ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 88


__ADS_3

"Chaterine! aku belum selesai berbicara dengan mu!"seru angel dengan berteriak karena jarak di antara mereka sudah cukup jauh.


"nanti saja di rumah, aku sudah janji sama mommy kalau pulang cepat hari ini."ujar Chaterine tanpa berbalik badan, ia harus segera pulang sebelum sang mommy mengomel tentu nya.


"ck, dasar Chaterine, seenaknya saja main pergi begitu saja. kebiasaan memang." gerutu angel, ia juga memilih kembali ke rumah nya, karena dia harus bersiap untuk acara pertunangan Chaterine nanti malam.


ia pun sama dengan Chaterine, pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada tunangannya, Dion menatap nanar kepergian tunangannya itu.


"kebiasaan mereka berdua seperti nya sama, sama-sama pergi tanpa mengucapkan kata-kata." ujar Hans, tapi pandangan nya kini tertuju kepada kedua sahabatnya yang sedari tadi hanya diam saja.


Hans pun menarik tangan Dion beserta yang lainnya kecuali kedua sahabatnya itu, Leon menatap wajah sepupunya yang seperti nya sedang memiliki masalah. jika di lihat dari wajah nya,


"apa mereka masih bertengkar hanya karena perempuan tidak jelas itu?" batin Dion, tetapi ada yang aneh di antara mereka setelah kedatangan Chaterine tadi.


"siapa sebenarnya perempuan yang kalian cari selama ini?"tanya Dion, jika memang Chaterine orang itu, maka ketiga temannya pasti akan bertengkar. apalagi Leon yang tidak suka melihat perempuan nya dekat dengan laki-laki lain.


"bukannya kalian sudah melihat nya tadi." jawab Erick dengan tersenyum kecut, ia memilih pergi untuk menenangkan pikiran nya sendiri dulu saat ini, begitu juga dengan Jack. mereka pergi di arah yang berlawanan,


Leon yang mendengar perkataan dari teman nya tentu saja tidak suka jika mereka memiliki perasaan kepada Chaterine, tapi di sisi lain ia tidak juga tidak bisa marah kepada kedua temannya. karena rasa suka itu datang dengan sendirinya, apa ia harus mengalah untuk mereka berdua tetapi akan sangat susah untuk menjauhi Chaterine.

__ADS_1


mereka pernah berjanji tidak akan saling berebut untuk mendapatkan seseorang perempuan, terlebih-lebih lagi mereka adalah saudara dan tidak mungkin untuk mereka saling melukai perasaan satu sama lain nya.


Leon sendiri juga butuh waktu untuk memikirkan tentang hal ini, apalagi pertunangan mereka tinggal nanti malam.


disisi lain Chaterine tengah berjalan-jalan santai, sepertinya ia lupa dengan janji nya kepada sang mommy. di tengah perjalanan ia melihat salah satu orang yang tadinya bersama dengan Leon, ia melihat orang itu dengan seksama dan sepertinya selain bersama dengan Leon, Chaterine juga pernah melihat dengan nya tapi dimana?.


"apa kamu mau minum es kopi?" tawar Chaterine yang sengaja membeli dua minuman, mencoba menawarkan nya kepada Jack,


"terima kasih."ujar Jack dengan mengambil es kopi yang di sodorkan Chaterine.


"kenapa kamu bisa ada di sini? bukannya tadi kamu bilang sudah janji mau pulang cepat." tanya Jack, ia memperhatikan wajah Chaterine yang sangat tenang.


"kalau tanya itu satu-satu! aku sedang malas di rumah, karena tidak ada yang bisa di ajak mengobrol. mereka semua terlalu sibuk mengurusi persiapan untuk nanti malam," Chaterine tertawa pelan sebelum menjawab pertanyaan dari Jack, ia kemudian menoleh ke arah Jack yang ternyata sedang menatap nya.


"maaf" ujar Jack, ia meminum kopi pemberian Chaterine, sedangkan Chaterine tersenyum kecil melihat tingkah Jack yang sangat lucu menurut nya.


"tidak masalah, terima kasih!"


"apa kamu bahagia dengan pertunangan ini?" tanya Jack, lebih baik bertanya kepada Chaterine secara langsung walau hari nya akan terluka nanti tapi tidak masalah baginya.

__ADS_1


"eumm iya untuk saat ini, tapi tidak tahu untuk masa depan nya." Chaterine menjawab nya dengan tersenyum dan tenang, Jack yang mendengar nya tersenyum kecut.


"apa kamu mencintai Leon? atau kamu hanya terpaksa menikah dengan nya karena kedua orang tua mu!"


Chaterine tidak menjawab nya, ia hanya tersenyum malu mendengar perkataan dari Jack, Jack yang melihat Chaterine menjadi malu-malu kembali tersenyum.


"sepertinya aku harus merelakan mu bersama dengan Leon, aku tidak mungkin memisahkan orang yang saling mencintai satu sama lain." batin Jack, ia akan mencoba untuk melepaskan Chaterine dan merelakan nya bersama dengan sahabat nya.


"aku pergi dulu, sampai jumpa!"seru Chaterine dan berlari kecil meninggal Jack yang masih diam di tempat nya, dia hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah Chaterine.


Chaterine kembali berjalan santai tapi lagi-lagi langkah nya kembali terhenti saat melihat seorang pria yang tadi bersama dengan Leon.


Chaterine celingak-celinguk mencari keberadaan Leon siapa tahu jika tunangan nya akan berada di sana tapi ternyata tidak.


"apa kamu mau." tawar Chaterine dengan menyodorkan sebuah makanan ringan yang tadi ia beli bersama dengan kopi.


"kenapa kamu bisa di sini?"tanya Erick, ia sangat senang melihat Chaterine yang berada di depan nya saat ini.


"apa aku tidak boleh berjalan-jalan di sekitar sini?" Chaterine bertanya dengan tatapan bingung menatap ke arah Erick.

__ADS_1


"boleh-boleh saja, tapi tadi kamu tidak pergi ke arah sini kan?."


"eumm soal itu ya, aku sendiri juga bingung."jawab Chaterine dengan menggaruk kepalanya, Erick tertawa kecil melihat tingkah Chaterine yang sangat lucu saat ini.


__ADS_2