ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 41


__ADS_3

kini angel sudah duduk di antara mahasiswa lainnya dan duduk di depan bersama dengan sahabat nya, sedangkan Chaterine berdiri diluar bersama dengan dosen untuk menyambut kedatangan calon dosen baru di universitas nya.


kini pun yang di tunggu oleh semua orang sudah tiba, saat anak dosen killer itu membuka pintu mobil nya, mahasiswa yang menyambut kedatangan nya terpaku melihat sosok tampan yang sedang berdiri tegak.


sedangkan Chaterine sendiri bukan terpesona dengan ketampanan nya, melainkan pada siapa yang datang. orang itu pun tersenyum lebar saat melihat salah satu yang menyambutnya adalah Chaterine.


"hais... kenapa aku bisa tidak tahu jika anak dari dosen killer adalah senior Erland, sungguh menyebalkan. ternyata dosen baru itu adalah senior ku dulu LA."batin Chaterine yang tersenyum kecut melihat senior nya melangkah mendekati kearah mereka.


Chaterine bersikap acuh kepada nya, sesekali seniornya itu mencuri pandangan nya. kini mereka telah memasuki aula untuk memberikan pidato.


Chaterine yang di tarik secara tiba-tiba pun terkejut, dan mundur beberapa langkah ke belakang. ia mendongak kan kepalanya untuk melihat siapa yang menarik tangan nya.


"lama tidak bertemu junior." ujar Erland dengan menundukkan tubuhnya agar bisa sejajar dengan Chaterine, dengan senyuman yang mengembang menatap wajah Chaterine.


"ya, lama tidak bertemu senior." jawab Chaterine dan melepaskan tangannya dan melangkah kan kaki nya meninggalkan tempat nya, sedang kan Erland tersenyum sendiri melihat wajah junior nya dulu.

__ADS_1


"kali ini aku tidak akan mundur untuk mengejar mu Chaterine, sudah enam tahun lebih kita tidak bertemu. kamu semakin cantik!." gumam nya pelan dan segera menyusul para dosen lainnya.


rangkaian demi rangkaian acara sudah dilakukan, kini tinggal menunggu seminar dosen Erland. saat pria itu naik ke atas podium tatapan mata nya tak beralih menatap wajah Chaterine.


angel, Monica dan Kayla yang melihat tatapan dosen baru itu menyipitkan matanya, dan mengikuti arah pandang dosen Erland yang ternyata tertuju kepada Chaterine. para mahasiswa juga menyadari hal itu, mahasiswi putri merasa cemburu terhadap Chaterine karena mendapatkan penuh cinta dari dosen baru.


sedangkan para mahasiswa pria mereka merasa kesal dengan tatapan mata dari dosen baru untuk sosok yang mereka sukai. begitu juga dengan dosen Miko yang menahan amarahnya saat menyadari tatapan mata itu untuk siapa.


setelah hampir dua jam acaranya pun selesai, kini sebagian besar mahasiswa universitas xx ada yang pulang dan ada yang masih di dalam universitas mereka hanya untuk nongkrong,


"Chaterine, tatapan mata dari dosen baru itu tidak biasa saat menatap mu?." ujar Kayla, ia sangat penasaran dengan tatapan arti dosen gila itu.walaupun ia tahu tatapan mata itu tatapan seseorang yang sedang jatuh cinta.


"itu dosen seperti nya suka dengan kamu." timpal Monica, sedangkan Chaterine acuh mendengar pembahasan mereka, angel yang mengetahui ekspresi wajah dari Chaterine pun hanya tersenyum miring.


"sepertinya hari-hari terakhir kamu di kampus tidak akan tenang Chaterine." ujar angel dengan santai dan terus memperhatikan ekspresi wajah Chaterine. "aku dengar-dengar kelulusan di angkatan mu juga di undur menjadi tiga Minggu lagi" angel yang sengaja untuk melihat raut kesal wajah Chaterine.

__ADS_1


"aku tidak peduli." jawab Chaterine acuh.sedangkan yang lainnya hanya tertawa mendengar perkataan acuh Chaterine.


saat mereka sedang asyik mengobrol, mereka di kejutkan oleh kedatangan seseorang, seseorang itu yang tidak di inginkan oleh Chaterine. sedangkan sahabatnya tersenyum lebar karena mereka akan melihat pertunjukan menarik di depan mata mereka.


sedangkan Chaterine mendengus kesal, terlebih lagi saat melihat reaksi dari para sahabat nya itu, membuatnya semakin kesal.


"apa ada sesuatu yang bisa saya bantu pak?." tanya Chaterine basa-basi kepada dosen baru nya. sedangkan Erland tersenyum lebar saat mendengar panggilan dari Chaterine untuk nya.


"iya, saya membutuhkan mu untuk membantu saya. tolong nanti datang ke ruangan saya ya." ujar dosen Erland yang tidak ingin membuat mahasiswa lain nya mengetahui jika mereka saling mengenal sebelum nya.


"baik pak, nanti saya akan datang." ujar Chaterine tersenyum canggung, setelah itu Erland pun meninggalkan Chaterine dengan teman yang terus menatapnya dengan pikiran yang berbeda-beda.


sedangkan di sisi lain ada seseorang yang memperhatikan dosen Erland dan Chaterine berbicara pun menjadi sangat cemburu, ia menganggap jika Erland akan menjadi rival nya untuk merebutkan Chaterine.


Chaterine yang melihat Erland cukup jauh pun merasa lega, walau sebentar lagi ia akan bertemu dengan nya di dalam ruangannya. Chaterine menatap tajam ke arah teman-teman nya yang tidak membantu nya tadi.

__ADS_1


ingin sekali Chaterine memberikan hukuman kepada mereka bertiga namun tidak bisa karena ini sudah waktu pulang mahasiswa, angel yang melihat wajah kesal sepupunya tertawa terbahak-bahak, ia sangat senang di mana ia melihat wajah Chaterine yang kesal akibat ulah dari dosen mereka.


__ADS_2