
"pagi kak, pagi kakak ipar."sapa Chaterine
"pagi florist, dimana putra-putra mu sayang?"
"sepertinya masih di dalam kamar mereka, dari tadi mereka meminta ku untuk membuatkan makanan untuk mereka."
"putra-putra mu memang selalu manja dengan mu."timpal seseorang dengan menggendong seorang anak perempuan yang berusia sekitar delapan tahun.
"pagi kak Markus."
"pagi baby."
"selamat pagi cantiknya aunty."
"selamat pagi aunty."
"kalau begitu aku masak dulu sebelum mereka membuat keributan"ujar Chaterine dan di susul kekehan kecil dari kakaknya.
"sayang, ayo turun. kasihan papi dari tadi harus menggendong mu."ujar seseorang yang sedang berada di samping Markus.
"no mami, aku mau di gendong papi saja. papi selalu pergi dan pulang nya sangat lama."keluh gadis kecil itu dengan menyembunyikan wajahnya dari semua orang.
"papi kamu tidak akan pergi lagi baby, turunlah."timpal sang uncle.
"uncle sama pembohong nya seperti papi."
Markus tersenyum kecil mendengar nya, kehadiran putrinya membuatnya menjadi pribadi yang lembut seperti dulu lagi, walau ia sendiri baru mengetahuinya lima tahun yang lalu jika ia memiliki seorang putri karena suatu hal.
"pagi uncle, aunty, dimana mommy, uncle."tanya seseorang anak laki-laki, hingga membuat mereka menggelengkan kepala melihat tingkah mereka.
"ada apa mencari mommy?"tanya Chaterine yang baru datang dari dapur dan membawa beberapa makanan dan minuman.
"aku pikir mommy lupa tadi."jawab nya
Chaterine menaruh makanan di depan putranya, mereka berlima yang melihat masakan sang mommy begitu bahagia.
dengan cepat mereka melahapnya hingga habis.
"hari ini aku harus pergi ke negara A kak, ada klien yang meminta bertemu di sana."ujar Chaterine, Markus dan Matius saling melirik satu sama lain mungkin ini sudah saatnya untuk Chaterine kembali ke keluarga nya.
mereka bisa berkumpul kembali atau tidak itu tergantung pada takdir mereka.
"aunty tidak tinggal di sini lagi ya."
"iya sayang, kebetulan kan pekerjaan aunty juga ada di sana."
__ADS_1
setelah selesai makan bersama Chaterine dan putra-putra nya berpamitan untuk pergi ke negara A.
cukup lama perjalanan mereka hingga membuat putra-putra nya tertidur pulas di dalam pesawat, setelah sampai Chaterine membangun kan mereka berlima dengan lembut.
"sayang, selama mommy tinggal kalian tidak boleh nakal ya, apa lagi kamu Luis."
"iya mommy."jawab mereka serentak, dan sekarang ini mereka sedang menuju ke apartemen yang sudah Chaterine beli sebelum nya.
"karena Lucas dan levon yang tua, kalian berdua harus menjaga adik kalian dengan baik dan ingat tidak boleh saling berantem."
"iya mommy, mommy tenang saja kakak Lucas akan menjaga adik dengan baik. mommy fokus saja pada kerjaan mommy."
"yang di katakan kak lucas benar mommy, mommy tidak perlu mengkhawatirkan kamu semua."timpal levon.
"terima kasih sayang, mommy percaya dengan kalian semua. maaf ya mommy harus meninggalkan kalian untuk bekerja."
"it's okay mommy, kami semua mengerti."jawab mereka bersamaan, walaupun sang mommy sibuk dengan pekerjaan nya tidak membuat mereka kehilangan sesosok sang mommy. setiap kali sang mommy pergi ke negara lain maka mereka akan ikut kemana pun sang mommy walau waktu mereka bersama terbatas.
sebelum pergi ke apartemen milik nya Chaterine berhenti di depan supermarket untuk membeli beberapa bahan makanan dan keperluan sehari-hari mereka, setelah selesai mereka kembali ke apartemen.
setelah tiba di dalam apartemen miliknya, Chaterine segera memasukkan sayuran dan buah-buahan yang ia beli dengan di bantu kelima putranya.
"kalian istirahat saja sayang."
"kalian bisa menonton tv sambil menunggu mommy selesai memasak."
"oke mom."jawab mereka bersamaan dan duduk di ruang tamu sambil menunggu sang mommy selesai memasak.
mereka makan bersama setelah membersihkan badan mereka, setelah selesai mereka tidak langsung pergi tidur apa lagi hari sudah malam.
seperti biasa sebelum mereka pergi tidur mereka meminta sang mommy untuk membaca sebuah cerita untuk mereka, setelah melihat putra-putra nya sudah tertidur Chaterine dengan hati-hati meletakkan bukunya dan ikut merebahkan tubuhnya di tengah-tengah.
pagi harinya
Chaterine di sibukkan diri memasak makanan untuk putra-putra nya, sebelum pergi ia harus menyiapkan segala hal keperluan anaknya.
"pagi mom."sapa levon yang sepertinya terbangun lebih dulu,
"pagi sayang."
"mommy masak apa?"tanya levon yang ingin duduk di meja dekat dapur, Chaterine yang melihatnya terkekeh kecil saat melihat usaha putra nya yang tidak kunjung berhasil.
"mommy sedang memasak makanan kesukaan kalian.Chicken cordon bleu,Fish and chips dan Spaghetti bolognese."jawab Chaterine dengan membantu putra keduanya untuk duduk.
"masak yang banyak mom, jika adik tahu pasti dia akan menghabiskan nya tanpa tersisa nanti."keluh putra keduanya sambil memperhatikan sang mommy yang masih berkutat dengan bahan makanan.
__ADS_1
"oke sayang."
"masakan mommy sungguh harum, aku sudah tidak sabar untuk memakannya."ujar Luke dan Lucas.
"sebentar lagi makanan sudah matang, apa kalian sudah mandi?"
"sudah mom."
"yey... mommy masak Chicken Cordon bleu!"seru Luis yang baru datang.
"hati-hati sayang nanti kamu bisa terjatuh."ujar Chaterine yang khawatir saat melihat putra bungsu nya sedang melompat-lompat kegirangan di atas kursi.
"maaf mommy."ujar nya dan kembali duduk dengan tenang, Chaterine memberikan satu persatu hidangan ke arah putranya, Chaterine melirik ke arah jam tangan nya dan masih memiliki waktu satu jam lagi untuk bertemu dengan klien.
"sayang nanti mommy pergi bertemu dengan klien dan sepertinya mommy akan telat pulang nya, kalian mau ikut mommy atau tetap di apartemen?"
"kami ikut mommy saja jika boleh."
"tentu saja boleh sayang, justru mommy senang jika kalian mau ikut pergi."jawab Chaterine dengan tersenyum lebar, hari pertama nya datang ke negara A benar-benar membuat nya sangat sibuk.
setelah selesai makan mereka segera pergi bersiap dan segera pergi ke tempat tujuan mereka, setelah sampai di sebuah restoran Chaterine membawa putranya untuk masuk kedalam ruang privat.
sedangkan dari kejauhan ada seseorang yang sedang menatap Chaterine dengan tatapan shock sekaligus terkejut, orang itu tidak lain adalah sahabat nya Kayla.
"apa aku tadi salah lihat ya?" tanya Kayla di dalam hati nya, ia sampai menggelengkan kepalanya saking tidak percaya nya.
"ada apa dengan mu Kay?"tanya Monica dan angel yang baru datang, karena sudah lama mereka tidak bertemu karena sibuk dengan urusan mereka masing-masing, setelah memiliki waktu luang mereka memutuskan untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama.
"tidak ada, hanya saja aku seperti melihat Chaterine barusan."jawab Kayla, angel yang mendengar menatap tajam ke arah Kayla.
"apa kamu yakin kau?"
"iya, tapi dia bersama dengan beberapa anak kecil tadi."
"mungkin kamu terlalu merindukan Chaterine saja, biasa nya kita selalu berempat saat kumpul tapi sekarang kita hanya bertiga saja. walaupun sudah lima tahun tetapi kita masih belum bisa melupakannya."ujar Monica
di sisi lain Chaterine yang tengah sibuk menunggu kedatangan klien nya membuat nya memiliki lebih banyak waktu untuk menemani putra nya bermain.
"maaf kan atas keterlambatan saya nona florist."ujar seseorang yang baru saja datang, orang itu memperhatikan seksama wajah Chaterine dan ia merasa pernah bertemu sebelumnya.
"tidak masalah, apa kita bisa langsung saja."
Chaterine meninggalkan putra nya dan kembali sibuk dengan urusan dengan klien, hampir satu jam tapi obrolan mereka belum juga selesai dan sesekali Chaterine melirik ke arah putra-putra nya yang tengah sibuk dengan laptop mereka masing-masing.
setelah mencapai puncak kesepakatan mereka berjabat tangan, angel yang sudah selesai bertemu dengan kedua sahabatnya terkejut saat melihat Chaterine sedang berjalan di depan nya.
__ADS_1