
keesokan harinya
.
.
.
.
.
.
Leon kelimpungan saat tidak mendapati sang istri di dalam kamar maupun kamar mandi, ia segera turun dan menuju ke dapur tapi sama saja istrinya tidak ada di sana.
"Alvin, apa kamu melihat Chaterine?"tanya Leon dengan nada khawatir, Alvin mengernyitkan keningnya dari tadi dia duduk tidak melihat siapa pun di sini.
"tidak."jawaban dari Alvin sukses membuat Leon semakin khawatir.
"ck, istri sendiri tapi tidak tahu kemana pergi nya."ujar David,Leon mengacak-acak rambutnya. tapi tiba-tiba saja,
"biasanya Chaterine akan lari-lari pagi kalau jam segini."ujar angel yang baru turun bersama dengan Dion, entah mengapa dari kemarin tunangannya semakin lengket saja kepada nya.
"tapi bodyguard tidak melihat siapa pun yang keluar dari dalam mansion ini."ujar Leon, angel tersenyum miring sepertinya Leon belum mengetahui semua tentang Chaterine.
"mau kamu perketat penjagaan seperti apapun itu jika Chaterine sudah bertindak siapa menurutmu yang bisa menghalau nya." timpal angel, Leon menghela nafas berat yang di katakan oleh angel ada benar nya.
angel mengangkat sebelah alisnya saat melihat Monica mengirimkan foto tentang Chaterine di taman dengan seseorang pria yang tidak di kenal nya, angel segera menghubungi Monica untuk bertanya tempatnya.
"dimana?"tanya Angel to the poin.
"taman tuileries Garden."
"ck, kenapa anak itu bisa jalan sejauh itu."gerutu angel yang sudah mengakhiri panggilan telepon dengan Monica.
"Chaterine sedang berada di taman tuileries Garden!"seru angel, Leon terkejut mendengarnya bagaimana tidak jarak dari mansion dan taman itu sangat lah jauh butuh waktu satu jam untuk ke sana.
tidak menunggu lama Leon segera pergi kesana untuk menjemput Chaterine, angel juga ikut pergi bersama dengan Leon. ia ingin tahu apa yang sedang di lakukan oleh Chaterine sepagi ini di taman itu.
setelah menempuh perjalanan mereka akhirnya sampai di taman yang di maksud oleh angel, Leon segera mencari keberadaan Chaterine tetapi ia tidak melihat siapa pun hingga pandangan matanya menangkap sosok perempuan yang sedang berjongkok di Taman itu dengan menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"sayang...."panggil Leo, Chaterine yang mendengar suara yang ia kenali mendongakkan kepalanya sedikit dan kembali menundukkan kepalanya.
"ada apa sayang?"tanya Leon sambil berjongkok, Chaterine menggelengkan kepalanya. kedatangan nya ke taman ini adalah untuk mencari tahu tentang pria misterius itu. justru ia tidak mendapatkan apapun saat datang ke sini walau ia juga sudah banyak bertanya kepada pengunjung yang datang ke taman tuileries Garden tersebut.
"ayo pulang."timpal Leon kembali sambil mengusap kepala Chaterine dengan penuh kasih sayang.
Leon memeluk erat tubuh Chaterine saat sang istri sudah berdiri.
"jangan pernah pergi lagi tanpa izin dari ku, kamu mengerti kan sayang!"seru Leon, Chaterine menganggukkan kepalanya dengan tidak bersemangat.
"maaf bunny."ujar Chaterine dengan lirih, ia bahkan tidak berani menatap wajah Leon karena saat ini ia sedang menahan air matanya.
"aku sudah maafkan tapi lain kali jangan seperti ini lagi sayang, kamu membuat ku khawatir."ujar Leon, Chaterine mengangguk kan kepalanya.dan membalas pelukan yang di berikan oleh Leon.
"kita pulang"
"iya"
Angel yang awalnya ingin turun ia urungkan, dan ternyata pria yang berada di dalam foto tersebut hanyalah pengunjung biasa.
"kenapa pergi tidak berpamitan dengan kami, apa kamu ingin membuat kami semua mati di tangan kak Samuel ?"tanya Angel dengan meninggikan suara nya, Chaterine hanya diam saja dan tidak berkata apapun.
"kenapa diam?" tanya nya lagi, Alvin melihat ke arah Leon sedangkan sang empunya hanya mengedikkan bahu nya tanda tidak tahu.
"Nile, aku merindukan mu."ujar Chaterine dengan tersenyum lebar, Leon yang melihat kedekatan antara mereka menjadi sangat cemburu.
"kamu bersama dengan siapa di sini?"tanya Nile (Nicholas) sambil memeluk tubuh Chaterine (florist).
"bersama mereka."jawab Chaterine dengan menunjuk ke arah Leon beserta dengan yang lainnya, Nile mengangguk kan kepala nya.
kemudian ia mengacak-acak rambut Chaterine saking gemasnya.
Leon beserta yang lainnya mendekati ke arah mereka berdua dan tidak lupa Leon menatap tajam ke arah pria yang sedang di samping istrinya itu.
"Nile..... rambut ku jadi berantakan lagi karena mu"teriak Chaterine saking kesalnya, Nile menundukkan tubuh nya untuk menjajarkan tinggi nya dengan Chaterine, lalu ia mengusap pipi Chaterine dengan lembut.
"maaf princess, aku akan merapikan nya lagi." ujar Nile(Nicholas) dengan tersenyum lebar menatap wajah Chaterine yang tengah cemberut dan bahkan bibir nya sampai maju beberapa centi.
"katakan, kenapa kamu bisa ada di sini?" tanya Chaterine yang membelakangi Nile, sedangkan Nile tengah sibuk dengan rambut Chaterine.
"ada pekerjaan di sini, aku baru tiba kemarin."jawab Nile yang sibuk mengikat rambut Chaterine.
__ADS_1
"aku tidak bawa ikat rambut, jangan di ikat!"seru Chaterine
"aku membawa nya." ujar Nile dengan santai, sudah terbiasa dari dulu ia selalu membawa ikat rambut untuk Chaterine, begitu juga dengan yang lainnya.
"kenapa kamu selalu membawa ikatan rambut dari dulu?"tanya Chaterine.
"sudah kebiasaan dari dulu, sudah selesai." jawab Nile, Chaterine tersenyum lebar tetapi tidak lama ia kembali cemberut.
"kenapa?"
"tidak ada, aku hanya merindukan kakek saja."
"kakek Wilson sudah bahagia di sana, sekarang giliran princess kecil kami yang harus bahagia." ujar Nile, kemudian ia memberikan sebuah kotak kecil kepada Chaterine.
"apa ini?" tanya Chaterine dengan penasaran sambil mengedipkan matanya beberapa kali.
"buka saja jika ingin tahu."jawab Nile.
"woahhh...... ini sangat cantik!"seru Chaterine dengan mata yang berbinar, Nile tertawa kecil melihat nya. sahabat kecil nya dari dulu tidak pernah berubah sama sekali masih seperti dulu, bersikap seperti anak kecil.
"kamu suka?"tanya Nile dan langsung mendapatkan anggukan kepala dari Chaterine.
"ini untuk mu, sebagai hadiah ulang tahun mu kemarin. maaf aku telat memberikan nya."timpal Nile sambil mengusap kepala Chaterine dengan lembut.
"terima kasih aku sangat menyukai nya"jawab Chaterine. Nile meraih hadiah nya itu dan melepaskan anting-anting yang di pakai Chaterine hari ini, dan memakaikan anting-anting pemberian nya.
tiba-tiba saja Nile tertawa terbahak-bahak mendengar perut Chaterine yang berbunyi, Chaterine memalingkan wajahnya dari Nile.
"hahaha... apa kamu belum makan princess?" tanya Nile di sela tawanya bahkan ia sampai harus memegangi perut nya.
"belum, aku keluar terlalu awal dan baru mau pulang tadi."
"kalau begitu ayo kita makan"
"kamu yang traktir ya."
"iya, ajak mereka bersama dengan mu princess."jawab Niel dan sambil menunjuk ke arah Leon.
"bunny kamu mau ikut kan?"tanya Chaterine, tetapi Leon yang tengah cemburu tidak menanggapi perkataan dari Chaterine.
"bunny..."panggil Chaterine.
__ADS_1
"iya sayang,aku akan ikut."ujar Leon yang akhirnya memilih diam, ia bisa saja bertanya jika dia mau tapi ia memilih untuk diam saja.