ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 187


__ADS_3

ucapan selamat tidak berhenti dari keluarga saja banyak teman, kerabat, rekan kerja dan anggota Kings, black wolf dan anggota kakak nya yang lainnya. kehadiran cleoney membuat kebahagiaan mereka bertambah, bahkan Leon tidak sempat menggendong putri nya sendiri karena menjadi bahan rebutan untuk semua orang yang berada di dalam rumah nya.


Leon mencium bibir Chaterine di depan semua orang, biarkan saja mereka berebutan dengan putri nya dan itu menguntungkan bagi nya untuk berduaan dengan sang istri saja.


Chaterine tertawa kecil melihat kelima putranya yang ikut berebutan untuk melihat adik mereka, Chaterine membelai wajah Leon sambil mendongakkan kepalanya menghadap ke atas.


"bunny..."


"hmm, ada apa sayang?" tanya Leon dengan lembut.


"bunny.... ada seseorang yang sedang bersembunyi sedari tadi dan mengawasi kita sejak tadi." bisik Chaterine, Leon lebih mendekatkan telinganya agar tidak ada yang mendengar pembicaraan mereka saat ini.


"dimana sayang?" bisik leon


"tidak jauh dari ruangan ini, bunny kamu pergi lah ke kiri, dia berada jarak tiga kamar saja. dia memakai topi dan juga masker berwarna hitam."


"kamu tidak perlu khawatir, biar aku yang mengurus nya hmm."ujar Leon dan mencium pipi Chaterine sebelum pergi.


"hati-hati bunny." Leon mengangguk kan kepalanya, Alvin yang melihat kepergian Leon memilih untuk mengikuti nya dan ternyata tidak hanya Alvin saja, Erick, Zack, Juno, Dion , Hans, dan David juga mengikuti nya.


Leon memilih untuk memutar jalan agar orang itu tidak curiga terhadap nya, Leon yang melihat teman-teman nya berjalan di belakang nya terkejut. dan memberi tahu kan yang sebenarnya terjadi, Alvin meminta anggota mereka untuk memperketat penjagaan di rumah sakit.


tidak butuh waktu lama mereka meringkus orang itu, Leon membawanya ke sebuah gudang yang jarang di lalui orang lain.


bugh


bugh


bugh


"siapa yang menyuruhmu untuk datang ke sini?"


"salah satu musuh kalian, menginginkan nyawa istri dan anak mu yang baru saja lahir."jawab jujur, Leon yang mendengar nya semakin marah.


"katakan siapa orangnya?"

__ADS_1


"aku tidak akan memberi tahu kalian semua."


bugh


bugh


bugh


Leon kembali memukuli orang itu tanpa ampun, setelah tidak sadarkan diri, Leon menyerahkan nya kepada anak buah nya dan meminta mereka untuk mencari tahu siapa orang yang di maksud oleh orang ini.


Leon dan yang lainnya kembali kepada ruangan Chaterine dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa dengan mereka, Chaterine menatap ke arah Leon sedang kan Leon mengangguk kan kepalanya.


.


.


.


.


.


setelah satu Minggu akhirnya Chaterine bisa pulang ke rumah mereka lagi, di dalam mobil tidak henti-hentinya suaminya mengganggu putri nya yang sedang tidur nyenyak, seolah tak ingin kalah dari sang Dady nya kelima putranya juga melakukan hal yang sam sehingga membangun kan cleoney yang beruntung nya putri kecilnya tidak menangis mendapatkan perlakuan jahil dari orang-orang di sekitar nya.


sedangkan semua orang sedang menyiapkan kejutan untuk kedatangan Chaterine dan putrinya, mereka membuat acara makan bersama dengan keluarga.


setelah sampai Chaterine segera turun dengan hati-hati, Leon membantu sang istri untuk memegangi tangan nya, mereka berjalan bersama dan tiba-tiba saja ia kembali di kejutkan dengan teriakkan semua orang.


"kejutan..."teriak semua orang, Chaterine mengusap dada nya saking terkejutnya nya dan justru putri nya terlihat biasa saja dan tidak terkejut sama sekali.


"selamat datang kembali di rumah." ujar mereka bersamaan.chaterine tersenyum lebar mendengar nya.


"terima kasih semuanya." ujar Chaterine dengan bahagia, Lucas yang sudah meras tidak nyaman karena belum mandi segera bergegas masuk ke dalam kamar nya.


setelah selesai ia kembali duduk bersama sang mommy yang sedang di kelilingi oleh orang-orang yang menyayangi sang mommy.

__ADS_1


"sayang, apa yang sedang kamu pikirkan hmm?"


"tidak ada bunny, aku hanya merasa bahagia bisa bersama dengan kalian lagi."jawab Chaterine dengan jujur, Leon ikut bahagia mendengar nya. setelah kepergian sang istri dulu benar-benar mengubah dirinya dan membuat nya tidak memiliki banyak waktu bersama dengan keluarga nya sendiri dan bahkan ia habiskan waktu nya hanya untuk bekerja agar bisa melupakan sang istri sepenuhnya.


tetapi setiap kali ia berusaha untuk melupakan sang istri justru membuat nya semakin mengingat kebersamaan nya dengan istri nya.


Leon memeluk erat tubuh Chaterine dan memberikan kecupan singkat di pipi sang istri yang masih seperti dulu yaitu chubby.


"kalau mau bermesraan pergi ke kamar saja sama."usir angel dengan kesal, Chaterine hanya tertawa kecil mendengar nya sedangkan Leon semakin membuat angel kesal saja terhadap mereka.


"ck, benar-benar kalian, membuat ku muak saja melihat tingkah kalian yang tidak pernah berubah."timpal nya yang pada akhirnya ia menyerah dan membiarkan nya begitu saja. semakin ia melarang mereka semakin nekat pula mereka melakukan nya.


Leon tertawa puas melihat wajah kesal angel, sedangkan Chaterine menggelengkan kepalanya melihat tingkah mereka semua.


Chaterine menjauh sebentar dari keluarga nya untuk mengangkat telepon nya.


setelah selesai berbicara Chaterine kembali duduk bersama dengan Leon, sedangkan putri nya sedang di gendongan sang kakak dan sepertinya putrinya sangat nyaman dengan sang kakak.


mungkin putrinya tahu jika sang mommy selalu mengganggu uncle nya dulu dan sekarang giliran ia yang menjahili uncle nya itu, Chaterine tertawa terbahak-bahak melihat kakak nya yang sedang terkena ompol putri nya.


"lihat, sayang, putri mu sama jahil nya dengan mu. baru di gendong sebentar tapi dia sudah mengompol di gendongan kakak." keluh Gavin, ia menyerah kan keponakan nya dan memilih berganti pakaian.


"bagus sayang, jika perlu lakukan lagi."bisik Chaterine yang masih tertawa kecil, dan pergi ke dalam kamarnya untuk mengganti pakaian putri nya.


setelah selesai Chaterine kembali ke bawah dan duduk di dekat putra-putra nya yang sedang sibuk dengan handphone mereka masing-masing.


Leon mengambil alih putrinya dan menggendong nya , sesekali menggelitik putrinya agar mau bangun tapi tetap saja usahanya nihil. bahkan putrinya semakin nyenyak saja di gendongan nya.


"mom, ada email masuk dari klien mommy."ujar lucas yang masih sibuk dengan handphone miliknya.


Chaterine segera mengecek nya dan melihat beberapa email dari perusahaan yang lainnya, ada beberapa ada klien yang ingin mengadakan rapat secara langsung dengan nya dan ada juga yang mengundang nya kesebuah acara.


Chaterine melirik ke arah Leon sesaat, apa ia harga datang atau tidak ia tidak tahu. putrinya masih kecil jika harus di tinggal saat bekerja.


Chaterine akhirnya memilih untuk menolaknya dan meminta mereka datang ke rumah keluarga suaminya untuk mengadakan meeting, ia bisa sambil mengawasi anak-anak nya jika melakukan meeting di rumah saja jadi dia tidak perlu khawatir lagi.

__ADS_1


__ADS_2