ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 147


__ADS_3

"chaty, kamu jadi ikut kan!" seru angel yang baru ingat dengan tujuan awal nya datang ke Paris.


"tentu saja aku ikut, aku mau lihat apa yang akan kamu lakukan kepada mereka nanti."ujar Chaterine dengan tersenyum manis, kemudian ia beralih menatap wajah Leon dan segera memalingkan wajahnya.


Erick dengan yang lainnya merasa heran saat melihat tingkah pasangan baru itu, sepertinya mereka sedang bertengkar.


"tenang saja, malam ini kamu akan lihat tontonan yang menarik!"seru angel sambil naik turunkan alisnya, Chaterine terkekeh kecil melihatnya.


"sayang nya kedua teman kita tidak ada di sini." timpal nya, Chaterine tersenyum lebar mendengar nya.


"tenang aku punya cara supaya mereka datang ke Paris hari ini juga."ujar Chaterine sambil mengerlingkan matanya, angel merasa curiga apa yang akan di lakukan oleh sepupunya itu


Chaterine mengambil ponselnya dan menghubungi Monica, sama sepertinya jika ada Monica pasti akan ada Kayla. tidak butuh waktu lama panggilan telepon nya pun di angkat.


"hai Chaterine, ada apa ?"tanya Monica to the poin.


"Monica, ada masalah sedikit." jawab Chaterine dengan nada khawatir.


"masalah apa?"tanya Kayla dan Monica bersamaan. Chaterine menatap kearah angel sebentar sebelum menjawab nya.


"angel di culik sama mantan pacar nya yang gila itu."jawab Chaterine sambil menahan tawanya, sedangkan angel sudah siap untuk menghajar sepupunya itu.


"apa.....? kok bisa, bagaimana ceritanya?" teriak kedua sahabatnya di seberang telepon.


"tidak tahu, aku hanya mendapatkan pesan dari pria itu, kalian cepetan datang ke Paris ya."


"oke kami akan langsung ke sana hari ini, kebetulan juga kita juga berada di dekat negara Paris."ujar Monica seraya mematikan panggilan telepon nya, sedangkan Chaterine cekikikan mendengar nya.


"sudah puas hmm." tanya Angel dengan kesal


"sudah."jawab Chaterine tanpa dosa.


"ck, apa tidak ada alasan yang lainnya?"


"tidak ada, yang ada di otak aku hanya itu saja ide nya."jawab Chaterine dengan ketus juga.


"Tumben otak kamu tidak ada isinya, biasa nya ada saja isi kepala mu itu." ejek angel sambil berkacak pinggang.

__ADS_1


"otak aku lagi nangis di pojokan."jawab Chaterine dengan dongkol, angel beserta yang lainnya tertawa terbahak-bahak mendengar nya.


Leon hanya diam saja saat melihat istrinya tengah menghindari tatapan matanya, sepertinya istrinya benar-benar sedang marah.


Leon mengirimkan pesan kepada Alvin untuk membantunya untuk membujuk Chaterine, Alvin menghela nafas panjang, sudah bisa di tebak Chaterine pergi tadi pagi karena ulah Leon.


walaupun belum tahu sebenarnya yang terjadi di antara mereka tadi malam.


"Hana....."panggil Chaterine sambil menutup matanya.


"guk guk guk."suara angel yang menirukan suara Hana yang sedang menggonggong, Chaterine yang mendengar nya menatap kesal ke arah angel.


"tuh ada telepon masuk, kenapa tidak di angkat?" ujar angel sambil nunjuk ke arah ponsel Chaterine yang berada di atas meja.


"tidak penting."


"tapi dia menelepon kamu berkali-kali lho chaty, tapi di sini ada tanda tengkorak di layar panggilan nya." Chaterine yang mendengarnya segera meraih ponsel milik nya dan segera mengangkat nya dan tidak lupa ia menyalakan pengeras suara agar angel juga bisa mendengar nya.


"ada apa?" tanya Chaterine to the poin,


"awasi terus mereka, jika sampai mereka melukai semua keluarga ku habisi saja mereka."perintah Chaterine dengan tegas, ternyata orang-orang itu sudah bertindak dengan cepat. secara refleks Chaterine melihat ke arah Leon, sepertinya ia benar-benar tidak bisa menghindari ini semua.


"tapi nona kami tidak bisa melakukan nya,"ujar nya, hanya pewaris yang sebenarnya lah yang bisa menghukum orang-orang itu.


"perintah dari ku adalah mutlak yang harus kalian ikuti, jika kalian tidak mengikuti perintah dari ku, akan ku anggap kalian sebagai mata-mata dari orang-orang itu." ujar Chaterine dengan tegas, angel mengernyitkan keningnya saat mendengar kata-kata "orang-orang itu " siapa sebenarnya yang di maksud oleh Chaterine.


kematian kakek dan keluarga uncle nya tidak lah sederhana yang di lihat, walau pelaku nya sudah di tangkap tapi orang yang di balik pembunuhan itu masih belum di ketahui walau ia yakin jika orang-orang dari keluarga itulah yang melakukan ini semua.


"jika sampai mereka mengetahui tentang identitas ku, Dady dengan yang lainnya akan dalam bahaya. tidak, aku tidak bisa membiarkan mereka melukai keluarga ku."batin Chaterine dengan menggeleng kan kepalanya.


"baik nona, kami akan melakukan yang terbaik untuk menjaga semua keluarga anda."jawab mereka serentak,


"jangan sampai ada yang melalaikan tugas nya, jika sampai aku tahu kalian tidak mematuhi perintah ku, akan ku pastikan kalian semua akan membayar nya dengan mahal."kecam Chaterine, angel bisa melihat sesosok kakek Wilson dan uncle Vincent di dalam diri Chaterine, terlebih lagi mata Chaterine benar-benar mirip dengan uncle Vincent saat ini.


"walaupun aku tidak bisa bertemu dengan uncle Vincent tapi saat melihat mata Chaterine membuat ku benar-benar dapat melihat uncle di diri Chaterine dan juga kakek Wilson, apa mungkin mata ku sedang dalam masalah ya."batin angel sambil memperhatikan bagian mata Chaterine dengan seksama, tentu saja ia tahu tentang uncle Vincent dari foto keluarga yang ada di rumah uncle Axel.


"kenapa tatapan mata Chaterine berbeda?" batin Alvin dan Leon, Chaterine memejamkan matanya sebentar untuk merilekskan pikiran nya.

__ADS_1


"baik nona, kami mengerti."jawab mereka serentak, Chaterine mengakhiri panggilan telepon nya.


"siapa mereka?"tanya mereka semua bersamaan dan membuat Chaterine memijit pangkal hidung nya.


"anggota elite black wolf."


"bukan itu."jawab mereka bersamaan, lagi-lagi Chaterine harus menjelaskan nya siapa yang di maksud nya tadi.


"keluarga misterius,"jawab Chaterine


"keluarga Xia, kenapa mereka mencari mu?"


"untuk mengetahui apakah aku pewaris sah keluarga Xia setelah uncle." jawab Chaterine dengan tegas.


"bukan kah putri uncle Vincent yang memiliki tanda lahir itu."


"itu benar, tapi masih ada satu orang lagi yang memiliki nya dan jika sampai mereka tahu aku masuk dunia mafia, menurut mu apa yang akan di lakukan oleh mereka."


"tentu saja mereka tidak akan melepaskan mu,"jawab angel dengan berterus terang, sedang kan sang empunya tersenyum kecil mendengar.


"iya itu juga benar."jawab Chaterine


"Chaterine, apa kamu sudah makan?"tanya Alvin,


"aku tidak lapar, kalian saja yang makan." jawab Chaterine dan pergi meninggalkan mereka semua di ruang tamu, Leon menghela nafas berat saat mendengar penolakan dari istrinya.


"apa kalian sedang bertengkar?"tanya Angel, sepupunya tidak mungkin marah kalau tidak ada alasannya.


"hanya salah paham saja."jawab Leon dan akhirnya Leon menceritakan semua tentang perkataan Chaterine tadi malam, angel menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan jawaban yang di berikan oleh Leon.


"ck, pantas saja dia aneh, jawaban mu itu membuat nya kecewa dan menyakiti perasaan nya. bagaimana bisa kamu menjawabnya seperti itu?" ujar angel yang memberitahu Leon dan seraya bertanya.


"kalau bercanda itu lihat kondisi terlebih dahulu."timpalnya.


kini mereka juga harus mendapatkan amarah dari Chaterine.


sedangkan Chaterine yang berada di luar tidak sengaja melihat seekor kucing yang tengah terluka dan segera membawa masuk untuk di obati.

__ADS_1


__ADS_2