
mama Stella menelusuri lorong di kampus dan masih belum menemukan keberadaan Chaterine.
"Chaterine kemana ya kok tidak kelihatan dari tadi." ujar mama Stella dengan melihat ke sana kemari untuk mencari keberadaan Chaterine.
"ngumpet di kolong meja kali ma." celetuk Leon dan Alvin, seperti nya mereka memang sangat suka membuat mama Stella marah, mama Stella tidak tinggal diam, ia menarik telinga Leon dan Alvin cukup kuat. sehingga membuat mereka berdua mengaduh kesakitan.
"ampun ma, jangan jewer kami lagi ma. kami bukan anak kecil lagi ma." keluh Leon dan Alvin yang sudah merasa pedas di telinga mereka berdua, mama Stella pun melepaskan tangannya dan melotot kearah putranya.
"jika kalian masih tidak mau diam, mama tendang kalian."ancam mama Stella dengan menatap horor kedua pria yang sedang berdiri di depan nya, Leon dan Alvin kompak mengangguk kan kepala nya.
saat mereka ingin berjalan kembali mama Stella melihat Chaterine berjalan ke arah mereka namun sebelum melihat mama Stella, Chaterine berbalik karena ada yang memanggil nya.
"kak Chaterine, tunggu kak." teriak seseorang mahasiswi, ia datang bersama dengan beberapa teman nya juga.
"ada apa Milla?." tanya Chaterine yang sudah mengenal junior nya itu, Milla mendekat ke arah Chaterine dengan ngos-ngosan begitu juga dengan ketiga temannya.
__ADS_1
"Milla mau minta bantuan kakak." jawab Milla dengan mengatur nafasnya,
"apa soal pelajaran lagi?." tebak Chaterine dan di angguki oleh Milla, Chaterine memang selalu membantu junior nya saat mereka tidak mengerti pelajaran yang mereka dapatkan dari dosen dan memilih bertanya kepada Chaterine.
"iya kak kami tidak mengerti dengan materi nya." jawab Milla dengan menyodorkan sebuah buku yang sedari tadi ia pegang.
"yang mana?." tanya Chaterine lembut dan menatap wajah mereka yang masih ngos-ngosan.
Chaterine mengambil buku dan duduk di kursi di dekat mereka, Milla dan teman nya ikut duduk. Chaterine menjelaskan materi nya dengan singkat agar mudah di pahami oleh mereka, bahkan Chaterine juga memberitahukan caranya untuk menyelesaikan tugas mereka.
angel,Kayla dan Monica yang melihat Chaterine yang sedang mengobrol dengan seorang pria pun menggelengkan kepala mereka, dan mereka juga melihat beberapa pria yang di dekat tempat Chaterine terus memperhatikan nya.
Leon yang melihat kejadian itu menahan amarahnya agar tidak meledak di tempat, Alvin yang mengetahui ekspresi Leon berubah pun menggelengkan kepalanya. ternyata sahabatnya itu tengah cemburu buta kepada Chaterine saat ini.
"ckckck, anak itu mau kemana saja pasti selalu menjadi pusat perhatian, apalagi kaum cowok." decak angel menatap kesal ke arah Cowok yang mencoba untuk mendekati Chaterine.
__ADS_1
"tahu tuh, tuh lihat tatapan cowok-cowok yang ada di sana, rasa nya ingin aku colok itu mata." timpal Monica, mereka memang suka jahil satu sama lainnya tapi kalau sudah melihat Chaterine yang sedang di dekati oleh cowok yang menurut mereka tidak pantas pun mereka ke langsung bertindak menjauhkan para cowok itu dari Chaterine.
tanpa mereka sadari dari tadi mama Stella, Alvin dan Leon terus menatap mereka dan secara bergantian menatap ke arah Chaterine, mama Stella juga mendengar setiap obrolan mereka tadi.
"ayolah guys, nama nya juga primadona kampus. mau ngapain aja tetap jadi sorotan para kaum cowok, tapi aku tidak suka melihat tatapan mata mereka semua untuk Chaterine." ujar angel, ia melangkah menuju tempat Chaterine dan segera menarik tangan Chaterine dengan kasar, ia tidak peduli dengan beberapa cowok yang ada di sana.
mama Stella melirik kearah putranya, ternyata saingan putra nya begitu banyak untuk mendapatkan Chaterine. tetapi mama Stella bernafas lega karena sebentar lagi mereka akan bertunangan, sepertinya mama Stella akan meminta pertunangan nya di percepat saja, ia tidak ingin kecolongan nanti nya.
angel membawa Chaterine menjauh dari para cowok hidung belang tadi, tetapi langkah nya terhenti saat melihat Leon dan yang lainnya menatap ke arah mereka saat ini.
"eh aunty Stella kok ada disini."tanya Angel yang sedikit kikuk, jangan sampai mereka mendengar ucapannya tadi. kalau tidak bisa habis dia.
"aunty ingin menjemput calon menantu aunty." jawab mam Stella,dan beralih menatap Chaterine yang sedang menundukkan kepalanya itu, Kayla dan Monica terbelalak mendengar perkataan mereka.
mereka masih tidak percaya jika Chaterine sudah memiliki calonnya, sedangkan mereka selalu saja hangout bersama tapi mereka tidak mengetahui tentang apapun. Kayla menatap angel, dan angel mengangguk kan kepala nya.
__ADS_1
"eumm maaf ya aunty, Chaterine jadi lama." jawab Chaterine dengan menggaruk tengkuknya yang tiba-tiba gatal karena di tatap horor oleh Leon.