ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 26


__ADS_3

"hai dad, hai mom." sapa Samuel yang turun lebih dulu setelah membersihkan tubuh nya.


"hai sayang, apa kamu baru kembali hmm?." tanya Samuel dengan memeluk erat tubuh sang adik.sesekali ia juga mencubit pipi sang adik sehingga membuat empunya cemberut.


"kakak, ishhh.... sakit tahu." omel Chaterine dengan menyingkirkan tangan sang kakak dari pipi nya.


"maafkan kakak sayang, bagaimana dengan kampus kamu tadi sayang?."ujar Samuel yang masih memeluk sang adik.


"kampus baik-baik saja kak!."


saat mereka sedang asyik mengobrol, mereka terkejut dengan kedatangan keluarga Leon. apalagi mereka tidak memberikan kabar terlebih dahulu.


Chaterine pun menyipitkan matanya saat melihat Leon tersenyum ke arah nya, dan itu membuat Chaterine menjadi gugup.


"apa yang sedang dia lakukan di sini?


tadi siang baru bertemu dengan nya menggunakan identitas Xia long, tapi sekarang aku bertemu dengannya lagi sebagai calon tunangannya. apa dia sudah tahu jika aku adalah Xia long? tidak....tidak.... tidak...


ini tidak benar."batin Chaterine dengan menggeleng kan kepala nya cepat, sedang kan Samuel heran melihat tingkah sang adik.

__ADS_1


"apa kamu baik-baik saja sayang?." tanya Samuel yang khawatir jika sang adik jatuh sakit.


"hah... emmm Chaterine baik-baik saja kak." jawab Chaterine dengan tersenyum lebar.


"Axel, kami mendapatkan informasi jika tadi malam ada penyusup datang kemari apa itu benar?." tanya papa Ludwig to the poin, setelah mendapatkan informasi dari anak buahnya mereka menjadi tidak tenang, apalagi target mereka adalah calon menantu nya.


"itu benar, tapi kami baik-baik saja. kalian tidak perlu khawatir!." jawab Dady Axel dengan tenang, walau sebenarnya ia masih merasa takut jika mereka kembali menyerang lagi. dan berhasil melukai putri kecilnya.


"sayang, bisakah kamu membuat kan kopi untuk kami semua sayang?."imbuh nya dengan menatap lekat wajah putri kecilnya.


"oke dad, Chaterine ke dapur dulu ya?." jawab Chaterine dengan tersenyum, ia tahu jika keluarga nya ingin membahas sesuatu yang mereka tidak ingin Chaterine mendengar nya


"aku juga tidak tahu! satu-satunya saksi sudah meninggal sebelum kami mengintrogasi nya.!" jawab Axel jujur, dengan menghela nafas panjang, ia sendiri juga bingung siapa yang sedang menargetkan putri kecilnya itu.


"bukan hanya tadi malam dad! sebelum Chaterine pulang ia juga sudah di buntuti oleh pembunuh bayaran itu, dan untung sekali Kim dengan segera mengirimkan kode bahaya kepada kami. jadi kami masih bisa mengatasi mereka sebelum Chaterine sadar." ujar Samuel dan sukses membuat semua orang terkejut dan menjadi sangat khawatir.


"tapi bukan hanya itu saja dad! aku mendapat kan informasi jika Xia long kembali muncul lagi. dan di juga membunuh para pembunuh bayaran yang sedang bersembunyi di suatu tempat"imbuhnya dan tambah membuat mereka cemas dan senang.


"aku sangatlah penasaran dengan pemimpin black wolf itu kak, sudah enam tahun lebih dia tidak muncul. tapi sekali dia muncul membuat kegemparan besar, dan aku yakin ini akan menjadi berita tranding selama beberapa bulan ke depan nya." timpali Julio yang baru datang dan tidak sengaja mendengar obrolan mereka semua.

__ADS_1


"ya, aku juga sangat penasaran dengan orang di balik topeng itu!." jawab Samuel yang masih mengingat jelas, sosok gadis kecil yang bersembunyi di balik topeng, yang selalu menatap nya hangat dulu.


"lebih baik kalian menginap di sini, lagi pula Chaterine sebentar lagi juga wisuda. kita bisa membahas acara pertunangan anak-anak kita besok." ujar Dady Axel yang ingat jika sebentar lagi putri nya akan wisuda.


"terima kasih Axel, maaf kami jadi repot kan kalian semua." jawab papa Ludwig yang tidak enak hati dengan tawaran Sahabat nya.


"sama sekali tidak repot, justru saya senang jika kalian mau menginap."ujar Axel tersenyum ramah.


setelah beberapa saat Chaterine kembali dengan nampan di tangannya. dan menata minuman di atas meja.


"kak sam, nanti temani Chaterine ke toko buku ya?." ujar Chaterine yang duduk di pangkuan sang kakak.


"kalau sekarang kakak tidak bisa sayang! kakak ada meeting via online nanti! besok saja ya." jawab Samuel dengan memeluk tubuh Chaterine.


"kalau besok Chaterine yang tidak bisa kak! besok Chaterine di kampus untuk menyelesaikan tesis Chaterine yang sempat tertunda." ujar Chaterine dengan cemberut, Samuel yang melihat adiknya cemberut pun menjadi tidak tega.


"gini aja, bagaimana kalau setelah kakak selesai meeting kita baru pergi, tapi kakak agak lama sayang!." ujar Samuel yang tidak mau membuat sang adik kecewa dan sedih.


"emm... tidak usah kak, kakak meeting saja nanti Chaterine bisa pergi sama teman-teman di kampus. kata nya mereka juga akan ke toko buku."jawab Chaterine yang tidak ingin membuat sang kakak menjadi tidak konsentrasi saat meeting.

__ADS_1


"apa kamu yakin sayang?." tanya Samuel dan di balas anggukan kecil, sedang kan Leon tersenyum kecil melihat interaksi antara kakak dan adik yang sedang berada di depan nya.


__ADS_2