ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 169


__ADS_3

"Dion lebih baik kamu beritahu kepada kami tentang rahasia Chaterine yang kamu sembunyikan dari kita semua."ujar Zack yang penasaran dengan apa yang di sembunyikan oleh Dion dan Chaterine.


"aku tidak bisa memberitahu kepada kalian, biarkan Chaterine sendiri yang memberitahu kepada kalian semua suatu saat nanti."timpal Dion, Chaterine yang mendengar keributan terpaksa bangun.


"bunny ini jam berapa?"tanya Chaterine


"jam sepuluh sayang."jawab Leon sambil merapikan rambut Chaterine yang sedikit berantakan.


"apa yang sedang kalian obrolkan?"tanya Chaterine


"tentang kamu."jawab Zack dengan cepat


"aku..."ujar Chaterine sambil menunjuk ke arah dirinya sendiri.


"waktu kejadian yang menimpa angel kami semua tidak ada yang menghubungi mu, kamu tahu dari mana?" Chaterine yang mendengar nya terdiam entah apa yang harus ia jawab.


"sayang...."panggil Leon saat melihat sang istri yang terdiam.


"dari kak Dion "jawab Chaterine dengan berbohong.


"Dion juga tidak mengirimkan mu sebuah pesan."ujar angel yang memperlihatkan isi percakapan di handphone milik Dion.


"Chaterine sebenarnya apa yang sedang kamu rahasia kan?"tanya Angel dengan menatap tajam ke arah Chaterine.


"apa kak Dion sudah memberitahu mereka?"tanya Chaterine dengan menatap wajah Dion, tidak lupa dengan bersedekap tangan.


"tidak, aku masih merahasiakan nya."jawab Dion, Chaterine menghela nafas panjang.


"jika sampai kakak membocorkan nya maka bersiap-siaplah rahasia kakak juga akan aku bongkar."kecam Chaterine dan berlalu meninggalkan mereka semua, Leon mengangkat sebelah alisnya saat mendengar perkataan dari Chaterine.


Leon mengikuti Chaterine pergi, mereka memang harus bersiap-siap untuk pergi ke bandara. setelah sampai di dalam kamar nya ia sama sekali tidak melihat Chaterine di dalam kamar, Leon berjalan menuju balkon kamar dan ternyata Chaterine sedang berdiri di sana.


"apa yang sedang kamu pikirkan sayang?"tanya Leon Sambil memeluk Chaterine dari belakang.


"tidak ada bunny."jawab Chaterine dengan berbohong.


"ayo bersiap-siap sayang, kita harus segera pergi ke bandara." ujar Leon, Chaterine membalikkan badannya untuk menghadap ke arah Leon.


"iya bunny..."ujar Chaterine Sambil mengalungkan kedua tangannya ke leher leon, Chaterine mendekat kan wajahnya dan mencium bibir Leon.


cup


setelah berhasil mencium bibir Leon, Chaterine pergi meninggalkan Leon yang tengah mematung akibat ulah nya.setelah tersadar dari lamunannya Leon mengikuti Chaterine masuk dan kembali memeluk nya.


"sejak kapan istri ku jadi berani seperti tadi hmm."ujar Leon sambil menciumi seluruh wajah Chaterine,


"hentikan bunny, ini geli."ujar Chaterine dengan tertawa kecil.


Leon menghentikan menciumi wajah Chaterine dan menempelkan keningnya pada kening Chaterine.


"maaf bunny aku belum bisa memberitahu mu."ujar Chaterine tiba-tiba, Leon yang mendengar nya tersenyum kecil.


"tidak masalah sayang, aku bisa mengerti."jawab Leon sambil memeluk tubuh Chaterine, Chaterine membalas pelukan dari Leon.

__ADS_1


"kamu tidak marah."


"tidak sayang, ayo kita bereskan pakaian kita." Chaterine mengangguk dan memasukkan pakaian nya maupun pakaian Leon, sesekali Leon mengganggu Chaterine sehingga membuat Chaterine kesal sendiri melihatnya.


setelah selesai mereka kembali turun dengan Leon yang membawa koper mereka dan ternyata anak-anak yang lainnya juga sudah bersiap untuk pergi.


"apa kita pergi sekarang?"tanya Alvin dan di angguki kepala oleh Leon.


mereka semua menuju mobil dengan di antar sopir ke bandara, di dalam perjalanan Chaterine fokus pada jalanan.setelah sampai di bandara mereka semua langsung menuju ke tempat pesawat.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya mereka sampai, saat tiba di luar bandara internasional betapa terkejutnya ia saat melihat seluruh anggota keluarga nya ada di Jerman.


"kenapa Dady bisa disini?"tanya Chaterine yang masih tidak percaya.


"tentu saja untuk liburan."jawab Axel dengan asal, kedatangan ke Jerman untuk menghindari Markus.


"kamu apa kabar sayang?"tanya Samuel sambil memeluk tubuh adik kecil nya yang ia rindukan.


"aku baik-baik saja kak Sam."jawab Chaterine dengan membalas pelukan kakaknya.


"ya sudah ayo kita pulang."ujar Dady Axel


"eumm, pulang kemana dad?"


"tentu saja kerumah kita sayang."jawab Dady Axel, Chaterine yang mendengar nya menjadi tidak nyaman jika harus tinggal di rumah yang membuatnya harus berpisah dari sang kakek.


"aku tidak mau tinggal di sana dad."ujar Chaterine, Axel baru menyadari jika rumah itu penuh dengan kenangan pahit untuk putrinya.


"apa Dady mau tinggal di rumah ku?"


"kamu punya rumah sendiri sayang? kita tidak akan tinggal bersama dengan teman-teman kamu kan."tanya Samuel yang tidak percaya dengan apa yang ia dengar, setahu mereka adiknya waktu di Jerman tinggal bersama dengan teman-teman masa kecil nya.


"no, mau atau tidak."


"terserah kamu saja sayang, asal kamu merasa nyaman saja."jawab Dady Axel, saat ingin menelepon anak buah nya, Chaterine di kejutkan dengan kedatangan mereka semua di dalam bandara.

__ADS_1


"nona..."sapa mereka semua sambil membungkuk kan tubuh nya...


"siapa yang memberi tahu kalian tentang kedatangan ku ke sini?"


"tidak ada nona, kami hanya merasakan kehadiran anda saja maka dari itu kami datang kemari untuk menjemput anda."jawab salah satu dari mereka dengan sopan.


"ayo pergi."ujar Chaterine.mereka semua hanya merasa heran dengan anak-anak buah Chaterine yang tiba-tiba muncul.


setelah selesai memasukkan koper mereka semua, kini mereka sudah berada di dalam perjalanan menuju mansion pribadi milik Chaterine, butuh waktu dua jam barulah sampai di mansion nya.


setelah sampai di depan pintu gerbang nya terbuka sendiri, bahkan angel di buat takjub dengan apa yang ia lihat.


para pelayan dan bodyguard sudah berbaris untuk menyambut kedatangan keluarga nona mereka.


"selamat datang kembali tuan besar, nyonya, para tuan muda dan nona muda."ujar mereka serentak,Axel menatap wajah Chaterine dengan penuh tanda tanya. sebelum menjawab tiba-tiba saja Axel kembali di kejutkan dengan kedatangan seseorang yang ia kenal.


"selamat datang tuan, nyonya, para tuan muda dan nona muda."sapa seseorang yang di kenali nya.


"paman wu, anda di sini?"tanya Axel dengan terkejut, wu adalah salah satu orang kepercayaan dari papa nya dulu.


"nona kecil yang membawa saya ke sini tuan."jawab paman wu dengan sopan dan memberikan isyarat untuk membawa semua koper masuk kedalam kamar mereka masing-masing.


"mari tuan, nyonya."ujar paman wu mempersilahkan mereka semua untuk masuk ke dalam rumah.


"kenapa Dady terus memperhatikan aku seperti itu?"tanya Chaterine dengan tersenyum kecil.


"kenapa kamu tidak memberitahu Dady jika paman wu tinggal di sini."


"kejutan untuk Dady"jawab Chaterine, Chaterine melihat jam di tangan nya dan dia harus segera pergi ke perusahaan nya dan menyelesaikan pekerjaan nya, hampir satu bulan tidak mengawasi mereka justru itu membuat mereka berulah di perusahaan.


paman wu datang dengan beberapa pelayan yang membawa beberapa hidangan dan minuman.


"Dady, sepertinya Chaterine harus pergi."


"mau kemana sayang?"


"ke perusahaan dad, ada masalah di sana."


"kita baru saja datang sayang, apa kamu tidak lelah?"


"tidak, lebih baik cepat di selesaikan sebelum menjadi masalah besar."


"baiklah kamu hati-hati ya."


"oke dad, paman wu tolong siapkan semua kebutuhan mereka ya."


"baik nona."


Chaterine masuk ke dalam kamar nya sebelum pergi ke perusahaan, mengganti pakaian dan merias wajah nya.


setelah selesai Chaterine kembali turun dengan penampilan yang berbeda dan wajah yang hampir tidak di kenali.


angel yang melihatnya terbatuk-batuk, bahkan Dion, kedua orang tuanya dan orang tua Erick menjadi bengong melihat nya, Axel yang melihat nya merasa heran.

__ADS_1


"ada apa angel?"tanya papa melvin yang belum tahu kedatangan Chaterine.


"aduh lihat sendiri kebelakang."jawab angel sambil menunjuk ke arah belakang Dady Axel dan saat mereka melihat arah tunjuk angel betapa terkejutnya mereka melihat seseorang yang berbeda tetapi ada kemiripan dengan Chaterine.


__ADS_2