
Disisi lain Alvin yang mendengar jika bawahan nya melihat kemunculan Xia long,segera berlari ke arah ruangan Leon dan ingin memberitahukan kabar ini kepada Leon.
saat Alvin masuk ke dalam ruangan Leon, ternyata sudah ada para sahabat nya yang sudah datang untuk membahas tentang pencarian Xia long.
"ada apa Vin? kenapa kamu tegang sekali?." tanya dion yang penasaran akan apa yang ingin di sampaikan oleh Alvin kepada mereka.
"Leon, anak buah kita melihat kemunculan Xia long di daerah xx dan ia sedang memburu para pembunuh bayaran di sana?." ujar Alvin to the poin, sedangkan Leon dan yang lainnya terkejut dengan apa yang di katakan oleh Alvin.
bagaimana mungkin orang yang sudah mereka cari selama enam tahun ini dan tidak ada hasilnya, tiba-tiba ia muncul sendiri setelah sekian lama nya.
tanpa menunggu lama Leon berlari ke luar ruangan nya dan menuju basemen di mana tempat parkir mobil nya berada. sedangkan Alvin dan yang lainnya juga mengikuti Leon dari belakang.
Alvin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan tidak membutuhkan waktu lama mereka hampir sampai, saat mereka sedang di sibukkan dengan pemikiran mereka masing-masing, Leon melihat seseorang yang sedang berjalan tertatih-tatih sambil menekan punggung nya yang terluka.
ia meminta Alvin untuk berhenti, setelah berhenti Leon langsung berlari menuju orang tersebut. saat hampir tiba di dekat nya, tiba-tiba Leon di serang oleh Xia long yang tidak lain adalah Chaterine.
__ADS_1
Chaterine terdiam saat melihat siapa yang menghampiri nya, bukan hanya Leon tetapi semua temannya juga berada di sana dengan menggunakan topi dan masker yang ada tanda nya KINGS.
Leon menatap dalam manik mata Xia long, begitupun sebaliknya.mereka terdiam cukup lama, sampai Xia long atau Chaterine merasakan sakit di bagian punggung nya. ternyata pisau yang di gunakan oleh pembunuh bayaran itu sudah di lapisi dengan racun.
"ckk sia*la*n ternyata mereka menggunakan racun di pisau itu." gumam Chaterine pelan dan masih tetap bisa di dengar oleh Leon dan teman-temannya.
"ikut dengan ku!." ujar Leon menarik paksa tangan Xia long atau Chaterine menuju mobilnya, namun Chaterine memberontak tidak ingin di bawa begitu saja oleh Leon.
"lepas, jangan menyentuh ku!." bentak Xia long dengan menarik paksa tangan nya kembali, namun gagal karena Leon mencengkram tangannya sangat kuat.
"Vin, kamu tunggu apa lagi cepat masuk!." bentak Leon saat melihat Alvin yang tengah melamun.alvin yang terkejut pun segera melangkah mengikuti Leon begitu pun juga yang lainnya.
"Vin, kita kembali ke markas."ujar Leon sesudah di dalam mobil dan terus memegang kuat tangan Xia long, agar tidak kabur kembali.
"baiklah" jawab Alvin menurut, sesekali ia melirik ke arah Leon maupun Xia long yang tengah tarik menarik di antara mereka berdua. sedangkan yang lainnya hanya bisa menjadi penonton saja.
__ADS_1
setelah menempuh perjalanan waktu dua jam, akhirnya Leon dengan yang lainnya telah sampai di markas KINGS. mereka di sambut oleh semua anggota KINGS.
Leon terus menarik tangan Xia long untuk masuk ke mansion yang berada di markas KINGS,Xia long atau Chaterine hanya bisa menuruti kemauan Leon saat ini.
karena racun itu mulai menyebar membuat tubuh nya tidak bertenaga lagi untuk memberontak. setelah di dalam rumah Leon mendudukkan Xia long di sofa dengan tersenyum lebar.
"Vin, apa kamu sudah menelfon dokter?." tanya Leon kepada asisten pribadi nya.
"aku sudah menelfon nya, sebentar lagi dokternya akan datang." jawab Alvin mengernyitkan keningnya, apakah ia salah karena ia sudah memberitahu kan Xia long kepada Leon. itu lah kira-kira pemikiran dari Alvin.
"tuan dokternya nya sudah datang!." ujar salah satu pelayan dengan memberitahukan kepada sang tuan muda nya.
"bawa masuk."perintah Leon dingin dan membuat pelayan itu ketakutan dan segera pergi.
"tuan muda, apa anda sedang terluka?." tanya dokter itu dengan penasaran.
__ADS_1
"tidak, kamu cepat periksa keadaan nya?." perintah Leon dengan nada dingin dan datar, sang dokter pun sedikit gemetaran merasakan aura membunuh dari seseorang di depan nya.
Alvin dengan yang lainnya pun merasakan aura membunuh itu sangat besar, saat mereka melihat ke arah Xia long mereka semua terkejut dengan tatapan mata yang ia berikan untuk dokter pribadi Leon.