ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 180


__ADS_3

"jangan di masukkan ke dalam hati perkataan dari Luke, liam.mommy juga tahu jika Liam sedih saat mendengar nya tetapi itu rasa cemburu adik kamu yang hanya sesaat saja kepada kalian semua, kalian adalah saudara dan terkadang di antara saudara akan ada perbedaan dan perdebatan kecil tetapi itu akan membuat hubungan kalian semua semakin kuat nantinya dan mommy berharap kalian akan tetap bersama dan saling melindungi satu sama lainnya."


"kami tidak akan pernah berpisah mom, walau kami sedang marah sekalipun, itu janji Liam untuk mommy."


"mommy sayang sama Liam, seperti mommy sayang kepada saudara kembar mu yang lainnya."


"Liam juga sayang mom."


ceklek


terbuka lah kamar Chaterine yang memperhatikan ke empat putranya yang lainnya, yang tengah berdiri sambil bersedekap tangan memperhatikan sang mommy yang tengah berpelukan dengan saudara mereka.


"ehmmm... sepertinya mommy melupakan kami, apa mommy hanya akan memeluk Adik kedua lalu bagaimana dengan kami?" ujar Lucas dengan dingin, Chaterine dan Liam saling pandang dan setelah nya tertawa terbahak-bahak.


mereka mengobrol cukup lama hingga tertidur, sedangkan di sisi lainnya Leon sedang gelisah karena tidak mendapatkan kabar dari sang istri.


keesokan paginya


Chaterine yang terbangun lebih dulu segera membersihkan tubuhnya yang terasa lengket dan berendam di dalam bathtub yang sudah berisi air yang juga sudah bercampur dengan wewangian bunga yang sangat ia sukai.


Liam yang kebetulan sudah bangun tidur tidak melihat sang mommy hanya menatap ke arah pintu kamar mandi dan kembali ke dalam kamar nya untuk bersiap.


hari-hari di negara Xia membuat mereka semua lebih menghabiskan waktu bersama dan juga untuk mengasah keterampilan mereka kembali.


"sayang, tolong dengarkan mommy sebentar."pinta Chaterine, Lucas beserta ke empat adiknya diam dan melihat ke arah sang mommy.


"mommy hanya ingin kalian tetap menyembunyikan identitas kalian semua, mommy tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada kalian nantinya."


"kami mengerti mom, kami akan melakukan nya dengan sangat berhati-hati."

__ADS_1


"iya sayang." tidak terasa waktu sudah berlalu begitu cepat dan tidak terasa mereka sudah tinggal di sana hampir satu Minggu dan hari yang di tunggu-tunggu pun datang juga.


para pelayan sibuk dengan pekerjaan mereka untuk menyiapkan segala hal, begitu juga dengan keamanan. sedangkan di dalam kamar Chaterine sudah ada berbagai macam gaun yang di sediakan untuk Chaterine pakai.


Chaterine membuang nafas dengan kasar saat melihat gaun yang sekitar ada sepuluh lebih berada di atas ranjang tidur nya, sedangkan para pelayan tidak ada yang berani menatap wajah Chaterine saat ini.


Chaterine mengambil salah satu gaun berwarna pink soft, sedangkan para pelayan merasa lega saat Chaterine telah memilih gaunnya dan dengan cepat mereka mengambilkan aksesoris untuk mempercantik tampilan nona mereka.


Chaterine bersiap dari mulai luluran hingga mandi, ia juga merias wajah nya sendiri. Chaterine membiarkan mereka untuk memasang beberapa aksesoris untuk nya dan tidak lupa Chaterine mengambil sesuatu dari belakang telinga nya yang selama ini untuk menutupi tanda lahir nya.


"anda sangat cantik nona, semua orang pasti akan terpesona dengan kecantikan anda malam ini."ujar salah satu dari mereka dengan sopan, Chaterine tersenyum kecil mendengar pujian dari mereka.


"terima kasih,bagaimana dengan anak-anak?"


"tuan muda sepertinya juga sudah selesai nona."jawab nya dengan sopan.


"nona apa anda sudah siap?"tanya Zurich yang baru datang bersama dengan kelima putranya.


"terima kasih baby."


"Zurich, tolong foto kami."


"baik nona."Zurich mengikuti keinginan Chaterine dan mengambil beberapa foto untuk mereka.


"nona kita harus segera pergi, para tamu undangan sudah berdatangan."ujar Zurich, para tetua sudah meminta Zurich untuk segera membawa Chaterine ke tempat mereka saat ini.


Chaterine mengangguk kan kepalanya dan mereka segera pergi ke tempat acara nya, yang kebetulan tempat acaranya akan di lakukan tiga puluh menit lagi. semua awak media sudah mulai berbaris dan mengambil tempat duduk yang cocok untuk mengambil gambar nona Xia.


acara semakin hening saat nama Xia di sebutkan, banyak dari mereka yang tidak sabar untuk bertemu dengan pewaris keluarga Xia selanjutnya, Chaterine memasuki aula dengan sangat anggun dan menawan, semua mata tertuju pada nya.

__ADS_1


sedangkan keluarga yang melihat kedatangan Chaterine terkejut, Leon bahkan tidak bisa melepaskan pandangan nya dari sang istri.


anggota black wolf yang melihat nya juga terkejut tetapi ada rasa bahagia di diri mereka, ternyata nona mereka masih hidup dan tugas mereka akan kembali kepada Chaterine kembali.


acara semi acara sudah selesai dan terlihat Chaterine yang sudah mulai bosan hanya diam mendengar perkataan mereka.


"nona Xia,senang akhirnya bisa bertemu dengan anda."sapa seseorang yang baru saja datang, Chaterine mengernyitkan keningnya.


"nona, mereka dari keluarga mo."ujar salah satu tetua yang memperkenalkan keluarga mo kepada Chaterine. sedangkan Chaterine terlihat cuek saja terhadap mereka.


"para tetua, sepertinya perjodohan antara kedua keluarga harus tetap terjadi." ujar nyonya mo, tidak ada yang bisa membuatnya begitu tertarik saat melihat seorang wanita muda kecuali Chaterine yang memang dasar nya memiliki daya tarik tersendiri bagi mereka.


para tetua keluarga Xia yang mendengar nya hanya bisa saling pandang satu sama lainnya, bagaimana bisa mereka melakukan perjodohan ini lagi sedangkan nona mereka sudah memiliki keluarga sendiri. walau sebenarnya keluarga mo dan Xia sudah memiliki tradisi ini sejak dahulu tapi mereka tidak bisa memaksa Chaterine begitu saja.


"bagaimana mungkin putri ku akan menikah lagi dengan orang lain saat dirinya masih memiliki seorang suami?" tanya Dady Axel dengan marah, sedangkan para Tetua tidak senang dengan perkataan dari Axel.


"apakah kamu ingin menikah lagi sayang?"tanya Leon dengan tatapan yang tajam.


"kalian terlalu berani ikut campur dalam keluarga kami, kalian semua hanya orang luar apa pantas kalian berbicara seperti itu kepada kami."bentak tetua keluarga mo dan Xia, Chaterine yang mendengar perkataan mereka menjadi sangat marah.


"apa hak kalian semua untuk ikut campur dalam urusan pribadi ku? apa kalian lupa tetua keluarga Xia, siapa yang sedang berada di depan kalian."ujar Chaterine dengan dingin, para tetua Xia yang baru sadar akan kesalahan mereka menjadi was-was.


"mereka keluarga ku dan berhak untuk mencampuri urusan ku tetapi kalian baru lah orang luar yang tidak pantas untuk mencampuri urusan pribadi ku."timpal Chaterine dengan tegas, tentu saja jawaban dari Chaterine membuat mereka semua terkejut.


"apa kalian ingat apa yang aku katakan sebelum datang kesini para tetua? jangan sampai kalian semua berani melukai dan mengusik ketenangan keluarga ku atau aku akan meratakan negara Xia beserta orang-orang yang tinggal di negara ini dan tidak akan ku biarkan mereka semua untuk hidup termasuk keluarga mo sekaligus."ancam Chaterine, para tetua dari dua belah pihak keluarga terdiam. tidak ada yang pernah bisa membantah perkataan mereka sebelumnya tetapi pewaris keluarga Xia kali ini benar-benar bukan sembarangan dan tentu saja tidak mudah membuat nya. mengikuti kemauan mereka.


"jika kalian masih menginginkan ku di sini jangan sampai ada yang berani membuat masalah dengan keluarga ku atau aku yang akan menghabisi nyawa kalian semua, apa kalian sudah paham."


"Zurich, siapkan mobil untuk ku dan juga keluarga ku."perintah Chaterine, Zurich yang mendengar nada bicara nona sedang marah segera melesat pergi tanpa bertanya alasannya.

__ADS_1


"nona, jika anda ingin pergi, mobil sudah siap."ujar Kane, Chaterine yang melihat anggota black wolf yang datang di sana tersenyum lebar dan mengangguk kan kepalanya.


"ingat, aku tidak akan menikah dengan siapapun itu, aku sudah memiliki kehidupan ku sendiri dan kalian tidak berhak mencampuri nya."ujar Chaterine sebelum pergi.


__ADS_2