
"lalu untuk apa air panas dan dingin itu?"tanya Angel dengan menyipitkan matanya, Cruise yang mendengar nya menahan tawanya. bisa-bisa nya di saat seperti ini nona nya masih sempat menjahili orang lain.
"oh, aku memang sengaja memintanya, siapa suruh kamu berisik tadi."jawab Chaterine dengan polosnya.
"Chaterine banedict, aku akan membunuh mu."teriak angel dengan kesal, seperti nya benar yang dikatakan oleh Leon dan Alvin kalau dia harus minta tolong kepada Chaterine untuk hubungan nya dengan angel.
"memangnya sanggup, setelah aku mati kamu juga akan mati di tangan kak Sam."ujar Chaterine dengan mengejek, seharian ini ia suntuk karena tidak melakukan apa-apa.
angel mengambil bantal di sofa dan melemparkan nya ke arah Chaterine tapi yang kena lemparan nya justru Leon dan Alvin.
"berhenti dulu!"seru Chaterine
"kenapa?"tanya Angel tetapi juga menuruti perintah Chaterine.
"ada telepon masuk."jawab Chaterine dengan menunjukkan handphone nya.
"siapa?"
Chaterine tidak menjawabnya dan terlihat bahagia saat mengobrol dengan orang yang menelepon nya, cukup lama ia mengobrol dan akhirnya mereka menyudahi pembicaraan mereka.
"adik nya kak Yura, katanya dia ada di Paris."jawab Chaterine, angel mengangkat sebelah alisnya karena selama ini dia belum pernah bertemu dengan saudara dari istri atau suami kakak sepupunya.
"sepertinya aku belum pernah bertemu dengan nya, kamu sedang tidak berbohong kan!"seru angel, sedangkan Chaterine memutar bola matanya dengan malas.
"untuk apa aku berbohong dengan mu."ujar Chaterine dengan ketus.
"ngapain adiknya kak Yura di Paris?"
"istrinya kabur dari rumah dalam keadaan hamil, dan meminta ku untuk mencari keberadaan nya."
"kenapa dia tidak bisa menjaga istrinya sendiri?"
"ada kesalahpahaman di antara mereka dan aku juga harus terlibat di dalamnya,"jawab Chaterine dengan tersenyum kikuk,
"kak Cruise, tolong bantu aku untuk mencari kak Haruna."pinta Chaterine dan memperlihatkan foto Haruna.
"baik nona."
"ikuti saja jika sudah bertemu dan jangan sampai ia tahu."
"baik nona."
"udah tahu istrinya cemburuan masih saja menyuruh ku berpura-pura jadi pacarnya dulu, sekarang kalau sudah begini aku juga yang repot."gumam Chaterine dengan nada kecil,
__ADS_1
"semoga saja kak Haruna tidak membunuh ku, kak Yamato kamu harus bertanggung jawab jika aku sampai terluka di tangan istri mu nanti."timpalnya lagi.
kini semua orang sudah berada di luar, kecuali Chaterine yang masih membereskan perasaan nya tadi.
"Chaterine."panggil David dengan nada pelan, Chaterine menoleh dan mendapati bahwa David kesusahan saat ingin bangun.
"ada apa kak David?"tanya Chaterine tetapi ia juga membantu David untuk duduk.
"apa kamu tidak membenci ku setelah apa yang aku katakan kepada mu di restoran tadi pagi?"
"tidak, kenapa aku harus marah dengan kak David? lagi pula yang di katakan oleh kak David waktu itu benar adanya."jawab Chaterine dengan tersenyum lebar.
"maaf, aku sudah melukai perasaan mu."ujar David penuh sesal, Chaterine tersenyum tipis mendengar nya.
"aku sudah maafkan kak David sebelum kakak minta maaf."timpal Chaterine, David terus memperhatikan gerak-gerik Chaterine saat ini.
"kenapa tadi siang tidak ikut makan bersama?"
"eumm itu tadi aku sedang rapat dengan perusahaan maupun anggota black wolf yang lainnya,"
"kak David aku keluar dulu, istirahat lah obat nya akan bekerja sekitar lima menit lagi."timpal nya dan berjalan keluar.
"kamu sangat cantik Chaterine dan juga terlalu baik, jika saja kamu bukan tunangannya Leon waktu itu mungkin aku akan melamar mu."gumam David pelan,ya setelah pertemuan pertama mereka di kediaman keluarga banedict, diam-diam David juga menaruh hati pada Chaterine.
"sudah selesai sayang?"
"eumm iya,. dimana kak Cruise?"tanya Chaterine dengan celingukan mencari keberadaan Cruise, sedangkan yang di cari sedang berada di dapur.
"sedang di dapur sayang, duduklah.
"nona, makanan ringan untuk anda."ujar Cruise dengan memberikan sekotak kecil puding dan juga potato chips.
"terima kasih kak Cruise"ujar Chaterine dengan senang hati,
"kalau begitu saya permisi nona, saya akan mencari keberadaan nona Haruna terlebih dahulu."pamit Cruise.
"hati-hati di jalan kak Cruise, oh ya nanti kalau sudah ketemu segera hubungi aku ya.
aku harus mengatakan yang sebenarnya kepada kak Haruna tapi jika dia dalam keadaan mood yang jelek jangan menelepon ku, aku masih mau hidup, kak Haruna kalau sudah marah lebih menyeramkan."ujar Chaterine panjang lebar.
"apa anda tidak sadar nona jika anda sedang marah jauh lebih menyeramkan dari siapa pun."batin Cruise dengan menahan tawanya.
"baik nona."jawab Markus.
__ADS_1
plak
"sakit Chaterine.."ujar angel dengan mengusap tangannya yang kena pukul oleh Chaterine
"salah sendiri kenapa main ambil saja!"seru Chaterine sambil menikmati puding buatan Cruise,.
"dasar pelit."
"masa bodo, kalau mau ambil sendiri sana."
saat tengah asyik menikmati puding, tiba-tiba saja salah satu anggota nya yang tengah bekerja di perusahaan menelepon nya.
"katakan"ujar Chaterine dengan dingin.
"nona ada masalah di besar, ada yang membocorkan data rahasia perusahaan." ujar seseorang dari sebrang telepon, Chaterine yang mendengar nya menjadi gelap.
"sepertinya kedatangan ku waktu tidak membuat mereka takut kepada ku, urus semua nya dengan baik. aku segera datang ke Jerman jika urusan ku di Paris selesai dan jangan biarkan satu orang pun yang keluar dari perusahaan."ujar Chaterine sambil memberikan perintah.
"baik nona, saya mengerti."
"oh ada satu lagi, jika ada yang bersikap mencurigakan siapapun itu tangkap dan bawa ke ruang rahasia, aku akan memberikan kado spesial untuk mereka. mereka yang mencari masalah dengan ku akan ku hancurkan sampai ke akar-akarnya,berani mengusik ku maka mereka sudah memilih jalan mati mereka sendiri."
"apa menurutmu anda tidak hanya satu yang berkhianat nona?"
"tentu saja bukan hanya satu orang, aku lebih suka banyak orang dan pisau kecil ku sudah lama tidak bersenang-senang dan aku sangat menantikan itu."jawab Chaterine dengan tersenyum kecil, sedangkan seseorang yang di sebrang telepon menjadi ketakutan saat mendengar perkataan dari nona nya.
"urus mereka dengan baik, aku akan menutup semua akses yang bisa membuat mereka kabur dan untuk sementara kalian akan tetap tinggal di perusahaan sampai aku datang."
"baik nona, saya akan melakukan nya dengan baik."
"hmm, potong gaji bulan ini kamu membuat ku bad mood." ujar Chaterine setelah selesai berbicara langsung mematikan panggilan telepon nya tanpa menunggu lawan bicara nya berbicara lagi.
"kenapa bisa ada masalah lagi perusahaan mu?"tanya Hans
"karena mereka mencari mati dengan ku."jawab Chaterine dengan santai.
"mereka punya keluarga Chaterine, jangan asal membunuh mereka."ujar angel dengan nada tidak suka.
"jika mereka tidak ingin terbunuh oleh ku seharusnya mereka tidak mencari masalah dengan ku, orang yang sudah berani mengkhianati ku ataupun mengusik ketenangan ku jangan harap mereka bisa lolos."ujar Chaterine dengan tegas.
"bagaimana dengan keluarganya?"tanya Angel yang masih berusaha membuat Chaterine tidak membunuh mereka.
"saat mereka membunuh kakek ataupun uncle apa mereka memikirkan tentang keluarga kita angel, tidak bukan. lalu untuk apa aku memikirkan keluarga mereka, jika kita bersikap lunak terhadap lawan maka kita yang akan di injak-injak oleh mereka. aku tidak akan sembarangan membunuh orang kalau mereka tidak bersalah." jawab Chaterine dengan tegas, angel yang mendengar nya terdiam.
__ADS_1