu kecewa melihat ku masih hidup hmm?." tanya Xia long dan berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati dokter itu.
"oh... sepertinya aku tidak perlu mencari mu lagi, karena kamu sudah datang ke sini,? bagaimana kalau kita bermain sedikit saja. aku sudah lama ingin bersenang-senang dengan mu?."imbuh nya dan mengambil sebuah pisau kecil yang ia simpan di dalam saku nya.
Leon yang melihat nya pun terkejut, akan apa yang terjadi. apakah mereka sebelum nya memiliki dendam sendiri?." itu lah kira-kira batin Leon.
"apa perlu aku ingatkan dokter? enam tahun yang lalu kamu membantu seseorang untuk melakukan pembunuhan terhadap pasien mu,
anak perempuan yang berusia 15 tahun.
dia terluka parah akibat tembakan dari musuhnya dan kamu bersekongkol untuk membunuh dengan menggunakan racun mematikan itu, tapi sayang! racun itu tidak berpengaruh untuk ku. dan kamu juga membantu orang bi*a*dap itu untuk membunuh kakek ku yang jelas-jelas masih hidup waktu." ujar Chaterine menatap tajam ke arah dokter.
"kamu harus membayar semua yang sudah kamu lakukan kepada keluarga ku?." bentak Xia long, pukulan nya membuat sang dokter terjungkal ke belakang.
bugh
__ADS_1
"arrrghh" teriakkan kesakitan dari dokter yang terkena pukulan bertubi-tubi dari Xia long.
"srek"
"arrrghh" teriakan dokter kala merasakan benda kecil yang menusuk tepat di jantung nya, wajah nya menjadi pucat.
"aku tidak akan pernah lupa dengan apa yang kamu lakukan kepada keluarga ku!." ujar Xia long tersenyum mengejek dan segera berdiri.
sungguh membuatku kecewa melihat tampilan kamu yang seperti ini, kau bahtan belum layak untuk membunuh ku." gumam Xia long kecil, setelah selesai, Xia long yang ingin pergi meninggalkan markas KINGS, namun di segera di hadang oleh nya.
"singkirkan tangan mu." ujar Xia long, jika dia di sini terlalu lama lagi pasti identitas diri nya bisa terbongkar.
"apa hak mu sampai kamu melarang ku untuk pergi dari sini?." ujar Xia long dengan menarik paksa tangan nya.
"bagaimana kabar mu selama ini?."tanya Leon tanpa melihat ke arah Xia long
"kamu tidak perlu tahu, menyingkir lah sebelum aku bertindak?." kecam Xia long yang masih menatap tajam ke arah Leon.
"kamu bisa pergi, tapi nanti setelah luka kamu sembuh." ujar Leon dengan tenang untuk menghadapi Leon
__ADS_1
Setelah perdebatan antara mereka, kini Xia long kembali lagi ke kampus Dengan cara diam-diam, takut jika ia ketahuan.
setelah sampai di gudang Xia long atau Chaterine segera menekan tombol merah yang berada di jam di pergelangan tangan nya, dan itu terhubung dengan mutan yang ia rancang mirip dengan nya.
cukup lama ia menunggu , akhirnya yang di tunggu-tunggu datang juga ..
"apa semua baik-baik saja saat aku pergi?" tanya Chaterine yang sudah berganti pakaian.
"semua baik-baik saja nona?." jawab mutan itu dengan sopan dan menundukkan kepalanya.
"bagus, aku pergi dulu. jangan lupa untuk kembali?." ujar Chaterine dan melangkah keluar, saat keluar Chaterine di kejutkan dengan kedatangan angel dkk yang sedang menuju ke tempatnya.
"kamu kemana aja sih, di cariin juga?." omel angel, walaupun begitu Chaterine hanya bisa terkekeh kecil melihat tingkah sepupunya itu.
"lagi ada sedikit masalah tadi? kenapa mencari ku?." ujar Chaterine dengan lembut dan tersenyum manis menatap wajah angel dkk.
"udah selesai belum urusan mu? ayo ke kantin?." tanya Angel dan menarik tangan Chaterine menuju kantin, mereka selalu berkumpul di kantin jika pelajaran sedang kosong.
"sudah, ayo kebetulan aku juga kehausan." jawab Chaterine dan tersenyum kecil.mereka berjalan beriringan menuju ke kantin kampus.
__ADS_1