
"apakah waktu itu Chaterine berbicara dengan mu hanya untuk menepati janji mu kepada nya?"tanya Alvin sudah mengerti saat kenapa tiba-tiba Chaterine meminta berbicara berdua saja dengan Dion waktu itu.
"iya itu benar, dan juga memperingati ku untuk menjaga angel dalam waktu dekat ini, dan itulah aku meminta mu untuk mengirim salah satu anggota kita untuk mengawasi kedua sahabatnya yang tinggal di hotel waktu sebelum kejadian ini."
"sebenarnya apa yang sudah di rahasiakan Chaterine kepada kita semua." gumam angel, tetapi perkataan dari Dion membuat Leon dan Alvin tersadar sesuatu.
"apakah Chaterine bisa melihat masa depan?" batin Leon dan Alvin bertanya-tanya, sepertinya mereka harus mencari tahu lebih dalam lagi.
"bunny ayo pergi!"seru Chaterine yang baru turun dengan penampilan yang lebih tertutup lagi
"ayo sayang."ujar Leon sambil menghampiri sang istri dan memeluknya.
"Chaterine, kami di sini karena mu main pergi-pergi saja."ujar Kayla dengan kesal, dan di angguki kepala oleh Monica.
"sorry ya, aku harus pergi sebentar."timpal Chaterine, Leon menarik tangan Chaterine untuk segera berjalan, hitung-hitung mereka bisa jalan-jalan berdua tanpa gangguan.
"sayang apa kamu akan menginap di sana lagi?"tanya Leon saat mereka sudah berada di dalam perjalanan menuju ke mansion keluarga Costa.
"sepertinya iya sayang."jawab Chaterine dengan tersenyum jahil, Leon yang mendengar nya mendadak jadi lesu.
tidak butuh waktu lama mereka sampai di depan pintu rumah keluarga Costa, Chaterine menarik tangan Leon ikut masuk ke dalam.
Leon dan Chaterine berjalan beriringan saat masuk ke dalam rumah, semua pelayan menundukkan kepalanya saat melihat kedatangan Chaterine dan mereka sudah bisa menebak siapa yang berada di samping Chaterine saat ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
"aku pikir kalian akan menginap di sana?"tanya Alvin yang melihat kedatangan Chaterine bersama dengan Leon.
"besok aku harus segera ke Jerman kak, ada sesuatu yang mendesak di sana."jawab Chaterine dengan tersenyum manis, tiba-tiba saja anak buah nya menelepon dirinya jika ada beberapa orang yang berusaha untuk masuk kedalam perusahaan nya.
"oh ya angel, dimana Kayla dan Monica?"tanya Chaterine dengan mencari keberadaan kedua sahabatnya.
__ADS_1
"Mereka di suruh pulang sama keluarga nya."jawab angel yang masih sibuk dengan handphone miliknya.
"bagaimana dengan keadaan mu saat ini?"tanya Chaterine, tanpa di sadari oleh Chaterine jika angel diam-diam mengirimkan pesan kepada orang tua nya dan uncle nya jika Chaterine akan pergi ke Jerman besok.
"aku baik-baik saja sekarang, jam berapa besok kamu akan pergi?"
"mungkin siang hari."
"sudah pesan tiket pesawat nya?"
"belum, kita akan naik pesawat pribadi saja." jawab Leon, Chaterine tersenyum kecil mendengar nya.
"oh" ujar angel beroh ria.
"bunny, aku mau istirahat duluan ya, badan aku pegal-pegal semua."keluh Chaterine, bagaimana tidak pegal-pegal jika keponakan nya Meminta di gendong semua, Leon menarik tangan Chaterine untuk memeluk dan memberikan kecupan di kening Chaterine.
"selamat malam sayang."ujar Leon dengan membelai rambut Chaterine.
"selamat malam bunny."
Chaterine pergi meninggalkan mereka semua dan pergi ke dalam kamar nya, sebelum tidur Chaterine membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya setelahnya ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan tidak butuh waktu lama Chaterine terlelap dalam tidur nya.
setelah selesai mengobrol mereka semua kembali ke dalam kamar mereka masing-masing, kecuali Dion yang memaksa untuk satu kamar dengan tunangannya.
saat masuk ke dalam kamar nya Leon tersenyum lebar melihat istrinya yang sudah terlelap dalam tidurnya, sebelum tidur Leon melakukan hal yang sama seperti Chaterine.
.
.
.
.
.
.
pagi harinya
Leon yang terbangun lebih dulu memandangi wajah Chaterine yang masih terlelap dalam tidurnya, Leon membelai rambut Chaterine dengan lembut dan tidak ingin membuat sang istri terbangun.
"pagi sayang."ujar Leon saat melihat Chaterine yang beberapa kali menggercapkan kedua matanya, Chaterine tersenyum lebar saat bangun tidur yang pertama kali ia lihat adalah wajah sang suami.
"pagi bunny... "ujar Chaterine sambil memeluk tubuh Leon dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.
__ADS_1
"ayo bangun sayang, kita harus sarapan terlebih dahulu sebelum pergi ke Jerman."
"lima menit lagi bunny."
"no sayang, ini sudah waktu nya untuk kamu sarapan pagi dan aku tidak ingin kamu jatuh sakit jika sampai kamu telat makan."ujar Leon sambil membantu istri nya yang masih malas untuk bangun, dengan terpaksa Leon harus membangun kan istrinya dengan menaruh nya ke dalam bathtub.
"bunny..."teriak Chaterine saking terkejutnya saat Leon dengan nekat menjeburkannya ke dalam bath tub
"bangun sayang, kenapa kamu sangat malas pagi ini hmm?"
"aku masih mengantuk bunny...!"seru Chaterine dengan kesal, Leon membuka seluruh pakaiannya dan memasukkan tubuhnya ke dalam bath tub.
"nanti setelah kita sarapan kamu bisa tidur lagi."ujar Leon yang membantu Chaterine melepaskan pakaiannya.
akhirnya mereka mandi bersama tanpa melakukan hal yang lainnya, sebenarnya Leon tidak tega membangunkan sang istri yang terlihat sangat jelas jika sang istri masih sangat mengantuk.
Leon yang melihat sang istri sedang menahan kantuk nya tertawa kecil saat melihat sang istri yang hampir saja kepalanya terbentur meja rias jika dia tidak menahan nya.
"ayo turun sayang."ujar Leon sambil mencium kening Chaterine, sedangkan sang empu menggelengkan kepalanya dengan cepat.
"tidak, aku masih mengantuk bunny, aku mau tidur saja."ujar Chaterine yang benar-benar masih mengantuk,Leon terkekeh kecil melihat Chaterine yang bertingkah seperti anak kecil pagi ini.
"mau kemana sayang?"tanya Leon saat melihat Chaterine yang ingin pergi.
"aku mau tidur bunny."jawab Chaterine dan membuat Leon gemas mendengar nya, Leon mengangkat tubuh Chaterine dan mendudukkannya di meja.
"setelah sarapan kamu baru bisa tidur lagi."bisik Leon tepat di telinga Chaterine, Chaterine mengalungkan kedua tangannya ke leher leon dan menyenderkan kepalanya di bahu Leon.
"ck, kalian benar-benar membuat orang kesal saja."ujar angel yang melihat Leon turun sambil menggendong Chaterine seperti koala. sedangkan Leon tidak cuek saja mendengarkan perkataan dari angel dan mendudukkan Chaterine.
"ada apa dengan mu?"tanya Angel yang melihat Chaterine terlihat lesu.
"aku masih mengantuk, kalian saja yang sarapan."jawab Chaterine sambil menaruh kepalanya di atas meja.
"bangun sayang kamu harus makan terlebih dulu baru tidur."ujar Leon sedikit memaksa Chaterine untuk bangun.
"ayo makan."timpal Leon sambil menaruh makanan nya di depan Chaterine, mau tidak mau Chaterine memakan nya.
Leon menghela nafas panjang saat Melihat Chaterine yang terkatuk katuk, sedangkan yang lainnya menahan tawanya sambil menggelengkan kepalanya.
"makan sayang."ujar Leon sambil menyodorkan sendok yang berisi makanan ke arah Chaterine, Leon tersenyum saat sang istri mau makan walau harus ia suapi dulu.
setelah selesai makan mereka kembali ke ruang keluarga, sedangkan Chaterine benar-benar sudah tidur.
"apa yang sedang kalian lakukan tadi malam sampai-sampai dia masih mengantuk seperti itu."tanya Erick sambil memperhatikan wajah Chaterine yang terlihat kelelahan.
__ADS_1
"kami tidak melakukan apa-apa, mungkin dia kelelahan saat di rumah kakak nya sama sekali keponakan tidak membiarkan nya istirahat."jawab Leon sambil mengusap kepala Chaterine dengan lembut.