ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 37


__ADS_3

setelah itu mereka semua kembali ke mansion keluarga banedict dengan berjalan kaki, untung saja tempat yang mereka datangi tadi tidak jauh dari tempat tinggal keluarga banedict kalau tidak mereka pasti akan berjalan sampai pagi.


di dalam perjalanan tidak ada obrolan di antara mereka, sedang kan Chaterine masih bergelayut manja di lengan sang kakak, angel yang melihatnya tersenyum kecil. ia tahu jika sepupunya itu memang suka bermanja-manja dengan para kakaknya.


tanpa mereka sadari ada seseorang yang terus memperhatikan mereka saat ini, tapi tidak bagi Chaterine. Chaterine sudah dari tadi menyadari ada orang yang tengah mengintai mereka, ia dengan segera memberikan perintah kepada anak buah nya untuk bertindak kembali.


setelah memberikan perintah kepada anak buah nya, namun ia masih merasa takut jika mereka berniat buruk kepada keluarga nya. Chaterine memasang waspada nya jika-jika mereka semua menyerang nya.


hampir setengah jam kini mereka sudah sampai dan kini mereka di sambut kedatangan nya oleh kedua orang tua Samuel yang tengah menatapnya dengan pandangan membunuh nya, Julio menelan Saliva saat melihat sang mommy nya menatap wajah mereka dengan tatapan membuhnya.


"dari mana kalian semua?." Dady mommy Jovinka saat melihat putra dan putri berjalan dari luar rumah, dan sepertinya mereka dalam masalah besar kali ini.

__ADS_1


"jalan-jalan keluar sebentar mom, Chaterine tidak bisa pergi tidur." jawab Chaterine dengan tenang, sedangkan kakak hanya menatap nya dengan tatapan tajam nya.


setelah itu mereka semua kembali tidur di kamar mereka masing-masing, Chaterine berjalan lunglai menuju kamarnya. setelah sampai di dalam kamar tidur nya , Chaterine langsung merebahkan tubuhnya sejenak. tidak berselang lama ia tertidur pulas.


Samuel masuk ke dalam kamar tidur sang adik dan ia menatap lama wajah Chaterine, ia duduk di sisi ranjang adik nya dan mencium kening nya Chaterine. walaupun sang adik sangat jahil tetapi mereka tetap tidak bisa membentak atau memarahi sang adik.


setelah selesai dari kamar sang adik, samuel memilih untuk kembali ke dalam kamar tidur nya dan beristirahat. ia sendiri juga sangat lelah hari ini, setelah sampai Samuel merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan tertidur.


Leon selalu merasa jika ada sesuatu yang sedang di rahasiakan oleh Chaterine saat ini, Leon mengambil handphone nya dan melihat foto seseorang di handphone nya. Leon mengusap pelan foto itu dan sesekali ia mencium kening Chaterine di foto tersebut.


Leon akhirnya tidur pulas dengan melihat wajah Chaterine di handphone nya, mereka memang sangat senang dengan apa yang ia lihat nya, tapi ada satu yang mereka takut kan jika Chaterine benar-benar percaya jika mereka seorang mafia. ini akan menjadi bencana bagi Chaterine.

__ADS_1


disisi lain saat angel masuk kedalam kamar nya dan hendak menutup pintu kamar nya tiba-tiba Dion menerobos masuk dan tentu saja itu membuat angel marah, bisa-bisa nya tunangan nya nekat masuk ke kamar nya yang saat ini mereka tengah menginap di rumah uncle nya.


jika sampai kedua orang tua nya tahu habis sudah, angel menatap sengit ke arah Dion yang terlihat santai saja. Dion merebahkan tubuhnya di atas ranjang milik angel dan ia memejamkan matanya.


dion tidak memperdulikan tatapan tajam dari tunangan nya itu, angel menghampiri Dion yang sedang berbaring dan menendang pelan kaki Dion yang menjuntai ke lantai.


tidak ada reaksi dari Dion dan itu justru membuat angel semakin murka terhadap nya, ia hendak pergi tapi tiba-tiba tangan nya di tarik oleh Dion sehingga ia terjatuh di atas tubuh dion. tatapan mereka saling mengunci satu sama lainnya, Dion mendekatkan wajahnya ke angel dan menempel kan bibir nya ke bibir ranum angel.


Dion mencium pelan bibir angel, ia sangat merindukan tunangan nya ini. apalagi ia harus melihat tunangannya sendiri mendiamkan nya sungguh tidak enak rasanya. walau ia memang salah tapi ia tidak sengaja melakukan nya tapi tunangan nya ini menghukum nya lebih sadis dari biasanya.


angel terdiam sejenak merasakan ciuman yang di berikan oleh Dion, ia sendiri juga sangat menikmati nya. angel memejamkan matanya dan membalas ciuman dari Dion namun seketika ia sadar jika dirinya sedang marah kepada Dion dan akhirnya ia memilih menjauh dari Dion dan tidur di samping nya dengan membelakangi tubuh dion yang sedang menatap nya dengan tatapan tak percaya nya.

__ADS_1


memang benar perempuan sangat sulit di bujuk saat sudah marah, itulah kira-kira isi pikiran dari Dion saat ini.


__ADS_2