
angel yang pergi mengejar Chaterine keluar dari restoran tetapi sayang nya sudah terlambat, ia sudah tidak menemukan keberadaan sepupunya itu.
"apa aku terlalu merindukan mu sehingga membuat ku melihatmu tadi."gumam angel dengan lirih, kebahagiaan keluarga nya benar-benar menghilang setelah kepergian Chaterine. terutama keluarga uncle nya yang kembali seperti semula saat mereka belum bertemu dengan Chaterine.
angel berjalan gontai, ia sampai lupa jika dia meninggalkan putri nya di dalam. karena perasaan nya sedang kacau angel memilih untuk berkunjung ke tempat Suami nya.
para pegawai yang melihat kedatangan angel menundukkan kepalanya dan ada beberapa karyawan yang menyapa nya.
"kenapa kamu datang tidak bilang terlebih dahulu sayang?"tanya Dion sambil menghampiri sang istri, angel hanya tersenyum mendengar nya.
ternyata di ruangan sang suami nya sudah ada teman-temannya yang lainnya,
"apa yang membuat mu datang kemari sayang?"tanya Dion dan mengambil alih putrinya di dalam gendongan angel sejak tadi.
"untuk meminta bantuan mu sayang."
"bantuan apa sayang? apa kamu sedang terkena masalah besar? cepat katakan."
"untuk mencari tahu soal seseorang yang mirip dengan Chaterine."jawab angel yang tidak enak, Leon yang mendengar nya seketika mengangkat kepalanya dan menatap ke arah angel.
"sayang, apa kamu sedang bercanda?"tanya Dion, di tempat nya sedang ada Leon jika istrinya membuat kesalahan sudah pasti Leon akan sangat marah.
"tidak, dengarkan aku dulu. tadi aku bertemu dengan sahabat ku dan Kayla melihat seseorang yang sangat mirip dengan Chaterine tetapi pada awalnya aku tidak percaya pada nya, tapi setelah aku melihat nya walau sepintas saja aku merasa jika dia bukan orang lain tetapi Chaterine."jawab angel yang menjelaskan saat ia melihat seorang yang mirip dengan Chaterine.
"jika itu benar-benar Chaterine kenapa dia tidak datang mencari keluarga nya secara langsung dan justru berkeliaran di luar." kata Erick dengan tidak suka, selama lima tahun ini Leon sudah banyak tersiksa atas kepergian Chaterine, dan sekarang justru timbul masalah baru seperti ini.
"jika aku tahu jawabannya mana mungkin aku meminta bantuan suami ku, aku hanya berharap jika orang yang aku lihat adalah Chaterine apa itu salah." ujar angel dengan ketus, ia memilih pergi dari perusahaan sang suami saat ini. jika sampai mereka terus berdebat entah apa yang akan terjadi nanti.
Dion yang melihat kepergian sang istri hanya bisa pasrah, mungkin istrinya sedang merindukan Chaterine saat ini hingga membuatnya melihat orang lain seperti melihat Chaterine.
__ADS_1
"aku dengar-dengar adik dari Matius mengambil alih perusahaan yang berada di sini, bukan hanya itu saja tetapi sosoknya juga sangat misterius."ujar Alvin, walau sebenarnya ia merasa aneh dengan kedatangan dari adik Matius, salah satu rekan kerja mereka yang sama misterius nya
"apa kamu tidak bisa mencari informasi tentang nya?"tanya Hans
"aku sudah mencari informasi nya tetapi nihil kami tidak menemukan apapun tentang nya,"jawab Alvin, baru kali ini ia tidak bisa mendapatkan informasi apapun yang mereka inginkan dan ini sudah kedua kalinya.
tidak terasa Chaterine sudah tinggal di negara A sudah dua bulan dan ia habiskan untuk bekerja dan sesekali menemani buah hatinya. dia bahkan tidak pernah menghiraukan penglihatan nya lagi, menurut nya semua itu hanya palsu.
Chaterine yang kembali sibuk tidak membawa serta kelima putranya.
"hallo mom, apa kami semua boleh pergi jalan-jalan?"tanya Lucas seraya meminta izin kepada sang mommy, karena sebentar lagi sang mommy ulang tahun mereka ingin memberikan sebuah kejutan untuk sang mommy.
"boleh sayang tapi ingat ya pergi nya harus dengan sopir."
"iya mom."
"hati-hati ya sayang, maaf mommy benar-benar tidak bisa menemani kalian."ujar Chaterine dengan rasa bersalah kepada putra-putranya.
"terima kasih sayang kalian selalu bisa mengerti keadaan mommy dan juga kondisi mommy, ingat ya jangan lupa untuk makan."
"jika bukan kami harus siapa lagi mom, mommy jangan lupa makan juga. sampai jumpa mommy, Lucas sangat menyayangi mommy."
"sampai jumpa sayang,mommy juga sangat menyayangi Lucas." ujar Chaterine dan mengakhiri panggilan telepon mereka, Chaterine kembali sibuk dengan berkas-berkas yang berada di depan nya.
"kenapa penglihatan nya selalu saja seperti ini, bahkan sampai sekarang aku tidak pernah bertemu dengan salah satu orang yang ada di dalam penglihatan ku, ada hubungan apa antara aku dan mereka sebenarnya."ujar Chaterine dengan memegangi kepalanya yang terasa sakit akibat memaksakan diri untuk mengingat semua.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
disisi lain Leon tengah bertemu dengan klien di sebuah restoran namun perhatian nya tiba-tiba teralihkan pada sesuatu yang membuat detak jantungnya berdetak sangat cepat, Leon pergi untuk mencari tahu apa yang dia lihat itu benar ataukah bukan.
karena kehilangan jejak, Leon meminta pemilik restoran untuk melihat rekaman cctv yang baru saja terjadi, antara sedih dan bahagia menjadi satu saat melihat orang selama ini dia rindukan. Leon kembali duduk bersama dengan kliennya dan membahas masalah pekerjaan mereka setelah selesai Leon masih setia duduk di sana menunggu Chaterine keluar.
hampir satu jam ia menunggu akhirnya Chaterine keluar juga, Leon mengikuti Chaterine dari belakang dan setelah sampai di parkiran mobil Leon menarik tangan Chaterine dan memeluknya.
"ini benar-benar kamu sayang,"ujar Leon dengan tangan yang gemetaran memegang wajah sang istri, sedangkan Chaterine terkejut melihat siapa yang ada di depan nya. pria yang sama akhir-akhir ini di penglihatan nya.
"apa kamu mengenal ku tuan?"pertanyaan dari Chaterine sukses membuat Leon terdiam, apa mungkin istrinya tidak mengingat nya atau mereka bukan orang sama. Leon membawa Chaterine masuk ke dalam mobil nya dan membawanya ke sesuatu tempat untuk memastikan bahwa yang berada di depan nya adalah istrinya.
setelah tiba Leon meminta dokter pribadi nya untuk melakukan tes DNA terhadap Chaterine dengan Dady Axel yang kebetulan di rumah sakit ini sudah ada stempel Dady Axel sebelum nya, setelah mendapatkan jawaban nya Leon sangatlah bahagia selama lima tahun ia menunggu kedatangan Chaterine dan akhirnya istrinya kembali kepada nya.
Leon menarik tangan Chaterine dengan paksa, sedangkan Chaterine terus saja memberontak tetapi tenaga tidak bisa mengalahkan Leon. di dalam perjalanan pulang Leon tidak henti-hentinya tersenyum dan menggenggam tangan Chaterine, Chaterine hanya bisa pasrah saja melihat kelakuan pria yang ada di depan nya.
bukannya membawa Chaterine pulang justru Leon membawanya ke sebuah apartemen miliknya dan ternyata hanya beda satu lantai dengan nya, Leon membawa masuk Chaterine ke dalam apartemen nya dan sesampainya di dalam ia memeluk tubuh Chaterine dan juga menciumi wajah nya.
"hentikan, apa yang kamu lakukan?"cegah Chaterine seraya bertanya, ia sampai harus memegangi kepala Leon dan menghentikan aksi pria yang berada di depan nya ini.
"sayang, apa kamu benar-benar tidak mengenali ku lagi?"tanya Leon dengan sedih, penantian nya selama lima tahun terbayar sudah hari ini..
"aku tidak mengenal mu"jawab Chaterine dengan tegas, Leon yang mendengar nya membawa Chaterine masuk ke dalam kamar nya dan memperlihatkan foto-foto kebersamaan mereka.
__ADS_1
Chaterine yang melihat foto-foto tersebut sangat lah terkejut tetapi juga membuat nya sakit kepala, potongan-potongan kecil kebersamaan nya dengan seseorang yang belum jelas ia lihat semakin membuat nya mengerang kesakitan. Leon yang melihat nya sangat lah khawatir dan tidak lama Chaterine terjatuh pingsan.
"sayang, bangun sayang."ujar Leon dengan panik sambil menepuk pelan pipi sang istri, Leon memanggilkan seorang dokter untuk memeriksa kondisi tubuh Chaterine saat ini.