ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 38


__ADS_3

pagi harinya mereka terbangun dan sudah berada di ruang keluarga kecuali Chaterine yang masih tidur pulas di dalam kamar nya.


seseorang cekikikan saat melihat Kim mengantarkan minuman ke mereka, terutama kepada Dady, uncle dan kakak-kakaknya.


ia terus mengawasi mereka dari kejauhan, sehingga mereka semua tidak menyadari seseorang itu, saat ia sedang melihat sang Dady yang hendak minum ingin rasanya ia tertawa lepas namun ia tidak bisa.


"Kim, apa Chaterine belum juga bangun?." tidak biasanya adiknya bangun kesiangan, di sisi lain Chaterine tengah bersembunyi dan terus memperhatikan mereka semua.


"belum tuan,." jawab Kim, ia juga merasakan aneh, biasanya gadis kecil mereka sudah sangat aktif pagi-pagi sekali, tapi kali ini mereka tidak melihat keberadaan nya.


"baiklah, terima kasih Kim." ujar Samuel, ia menyandarkan punggungnya ke sofa dan menarik nafas dalam-dalam, dan memejamkan matanya,


Samuel bangkit dari duduk nya dan ingin kembali ke dalam kamar sang adik namun sayangnya sang mommy mencegah nya.

__ADS_1


saat mereka meminum kopi yang di suguhkan oleh Kim, tiba-tiba mereka.


byurrrrrrrr


mereka berenam menyemburkan minuman mereka, dan segera memanggil Kim kembali. bisa-bisa nya mereka memberikan kopi yang rasanya luar biasa asinnya.


di tengah mereka menyemburkan minuman ada seseorang yang tengah tertawa namun tak bersuara agar mereka tidak bisa mengetahui.


"Kim." teriak Julio yang memanggil Kim, Kim yang mendengar nya pun segera menghampiri nya. namun belum juga sampai Kim sudah mendapatkan tatapan tajam dari Julio.


"Siapa yang membuat minuman ini Kim? apa mereka semua tidak bisa membuat minuman hah, kenapa rasa nya sangat asin? apa kalian ingin membuat tekanan darah kami naik setelah meminum air garam ini." ujar Julio yang sangat kesal, di pagi hari ia sudah di buat marah oleh pelayan yang berada di rumah nya. sedangkan Kim hanya mematung mendengar kan Omelan tuan nya.


"kenapa kalian pagi-pagi sekali sudah membuat ku darah tinggi hah" bentak Julio, sedangkan para pelayan yang mendengar nya menjadi ketakutan. terutama kepada orang yang sudah membuatkan mereka kopi, setahu mereka tadi sudah memasukkan gula bukan garam.

__ADS_1


"biasa nya hanya ada satu orang yang selalu mengerjai kami, tapi dia sedang tidur dan tidak mungkin jika dia yang memasukkan garam ke dalam minuman ini kan. lihatlah kecerobohan kalian, bisa-bisa nya memasukkan garam bukan nya gula." gerutu Julio yang masih merasakan asin di dalam kerongkongan nya, saat mereka menyadari satu hal, Gavin segera berlari kencang ke atas menuju kamar sang adik.


namun saat sampai di dalam kamar Chaterine, ia di kejutkan dengan tidak ada nya Chaterine yang tengah tidur. Gavin sangat kesal akan kejahilannya Chaterine, pagi-pagi mereka semua sudah di kerjai adik nakal nya itu.ingin sekali Gavin memukul adiknya itu.


Gavin pun kembali turun dengan wajah kesal terhadap adik nya dan mencari keberadaan sang adik sambil berjalan turun, Samuel yang melihat wajah Julio di tekuk pun mengernyitkan dahi nya.setelah sampai di bawah Gavin berteriak keras memanggil nama adik nya yang tengah bersembunyi.


"Chaterine banedict cepat keluar! atau kakak yang akan menyeret mu keluar dari persembunyian mu hah." teriak Gavin dengan nada mengancam, bukannya membuat sang adik takut justru malah membuat nya tertawa terbahak-bahak mendengar ocehan sang kakak.


sedangkan mereka yang sudah paham, siapa di balik ini semua pun ikut kesal, adik kecilnya mereka benar-benar membuat tekanan darah mereka naik. Julio menyipitkan matanya saat melihat sebuah bayangan dari bawah tangga, ia pun menyeringai dan segera berjalan perlahan menuju ke arah tangga.


setelah sampai di dekat tangga, Julio bukannya naik tapi malah berjalan kesamping tangga, untuk memberikan kejutan untuk sang adik nya itu. saat sampai Julio berbisik pelan kepala Chaterine, dan membuat sang empu nya merinding saat mendengar bisikan itu.


"apakah sangat menyenangkan menjahili kakak kamu sayang, hmm." bisik Julio, Chaterine yang mendengar nya pun berbalik dan tersenyum lebar saat mendapati salah satu kakak nya menemukan nya.

__ADS_1


Julio menatap tajam ke arah Chaterine dan bersiap untuk menarik telinga gadis kecil nya itu, Chaterine yang menyadari nya segera berlari terlebih dahulu untuk menghindari sang kakak.


bukan Julio nama nya kalau tidak mengejar Chaterine yang sudah menjahili nya, ia juga ingin memberikan pelajaran untuk adik nya yang super jahil nya. Chaterine tertawa saat berlari ke sana kemari dan itu membuat mereka semua menatap kearah nya.


__ADS_2