ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 47


__ADS_3

setelah selesai berbicara dengan anak-anak Chaterine berjalan menghampiri Leon dan yang lainnya, saat di dekat mereka Chaterine mendapatkan tatapan tajam dari angel.


"apa setelah ini kamu masih mau berhenti lagi Chaterine?." ujar angel dengan kesal dan menatap horor ke arah Chaterine, sedangkan empunya hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Chaterine lebih memilih diam dari pada harus menyahuti perkataan angel yang tengah marah, Leon dengan yang lainnya menahan tawa mereka saat melihat perdebatan antara dua sepupu itu. yang satu marah-marah tidak jelas dan yang satuannya hanya diam saja mendapatkan Omelan dari yang lain.


Chaterine yang sudah tidak tahan dengan Omelan angel pun berpikir keras untuk membuat sepupunya itu diam, angel yang melihat ekspresi wajah Chaterine berubah seketika berhenti mengomel.


"ada apa dengan mu?." tanya Angel dengan mengatur nafasnya karena terlalu banyak berbicara.


"tidak ada." jawab Chaterine dengan lembut. "ayo pulang angel, tapi aku mau jalan kaki saja." ujar Chaterine dan langsung mendapatkan pelototan dari angel, apa tadi dia bilang ingin jalan kaki untuk pulang, yang benar saja bisa-bisa nya ia akan di cincang habis oleh kakak sepupu nya.

__ADS_1


"tidak! kita naik mobil." ujar angel dengan menarik tangan Chaterine menuju mobilnya. "kalian bertiga satu mobil dengan mereka! aku, dan Chaterine akan satu mobil." imbuh nya dan menunjuk kepada Leon dan Alvin. angel yang masih melihat raut wajah Chaterine cemberut menghela nafas dalam-dalam.


"jika kamu tidak rela memberikan mainan itu kepada mereka,aku akan mengambilnya kembali sekarang?." ujar angel yang ingin pergi meninggalkan tempat nya, namun sudah di tahan oleh Chaterine.


"aku tidak memikirkan tentang hal itu angel!." jawab Chaterine dengan menengadah kan kepala nya menatap langit-langit. "sepertinya aku tidak jadi lanjutkan kuliah ke luar negeri." imbuh nya dengan lirih, ia tahu jika kakak maupun Dady nya tidak akan menyetujui keinginan untuk ke luar negeri. jika pun mereka setuju pasti akan ada syarat nya.


angel yang mendengar perkataan dari Chaterine menghela nafas panjang, ia tahu jika, sepupunya itu sama seperti kakak-kakaknya yang sangat ambisius. ia tidak akan bisa puas sebelum mendapatkan apa yang ia inginkan.


Leon yang mendengar nya pun menatap ke arah Alvin yang berdiri di sampingnya, Alvin yang mengerti tentang tatapan mata dari Leon segera mengangguk kan kepala nya.


"hmm, aku yang akan menyetirnya, boleh kan." tanya Chaterine, ia sudah lama tidak membawa mobil karena tidak di perbolehkan oleh orang-orang rumah karena suatu hal.

__ADS_1


"nih, tapi pelan-pelan saja membawa nya, aku masih ingin hidup."jawab angel dengan bercanda, dan tertawa kecil melihat reaksi Chaterine yang kembali cemberut.


"tenang! kita gak akan ma*ti kok, paling-paling hanya masuk rumah sakit saja." ujar Chaterine dengan tersenyum miring, angel yang melihatnya bergidik ngeri. "mungkin kita hanya akan masuk rumah sakit dengan patah tulang ringan saja." imbuh nya dan segera masuk ke dalam mobil sebelum mendapatkan amukan dari angel yang sudah tersulut emosi nya.


"kita bukan hanya akan masuk rumah sakit, tapi kita juga akan masuk ke dalam sangkar burung, kau tahu itu Chaterine hah." jawab angel dengan berteriak, sedangkan Chaterine tersenyum kecil mendengar perkataan dari angel.


Chaterine sendiri sangat suka mengganggu ataupun menggoda sepupunya yang mudah sekali terpancing emosi, Leon yang melihat nya menggeleng kan kepala nya. bagaimana bisa mereka menjadi sangat akrab jika sifat mereka bertolak belakang.


Chaterine menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang,ia sangat fokus ke arah jalan dan angel sibuk dengan handphone miliknya, sesekali ia melirik ke arah Chaterine yang fokus pada jalanan.


sebelum sampai Chaterine dan angel bertukar tempat duduk mereka seperti saat ini, angel yang duduk di tempat menyetir sedangkan Chaterine duduk di sebelah nya. angel juga tahu jika uncle nya tidak mengizinkan Chaterine untuk menyetir mobilnya sendiri karena sesuatu hal yang membuat mereka menjadi trauma saat melihat Chaterine menyetir.

__ADS_1


Chaterine sendiri tidak ambil pusing dengan apa yang tidak di perbolehkan oleh orang tuanya, justru ini bisa memanfaatkan waktunya untuk naik kendaraan umum tanpa harus di awasi oleh para bodyguard. dan ia bisa pergi menemui seseorang yang selama ini bekerja untuk nya.


di dalam perjalanan Chaterine maupun angel hanya diam saja, berbeda dengan Leon dan para sahabat nya, mereka sedang membicarakan tentang masalah yang sedang terjadi saat ini. Leon menarik nafas berat saat mengetahui jika orang yang mereka cari berhasil kabur dari pengawasan anak buah nya. dan sekarang ini mereka sedang menyusun sebuah rencana lainnya yang berhubungan dengan Chaterine, bagaimana pun mereka masih curiga terhadap Chaterine. karena bagi mereka Chaterine lebih cenderung ke mafia dari pada seperti anak-anak pada umumnya.


__ADS_2